... Kerajinan Tangan dari Tali Rami: Ide Kreatif dan Panduan DIY untuk Hobi Rajut

Kreativitas Menganyam Dengan Tali Rami - Kerajinan Tangan Cantik untuk Anda Coba

Lampu Tidur atau Lampu Belajar dari Kaleng Bekas

Peralatan yang dibutuhkan :

  1. kaleng bekas baik kaleng susu, kaleng snack lebaran dan lain sebagainya
  2. cat pylox dengan warna bebas,
  3. bor/paku untuk melubanginya.
  4. Seperangkat Lampu yang sudah tersambung dengan kabel\

Cara membuatnya :

  1. Bersihkan kaleng dari labelnya, cuci dan keringkan
  2. Semprotkan pylox pada bagian luar kaleng secara merata, dan keringkan
  3. Lubangi bagian tengah kaleng, sebagai media merekatkan lampu
  4. Kemudian, pasang dop lampu pada lubang tersebut lengkap engan kabelnya
  5. Lampu Tidur atau Lampu Belajar dari Kaleng Bekas siap difungsikan

Mengenal Kerajinan Makrame

kerajinan Makrame – Makrame berasal dari bahasa Spanyol. Namun, istilah ini dipercaya merupakan kata serapan dari bahasa Arab, migramah (مقرمة), diyakini berarti “handuk bergaris-garis”, “hias pinggiran” atau “selubung bersulam.”

Baca Lainnya

Kerajinan Tangan Khas Mojokerto Cocok untuk Souvenir dan Oleh-oleh

Membuat Kerajinan Dari Kertas HVS

Macrem atau biasa disebut the beauty of knots adalah kreasi menjalin simpul ini semula diaplikasikan untuk membuat kain penutup tubuh unta, kemudian untuk pertama kalinya di Amerika latin kerjaninan makrame diperkenalkan sebagai seni kerajinan tangan. Dan sekarang ini, kerajinan makrame menjadi salah satu dekorasi rumah yang sangat diminati, menyaingin kerajinan rajut dan anyaman rotan.

Sejarah Awal Mula Munculnya Kerajinan Makrame

Awal mula kerajinan makrame berasal dari tradisi ikat sampul para penenun dari Arab. Kira-kira pada abad ke -13. Perajin tenun tersebut memiliki kelebihan benang atau tali pada tepian kain yang dijahit tangan. Seperti handuk, kerudung dan syal. Munculah deretan simpul indah tesebut dan kebiasaan tersebut semakin berkembang.

Hingga pada masanya, bangsa arab memberi pengaruh tradisi mengikat simpul ini di belahan bumi yang ia singgahi. Mulai di berbagai benua, Eropa, Asia, dan afrika Afrika. Tradisi mengikat sampul atau macramé mulai berkembang.

Pada abad kesembilan belas pelaut Inggris dan Amerika membuat tempat tidur gantung, bell fringe, dan ikat pinggang dan disebut rajutan kotak, karena banyak menggunakan simpul berbentuk kotak-kotak.

Kebiasaan ini dilakukan seorang saudagar dan pelaut yang didapuk paling berjasa atas popularitas kerajinan Makrame di hampir seluruh belahan bumi. Merekalah orang-orang “pertama” yang memulai kebiasaan membuat Makrame pada waktu senggang di lautan


Tags: kerajinan dari tangan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia