... 10 Ide Kerajinan Tangan Mudah untuk Lansia: Panduan DIY dan Pola Jahitan

Kerajinan Tangan Rajut dan DIY untuk Lansia - Membuat Karya Indah dengan Jarum dan Benang

5. Menari atau bermain musik

Jika lansia bisa bermain musik, kegiatan ini bisa dijadikan hobi untuk mengisi waktu luang. Dikutip dari seniorlifepa.com, bermain musik dapat meningkatkan suasana hati lansia, membangkitkan memori bahagia, serta meningkatkan kesehatan mental dan fisik secara keseluruhan. Baca juga: Bermain Musik Dapat Mengurangi Gejala Demensia? Ini Penjelasannya Selain bermain musik, menari juga bisa jadi pilihan hobi lain bagi lansia. Hobi ini bisa membantu menjaga kebugaran tubuh. Menari secara teratur dapat mempertahankan kekuatan otot dan tulang lansia, memperbaiki postur, dan meningkatkan kesinambungan serta koordinasi antara irama dan gerakan. Itulah lima hobi yang dapat dilakukan lansia agar tetap aktif dan produktif. Selain fisik, kelima hobi tersebut bisa menjaga kesehatan mental lansia. Oleh karena itu, usia senja tidak boleh menjadi halangan bagi lansia untuk tetap aktif dan percaya diri dalam beraktivitas, apalagi ketika melakukan hobi yang disukai. Akan tetapi, selain masalah kebugaran, lansia juga kerap mengalami inkontinensia urin atau kebocoran urin.

Dok. Freepik Ilustrasi lansia dan popok celana.

Kegiatan untuk Lansia agar Tetap Aktif dan Sehat

Menggerakkan bagian tubuh ketika melakukan aktivitas memberikan dampak positif bagi kesehatan fisik manusia, tidak terkecuali pada lansia [2].

Meskipun kondisi fisiknya sudah tak sekuat saat muda, namun lansia juga tetap dapat melakukan beragam aktivitas untuk menjaga kebugaran tubuh dan tetap aktif.

Lantas, apa saja contoh kegiatan yang aman untuk lansia? Simak selengkapnya dalam uraian di bawah ini.

1. Olahraga

Aktivitas fisik juga merupakan hal penting bagi lansia karena dapat memberikan dampak positif pada kesehatan tubuhnya.

Adapun beberapa pilihan olahraga yang aman untuk lansia antara lain seperti jalan kaki atau yoga [2].

2. Berkebun

Berkebun juga bisa menjadi pilihan kegiatan untuk lansia yang bisa dicoba di rumah.

Selain mengisi waktu luang, aktivitas ini juga dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin D lansia dari sinar matahari.

3. Memasak

Untuk para lansia pecinta kuliner, memasak bisa jadi pilihan kegiatan fisik yang menyenangkan.

Anda bisa mengajak mereka ke dapur untuk berkreasi membuat beragam menu makanan sehat yang bisa dikonsumsi.

4. Bermain atau Mendengarkan Musik

Tidak hanya aktivitas sehari-hari, melakukan kegiatan seni seperti mendengarkan dan bermain musik juga dapat menjadi opsi lain yang aman untuk dicoba.

Hal ini didukung dengan hasil penelitian jurnal Frontiers in Psychology yang menyatakan bahwa musik dapat membantu meningkatkan kemampuan kognitif lansia di rentang usia 60-90 tahun [2].

5. Membuat Kerajinan Tangan

Tidak hanya bermain musik, Anda juga dapat mengajak mereka untuk membuat kerajinan tangan sebagai opsi kegiatan seni lainnya.

Selain mengusir rasa jenuh, kegiatan ini juga dapat membantu mengasah kemampuan artistik lansia.

6. Membaca dan Menulis

Untuk mengasah kemampuan berpikir lansia, membaca dan menulis bisa jadi pilihan kegiatan yang tepat.

3. Kerajinan tangan

Hobi yang cocok untuk lansia berikutnya adalah membuat kerajinan tangan. Sekalipun tak banyak melakukan aktivitas fisik, seperti olahraga dan berkebun, kegiatan membuat kerajinan tangan dapat membantu lansia mengatasi kecemasan dan stres. Kegiatan itu juga melatih lansia untuk berkesadaran (mindfulness). Sebab, lansia akan fokus pada kegiatan membuat kerajinan tangan saja, bukan pada hal lain. Selain itu, aktivitas tersebut pun dapat membantu lansia merasa produktif dan berharga ketika berhasil menyelesaikan karyanya. Hasil kerajinan juga dapat diberikan kepada anggota keluarga. Apresiasi dari anggota keluarga akan membuat lansia merasa dicintai.

Berteman dengan “anak berbulu” atau “anabul” bisa menjadi salah satu hobi yang dapat dilakukan lansia. Dilansir dari cigna.com, memelihara hewan dapat mendorong lansia melakukan aktivitas di luar ruangan. Pada akhirnya, kegiatan ini bisa berkontribusi pada fungsi kognitif dan sosial lansia. Memiliki hewan peliharaan juga dianggap mampu menurunkan tekanan darah, kadar kolesterol, dan trigliserida. Selain itu, hobi ini juga bisa berdampak pada pengurangan stres dan membuat lansia lebih bahagia.

Bagaimana memilih aktivitas yang tepat untuk lansia?

Lansia dapat menentukan kegiatan yang cocok dengan mempertimbangkan hobi dan minat, menyadari kondisi fisiknya, serta memahami tuntutan fisik yang diperlukan.

Ambil contoh, lansia tidak mungkin melakukan kegiatan pendakian jika memiliki sakit lutut. Sebaliknya, orang dengan kondisi ini mungkin masih dapat melakukan olahraga jalan kaki setiap pagi.

Aktivitas fisik untuk lansia

Aktivitas lansia, terutama fisik, sebaiknya dilakukan sesuai kemampuan dan tidak berlebihan.

Bila perlu konsultasikan dengan dokter demi menjaga keselamatan lansia . S elain itu lansia juga bisa mempertimbangkan rekomendasi berikut.

  • Paling sedikit 150 menit aktivitas fisik berintensitas sedang atau 75 menit aktivitas fisik berintensitas berat selama seminggu.
  • Setiap beraktivitas fisik, pastikan durasinya berlangsung selama paling sebentar 10 menit.
  • Jika sudah terbiasa dengan anjuran minimal tersebut, biasakan untuk beraktivitas fisik sedang selama 300 menit atau beraktivitas fisik berat selama 150 menit dalam seminggu.
  • Lansia yang memiliki masalah koordinasi tubuh sebaiknya melakukan latihan keseimbangan paling sedikit 3 kali seminggu.
  • Latihan otot paling sedikit 2 kali seminggu.

Tags: kerajinan tangan untuk

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia