... 10 Ide Kerajinan Tangan SMP yang Mudah dan Kreatif untuk DIY

Kerajinan Tangan SMP - Kreativitas dan Keahlian DIY dalam Seni Sulam dan Rajut

2. Koran Bekas/Kertas Bekas

Koran atau kertas bekas bisa dibuat sebagai kerajinan tangan. Salah satu idenya yaitu burung merak dari kertas. Siapkan kertas berukuran 20 x 20 cm satu lembar dan kertas buffalo/kertas tebal berukuran 10 x 6 cm dan 24 x 15 cm sebanyak dua lembar.

Buat burung merak dengan kertas berukuran 20 x 20 cm. Lipat kertas ini membentuk akordion kemudian lipat menjadi dua. Gambar pola kepala, paruh, badan dan ekor pada kertas yang berukuran 10 x 6 cm. Guntinglah gambar tersebut.

Lalu ambil kertas berukuran 24 x 15 cm dan jadikan alas untuk burung merak. Tempelkan sisi bawah lipatan sayap merak pada alas. Buatlah bulu merak dengan membuat dua bulatan dan tempelkan pada tubuh merak.

Artikel terkait: 8 Tips Mendukung Kreativitas Anak ala Kemendikbud, Parents Sudah Tahu?

10 Kerajinan Dari Sedotan Beserta Gambarnya

Apapun kalau di tangan orang yang kreatif tentunya bisa menjadi karya. Tapi, untuk anda yang baru belajar juga jangan berkecil hati. Anda bisa belajar dari berbagai sumber. Untuk lebih jelasnya berbagai kreasi dari sedotan, silahkan baca ulasan berikut ini.

1. Bunga Teratai.

Salah satu Kerajinan Bunga Dari Sedotan yang cukup indah dan cantik. Bagaimana tidak bunga bewarna merah muda ini terlihat menarik, bisa anda jadikan pemanis ruang tamu anda. Bunga teratai ini biasanya tumbuh di perairan. Selain warnanya cantik dan menarik, bunga teratai ini juga menyimpan sebuah makna.

Anda bisa mengambil pelaajran dari sebuah bunga teratai. Bunga ini bisa tumbuh di lingkungan air yang kotor ataupu bersih. Dimanapun buang itu tumbuh, tidak akan mengalahkan kecantikan dan juga keindahannya. Begitu juga dengan manusia, di lingkungan baik atau bukan, anda harus tetap menjadi baik.

Jangan terbawa arus dalam lingkungan yang tidak baik. Tetaplah bersikap baik dimanapun berada. Selain itu bunga teratai sebenarnya banyak yang suka. Hanya saja, bingung cara menanamnya. Karena memang bunga teratai ini membutuhkan tempat hidup di lingkungan perairan.

2. Bunga Sakura.

Tentunya anda tidak asing lagi bukan dengan nama bunga sakura. Bunga ini identik sekali dengan salah satu negara di dunia yaitu Jepang. Bunga ini hanya tumbuh di bumi Jepang saja, di Indonesia belum bisa tumbuh. Tentunya hal ini juga berkaitan dengan anatomi, fisiologi dan juga habitat tumbuhan di Jepang, berbeda dengan Indonesia.

Jika anda jalan-jalan ke Jepang, tentunya anda tidak mau ketinggalan untuk berfoto dekat bunga Sakura. Adanya hal yang tidak mungkin bunga sakura tumbuh di Indonesia, akhirnya banyak orang yang membuat alternatif untuk membuat bunga plastik yang mirip dengan bunga sakura.

Full Text:

Anggreini, E., Zulkarnain, & Ariawan, R. (2019). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Dengan problem Based Learning Pada Materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Di Kelas X SMK Yabri Terpadu Pekanbaru. Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Matematika, 7(1), 36-37.

Arrasyid, M. F. (2021). Pengembangan LKPD Berbasis Masalah Open Ended Untuk Menunjang Pembelajaran daring Dan Menumbuhkan Kemampuan Berpikir Kreatif Pada Peserta Didik Kelas X. Skripsi. Universitas Lambung Mangkurat.

Fairuz, F. R., Fajriah, N., & Danaryanti, A. (2020). Pengembangan LKPD Materi Pola Bilangan Berbasis Etnomatematika Sasirangan di Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama. EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika, 8(1), 29-37.

Fajar, F. A., Sunardi, S., & Yudianto, E. (2018). Etnomatematika Pembuatan Kerajinan Tangan Anyaman Bambu Masyarakat Osing Di Desa Gintangan Banyuwangi Sebagai Bahan Ajar Geometri. Jurnal Kadikma, 9(3), 97-108.

Hendriani, M., & Gusteti, M. U. (2021). Validitas LKPD Elektronik Berbasis Masalah Terintegrasi Nilai Karakter Percaya Diri untuk Keterampilan Pemecahan Masalah Matematika SD di Era Digital. Jurnal Basicedu, 5(4), 2430-2439.

Hobri. (2010). Metodologi Penelitian Pengembangan. Jember: Pena Salsabila.

Maghfiroh, R. L. (2022). Pengembangan E-LKPD Berbasis Etnomatematika Menggunakan Aplikasi Anyflip Materi Segiempat dan Segitiga. DIDAKTIKA: Jurnal Pemikiran Pendidikan, 28(2), 15-27.

Misliani, N. (2019). Etnomatematika Kerajinan Tangan Anyaman Masyarakat Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan Berdasarkan Konsep Geometri. Skripsi, Tarbiyah dan Keguruan.

Prastowo, A. (2014). Panduan Kreatif membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: DIVA Press.

Ratuanik, M., & Kundre, O. T. (2018). Pemanfataan Etnomatematika Kerajinan Tangan Anyaman Masyarakat Maluku Tenggara Barat Dalam Pembelajaran. Prosiding Seminar Nasional Etnomatnesia 418-422.

Rewatus, A., Leton, S. I., Fernandez, A. J., & Suci, N. M. (2020). Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Etnomatematika Pada Materi Segitiga dan Segiempat. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(2), 645-656.

Matematika merupakan ilmu penting dan berguna dalam kehidupan sehari-hari. Namun, masih ditemukannya fakta bahwa beberapa siswa mengganggap matematika merupakan pelajaran yang cukup sulit, sehingga mereka kurang menyukai pelajaran matematika. Salah satu cara untuk mengatasinya yaitu penggunaan bahan ajar interaktif yang mengaitkan kerajinan tangan anyaman bambu. Sehingga, dilakukanlah pengembangan E-LKPD berbasis etnomatematika pada materi bangun datar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses serta hasil kevalidan dan kepraktisan dari produk yang dikembangkan. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode R&D (Reseacrh and Development) dengan model 4D. Penelitian ini dilakukan hanya sampai tahap ketiga yaitu pengembangan (develop). Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar validasi serta angket respon guru dan peserta didik. Validasi dilakukan oleh dua orang ahli dan uji kepraktisan dilakukan oleh satu orang guru dan lima belas orang peserta didik. Data yang diperoleh berdasarkan kritik dan saran dari validator tersebut dianalisis secara kualitatif untuk perbaikan produk yang dikembangkan dan secara kuantitatif yaitu berdasarkan skor lembar validasi serta angket respon guru dan peserta didik. Skor yang diperoleh pada lembar validasi adalah 4,3 dengan kriteria valid. Sedangkan uji kepraktisan rata-rata persentase yang didapat adalah 85,4% dengan kategori sangat praktis. Jadi, dihasilkan E-LKPD berbasis etnomatematika kerajinan tangan anyaman bambu pada materi bangun datar kelas VII SMP yang validddan praktis.

Kata kunci: E-LKPD, Etnomatematika, Kerajinan Tangan Anyaman Bambu, Bangun Datar

Abstract: Mathematics is important and useful in everyday life. However, the fact is still found that some students consider mathematics to be quite a difficult subject, so they do not like mathematics. One way to overcome this is the use of interactive teaching materials that link woven bamboo handicrafts. Therefore, the development of E-LKPD based on ethnomathematics was carried out on plane geometry. The aim of this study was to determine the process and the results of the validity and practicality of the developed product. This research was conducted using the R&D (Research and Development) method with a 4D model. This research was carried out only until the third stage, namely the developt. Data collection techniques were carried out using validation sheets and questionnaires for teacher and student responses. Validation was carried out by two experts and the practicality test was carried out by one teacher and fifteen students. The data obtained were analyzed qualitatively, namely based on criticism and suggestions from the validator for product improvement developed and quantitatively, namely based on the score of the validation sheet and the teacher and student response questionnaires. The score obtained on the validation sheet is 4.3 with valid criteria. While the practicality test the average percentage obtained is 85.4% with a very practical category. Thus, an E-LKPD based on ethnomathematics of woven bamboo handicrafts was produced on a valid and practical class VII junior high school in plane geometry material.

Penutup

Membuat contoh kerajinan tangan dari barang bekas bisa menghasilkan nilai ekonomi yang cukup tinggi, bahkan bisa dijadikan sebagai usaha yang cukup menjanjikan. Selain memiliki nilai ekonomis, membuat kerajinan dari barang bekas bisa mengurangi sampah, sehingga lingkungan pun jadi sehat dan bersih. Jadi, tertarik untuk membuatnya sekarang juga?

Nah, Grameds bisa mendapatkan lebih banyak informasi seputar Contoh Kerajinan Tangan Dari Barang Bekas dengan membaca buku yang tersedia di Gramedia.com. Sebagai #SahabatTanpaBatas kami selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: Yufi Cantika Sukma Ilahiah


Tags: kerajinan tangan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia