... 10 Inspirasi Kerajinan Sapu Lidi untuk Karya DIY yang Unik dan Kreatif

Kerajinan Sapu Lidi - Kreativitas Alami dalam Seni Sulaman dan Kerajinan DIY

Tawarkan daring

Imam kemudian menceritakan, awal mula produk kerajinan sapu lidi yang dikerjakan sampai menembus luar negeri, baik sampai Brunei maupun Timor Leste. Di mana order tersebut, didapatkan Imam usai coba memasarkan melalui dunia maya. Saat 2016, Imam yang sedang memasang kerajinan sapu lidi hasil kreasinya di blog, tiba-tiba dihubungi oleh warga Timor Leste yang tertarik. Selang satu tahun berikutnya pada 2017, giliran ada warga Brunei yang tertarik dengan kerajinan tersebut. "Untuk Brunei, awalnya itu ada orang dari Lamongan, pria, menikah dengan orang Brunei dan tinggal di sana. Pertama kali pesan sekitar 2.000 biji, kemudian berlanjut hingga tiga kali order. Sebelumnya, pesanan dari Timor Leste yang lebih dulu," tutur ayah satu anak ini. Baca juga: Kasus Korupsi Pupuk Bersubsidi Madiun, Jaksa Periksa 3 Staf Pemasaran Petrokimia Gresik Menurut Imam, pesanan antara kedua pembeli dari luar negeri tersebut berbeda. Jika dengan pembeli asal Timor Leste hanya sebatas pertemuan online, namun pria asal Lamongan yang tinggal di Brunei sempat mendatangi tempatnya di Desa Karangsemanding.

"Bahkan dua kali beliau ke sini, untuk melihat langsung barangnya," ucap Ratna, istri Imam. Imam juga tidak menyangka, kerajinan sapu lidi yang dijalankan olehnya sampai menarik perhatian dari warga di luar negeri. Terlebih sejauh ini, kerajinan yang dilakukan masih sebatas konvensional tanpa bantuan peralatan mesin yang mumpuni. "Awalnya ya tidak menyangka (bisa sampai ekspor), sebab sebelumnya paling banyak ya untuk lokalan sini dan luar Jawa saja. Tapi Alhamdulillah, saya taruh di blog ada orang luar negeri yang suka," ujar Imam. Hanya saja intensitas dari pembeli asal luar negeri belum begitu rutin, meskipun ada. Imam mengakui, saat ini order rutin baru didapatkan untuk pasaran lokal dan luar Jawa. Meski ia berharap, pembeli asal luar negeri dapat bertambah di kemudian hari. "Kalau keinginan nambah (berkembang) ya pasti ada. Pengen merambah ke negara lainnya," ucap Imam. Baca juga: 5 Fakta Kasus Pria Nikahi Domba di Gresik: Cari Like untuk Konten, Status Tersangka Didapat

Mengenal Kerajinan Khas Empat Lawang, Ada Senjata Rambai Ayam

Mengenal 3 Kerajinan Khas Empat Lawang, Ada Rambai Ayam (IDN Times/Dokumen)

Setiap daerah memiliki ciri khas, tidak saja soal adat maupun budaya. Kerajinan atau karya seni ciptaan manusia di sejumlah daerah pun berbeda-beda. Seperti di Empat Lawang, sebuah abupaten di bagian barat Sumatra Selatan (Sumsel) yang memiliki kerajinan Rambai Ayam.

Tak seperti namanya, Rambai Ayam ternyata sebuah senjata berupa pisau baja perak. Dahulu, Rambai Ayam digunakan sebagai alat berperang. Berikut IDN Times informasikan apa saja kerajinan khas Empat Lawang lainnya, simak yuk!

11 Kerajinan dari Sabut Kelapa

Kenapa harus sabut kelapa, padahal banyak sekali manfaatnya dari satu pohon kelapa ? jawabannya, karena sebagian besar sabut kelapa bisa diolah dengan mudah dan menghasilkan berbagai macam produk yang bermanfaat pula. Tentunya barang – barang yang dibuat cantik dan bermanfaat ya. Apa saja sih yang bisa dibuat ?

Bayangkan saja jika kita memiliki kasur yang berbahan dasar sabut kelapa. Tentunya kita berpikir ah sabut kelapa itu kan gatal, pasti kasurnya tidak nyaman jika dipakai. Jangan berpikir negatif dulu, kasur dari sabut kelapa dibuat dengan mengombinasikan sabut kelapa dengan lateks karet.

Sehingga tidak semuanya berbahan dasar sabut kelapa. Sehingga hasil yang diperoleh kasurnya lentur dan empuk secara alami. Sudah pasti nyaman bukan ? ditambah lagi kasur ini memiliki nilai plus dalam segi anti bakteri dan anti air.

Kerajinan rotan yang bermanfaat

Mengenal 3 Kerajinan Khas Empat Lawang, Ada Rambai Ayam (IDN Times/Dokumen)

Pengrajin di Empat Lawang juga membuat hasil karya dari bahan rotan. Kerajinan rotan memiliki banyak manfaat, seperti digunakan untuk keranjang, piring, tikar, dan banyak lagi.

Bukti kerajinan rotan eksis di Empat Lawang bisa terlihat dari sebuah desa. Semua warga di sana membuat kerajinan tersebut. Bahkan masyarakat setempat sengaja melestarikan kerajinan rotan agar tak hilang dari peradaban.

Lokasi tersebut berada di Desa Niur, Muara Pinang. Warga yang menjadi pengrajin pun menerima bantuan dana dari BUMDes. Ragam hasil kerajinan rotan di Empat Lawang antara lain sepatu dan sandal etnik, kap lampu, alas gelas dan piring.

Sejarah Pohon Kelapa:

Berbicara tentang pohon kelapa ternyata sejarahnya berkaitan dengan cinta, sesuatu yang melambangkan keindahan bumi Indonesia. Sedangkan pohon kelapa itu sendiri merupakan pohon nasional mereka, bagi orang Maladewa.

Pohon kelapa ( Cocos Nucifera) merupakan sebuah pohon tropis besar yang dapat menghasilkan buah kelapa. Dan berbagai macam manfaat yang didapat dari pohon tersebut. Usia pohon bisa mencapai 100 tahun dan memiliki tinggi 98 kaki.

Jumlah Tanaman Kelapa di berbagai tempat di seluruh dunia saat ini cukup banyak. Terdapat kurang lebih 150 jenis pohon di dunia yang umumnya dapat dibagi menjadi dua, yaitu pohon kelapa kelompok kerdil dan kelompok yang tinggi. Tergantung pada sejauh mana tanahnya subur, Tempat tumbuhnya dimanah dapat menghasilkan jumlah Buah dan kualitas yang berbeda.

Tumbuh di tanah yang sangat subur dan sesuai dengan karakter tanahnya, pohon kelapa yang tinggi dapat menghasilkan hingga 75 buah Kelapa per tahun, tetapi lebih sering tidak bisa melewati jumlah 30 Buah. Akan tetapi, untuk saat ini bisa dilihat dari ketinggian yang cukup besar didalam praktek budidayanya. Berbeda tempat selalu memiliki perbedaan Jumlah, usia, besarnya Pohon kelapa dan kualitas Buah yang dihasilkan oleh Pohon kelapa tersebut.

Agak berbeda dengan Kelapa sawit yang lebih cocok di daerah pesisir dengan kontur tanah berpasir dan juga tingkat kelembaban yang tinggi. Udara asin merupakan faktor kunci, juga. Untuk pertumbuhan yang baik pohon kelapa juga perlu pancaran sinar matahari yang tercukupi.

Kata kelapa kemungkinan besar berasal dari Spanyol dan Portugis kata coco yang memiliki arti senyum , “ Bulat Mulut” karena kemiripan buah kelapa mirip dengan kepala manusia. Karena ada 3 lekukan pada shell buah. Nucifera merupakan Bahasa latin yang mempunyai arti kacang – bearing. Dimana Fero berarti saya memberikan dan nux kacang.

Pohon kelapa tumbuh dihutan hujan tropis dan daerah subtropis. Pohon ini secara luas tersebar di Malaysia, Asia Selatan, India, Amerika dan kepulauan Pasifik. Pohon membutuhkan hangat yang cukup untuk pertumbuhan yang subur.


Tags: kerajinan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia