... Panduan Kerajinan Tekat Riau: Cara Membuat Seni Sulaman Tradisional!

Kerajinan Tekat Riau - Kecantikan Seni Jahit Tradisional untuk Inspirasi DIY Anda

BUDAYA RIAU

Pada topik kali ini kita akan membahas provinsi baru yang berasal dari pemekaran daerah yang mayoritas bermasyarakat melayu, Provinsi Riau. Yaitu Provinsi Kepulauan Riau. Provinsi Kepulauan Riau merupakan provinsi ke-32 di Indonesia yang mencakup Kota Tanjung Pinang, Kota Batam, Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, Kabupaten Natuna, Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kabupaten Lingga. Terbentuknya provinsi ini berdasarkan Undang-undang Nomor 25 tahun 2002.

Sekarang, Kota Tanjung Pinang merupakan pusat kebudayaan Melayu, karena hingga saat ini melayu masih kental dalam kehidupan sehari-hari masyarakatnya. Seperti Gurindam 12 yang diciptakan oleh Raja Ali Haji mengangakt citra negeri ini bahkan tersohor keseluruh negeri. Begitu juga dengan julukan “kota gurindam negeri pantun” yang hingga saat ini masyarakatnya tidak pernah lupa akan sejarah dan budaya Melayu. Provinsi ini juga kaya akan keanekaragaman budayanya, seperti apa? Mari kita mengenal rumah adat, tarian tradisional, dan lain sebagainya pada bahasan kali ini.

Kerajinan Tekat Riau

  • Corak Bunga. Dalam corak bunga, biasanya yang digunakan adalah bentuk bunga seperti bunga bakung, melati, kundur, bunga hutan, bunga dari cengkeh, setaman, bunga serangkai, berseluk, dan beberapa bunga yang lain.
  • Corak Kuntum. Kuntum juga sering digunakan sebagai motiv dalam Tetak. Beberapa corak kuntum yang biasa digunakan antara lain, kuntum kembar, kuntum serangkai, kuntum merekah, kuntum jeruju dan lain-lain.
  • Corak daun, buah dan akar-akaran.. Daun buah dan akar-akaran biasa digunakan untuk menghiasi motiv Tetak ini. Dengan berbagai macam bentuk daun, buah dan akar-akaran. Pada buah misalnya, bisa digunakan corak buah delima, anggur dan pisang-pisangan.
  • Corak Hewan. Selain tumbuhan, corak hewan juga sering digunakan dalam membuat motiv pada Tetak.
  • Corak alam. Corak alam yang digunakan pada Tetak meliputi gambar awan, gasing-gasing, dan wajit-wajit.

Songket berasal dari kata sungkit yang artinya adalah mencungkil. Kain songket merupakan salah satu kerajinan tangan asli Riau yang populer dan sering diburu oleh orang yang bepergian ke Riau. Hal ini karena pada songket Riau terdapat motiv-motiv yang sangat khas dan tidak bisa ditemukan di tempat lain. Berdasarkan sejarahnya, songket dibawa pertama kali oleh seorang pengrajin yang berasal dari kerajaan Trengganu.

Pada masa awal perkembangannya, Tetak ini awalnya dibuat dengan menggunakan cara tenun tumpu. Kemudian berkembang menggunakan alat yang dinamakan Kik. Pada zaman dahulu, setiap pembuatan kain songket selalu menggunakan sutra dan untuk membuat motivnya menggunakan benang emas dan perak. Akan tetapi, sekarang hal itu dirasa terlalu mahal, maka orang-orang menggunakan bahan-bahan yang lebih sederhana akan tetapi tidak meninggalkan kualitas dan keindahan kain songket dari Riau tersebut. Riau terkenal dengan motiv-motiv songket yang khas. Beberapa di antaranya adalah, motiv kuntum bunga, siku awan, siku tunggal, daun tunggal, mata panah, dan tabir bintang.

Rumah Tenun Wan Fitri

Instagram.com/tenun_wan_fitri

Nah, salah satu tempat penghasil kerajinan Riau yang paling terkenal adalah, Rumah Tenun Wan Fitri ini yang berlokasi di Jalan Kayumanis (Subrantas Lama), No. 44 Kelurahan Tirta Siak, Kota Pekanbaru, Riau.

Riau dikenal dengan songket Melayunya. Maka tak heran, kain tenun khas Riau ini selalu terlihat berseni tinggi dengan corak-corak yang rumit namun menawan. Dan bagi yang belum tahu, hasil karya Rumah Tenun Wan Fitri ini, pernah dipakai oleh para presiden Indonesia. Mulai dari BJ Habibie, Susilo Bambang Yudhoyono, hingga Joko Widodo, pernah memakai hasil karya rumah tenun ini.

Itulah lima rekomendasi tempat belanja kerajinan di Riau. Jangan lupa mampir saat kamu berkesampatan pergi ke Riau. Namun selalu perhatikan protokol kesehatan yang ada ya.

Kerajinan Anyaman dari Riau

Salah satu kerajinan tangan dari Riau yang terkenal hingga ke seluruh dunia adalah anyamannya. Kerajinan anyam dari Riau ini sejatinya sudah dikenal sejak lama. Bahkan sejak masa kerajaa Riau yang pertama, kerajinan anyaman ini sudah dikenal. Dalam perkembangannya, kerajinan ini diturunkan secara turun temurun dari tiap generasi hingga sekarang. Di Riau, untuk masalah anyaman, terdapat beberapa jenis anyaman. Jenis-jenis anyaman itu antara lain,

  • Anyaman Pandan. Anyaman pandan adalah anyaman yang dibuat dari daun pandan yang dikeringkan kemudian di anyam sesuai dengan bentuk yang diinginkan.
  • Anyaman Bambu. Berikutnya adalah anyaman bambu. Anyaman bambu adalah anyaman yang dibuat dari bambu yang dipilah tipis-tipis sehingga lentur dan bisa dianyam.
  • Anyaman Rotan. Rotan adalah salah satu bagian tumbuhan yang bisa ditemukan dengan mudah di Riau. Rotan juga merupakan bagian tumbuhan yang kuat sehingga ketika dijadikan sebagai salah satu karya kerajinan tangan, rotan bisa tahan lama.

Kerajinan anyaman ini awalnya digunakan sebagai peralatan untuk upacara-upacara adat untuk acara tertentu. Akan tetapi, seiring berkembangnya zaman, kerajinan tangan itu kini menjadi sebuah komoditi yang membantu ekonomi beberapa kelompok masyarakat di Riau. Kerajinan tangan ini utamanya terdapat di daerah Pelalawan, Rakan, Rokan Hulu, dan Kuanta Senggigi.

KERAJINAN MELAYU RIAU

Kerajinan tekat adalah : kerajinan berupa sulaman tangan yang melekatkan benang emas pada bidang kertas

Dalam perkembangan corak nya, pengertian "TEKAT" bukan lagi terbatas pada melekatkan benang emas pada bidang kertas berpola, tetapi teknik penyulaman berkembang pada ragam bahan yang ditekatkan.

Pada dasar nya ,kapan pasti nya kerajinan tekat ini mulai berkembang di melayu riau sulit untuk di pastikan

Kerajinan tekat di kerjakan pada teknologi manual yang masih mengandalkan tangan dan alat peregangan kain berupa meja segi empat yang terbuat dari kayu.

1.kain beludru, sebagai bahan dasar menekat/melekatkan motif 3.benang jahit , sebagai benang untuk menjahitkan benang emas ke pola motif dan beludru 4.kertas prada emas/perak,kertas yang di gunakan sebagai motif menekat 5.benang emas, benang khusus berwarna emas yang akan ditekatkan pada pola kertas prada diatas bludru 8.lem,digunakan untuk merekatkan kertas perada emas yang selesai di motif pada bidang bludru. 1.penjahit, di gunakan untuk menjahitkan benang emas ke motif diatas bludru 2.gunting besar/ kecil, digunakan untuk memotong kain atau motif 4.hackter,digunakan untuk menjepitkan pola motif pada prada ,agar tidak goyang 5.ballpoint/pensil, digunakan untuk menggambar pola motif 6.meja pembidangan/meja kayu rendah segi empat tanpa alas atas,sebagai media penekatan 7.paku payung, digunakan untuk menjepitkan kain bludru pada sekeliling pinggir meja pembidangan Gambar di samping merupakan bahan bahan yang di perlukan dalam menekat Cara pembuatan tekat dapat di kelompokan menjadi beberapa bahagian:

dalam pembuatan tekat , sangat perlu adanya pola untuk menciptakan suatu motif yang bagus, pola - pola

Corak bunga bungaan jumlah nya sangat relatif banyak,seperti,bunga bakung,bunga melati,bunga kundur,bunga hutan, bunga cengkeh,bunga setaman,bunga serangkai,bunga berseluk,bunga bersanggit,bunga sejurai,bunga kembar,bunga tunggal,dan kembang selari,dsbnya Corak kuntum antara lain,kuntum tak jadi,kuntum merekah,kuntum serangkai,kuntum bersanding,kuntum kembar,kuntum berjurai,kuntum jeruju,kuntum setanding,kuntum tak Corak daundiantara nya, daun bersusun,daun sirih,daun keladi,susun sirih pengantin,daun Corak buah diantara nya,tampuk manggis,buah hutan,buah bdelima,buah anggur,buah Corak akar-akaran diantara nya, kaluk pakis,belah rotan,pucuk rebung,akar melilit,akar itik pulang petang, ayam jantan,ayam bersabung,burung punai,semut beriring,garuda menyambar,merak sepasang,siku keluang,burung balam,burung serindit,lebah begayut

Pilihan motif pun di pola pada kertas, dan diciplak/dipindahkan kekertas perada emas, kemudian di gunting


Tags: kerajinan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia