... Cara Membuat Hiasan Dinding dari Sedotan: Kreasi Kerajinan Tangan DIY yang Unik dan Menarik

Kreasi Seni Dinding Unik dari Sedotan

Contoh Kerajinan Tangan Dari Sedotan

Kerajinan tangan dari sedotan sangat populer tiap tahunnya. Ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk kesadaran akan pentingnya praktik daur ulang dan upaya untuk mengurangi limbah plastik. Karya seni ini sangat menarik karena memungkinkan ekspresi kreatif yang luas dengan berbagai macam desain dan pola yang dapat dibuat. Nah, bagi kamu yang sedang mencari contoh kerajinan tangan dari sedotan yang mudah ditiru dan menggunakan bahan yang sederhana, perhatikan ulasan dibawah ini.

Bunga adalah salah satu contoh kerajinan tangan dari sedotan yang paling populer karena sangat mudah ditiru dan cocok bagi pemula. Dengan sedotan disusun sedemikian rupa sehingga menyerupai kelopak bunga yang nyata akan membuat kaeya sedotan menjadi lebih menarik.

Untuk menciptakan kombinasi yang warna yang menarik, sebaiknya pilihlah warna yang sesuai agar kesannya lebih ceria dan memikat. Dari vas bunga yang ditambahkan sebai pot, akan memberikan sentuhan estetik dan keindahan yang unik dalam setiap ruangan.

Bahan-bahan

- Sedotan berwarna (banyak dijual di toko-toko craft)

- Benang wol atau benang rajut

- Penggaris atau alat ukur

- Kain kasa atau kain anyaman tipis

- Cara membuat hiasan dinding dari sedotan yang pertama, potong sedotan menjadi bagian-bagian kecil dengan ukuran yang sama. Anda bisa memotong sedotan sepanjang 3-5 cm, dan untuk hiasan dinding yang lebih besar, gunakan sedotan lebih banyak.

- Ambil satu sedotan dan bengkokkan ujung-ujungnya sehingga membentuk lingkaran. Gunakan jarum pentul untuk menahan sedotan pada posisinya, dan lakukan hal yang sama untuk sedotan berikutnya hingga membentuk sebuah garis lingkaran.

- Ambil benang wol atau benang rajut dan ikatkan pada sedotan yang pertama, lalu tarik benang ke sedotan berikutnya dan ulangi proses ikat hingga mencapai sedotan terakhir. Pastikan benang terikat dengan kuat, agar sedotan tidak mudah lepas.

- Ulangi langkah 3 untuk membentuk garis lingkaran berikutnya, di mana Anda bisa membuat garis lingkaran sebanyak yang diinginkan, tergantung dari ukuran dan bentuk hiasan dinding yang diinginkan.

- Gunakan benang wol atau benang rajut, untuk mengikat hiasan dinding pada kain kasa atau kain anyaman tipis. Tarik benang dengan kuat, agar hiasan dinding terikat dengan erat pada kain kasa atau kain anyaman tipis.

- Potong sisa benang dan kain kasa atau kain anyaman tipis, sesuai dengan bentuk hiasan dinding. Pastikan tidak ada benang atau kain yang terlihat agar hiasan dinding terlihat lebih rapi.

- Terakhir, pasang hiasan dinding dengan cara menarik benang dan mengikatkan pada kaitan atau paku di dinding. Anda juga bisa menambahkan gantungan atau tali, untuk menggantung hiasan dinding.


Tags: kerajinan dinding hiasan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia