Kecantikan dalam Keterampilan Tangan - Menyelami Dunia Kerajinan Tas Anyaman
Fungsi Kerajinan Anyaman
Kerajinan anyaman memiliki banyak bentuk, ukuran, dan fungsi - wonderverse
Kerajinan anyaman di Indonesia biasanya digunakan untuk barang sehari-hari. Masing-masing produk anyaman memiliki bentuk, ukuran, dan fungsinya masing-masing, mulai dari aseupan (pengukus nasi), boboko (tempat nasi), besek (kemasan hantaran), hihid (kipas), samak (tikar), serta keranjang.
Produk anyaman yang digunakan sebagai barang sehari-hari umumnya anyaman halus dan motifnya lebih terlihat. Ada pula jenis yang disebut anyaman kasar yang digunakan sebagai bahan arsitektur untuk membuat rumah, kandang, keramba, hingga bubu (perangkap ikan).
Produk Anyaman ketak
Bentuk hasil kerajinan anyaman ketak rotan di desa Beleka Lombok Tengah ini yaitu ada yang berbentuk oval, segi empat dan bulat. Bentuk oval yaitu tempat buah, tas, dan nampan.
Bentuk bulat yaitu keranjang, baskom, nampan kopi, piring, tudung mangkok, tempat air gelas, tempat sajian buah, nampan. Bentuk segi empat yaitu keranjang buah, keranjang buah runtutan, tas, tempat tisu, dan keranjang.
Anda bisa mendapatkan berbagai macam produk ini tanpa perlu berkunjung ke tempatnya sekarang, Anda tinggal memesannya secara online dan memilih jasa pengiriman barang yang ada dan tunggu saja barangnya sampai rumah Anda.
Jadi tak salah lagi bagi yang menginginkan produk anyaman ketak yang unik dan beda. Karena hasil buatan tangan ini memiliki value tersendiri bagi para kolektornya.
Sebagai anak bangsa tentunya kita harus bangga menjadi bagian dan memilik keragaman budaya mulai dari kain tenun sampai dengan anyaman ketak. Agar semakin banyak yang mengetahuinya jangan biarkan informasi ini berhenti di Anda. Ayo sebarkan!
Bagikan ini:
Keunikan Anyaman Ketak
Produk kerajinan tangan ketak ini dibuat secara tradisional untuk mepertahankan tradisi turun temurun, dan terus dilestarikan dengan terus diajarkan kepada para generasi mudanya.
Sebelum dianyam menjadi barang-barang yang cantik bahan bakunya terlebih dulu dijemur selama 3 hari agar menghasilkan warna yang sesuai, kemudian dilanjutkan dengan proses pengeringan selama tiga hari tiga malam.
Sehingga menghasilkan produk kerajinan yang aman dari jamur, rayap, bebas bahan kimia, ditambah dengan semakin lama kerajinan ketak itu disimpan warnanya akan semakin terbentuk dan eksotis.
Hal inilah yang membuat kerajinan ketak sangat unik, sehingga banyak wisatawan mancanegara maupun wisatawan lokal yang tertarik mengikuti proses pembuatannya secara langsung.
Tags: kerajinan