Kerajinan Tangan Cantik untuk Anak - Ide Kreatif dan Panduan DIY
Kura-kura dari piring kertas
sixcleversisters.com
Kerajinan seni ini akan membantu balita belajar tentang dimensi, bentuk, warna, dari hewan yang dikenal memiliki tempurung di bagian belakang tubuhnya. Mama mungkin bisa mengenalkan anak perbedaan kura-kura dan penyu melalui kerajinan ini.
Bacakan setiap jenis fakta yang menyenangkan, yang akan membuat anak mama tertarik selama waktu kerajinan. Cukup letakkan piring kertas menghadap ke bawah dan warnai bagian belakangnya,
Kemudian hias lagi menggunakan kertas warna warni atau gambar dengan spidol. Selanjutnya, gunakan potongan karton hijau untuk membuat kaki dan wajah.
7. Tingkatkan Konsentrasi
Kerajinan tanah liat adalah kegiatan yang sangat baik bagi anak kecil untuk membantu mereka mengembangkan keterampilan observasi dan konsentrasi mereka.
Dengan tanah liat, anak-anak dapat belajar mengamati bentuk dan tekstur bahannya, serta berlatih memanipulasi tanah liat menjadi bentuk yang berbeda.
Ini membantu mereka untuk tetap fokus dan mengembangkan keterampilan konsentrasi mereka. Kerajinan tanah liat juga merupakan cara yang bagus untuk mendorong pemikiran dan pemecahan masalah, karena anak-anak harus berpikir kreatif dan hati-hati untuk menciptakan hasil yang diinginkan.
Kesimpulannya, kerajinan tanah liat atau clay pada anak usia dini merupakan kegiatan yang sangat baik karena membantu mengembangkan keterampilan motorik halus dan kasar, kemampuan sensorik, fokus, keterampilan memecahkan masalah, dan kreativitas.
Kerajinan tanah liat adalah cara yang bagus untuk membantu anak-anak belajar, tumbuh, dan berkembang sambil bersenang-senang. Kita sebagai orang tua harus mempertimbangkan untuk memperkenalkan kerajinan tanah liat kepada anak-anak mereka untuk membantu mereka belajar dan tumbuh dengan cara yang menyenangkan dan kreatif.
Ikan warna-warni dari kertas
Parenting.firstcry.com
Jika si Kecil memiliki lebih banyak kertas warna, ini tentu bisa Mama manfaatkan untuk mengajaknya membuat prakraya yang mudah dan menggemaskan. Seperti membuat ikan warna-warni. Bahannya pun mudah didapat.
Pertama Mama bisa siapkan kertas warna, mata gogly untuk hiasan mata pada ikan, spidol hitam, payet warna, gunting, lem, stapler. Cara membuatnya pun mudah, yuk simak berikut ini:
- Potong kertas warna menjadi dua bagian. Potongnya harus dalam bentuk memanjang ya, Ma.
- Dari satu potongan panjang itu, potong segitiga dari ujung kertas. Lalu minta si Kecil melipat kertas tersebut tanpa membuat lipatan di tengah sehingga kedua ujungnya saling bersentuhan.
- Sekarang potong segitiga dari tepi yang terlipat dan minta si Kecil untuk menggambar garis dengan spidol hitam pada segitiga ini agar terlihat seperti sirip. Pastikan ia juga menggambar garis di bagian belakang potongan segitiga.
- Sekarang masukkan segitiga kecil di samping dan stapler mereka untuk menutup persegi panjang dan segitiga agar terlihat seperti sirip. Tekuk sedikit untuk memberikan tampilan dua dimensi.
- Ambil lem dan rekatkan mata googly di setiap sisi mulut ikan.
- Ambil segitiga besar dan tempel di belakang untuk membuat sirip kembali.
- Tempatkan lem dengan cara dot di seluruh tubuh ikan. Tempelkan payet ke titik-titik ini untuk membuat ikan berwarna-warni.
- Biarkan lem mengering dan ikan kertas sudah siap dimainkan.
3. Botol Bekas
Botol bekas seringkali dibiarkan terbengkalai dan tidak terpakai di rumah. Daripada hanya menjadi sampah, lebih baik kumpulkan dan jadikan kerajinan yang sederhana. Misalnya menjadi tempat pensil.
Yang dibutuhkan yaitu botol bekas, flanel aneka warna, gunting dan lem. Cara pembuatannya yaitu potong dulu bagian atas botol. Tutup sehelai kain flanel pada bagian luar botol. Gambar pola pada sehelai kertas. Pola bisa apa saja. Bola binatang atau pola huruf nama si kecil.
Lalu tempelkan pola pada kain flanel yang lainnya. Cukup menggunting flanel sesuai dengan pola. Kemudian ajak si kecil menempelkan flanel pada botol yang sudah jadi tadi. Tempat pensil pun sudah jadi.
Tags: kerajinan tangan untuk anak