... 5 Kerajinan Tangan Khas Toraja yang Menginspirasi: Panduan DIY dan Pola Jahitan

Kerajinan Tangan Khas Toraja - Keindahan Seni Jahit Tradisional untuk DIY yang Memukau

Bannang Bannang❤️

Mendengar nama buah tangan satu ini, Sahabat JejakPiknik pasti bertanya-tanya oleh-oleh jenis apa sih bannang-bannang tersebut?

Bannang-bannang adalah salah satu makanan ringan khas Makassar berbahan dasar beras putih yang bentuknya mirip dengan lipatan-lipatan benang kusut.

Rasanya yang manis dan memberi lambang ikatan erat membuat jajanan tradisional satu ini sering disajikan saat upacara pernikahan di kota Makassar.

Dan pasar Bantaeng adalah lokasi paling tepat buat berburu kudapan bercitarasa manis satu ini. Cukup dengan menyiapkan uang Rp.5.000 sampai Rp.20.000 saja, kita sudah bisa bawa pulang satu bungkus bannang-bannang yang enak tersebut.

4. Deppa Tori’

Deppa Tori’ merupakan kue yang menjadi makanan ringan khas Toraja. Kue ini mirip seperti Kue Cucur yang biasa ditemukan di Pulau Jawa, tetapi dengan bentuk yang berbeda. Deppa Tori’ terbuat dari campuran tepung beras dan gula merah. Deppa Tori’ biasa disajikan dengan Kopi Toraja sebagai pelengkap.

Deppa Tori’ berukuran sebesar jari tangan, dengan bentuk jajaran genjang, berwarna cokelat tua, dan diberi taburan wijen. Rasa yang dihasilkan dari Deppa Tori’ adalah adalah manis dan teksturnya lembut. Kue ini selain dijual untuk pengunjung Tana Toraja, bisa juga dijadikan sebagai oleh-oleh untuk keluarga di rumah.

8. Kain Tenun Toraja

Tenun merupakan kerajinan khas dari Indonesia Timur, salah satunya di Tana Toraja. Tenun Toraja sudah dikenal hingga mancanegara. Motifnya yang rumit, dan desain sistematis membuat kain Tenun Toraja terlihat sangat unik dan indah. Kain Tenun biasanya dibuat oleh perempuan suku Toraja

Tenun Toraja digunakan juga dalam upacara adat. Pelestarian tenun tak kalah pentingnya dengan pelestarian budaya di Tana Toraja. Kain Tenun juga menjadi salah satu oleh-oleh yang paling banyak diminati wisatawan. Biasanya kain tenun dijadikan sebagai pakaian, hiasan, hingga aksesoris seperti gelang.

Itulah 8 oleh-oleh Khas Toraja yang bisa kamu bawa pulang. Ternyata, bukan hanya Kopi Toraja dan Kain Tenun saja yang bisa dijadikan sebagai buah tangan. Ada makanan ringan, hingga kerajinan tangan yang sangat sayang untuk dilewatkan. Jalan-jalan ke Tana Toraja, jangan lupa bawa oleh-oleh, ya!

3. Miniatur Rumah Adat Tongkonan

Tongkonan merupakan nama dari rumah adat masyarakat suku Toraja. Rumah ini terlihat sangat unik dengan atap melengkung ke atas mirip seperti perahu yang terdiri atas susunan bambu. Ciri khas lain dari Rumah Tongkonan yaitu adanya tanduk kerbau pada bagian depan rumah. Rumah Tongkonan berasal dari kata “tongkon” yang artinya duduk bersama-sama.

Rumah Tongkonan dibagi menjadi dua jenis sesuai fungsi dan peranan masyarakat sekitarnya. Ada Tongkonan Karua dan Tongkonan A’Pa’. Hal unik lainnya dari Rumah Tongkonan adalah rumah ini digunakan oleh masyarakat yang turunaannya memegang peranan penting dalam masyarakat adat setempat.

Ketika keluyuran ke Tana Toraja, kamu bisa melihat langsung rumah Tongkonan yang unik ini secara langsung. Namun, bisa juga membawanya pulang dalam bentuk miniatur. Jika kamu suka mengoleksi miniatur rumah adat, maka wajib membawa oleh-oleh yang satu ini. Miniatur Rumah Tongkonan bisa kamu temukan di sini sesuai dengan jenisnya.


Tags: kerajinan tangan toraja

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia