Kreasi Seni Dinding Unik dari Sedotan
Fakta Menarik Mengenai Sedotan
Sejarah Sedotan
Perkembangan sedotan yang kita pakai saat ini ternyata memiliki sejarah dan perjalanan yang cukup panjang. Bangsa Sumeria pada sekitar 3000 Sebelum Masehi sudah memakai sedotan yang terkesan mewah karena terbuat dari logam mulia seperti emas.
Rupanya, pada masa itu sedotan juga menjadi penanda kelas sosial sehingga semakin bagus material sedotan, diyakini semakin baik pula kehidupan pemakainya. Selain dari logam mulia, sedotan bangsa Sumeria juga terbuat dari tanaman. Umumnya, sedotan ini mereka gunakan kala meminum bir yang disediakan dalam tong besar.
Kemudian, sedotan berkembang lagi pada tahun 1870 yakni terbuat dari jerami yang berasal dari tanaman gandum hitam. Sedotan ini biasanya digunakan orang pada masa itu untuk meminum koktail. Sedotan jenis ini tidak terlalu memuaskan karena material sedotan yang mudah larut dalam cairan.
Barulah pada tahun 1888, Marvin C. Stone membuka perkembangan sedotan dengan membuatnya dari bahan kertas.
Berbahaya bagi Lingkungan
Ada alasan mengapa sampah plastik termasuk sedotan plastik menjadi momok bagi lingkungan. Pertama, bahan plastik sangat sulit terurai secara alami. Bahkan, meski dikubur, sampah plastik tetap dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan dan bentuknya tidak akan mudah berubah meski puluhan atau ratusan terlewat.
Sampah sedotan plastik bahkan pernah melukai seekor penyu yang mengalami kesulitan bernapas karena sedotan plastik melukai salah satu hidungnya. Beruntung pada saat itu, penyu malang ini bertemu dengan beberapa orang yang berbaik hati membantunya melepas sedotan plastik sepanjang 10—12 sentimeter tersebut.
Kesulitan pernapasan yang dialami si penyu tentu akan berpengaruh terhadap keberlangsungan hidupnya. Hal ini berarti juga akan berdampak pada ekosistem termasuk manusia. Inilah mengapa sampah sedotan plastik menjadi salah satu isu lingkungan paling disorot karena berbahaya.
12 Kerajinan Tangan dari Sedotan yang Unik & Mudah Dibuat
Kita kadang membutuhkan hiasan untuk menambah dekorasi rumah. Salah satunya memakai kerajinan tangan dari sedotan. Bagi kamu yang cukup kreatif pasti senang banget bikin kerajinan tangan bukan? Nah, kerajinan dari sedotan dan cara membuatnya terbilang cukup mudah serta pastinya bisa kamu coba di rumah. Selain itu, kamu juga bebas berkreasi untuk membuat karya sesuai dengan kesukaanmu.
Sebenarnya banyak kerajinan bangun ruang dari sedotan yang bisa kamu buat. Sebab untuk membuat kerajinan dari sedotan yang mudah juga bisa kamu lakukan hanya dengan bahan dan alat yang simpel saja. Seperti lem tembak, gunting, cutter, dan bahan atau alat pelengkap lainnya. Yang pasti, bahan atau alat ini bisa kamu dapatkan dengan mudah.
Nah, bagi Sedulur yang sedang butuh referensi untuk membuat kerajinan tangan dari sedotan, tenang saja. Dalam artikel kali ini banyak kerajinan dari sedotan yang bisa kamu coba. Sudah pasti bisa bikin tampilan rumah makin unik dan kreatif. Untuk itu, berikut ini beberapa referensi kerajinan tangan dari sedotan. Yuk, kepo!
Cara Membuat Hiasan Dinding dari Sedotan, Ketahui Kreasi dan Tips Lainnya
Liputan6.com, Jakarta Hiasan dinding adalah dekorasi yang ditempatkan di dinding, dengan tujuan untuk memperindah ruangan dan memberikan sentuhan visual yang menarik. Hiasan dinding bisa berupa gambar, lukisan, poster, bingkai foto, aksesori, atau bentuk-bentuk kreatif lainnya.
10 Macam Kerajinan Tangan dari Barang Bekas, Bisa Jadi Peluang Bisnis
7 Potret Kerajinan Tangan Tak Sesuai Ekspektasi Ini Bikin Nyengir, Terlihat Aneh
7 Cara Membuat Kerajinan Tangan dari Kardus Bekas yang Unik dan Mudah Dibuat
Hiasan dinding bisa dipilih sesuai dengan gaya dekorasi yang diinginkan, sehingga memberikan nuansa yang berbeda pada ruangan. Oleh karena itu, terdapat beberapa cara membuat hiasan dinding dari sedotan yang mudah dan juga sederhana.
Selain cara membuat hiasan dinding dari sedotan yang mudah, metode ini bisa menjadi alternatif yang ramah lingkungan, dan murah untuk menghias dinding ruangan. Banyak bentuk dan variasi yang bisa dibuat dengan sedotan, seperti bunga, kupu-kupu, hewan, dan pola geometris. Hiasan dinding dari sedotan juga bisa diwarnai dengan cat atau pilox, untuk memberikan nuansa yang lebih hidup pada hiasan tersebut.
Cara membuat hiasan dinding dari sedotan, juga bisa menjadi kegiatan kreatif yang menyenangkan dan bisa dilakukan bersama-sama dengan teman atau keluarga. Dengan membuat hiasan dinding dari sedotan, kita juga turut berkontribusi dalam pengurangan sampah plastik, dan mendorong kesadaran akan pentingnya daur ulang. Hiasan dinding dari sedotan juga bisa menjadi proyek DIY (Do It Yourself) yang menarik dan menyenangkan.
Bahan-bahan
- Sedotan berwarna (banyak dijual di toko-toko craft)
- Benang wol atau benang rajut
- Penggaris atau alat ukur
- Kain kasa atau kain anyaman tipis
- Cara membuat hiasan dinding dari sedotan yang pertama, potong sedotan menjadi bagian-bagian kecil dengan ukuran yang sama. Anda bisa memotong sedotan sepanjang 3-5 cm, dan untuk hiasan dinding yang lebih besar, gunakan sedotan lebih banyak.
- Ambil satu sedotan dan bengkokkan ujung-ujungnya sehingga membentuk lingkaran. Gunakan jarum pentul untuk menahan sedotan pada posisinya, dan lakukan hal yang sama untuk sedotan berikutnya hingga membentuk sebuah garis lingkaran.
- Ambil benang wol atau benang rajut dan ikatkan pada sedotan yang pertama, lalu tarik benang ke sedotan berikutnya dan ulangi proses ikat hingga mencapai sedotan terakhir. Pastikan benang terikat dengan kuat, agar sedotan tidak mudah lepas.
- Ulangi langkah 3 untuk membentuk garis lingkaran berikutnya, di mana Anda bisa membuat garis lingkaran sebanyak yang diinginkan, tergantung dari ukuran dan bentuk hiasan dinding yang diinginkan.
- Gunakan benang wol atau benang rajut, untuk mengikat hiasan dinding pada kain kasa atau kain anyaman tipis. Tarik benang dengan kuat, agar hiasan dinding terikat dengan erat pada kain kasa atau kain anyaman tipis.
- Potong sisa benang dan kain kasa atau kain anyaman tipis, sesuai dengan bentuk hiasan dinding. Pastikan tidak ada benang atau kain yang terlihat agar hiasan dinding terlihat lebih rapi.
- Terakhir, pasang hiasan dinding dengan cara menarik benang dan mengikatkan pada kaitan atau paku di dinding. Anda juga bisa menambahkan gantungan atau tali, untuk menggantung hiasan dinding.
3. Gantungan angin
Selain tanaman hias yang gantungannya bisa kamu buat dengan sedotan, kamu juga bisa mempercantik dekorasi pintu atau teras dengan gantungan angin. Cara membuatnya cukup mirip dengan gantungan tanaman, kamu membutuhkan tali dan sedotan. Kemudian kertas yang sedikit tebal untuk kamu lipat sebagai tambahan aksesori.
Nantinya tali bisa kamu masukkan ke dalam sedotan. Lalu aksesori kertasnya kamu taruh bagian tengah, atas dan bawah, atau hanya tengah saja juga bisa sesuai kreativitasmu. Lalu kamu bisa mengkaitkannya dengan lem. Kemudian ujung-ujungnya bisa kamu kaitkan jadi satu kemudian sisakan tali bagian ujung agar bisa digantung dipintu atau teras rumah.
Tags: kerajinan dinding hiasan