... Kumpulan Kerajinan Tangan Banjarmasin: Panduan DIY dan Inspirasi Sulaman Terbaik

Seni Sulam Tradisional - Menggali Kreativitas Melalui Kerajinan Tangan Banjarmasin

Batik Sasirangan

Produk fashion lain bernama Batik Sasirangan juga dikenal sebagai oleh-oleh khas. Menariknya lagi, batik sasirangan ini dikenal sebagai warisan budaya Indonesia. Kemudian untuk proses pembuatannya pun menggunakan motif gambar tumbuhan. Hal tersebut yang menjadikan batik sasirangan ini berbeda dari bentuk batik lainnya.

Anda bisa melihat serta mengikuti proses pembuatan batik sasirangan ini. Pembuatan motif batik satu ini dilakukan dengan lukis diagonal, horisontal ataupun vertikal. Kemudian terdapat jenis batik tulis, batik cap hingga batik cetak. Jadi keistimewaan dari batik khas Banjarmasin ini sudah bisa Anda beli dalam wujud kemeja ataupun kain batiknya.

Baca Juga : Baayun Maulid. Memahami Budaya Banjar di Museum Lambung Mangkurat Banjarbaru

Ibu Siti Mariyana kemudian mengajak saya masuk dan melihat beberapa koleksi barang jadi yang ada di rak-rak rumahnya. Di sini Ibu Siti Mariyana sudah memilah dan memisah-misahkan berbagai jenis dan rupa tas purun sesuai dengan kepemilikannya. Sebagian besar yang saya lihat adalah tas anyaman dengan berlembar-lembar purun yang sudah diwarna. Ada juga yang sudah dimodifikasi dengan sulam pita, macrame, lembaran semi kulit yang biasanya dijadikan border tas atau tali pegangan tas, dan lain-lain.

“Biar ulun (saya) tak bingung dalam menghitung Bu,” begitu jawaban Ibu Siti Mariyana saat saya bertanya tentang ratusan tas anyam yang berjejer manis di lantai. “Yang ini pesanan A, yang sebelah sini pesanan si B, dan yang ini orderan si C. Jadi selalu tahu mana yang kurang. Mana yang harus segera diselesaikan” lanjutnya rinci dengan rasa bangga.

Saya mengangguk takzim. Administrasi sederhana yang memperlihatkan bahwa perajin sekelas merekapun punya sistem bekerja yang layak dapat pujian. Saya pun langsung melengkapi kekaguman ini saat Ibu Siti Mariyana menunjukkan sebuah buku kecil, catatan sederhana dengan tulisan tangan, yang berisikan nama pembuat, jumlah setoran dan tanggal saat si pembuat menyerahkan pesanan yang sudah diamanahkan oleh beliau. Dari buku inilah kemudian Ibu Siti Mariyana tahu berapa besar hak dan pendapatan seorang penganyam untuk apa yang sudah dikerjakannya.

“Untuk mengenali jenis pekerjaannya bagaimana Bu?” pertanyaan menggelitik dari saya ini langsung di jawab lancar.

“Ulun kasih judul aja Bu. Misal, pesanan A, lalu ada keterangan jumlah dan kapan harus selesai.”

Saya tersenyum mahfum. Untuk sebatas ini, mungkin cukup untuk kelompok kerja mereka yang masih tradisional. Sembari sedikit mengintip, saya melihat berlembar-lembar pesanan/pekerjaan yang sudah diterima oleh Al-Firdaus. Saya mendadak berhitung cepat. Untuk pesanan 1.000bh misalnya. Jika dijual seharga Rp10.000,00, maka pendapatan total mereka mencapai Rp10.000.000,00. Dibagi lima orang pengayam, maka setiap dari mereka akan menerima Rp2.000.000,00. Dengan catatan bahwa setiap pekerja menghasilkan 200bh.


Tags: kerajinan tangan banjarmasin

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia