Kecantikan dalam Keterampilan Tangan - Menyelami Dunia Kerajinan Tas Anyaman
Noken
Noken | Foto: Wikipedia
Tas tradisional dari Papua yang masuk dalam daftar Warisan Budaya Tak Benda UNESCO ini terbuat dari serat kulit kayu pohon Manduam dan pohon Nawa (Anggrek hutan). Noken sebagai wadah untuk membawa barang bawaan memiliki filosofi sebagai simbol kehidupan yang baik, perdamaian, serta kesuburan bagi masyarakat Papua. Uniknya, tidak seperti tas biasa yang disangkutkan ke bahu, tas ini dipakai dengan cara disangkutkan di kepala sementara bagian kantungnya menjuntai ke punggung.
Tenang saja, Kawan enggak mesti mengikuti cara membawa noken seperti masyarakat Papua, kok! Tas ini cocok banget untuk digunakan sebagai reusable bag saat berbelanja karena sifatnya yang sangat kuat dan muat banyak barang. Harganya sendiri bervariasi, mulai dari Rp100.000 hingga Rp500.000 saja.
Produk Anyaman ketak
Bentuk hasil kerajinan anyaman ketak rotan di desa Beleka Lombok Tengah ini yaitu ada yang berbentuk oval, segi empat dan bulat. Bentuk oval yaitu tempat buah, tas, dan nampan.
Bentuk bulat yaitu keranjang, baskom, nampan kopi, piring, tudung mangkok, tempat air gelas, tempat sajian buah, nampan. Bentuk segi empat yaitu keranjang buah, keranjang buah runtutan, tas, tempat tisu, dan keranjang.
Anda bisa mendapatkan berbagai macam produk ini tanpa perlu berkunjung ke tempatnya sekarang, Anda tinggal memesannya secara online dan memilih jasa pengiriman barang yang ada dan tunggu saja barangnya sampai rumah Anda.
Jadi tak salah lagi bagi yang menginginkan produk anyaman ketak yang unik dan beda. Karena hasil buatan tangan ini memiliki value tersendiri bagi para kolektornya.
Sebagai anak bangsa tentunya kita harus bangga menjadi bagian dan memilik keragaman budaya mulai dari kain tenun sampai dengan anyaman ketak. Agar semakin banyak yang mengetahuinya jangan biarkan informasi ini berhenti di Anda. Ayo sebarkan!
Bagikan ini:
Tags: kerajinan