Kerajinan Sulaman Tradisional Suku Dayak - Karya Seni Benang yang Memikat
Harga Kain Tenun Sintang
Kegiatan menenun yang pengerjaannya oleh kaum wanita Dayak ini sangat berguna dalam menunjang perekonomian keluarga. Padahal sebelumnya kegiatan menenun ini sempat hampir punah. Adalah seorang Pastur Belanda bernama Jacques Maessen yang mempunyai andil besar dalam pelestarian tenun ikat Dayak ini.
Selama 30 tahun beliau mengajak masyarakat Dayak untuk kembali menenun. Kemudian membentuk sebuah koperasi Jasa Menenun Mandiri yang menjadi usaha bersama dalam penyediaan bahan hingga penjualan hasil tenunan. Tidak hanya itu, Koperasi ini juga mempunyai kegiatan pelestarian menenun pada generasi muda. Kini terdapat sekitar 400 wanita Dayak yang menenun.
Koperasi ini menempati sebuah bangunan kayu dengan gaya arsitektur khas nan unik. Bangunan ini juga difungsikan sebagai galeri tenun dan kerajinan khas yang juga menjadi salah satu tujuan wisata wajib di Sintang.
Di galeri ini Anda dapat menemui banyak ragam dari produk kerajinan tenun ikat dan kerajinan khas Sintang lainnya seperti manik-manik, anyaman, dan mandau. Tenun ikat yang mereka jual juga beragam ukuran dan jenis. Harga kain tenun juga tak terlampau mahal, dari sekitar Rp. 25.000 untuk slayer hingga Rp. 3 juta untuk kain panjang.
Sementara Anastasia, Koordinator Kelompok Kapas Desa Umin Jaya mengatakan kelompoknya jual kain tenun dengan harga Rp 1 juta per lembar. Namun, pihaknya juga sering menjualnya dengan harga sekitar Rp 800 ribu saja.
Sumber:
Kain Tenun Khas Mempawah
Kerajinan tangan Kain Tenun Khas Mempawah merupakan salah satu seni tradisional yang menjadi kebanggaan Kalimantan Barat.
Kain tenun ini dihasilkan melalui proses tenunan tangan yang dilakukan oleh para pengrajin terampil dari daerah Mempawah. Kain tenun khas Mempawah menggunakan teknik anyaman tradisional yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.
Proses pembuatan Kain Tenun Khas Mempawah dimulai dengan memintal benang-benang dari serat alam seperti kapas atau serat tumbuhan lainnya.
Benang-benang ini kemudian diolah melalui mesin tenun atau tenunan tangan untuk menciptakan kain tenun yang berkualitas tinggi. Keunikan kain tenun Mempawah terletak pada motif dan corak yang khas, seringkali terinspirasi oleh alam, budaya, dan simbol-simbol tradisional yang melekat dalam masyarakat Mempawah.
Warna-warna yang digunakan dalam Kain Tenun Khas Mempawah seringkali cerah dan kontras, mencerminkan kehidupan yang penuh semangat dan keceriaan di daerah tersebut.
Kain tenun ini sering digunakan untuk membuat pakaian tradisional seperti baju kurung, selendang, atau sarung. Selain itu, kain tenun Mempawah juga digunakan dalam membuat berbagai aksesori seperti tas, dompet, atau hiasan dinding.
Kerajinan tangan Kain Tenun Khas Mempawah bukan hanya sebagai manifestasi seni dan keindahan, tetapi juga sebagai wujud pelestarian budaya dan warisan lokal.
Para pengrajin dengan keahlian mereka menjaga keberlanjutan tradisi tenun Mempawah dan mempromosikan kekayaan budaya daerah mereka.
Kain Tenun Khas Mempawah menjadi salah satu daya tarik wisata budaya di Kalimantan Barat dan semakin diminati oleh masyarakat luas sebagai produk unik dan bernilai seni.
Kerajinan tangan ini juga memberikan dampak ekonomi positif, karena semakin meningkatnya minat pasar terhadap produk dengan sentuhan budaya dan keunikan.
Dengan kekayaan Kain Tenun Khas Mempawah, Kalimantan Barat menunjukkan keanekaragaman budaya dan seni tradisional yang patut dihargai dan diapresiasi.
Tags: kerajinan