Seni Sulam Tradisional - Menggali Kreativitas Melalui Kerajinan Tangan Banjarmasin
Di sini Kamu Bisa Membeli Oleh-oleh Khas Banjarmasin
Setiap berkunjung ke suatu kota, kurang lengkap rasanya jika tidak membawa oleh-oleh. Begitu pula jika kamu berkunjung ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Cinderamata atau makanan khas daerah setempat bisa kamu dapatkan di pusat perbelanjaan oleh-oleh khas Kalimantan Selatan. Berikut beberapa sentra oleh-oleh yang bisa kamu kunjungi selama di Banjarmasin.
Sarahai
Ada banyak toko yang menjual oleh-oleh khas Kalimantan Selatan. Di antaranya terletak di Jalan Haryono MT No 56 B, Jalan Let. Jend. S. Parman, atau di Jalan Pangeran Samudera No. 65, Banjarmasin. Pusat perbelanjaan oleh-oleh ini menjual berbagai macam masakan dan aneka olahan khas Banjarmasin, seperti kacang garuk, amplang, dodol, dan lain sebagainya.
Toko Andalas
Ada banyak makanan khas kota ini yang sangat sayang jika kamu lewatkan. Sepeti wadai gapit, amplang, rimpi, dodol kandangan, wadai sagu, rabuk haruan, wajik, madu hutan, kerajinan tangan, dan masih banyak lagi.
Selain di Jalan Haryono MT, buah tangan khas Banjarmasin bisa kamu dapatkan di toko oleh-oleh khas Kalimantan Selatan, Andalas. Silakan langsung ke jalan Perintis Kemerdekaan No.12, RT 22, Ps. Lama. Meskipun toko ini sangat ramai didatangi pembeli, tapi jangan khawatir kehabisan karena stok yang dijual sangat banyak.
Mandau
Ingin mendapat oleh-oleh khas di Kota Seribu Sungai ini tak salah bila Anda pilih mandau sebagai bentuk kerajinan Suku Dayak. Senjata mandau ini sudah dibuat sejak zaman dahulu, bahkan ada perkembangan desain mandau yang membuatnya lebih menarik. Rata-rata pelancong menyukai ornamen ukiran di sarung mandau yang memberi manik-manik ataupun beberapa hiasan unik untuk dibawa pulang.
Mandau saat ini digunakan sebagai pajangan rumah hingga koleksi, tak jarang pelancong dari luar pulau mengincar bentuk sarung mandau paling menarik dan unik, kemudian ada beberapa bentuk aksesoris mandau yang terlihat pada baju adat Dayak.
Baca Juga: Museum Wasaka, Museum Perjuangan Rakyat Kalimantan Selatan
Batik Sasirangan
Banjarmasin memiliki batik khas dengan desain yang menarik, dikenal sebagai batik Sasirangan. Batik ini menggunakan bahan yang nyaman dan memiliki kualitas baik.
Batik Sasirangan memiliki pola unik dan berbeda dari batik pada umumnya, terinspirasi dari gambaran alam dan tumbuhan.
Beberapa contoh motif batik Sasirangan antara lain sinapur karang, gigi haruan, turun dayang, naga balimbur, dara manginang, dan masih banyak lagi.
Sebagai wisatawan yang cerdas, jangan lupa memeriksa kualitas dan kebersihan produk sebelum membeli oleh-oleh. Pastikan Kawan membelinya dari toko yang terpercaya agar mendapatkan produk yang terjamin keasliannya.
Dengan mencoba dan membawa pulang oleh-oleh khas Banjarmasin, Kawan dapat membawa selera dan kenangan dari pengalaman wisata yang tak terlupakan. Selamat mencoba, ya!
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News
Baca Juga : Bersantap Lahap di Rumah Makan Pondok Garuda Banjarbaru
Saat saya tiba di sebuah rumah lapang dengan ratusan produk anyaman purun dengan jenama Al-Firdaus, Ibu Siti Mariyana, menyambut saya dengan begitu ramahnya. Perempuan sederhana berwajah teduh ini tampak gembira dan mengijinkan saya melamati satu persatu produk anyaman yang ada di sebuah teras khusus di depan rumahnya. Sebagian besar produk anyaman yang disajikan adalah berupa tas dalam berbagai bentuk. Ada juga alas kaki, topi dan dompet-dompet kecil yang sering dijadikan oleh-oleh. Purun yang sudah dianyam sederhana dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi.
Yossie tampak memeluk erat Ibu Siti Mariyana dan bertegur sapa akrab dalam bahasa daerah Banjar saat saya bergumul dengan decak kagum tiada henti. Dari bahasa tubuh pun saya bisa menduga bahwa keduanya memiliki hubungan pertemanan yang cukup akrab. Saya pun sesekali turut menimpali. Berbahasa sesantun mungkin terutama saat Yossie menjelaskan maksud kedatangan saya dan bagaimana purun menjadi obyek ketertarikan saya selama berada di Banjarbaru.
Ibu Siti Mariyana kemudian semangat menceritakan bagaimana dia dan banyak ibu-ibu tetangganya berusaha memenuhi berbagai pesanan dari banyak pihak. Jumlahnya pun tak tanggung-tanggung. Ratusan bahkan ribuan. Ada yang digunakan untuk goodie bag meeting, seminar, kenang-kenangan atau buah tangan pernikahan, tas belanja dan masih banyak keperluan lainnya. Ini tentu saja tak bisa dikerjakan sendiri oleh Ibu Siti Mariyana. Dia butuh bala bantuan yang tidak sedikit. Disinilah kehadiran ibu-ibu tetangga itu menjadi sangat berarti.
Saya memperhatikan dengan penuh minat saat dua ibu-ibu tetangga, duduk melantai di teras rumah sembari mengasuh anak dan mengayam. Tangan-tangan mereka tampak luwes bergerak kesana-kemari, membentuk saling silang lembaran purun berwarna natural untuk dijadikan sebuah tas berukuran tinggi dengan cantolan bunga kecil sebagai perekat kedua sisinya.
Oleh-oleh Khas Banjarmasin yang Bisa Dijadikan Pilihan
Beberapa ikon pariwisata Kalimantan Selatan seperti kerbau rawa, pasar terapung, soto banjar, mungkin sudah tidak asing lagi dikalangan para wisatawan. Tapi bagaimana dengan oleh-oleh khas Banjarmasin? Berikut kami sajikan rekomendasi oleh-oleh khas Banjarmasin yang bisa jadi pilihan kamu untuk dibawa pulang.
Batu Mulia
Pernah mendengar kota Martapura? Yap, kota ini terkenal sebagai penghasil batu mulia di Kalimantan Selatan. Pasar Cahaya Bumi Selamat (CBS) dan Pasar Batu adalah pusat penjualan batu mulia ini. Batu mulia yang dijual disini dapat diolah menjadi kalung, gelang, cincin, atau ukiran-ukiran karakter. Lokasinya pun sangat strategis, sehingga jangan heran jika kamu akan melihat banyak wisatawan yang berkunjung di tempat ini.
Harga pernak-pernik yang terbuat dari batu mulia ini dibanderol dengan harga yang bervariasi, tergantung dari jenis batu yang dipilih. Ada yang seharga Rp 15 ribu, Rp 35 ribu, atau ada juga tas manik-manik yang dibanderol dengan harga Rp 70 ribu. Penjual pun berani mematok harga hingga ratusan juta rupiah untuk batu mulia sekelas sapphire dan sejenisnya. Sebelum membeli, kamu bisa menawar terlebih dahulu seperti di pasar tradisional pada umumnya.
Rabuk Ikan
Satu hal yang tidak boleh kamu lewatkan kalau berkunjung ke Banjarmasin, apalagi kalau bukan Rabuk Ikan Haruan atau yang akrab disebut abon ikan haruan. Melimpahnya ikan haruan atau gabus di kota ini, membuat olahan ikan ini mudah dijumpai di rumah-rumah makan.
Masyarakat Kalimantan Selatan pun sangat menyukai olahan ikan haruan ini. Selain dagingnya yang lembut serta rasanya yang gurih, ikan haruan kaya akan protein.
Tags: kerajinan tangan banjarmasin