Kerajinan Tangan Rajut dan DIY untuk Lansia - Membuat Karya Indah dengan Jarum dan Benang
Bagaimana memilih aktivitas yang tepat untuk lansia?
Lansia dapat menentukan kegiatan yang cocok dengan mempertimbangkan hobi dan minat, menyadari kondisi fisiknya, serta memahami tuntutan fisik yang diperlukan.
Ambil contoh, lansia tidak mungkin melakukan kegiatan pendakian jika memiliki sakit lutut. Sebaliknya, orang dengan kondisi ini mungkin masih dapat melakukan olahraga jalan kaki setiap pagi.
Aktivitas fisik untuk lansia
Aktivitas lansia, terutama fisik, sebaiknya dilakukan sesuai kemampuan dan tidak berlebihan.
Bila perlu konsultasikan dengan dokter demi menjaga keselamatan lansia . S elain itu lansia juga bisa mempertimbangkan rekomendasi berikut.
- Paling sedikit 150 menit aktivitas fisik berintensitas sedang atau 75 menit aktivitas fisik berintensitas berat selama seminggu.
- Setiap beraktivitas fisik, pastikan durasinya berlangsung selama paling sebentar 10 menit.
- Jika sudah terbiasa dengan anjuran minimal tersebut, biasakan untuk beraktivitas fisik sedang selama 300 menit atau beraktivitas fisik berat selama 150 menit dalam seminggu.
- Lansia yang memiliki masalah koordinasi tubuh sebaiknya melakukan latihan keseimbangan paling sedikit 3 kali seminggu.
- Latihan otot paling sedikit 2 kali seminggu.
Penutup
Membuat contoh kerajinan tangan dari barang bekas bisa menghasilkan nilai ekonomi yang cukup tinggi, bahkan bisa dijadikan sebagai usaha yang cukup menjanjikan. Selain memiliki nilai ekonomis, membuat kerajinan dari barang bekas bisa mengurangi sampah, sehingga lingkungan pun jadi sehat dan bersih. Jadi, tertarik untuk membuatnya sekarang juga?
Nah, Grameds bisa mendapatkan lebih banyak informasi seputar Contoh Kerajinan Tangan Dari Barang Bekas dengan membaca buku yang tersedia di Gramedia.com. Sebagai #SahabatTanpaBatas kami selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.
Penulis: Yufi Cantika Sukma Ilahiah
Manfaat Melakukan Aktivitas untuk Lansia
Bagi para lansia tanpa penyakit kronis tertentu, melakukan aktivitas agar tetap aktif justru akan membawa segudang manfaat untuk kesehatan tubuh [1].
Adapun beberapa contoh manfaatnya adalah:
1. Menurunkan Risiko Berbagai Penyakit
Berdasarkan hasil penelitian dari Journal of American Family Physician, kegiatan untuk lansia memiliki manfaat penting dalam meminimalisir risiko berbagai macam penyakit seperti hipertensi, stroke, jantung koroner, diabetes, bahkan kanker [1].
2. Menjaga Kesehatan Tulang
Selain fungsi kognitif, umumnya para lansia juga akan mengalami penurunan kepadatan tulang saat memasuki usia 40 tahun [1].
Inilah mengapa, melakukan kegiatan untuk lansia diperlukan agar dapat terhindar dari risiko osteoporosis.
3. Meningkatkan Massa Otot
Jika dilakukan secara rutin, aktivitas untuk lansia juga dapat meningkatkan massa otot. Sebagai informasi, penambahan umur pada manusia juga akan diiringi dengan pengurangan massa otot [1].
4. Meningkatkan Fungsi Kognitif
Manfaat selanjutnya dari kegiatan untuk lansia adalah dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif otak.
Seiring berjalannya usia, fungsi organ tubuh manusia juga akan mengalami penurunan, tidak terkecuali dengan otak [1].
Inilah mengapa, para lansia cenderung identik dengan berbagai gangguan kognitif seperti demensia (pikun) atau bahkan penyakit alzheimer [1].
Padahal, otot merupakan bagian tubuh yang memiliki peran penting dalam menunjang kinerja organ lainnya seperti tangan dan kaki.
Jika tidak dijaga, tentunya hal ini dapat berdampak negatif pada lansia.
5. Menjaga Kesehatan Mental
Melakukan kegiatan untuk lansia juga dapat berdampak baik bagi mental mereka [1].
Melalui aktivitas fisik atau sosial tersebut, lansia bisa melepaskan hormon endorfin sehingga akan merasa bahagia dan memiliki mood yang lebih baik [2].
5. Menari atau bermain musik
Jika lansia bisa bermain musik, kegiatan ini bisa dijadikan hobi untuk mengisi waktu luang. Dikutip dari seniorlifepa.com, bermain musik dapat meningkatkan suasana hati lansia, membangkitkan memori bahagia, serta meningkatkan kesehatan mental dan fisik secara keseluruhan. Baca juga: Bermain Musik Dapat Mengurangi Gejala Demensia? Ini Penjelasannya Selain bermain musik, menari juga bisa jadi pilihan hobi lain bagi lansia. Hobi ini bisa membantu menjaga kebugaran tubuh. Menari secara teratur dapat mempertahankan kekuatan otot dan tulang lansia, memperbaiki postur, dan meningkatkan kesinambungan serta koordinasi antara irama dan gerakan. Itulah lima hobi yang dapat dilakukan lansia agar tetap aktif dan produktif. Selain fisik, kelima hobi tersebut bisa menjaga kesehatan mental lansia. Oleh karena itu, usia senja tidak boleh menjadi halangan bagi lansia untuk tetap aktif dan percaya diri dalam beraktivitas, apalagi ketika melakukan hobi yang disukai. Akan tetapi, selain masalah kebugaran, lansia juga kerap mengalami inkontinensia urin atau kebocoran urin.
Dok. Freepik Ilustrasi lansia dan popok celana.
3. Kerajinan tangan
Hobi yang cocok untuk lansia berikutnya adalah membuat kerajinan tangan. Sekalipun tak banyak melakukan aktivitas fisik, seperti olahraga dan berkebun, kegiatan membuat kerajinan tangan dapat membantu lansia mengatasi kecemasan dan stres. Kegiatan itu juga melatih lansia untuk berkesadaran (mindfulness). Sebab, lansia akan fokus pada kegiatan membuat kerajinan tangan saja, bukan pada hal lain. Selain itu, aktivitas tersebut pun dapat membantu lansia merasa produktif dan berharga ketika berhasil menyelesaikan karyanya. Hasil kerajinan juga dapat diberikan kepada anggota keluarga. Apresiasi dari anggota keluarga akan membuat lansia merasa dicintai.
Berteman dengan “anak berbulu” atau “anabul” bisa menjadi salah satu hobi yang dapat dilakukan lansia. Dilansir dari cigna.com, memelihara hewan dapat mendorong lansia melakukan aktivitas di luar ruangan. Pada akhirnya, kegiatan ini bisa berkontribusi pada fungsi kognitif dan sosial lansia. Memiliki hewan peliharaan juga dianggap mampu menurunkan tekanan darah, kadar kolesterol, dan trigliserida. Selain itu, hobi ini juga bisa berdampak pada pengurangan stres dan membuat lansia lebih bahagia.
Tags: kerajinan tangan untuk