... Kerajinan Suku Dayak: Panduan Langkah demi Langkah untuk Kerajinan Jarum dan DIY

Kerajinan Sulaman Tradisional Suku Dayak - Karya Seni Benang yang Memikat

Blogger news

Kerajinan Tangan khas Dayak

Perisai/Kelembit/Keliau
Merupakan alat penangkis dalam peperangan melawan musuh. Perisai terbuat dari kayu yang ringan tapi tidak mudah pecah. Bagian depan perisai dihiasi dengan uki ran, namun sekarang ini kebanyakan dihiasi dengan lukisan yang menggunakan warna hitam putih atau merah putih. Motif yang digunakan untuk menghias perisai terdiri dari 3 motif dasar:
1. Motif Burung Enggang ( Kalung Tebengaang )
2. Motif Naga/Anjing ( Kalung Aso’ )
3. Motif Topeng ( Kalung Udo’ )
Selain sebagai a lat pelindung diri dari serangan musuh, perisai juga berfungsi sebagai:
- Alat pe nolong se waktu kebakaran / melindungi diri dari nyala api
- Perleng kapan men ari dalam tari perang
- Alat untuk melerai perkelahian
- Perlengkapan untuk upacara Belian
Kini perisai banyak dijual sebagai souvenir / penghias dekorasi rumah tangga.


Ulap Doyo
Kain dari serat daun doyo ini merupakan hasil kerajinan yang hanya dibuat oleh wanita-wanita suku Dayak Benuaq yang tinggal di Tanjung Isuy. Tanaman doyo yang menyerupai pandan tumbuh dengan subur di Tanjung Isuy. Serat daunnya kuat dan dapat dijadikan benang untuk ditenun. Tenunan doyo ini kemudian sering diolah menjadi pakaian, kopiah, dompet, tas, hiasan dinding dan lain sebagainya.
Anjat
Alat berbentuk seperti tas yang terbuat dari anyaman rotan dan memiliki dua atau tiga sangkutan. Anjat biasanya digunakan untuk menaruh barang-barang bawaan ketika bepergian.
Bening Aban
Alat untuk memanggul anak yang hanya terdapat pada masyarakat suku Dayak Kenyah. Alat ini terbuat darikayu yang biasanya dihiasi dengan ukiran atau dilapisi dengan sulaman manik-manik serta uang logam.

Sumpitan
Alat yang biasa digunakan untuk berburu atau berperang yang dikenal oleh hampir seluruh suku Dayak di Kalimantan. Alat ini terbuat dari kayu ulin atau sejenisnya yang berbentuk tongkat panjang yang diberi lubang kecil untuk memasukkan anak sumpitan. Sumpitan dilengkapi dengan sebuah mata tombak yang diikat erat pada ujungnya dan juga dilengkapi dengan anak sumpitan beserta wadahnya (selup).

Jenis Kerajinan Suku Dayak

Suku Dayak di Kalimantan, Indonesia memiliki berbagai jenis kerajinan tangan yang unik dan khas. Kerajinan tangan ini dihasilkan dari bahan-bahan alami yang ada di sekitar dan diproses dengan teknik tradisional.

1. Kerajinan Bambu

Bambu merupakan bahan yang banyak ditemukan di hutan Kalimantan, sehingga kerajinan bambu menjadi salah satu kerajinan tangan yang paling populer di kalangan masyarakat Dayak. Kerajinan bambu yang paling sering ditemukan adalah keranjang, gendongan, dan kerajinan pernak-pernik.

2. Kerajinan Kayu

Kayu juga merupakan bahan yang banyak ditemukan di hutan Kalimantan, sehingga kerajinan kayu menjadi salah satu kerajinan tangan yang populer di kalangan masyarakat Dayak. Kerajinan kayu yang paling sering ditemukan adalah pernak-pernik, alat makan, dan perabot rumah.

3. Kerajinan Kain

Kain ikat dan kain tenun merupakan kerajinan tangan yang populer di kalangan masyarakat Dayak. Kain ini dibuat dari bahan alami seperti sutra, rami, dan daun lontar.

Kain ikat dan kain tenun ini digunakan sebagai pakaian tradisional masyarakat Dayak, serta digunakan untuk berbagai keperluan seperti pernak-pernik rumah, alas meja, dan pernak-pernik lainnya.

4. Kerajinan Perhiasan

Kerajinan perhiasan dari bahan alami seperti emas, perak, dan logam lainnya juga merupakan kerajinan tangan yang populer di kalangan masyarakat Dayak. Perhiasan ini dibuat dengan teknik tradisional dan sering digunakan sebagai aksesoris dalam acara-acara adat masyarakat Dayak.

Dapat disimpulkan bahwa motif Dayak memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Motif-motif tersebut digunakan dalam berbagai keperluan, baik itu dalam ornamen rumah hingga peralatan yang digunakan dalam berbagai ritual.

Jenis Tenun Ikat Sintang

Berdasarkan teknik pewarnaan jenis kain tenun ikat Dayak dapat terbagi menjadi dua macam yaitu, tenun ikat menggunakan pewarnaan kimia (bahan kimia) dan tenun ikat menggunakan pewarnaan alami (tumbuh-tumbuhan). Dalam proses pewarnaan kain tenun biasanya seorang penenun suku Dayak harus mengenakan kain adat berbentuk tating untuk menghormasti leluhur atau nenek moyang mereka.

Banyak motif tenun ikat yang merupakan buatan masyarakat Dayak. Motif paling banyak beredar adalah motif geometris. Beberapa motif adalah motif sakral dan suci. Karena itu, tidak sembarang orang boleh membuatnya. Hanya orang tua yang sudah banyak berpengalaman yang boleh membuat motif tersebut.

Konon jika terjadi kesalahan dalam membuat motif tersebut dapat mengakibatkan kematian. Motif yang sakral biasanya yang menggambarkan mahluk hidup seperti manusia, naga, dan buaya. Mereka percaya motif tersebut juga harus mendapat “makanan”, yakni melakukan ritual khusus dalam proses pembuatannya.

Berdasarkan hasil pengerjaan, kain tenun ikat sintang terbagi menjadi dua jenis yakni kebat dan kumbu. Tenun kebat merupakan jenis kain tenun yang berukuran agak kecil dan hanya cukup untuk menjadi busana wanita dan anak-anak. Sedangkan tenun ikat kumbu merupakan kain tenu ikat yang berukuran lebih besar sehingga cukup untuk menjadi bahan pakaian dewasa baik pria, wanita, maupun anak-anak.

Jenis Motif Dayak

Motif khas Dayak adalah salah satu ciri khas budaya masyarakat Dayak di Kalimantan, Indonesia. Motif ini digunakan dalam berbagai karya seni tradisional, seperti kerajinan tangan, batik, dan lukisan.

Dalam artikel ini, kami akan mengulas beberapa jenis motif unik Dayak yang paling populer dan banyak digunakan dalam karya seni.

1. Motif Tumbuhan

Tumbuhan merupakan sumber inspirasi utama dalam pembuatan motif Dayak Kaltim atau daerah lainnya. Motif ini menampilkan berbagai jenis tumbuhan seperti padi, jagung, bambu, dan lain-lain. Motif tumbuhan dianggap sebagai simbol kehidupan, kesejahteraan, dan kebahagiaan.

2. Motif Hewan

Hewan juga menjadi sumber inspirasi dalam pembuatan motif khas Dayak. Motif hewan yang paling sering digunakan adalah burung enggang. Motif hewan dianggap sebagai simbol kekuatan, kesaktian, dan keberanian.

3. Motif Geometris

Motif geometris merupakan bentuk-bentuk geometris yang digunakan dalam motif khas Dayak. Contohnya, motif garis-garis, lingkaran, dan segitiga. Motif geometris dianggap sebagai simbol ketentuan dan keseimbangan.

4. Motif Kombinasi

Motif kombinasi adalah gabungan dari beberapa jenis motif yang digabungkan menjadi satu karya seni. Motif ini menampilkan kombinasi dari tumbuhan, hewan, mitologi dan geometris.

Kain Tenun Khas Mempawah

Kerajinan tangan Kain Tenun Khas Mempawah merupakan salah satu seni tradisional yang menjadi kebanggaan Kalimantan Barat.

Kain tenun ini dihasilkan melalui proses tenunan tangan yang dilakukan oleh para pengrajin terampil dari daerah Mempawah. Kain tenun khas Mempawah menggunakan teknik anyaman tradisional yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Proses pembuatan Kain Tenun Khas Mempawah dimulai dengan memintal benang-benang dari serat alam seperti kapas atau serat tumbuhan lainnya.

Benang-benang ini kemudian diolah melalui mesin tenun atau tenunan tangan untuk menciptakan kain tenun yang berkualitas tinggi. Keunikan kain tenun Mempawah terletak pada motif dan corak yang khas, seringkali terinspirasi oleh alam, budaya, dan simbol-simbol tradisional yang melekat dalam masyarakat Mempawah.

Warna-warna yang digunakan dalam Kain Tenun Khas Mempawah seringkali cerah dan kontras, mencerminkan kehidupan yang penuh semangat dan keceriaan di daerah tersebut.

Kain tenun ini sering digunakan untuk membuat pakaian tradisional seperti baju kurung, selendang, atau sarung. Selain itu, kain tenun Mempawah juga digunakan dalam membuat berbagai aksesori seperti tas, dompet, atau hiasan dinding.

Kerajinan tangan Kain Tenun Khas Mempawah bukan hanya sebagai manifestasi seni dan keindahan, tetapi juga sebagai wujud pelestarian budaya dan warisan lokal.

Para pengrajin dengan keahlian mereka menjaga keberlanjutan tradisi tenun Mempawah dan mempromosikan kekayaan budaya daerah mereka.

Kain Tenun Khas Mempawah menjadi salah satu daya tarik wisata budaya di Kalimantan Barat dan semakin diminati oleh masyarakat luas sebagai produk unik dan bernilai seni.

Kerajinan tangan ini juga memberikan dampak ekonomi positif, karena semakin meningkatnya minat pasar terhadap produk dengan sentuhan budaya dan keunikan.

Dengan kekayaan Kain Tenun Khas Mempawah, Kalimantan Barat menunjukkan keanekaragaman budaya dan seni tradisional yang patut dihargai dan diapresiasi.


Tags: kerajinan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia