Kerajinan Tangan SMP - Kreativitas dan Keahlian DIY dalam Seni Sulam dan Rajut
Apa Saja Manfaat Membuat Kerajinan Tangan dari Bahan Bekas?
1. Mengurangi Polusi
Salah satu yang dapat kita lakukan untuk menjaga dan merawat bumi agar tetap sehat dari berbagai polusi yang ada ialah mendaur ulang sampah yang tidak mudah terurai ini menjadi sebuah barang yang bisa dimanfaatkan kembali. Sebagai manusia yang tinggal di bumi, sepatutnya kita sadar bahwa semakin lama banyak polusi yang melanda. Maka dari itu, manfaatkanlah kreativitas kalian dengan mencoba untuk mendaur ulang sampah sehingga dengan begitu polusi dari hasil pembakaran sampah dapat berkurang.
2. Dapat Menghemat Energi
Manfaat berikutnya ialah sebagai penghemat energi. Akan ada banyak energi yang dibutuhkan untuk membuat sebuah produk baru. Dengan kata lain, akan ada banyak Sumber Daya Alam atau SDA yang terbuang. Apabila kita membuat produk dari bahan bekas, artinya kita tidak memerlukan SDA yang baru. Selain itu, mendaur ulang sama dengan mengurangi tumpukan sampah, lingkungan akan nampak lebih segar dan bersih, serta hemat energi.
Untuk mengasah kreativitas yang kamu miliki lebih jauh, Grameds juga dapat mempelajari bagaimana cara membuat aksesoris yang dapat digunakan setiap harinya melalui buku Keterampilan Aksesoris Gelang Tangan dibawah ini.
Itulah langkah-langkah dan cara membuat Kerajinan Tangan dari Bahan Bekas dan manfaat dari membuat Kerajinan Tangan dari Bahan Bekas.
Jika kalian tertarik dan ingin memperluas pengetahuan kalian, tentu kalian bisa temukan, beli, dan baca bukunya di Gramedia.com dan Gramedia Digital
Semoga artikel ini bermanfaat!
Full Text:
Anggreini, E., Zulkarnain, & Ariawan, R. (2019). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Dengan problem Based Learning Pada Materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Di Kelas X SMK Yabri Terpadu Pekanbaru. Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Matematika, 7(1), 36-37.
Arrasyid, M. F. (2021). Pengembangan LKPD Berbasis Masalah Open Ended Untuk Menunjang Pembelajaran daring Dan Menumbuhkan Kemampuan Berpikir Kreatif Pada Peserta Didik Kelas X. Skripsi. Universitas Lambung Mangkurat.
Fairuz, F. R., Fajriah, N., & Danaryanti, A. (2020). Pengembangan LKPD Materi Pola Bilangan Berbasis Etnomatematika Sasirangan di Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama. EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika, 8(1), 29-37.
Fajar, F. A., Sunardi, S., & Yudianto, E. (2018). Etnomatematika Pembuatan Kerajinan Tangan Anyaman Bambu Masyarakat Osing Di Desa Gintangan Banyuwangi Sebagai Bahan Ajar Geometri. Jurnal Kadikma, 9(3), 97-108.
Hendriani, M., & Gusteti, M. U. (2021). Validitas LKPD Elektronik Berbasis Masalah Terintegrasi Nilai Karakter Percaya Diri untuk Keterampilan Pemecahan Masalah Matematika SD di Era Digital. Jurnal Basicedu, 5(4), 2430-2439.
Hobri. (2010). Metodologi Penelitian Pengembangan. Jember: Pena Salsabila.
Maghfiroh, R. L. (2022). Pengembangan E-LKPD Berbasis Etnomatematika Menggunakan Aplikasi Anyflip Materi Segiempat dan Segitiga. DIDAKTIKA: Jurnal Pemikiran Pendidikan, 28(2), 15-27.
Misliani, N. (2019). Etnomatematika Kerajinan Tangan Anyaman Masyarakat Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan Berdasarkan Konsep Geometri. Skripsi, Tarbiyah dan Keguruan.
Prastowo, A. (2014). Panduan Kreatif membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: DIVA Press.
Ratuanik, M., & Kundre, O. T. (2018). Pemanfataan Etnomatematika Kerajinan Tangan Anyaman Masyarakat Maluku Tenggara Barat Dalam Pembelajaran. Prosiding Seminar Nasional Etnomatnesia 418-422.
Rewatus, A., Leton, S. I., Fernandez, A. J., & Suci, N. M. (2020). Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Etnomatematika Pada Materi Segitiga dan Segiempat. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(2), 645-656.
Matematika merupakan ilmu penting dan berguna dalam kehidupan sehari-hari. Namun, masih ditemukannya fakta bahwa beberapa siswa mengganggap matematika merupakan pelajaran yang cukup sulit, sehingga mereka kurang menyukai pelajaran matematika. Salah satu cara untuk mengatasinya yaitu penggunaan bahan ajar interaktif yang mengaitkan kerajinan tangan anyaman bambu. Sehingga, dilakukanlah pengembangan E-LKPD berbasis etnomatematika pada materi bangun datar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses serta hasil kevalidan dan kepraktisan dari produk yang dikembangkan. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode R&D (Reseacrh and Development) dengan model 4D. Penelitian ini dilakukan hanya sampai tahap ketiga yaitu pengembangan (develop). Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar validasi serta angket respon guru dan peserta didik. Validasi dilakukan oleh dua orang ahli dan uji kepraktisan dilakukan oleh satu orang guru dan lima belas orang peserta didik. Data yang diperoleh berdasarkan kritik dan saran dari validator tersebut dianalisis secara kualitatif untuk perbaikan produk yang dikembangkan dan secara kuantitatif yaitu berdasarkan skor lembar validasi serta angket respon guru dan peserta didik. Skor yang diperoleh pada lembar validasi adalah 4,3 dengan kriteria valid. Sedangkan uji kepraktisan rata-rata persentase yang didapat adalah 85,4% dengan kategori sangat praktis. Jadi, dihasilkan E-LKPD berbasis etnomatematika kerajinan tangan anyaman bambu pada materi bangun datar kelas VII SMP yang validddan praktis.
Kata kunci: E-LKPD, Etnomatematika, Kerajinan Tangan Anyaman Bambu, Bangun Datar
Abstract: Mathematics is important and useful in everyday life. However, the fact is still found that some students consider mathematics to be quite a difficult subject, so they do not like mathematics. One way to overcome this is the use of interactive teaching materials that link woven bamboo handicrafts. Therefore, the development of E-LKPD based on ethnomathematics was carried out on plane geometry. The aim of this study was to determine the process and the results of the validity and practicality of the developed product. This research was conducted using the R&D (Research and Development) method with a 4D model. This research was carried out only until the third stage, namely the developt. Data collection techniques were carried out using validation sheets and questionnaires for teacher and student responses. Validation was carried out by two experts and the practicality test was carried out by one teacher and fifteen students. The data obtained were analyzed qualitatively, namely based on criticism and suggestions from the validator for product improvement developed and quantitatively, namely based on the score of the validation sheet and the teacher and student response questionnaires. The score obtained on the validation sheet is 4.3 with valid criteria. While the practicality test the average percentage obtained is 85.4% with a very practical category. Thus, an E-LKPD based on ethnomathematics of woven bamboo handicrafts was produced on a valid and practical class VII junior high school in plane geometry material.
10 Kerajinan Dari Sedotan Beserta Gambarnya
Apapun kalau di tangan orang yang kreatif tentunya bisa menjadi karya. Tapi, untuk anda yang baru belajar juga jangan berkecil hati. Anda bisa belajar dari berbagai sumber. Untuk lebih jelasnya berbagai kreasi dari sedotan, silahkan baca ulasan berikut ini.
1. Bunga Teratai.
Salah satu Kerajinan Bunga Dari Sedotan yang cukup indah dan cantik. Bagaimana tidak bunga bewarna merah muda ini terlihat menarik, bisa anda jadikan pemanis ruang tamu anda. Bunga teratai ini biasanya tumbuh di perairan. Selain warnanya cantik dan menarik, bunga teratai ini juga menyimpan sebuah makna.
Anda bisa mengambil pelaajran dari sebuah bunga teratai. Bunga ini bisa tumbuh di lingkungan air yang kotor ataupu bersih. Dimanapun buang itu tumbuh, tidak akan mengalahkan kecantikan dan juga keindahannya. Begitu juga dengan manusia, di lingkungan baik atau bukan, anda harus tetap menjadi baik.
Jangan terbawa arus dalam lingkungan yang tidak baik. Tetaplah bersikap baik dimanapun berada. Selain itu bunga teratai sebenarnya banyak yang suka. Hanya saja, bingung cara menanamnya. Karena memang bunga teratai ini membutuhkan tempat hidup di lingkungan perairan.
2. Bunga Sakura.
Tentunya anda tidak asing lagi bukan dengan nama bunga sakura. Bunga ini identik sekali dengan salah satu negara di dunia yaitu Jepang. Bunga ini hanya tumbuh di bumi Jepang saja, di Indonesia belum bisa tumbuh. Tentunya hal ini juga berkaitan dengan anatomi, fisiologi dan juga habitat tumbuhan di Jepang, berbeda dengan Indonesia.
Jika anda jalan-jalan ke Jepang, tentunya anda tidak mau ketinggalan untuk berfoto dekat bunga Sakura. Adanya hal yang tidak mungkin bunga sakura tumbuh di Indonesia, akhirnya banyak orang yang membuat alternatif untuk membuat bunga plastik yang mirip dengan bunga sakura.
Tags: kerajinan tangan