... Kerajinan Tanduk Sapi: Panduan DIY dan Inspirasi Sulaman

Kerajinan Tanduk Sapi - Seni Merajut yang Memukau dan Ide DIY

Contoh Kerajinan Kulit

Kulit hewan memang bisa dijadikan sebagai bahan baku kerajinan kulit. Mungkin Anda hanya tahu tas dan juga tas saja. Namun ada beberapa kerajinan lain selain tas dan jaket. Apa saja kerajinan kulit tersebut? Berikut adalah contohnya.

1. Bedug Kulit Sapi

Kulit sapi tak hanya bisa dijadikan bahan baku pembuatan aksesoris saja. Namun sampai saat ini kulit sapi menjadi salah satu bahan baku favorit dalam pembuatan bedug yang ada di masjid-masjid.

Memiliki sifat yang kuat dan tekstur lembut adalah alasan kenapa kulit sapi kerap dijadikan bahan baku pembuatan bedug. Selain itu warna kulit sapi yang berwarna putih sangat cocok untuk digunakan dalam pembuatan alat religi.

Banyak banget kulit hewan yang dijadikan bahan baku jaket. Setiap kulit hewan memiliki karakteristiknya tersendiri. Setiap karakteristik kulit tersebut sudah dijelaskan pada poin sebelumnya.

Contohnya adalah kulit buaya atau aligator memang kerap jadi bahan baku pembuatan jaket kulit. Meski memiliki harga yang terbilang tinggi. Namun peminat dari jaket kulit buaya sampai saat ini masih terus banyak.

3. Tas dan Dompet

Berikutnya adalah tas dan juga dompet dari kulit hewan. Beberapa kulit hewan memang bisa diolah menjadi kerajinan tas maupun dompet. Selain bersifat halus, kebanyakan kulit hewan juga memiliki daya tahan yang kuat.

4. Sepatu

Sepatu dari kulit juga sampai saat ini masih terus diproduksi. Sifatnya yang kuat dari kulit hewan adalah salah satu alasannya. Salah satu kulit hewan yang kerap digunakan untuk membuat sepatu adalah kulit sapi.

Struktur serupa tanduk di hewan lain [ sunting | sunting sumber ]

Hewan lain yang memiliki struktur serupa tanduk yaitu: [2] [3]

  • Giraffidae: Jerapah memiliki satu pasang atau lebih "tanduk" yang sebenarnya merupakan tonjolan langsung dari tengkoraknya (disebut dengan osikon) yang ditutupi oleh kulit.
  • Cervidae: kebanyakan rusa memiliki tanduk yang bukan merupakan tanduk sejati yang disebut rangga. Tanduk ini memiliki kulit yang mensuplainya dengan darah. Ketika tanduk ini berkembang sepenuhnya, "tanduk" akan mati dan terlepas dari kepala rusa. Rusa lalu menumbuhkan "tanduk" yang baru. Siklus ini terjadi setiap tahun.
  • Rhinocerotidae: cula badak terbuat dari keratin namun tidak memiliki tulang sebagai intinya. Cula ini terus tumbuh sepanjang usia hidup badak.
  • Canidae: Beberapa individu dari spesies Canis aureus diketahui memiliki tanduk yang merupakan perpanjangan dari tulang dan tertutup oleh kulit. Tidak semua individu memilikinya.
  • Chamaeleonidae: Bunglon memiliki tanduk di kepalanya dan memiliki penutup berupa keratin.
  • Phrynosoma: seperti tanduk mamalia, kadal ini memiliki tanduk yang terbuat dari keratin dengan inti berupa tulang.
  • Ceratopsidae: Tanduk dari Triceratops merupakan perpanjangan dari tulang tengkoraknya, tetapi belum diketahui apakah tertutup dari keratin atau tidak.
  • Serangga: Beberapa serangga seperti kumbang badak dan kumbang herkules memiliki struktur menyerupai tanduk yang tumbuh dari kepala dan/atau toraksnya. "Tanduk" ini terbuat dari kitin yang serupa dengan eksoskeleton dari serangga tersebut.

Beberapa jenis hewan memiliki struktur yang memiliki fungsi sama seperti tanduk namun tidak tumbuh di atas kepala. Seperti gading gajah, taring walrus, tanduk narwhal, dan taring babi hutan yang sebenarnya merupakan gigi berukuran besar.

Penyakit cornu cutaneum yang menyerang manusia menyebabkan penderitanya terlihat seperti memiliki tanduk. Penyakit ini merupakan sejenis tumor dan dapat tumbuh di mana saja, tidak selalu di kepala.


Tags: kerajinan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia