"Kreativitas Anak SD - Seni Mengolah Daun Kering menjadi Kerajinan Tangan"
Rekomendasi Kerajinan Tangan Anak SD yang Bisa Dijadikan Pilihan
Kerajinan dari Botol Bekas
Ide pertama bisa Anda kembangkan dari bahan botol bekas. Memanfaatkan botol bekas, terutama yang berbahan plastik memiliki dua fungsi. Pertama, meningkatkan kreativitas anak. Kedua, tentu saja ikut menjaga kebersihan lingkungan. Sebab, botol plastik adalah salah satu jenis sampah yang sulit diurai tanah.
Salah satu yang bisa Anda buat adalah sapu dari bahan botol plastik. Anda hanya perlu mempersiapkan botol bekas dalam jumlah yang cukup, kayu untuk pegangan sapu, gunting dan paku.
Pertama, gunting bagian ujung botol. Lalu, bagian botol di bagian bawah bisa Anda gunting kecil memanjang, seperti bentuk sapu. Anda bisa membuat bagian bawah sapu dari sekitar dua hingga tiga botol plastik agar bisa mendapatkan sapu yang lebih tebal.
Aneka Kerajinan Korek Api
Prakarya yang bisa Anda buat selanjutnya bisa dari bahan korek api. Korek api kayu berukuran kecil bisa dibuat menjadi karya seni yang tinggi. Bila korek api yang digunakan dalam jumlah yang cukup banyak, maka Anda bisa membuat karya seni dalam ukuran yang cukup besar.
Salah satu prakarya yang bisa Anda buat dengan bahan ini adalah cangkir unik. Bahan dan cara membuatnya cukup mudah. Pertama, Anda memerlukan sekitar 10 kotak korek api, kertas karton, lem, gunting dan penggaris.
Cara membuatnya, pertama Anda perlu membuat pola cangkir dengan tatakannya, menggunakan karton yang sudah disiapkan. Lalu, gulung kertas pola tersebut hingga berbentuk badan cangkir. Langkah selanjutnya adalah menempelkan batang korek api ke gulungan kertas tersebut, baik sebelah dalam maupun sebelah luar. Susun dengan rapi, agar mendapat hasil terbaik.
Karya Seni Melipat Kertas
Lakukan Bersama si Kecil, 4 Langkah Membuat Kerajinan Tangan dengan Teknik Mozaik
Cukup mudah membuat kerajinan tangan dengan teknik mozaik, bahan-bahan yang dibutuhkan juga sederhana sehingga memungkinkan anak-anak untuk ikut berkreasi.
Teknik mozaik adalah salah satu metode yang digunakan untuk menciptakan karya seni 2 dimensi dan 3 dimensi. Caranya cukup mudah, bahkan Parents bisa mengajak anak-anak untuk ikut membuat kerajinan tangan menggunakan metode ini.
Bahan-bahan yang dibutuhkan juga sederhana sehingga memungkinkan anak-anak untuk aktif berkreasi. Nah, berikut ini akan dibahas apa itu teknik mozaik dan bagaimana cara membuat kerajinan tangan dengan metode ini. Yuk, simak!
Apa Itu Teknik Mozaik? Mengenal Metode Simpel untuk Membuat Kerajinan Tangan
Pandemi membuat anak-anak tak bisa bermain secara leluasa dengan teman-teman sebayanya. Nyaris seluruh kegiatan yang mereka lakukan hanya berkutat di depan gadget. Tentu hal ini bisa menyebabkan kebosanan yang mungkin saja membuat mereka stres bahkan depresi.
Nah, salah satu solusinya adalah dengan mengenalkan mereka pada karya seni. Parents bisa mengajak anak-anak membuat kerajinan tangan dengan salah satu metode yang cukup mudah, yakni menggunakan teknik mozaik. Apa itu teknik mozaik?
Mengutip Kompas.com, menurut buku Referensi Gambar Mewarnai, Kolase, Montase, Mozaik, dan Aplikasi (2019) karya Chotimatu Rohmaniah dan Ramadhan, teknik mozaik adalah sebuah metode menciptakan karya dengan cara menempelkan berbagai potongan bahan yang lebih kecil seperti pecahan kaca, keramik, sobekan kertas, hingga sisa-sisa potongan kayu.
Nah, bahan-bahan yang dipakai untuk menghias tergantung dengan medium kerajinan yang hendak dibuat. Misalnya, apabila mediumnya kertas maka bahan-bahan yang biasanya dipakai untuk menghias adalah daun-daun kering, potongan kertas warna-warni, ranting pohon, atau tanaman.
Bahan-bahan tersebut biasanya juga sudah dipotong-potong menjadi bagian yang lebih kecil. Hajar Pamadhi dalam bukunya yang berjudul Seni Keterampilan Anak (2014) menyebutkan, pembuatan mozaik menggunakan bahan dari kepingan-kepingan yang sengaja dibuat dengan cara dipotong-potong atau sudah berbentuk potongan.
11 Kerajinan dari Sabut Kelapa
Kenapa harus sabut kelapa, padahal banyak sekali manfaatnya dari satu pohon kelapa ? jawabannya, karena sebagian besar sabut kelapa bisa diolah dengan mudah dan menghasilkan berbagai macam produk yang bermanfaat pula. Tentunya barang – barang yang dibuat cantik dan bermanfaat ya. Apa saja sih yang bisa dibuat ?
Bayangkan saja jika kita memiliki kasur yang berbahan dasar sabut kelapa. Tentunya kita berpikir ah sabut kelapa itu kan gatal, pasti kasurnya tidak nyaman jika dipakai. Jangan berpikir negatif dulu, kasur dari sabut kelapa dibuat dengan mengombinasikan sabut kelapa dengan lateks karet.
Sehingga tidak semuanya berbahan dasar sabut kelapa. Sehingga hasil yang diperoleh kasurnya lentur dan empuk secara alami. Sudah pasti nyaman bukan ? ditambah lagi kasur ini memiliki nilai plus dalam segi anti bakteri dan anti air.
Tags: kerajinan dari tangan untuk daun anak