Kreativitas Menganyam Dengan Tali Rami - Kerajinan Tangan Cantik untuk Anda Coba
Apa Itu Tali Goni?
Tali goni terbuat dari tanaman Corchorus Capsularis dan merupakan tanaman tropis yang seratnya dapat diekstraksi. Tali goni juga merupakan serat tekstil yang diekstraksi dari tanaman serupa lainnya, seperti tanaman Corchorus Olitorius.
Corchorus Capsularis sendiri merupakan semak yang tingginya satu sampai tiga meter dengan panjang daun sekitar 7 cm hingga 15 cm dengan lapisan bawah berwarna putih tebal dan ujung bergerigi. Corchorus Capsularis memiliki serat panjang yang membuatnya sangat kokoh, lho! Tali goni sendiri terdiri dari beragam jenis, seperti tali goni kecil, tali goni besar, hingga tali tambang goni.
Dalam proses pembuatan tali goni ini sama sekali tidak menggunakan zat kimia sehingga aman untuk digunakan dan tentunya ramah lingkungan. Warna cokelat pada tali goni bisa memberikan sentuhan natural dan rustic jika dibuat dekorasi untuk interior ruangan. Wah, menarik, kan?
Mengenal Kerajinan Makrame
kerajinan Makrame – Makrame berasal dari bahasa Spanyol. Namun, istilah ini dipercaya merupakan kata serapan dari bahasa Arab, migramah (مقرمة), diyakini berarti “handuk bergaris-garis”, “hias pinggiran” atau “selubung bersulam.”
Baca Lainnya
Kerajinan Tangan Khas Mojokerto Cocok untuk Souvenir dan Oleh-oleh
Membuat Kerajinan Dari Kertas HVS
Macrem atau biasa disebut the beauty of knots adalah kreasi menjalin simpul ini semula diaplikasikan untuk membuat kain penutup tubuh unta, kemudian untuk pertama kalinya di Amerika latin kerjaninan makrame diperkenalkan sebagai seni kerajinan tangan. Dan sekarang ini, kerajinan makrame menjadi salah satu dekorasi rumah yang sangat diminati, menyaingin kerajinan rajut dan anyaman rotan.
Sejarah Awal Mula Munculnya Kerajinan MakrameAwal mula kerajinan makrame berasal dari tradisi ikat sampul para penenun dari Arab. Kira-kira pada abad ke -13. Perajin tenun tersebut memiliki kelebihan benang atau tali pada tepian kain yang dijahit tangan. Seperti handuk, kerudung dan syal. Munculah deretan simpul indah tesebut dan kebiasaan tersebut semakin berkembang.
Hingga pada masanya, bangsa arab memberi pengaruh tradisi mengikat simpul ini di belahan bumi yang ia singgahi. Mulai di berbagai benua, Eropa, Asia, dan afrika Afrika. Tradisi mengikat sampul atau macramé mulai berkembang.
Pada abad kesembilan belas pelaut Inggris dan Amerika membuat tempat tidur gantung, bell fringe, dan ikat pinggang dan disebut rajutan kotak, karena banyak menggunakan simpul berbentuk kotak-kotak.
Kebiasaan ini dilakukan seorang saudagar dan pelaut yang didapuk paling berjasa atas popularitas kerajinan Makrame di hampir seluruh belahan bumi. Merekalah orang-orang “pertama” yang memulai kebiasaan membuat Makrame pada waktu senggang di lautan
Tags: kerajinan dari tangan