Kerajinan Tikar Pandan - Seni Anyaman Pandan dalam Kesenian Sulaman dan DIY
Lokasi Sentra Tikar Pandan
Sentra tikar pandan berada di Desa Somawangi, Kecamatan Mandiraja. Sepanjang melewati jalan di empat rukun tetangga, kita akan disuguhi pemandangan berupa kumpulan daun pandan yang sedang dijemur di teras rumah warga.
Lokasinya bukan di pedalaman, sih. Hanya saja cukup jauh dari pusat kota dan akses jalannya pun kurang mendukung. Itu sebabnya keberadaan sentra ini kurang diketahui publik.
Padahal, dalam empat RT, ada sekitar 150 ibu-ibu yang rutin membuat tikar pandan. Aku kagum karena perempuan di sini tak hanya berpangku tangan. Tapi mau ambil peran demi kehidupan yang lebih mapan. Meskipun menganyam cuma sambilan, nyatanya bisa menjadi salah satu sumber penghasilan.
Tikar Pandan Sebagai Sumber Penghidupan
Tinggal di kawasan perdesaan, kerap kali membuat kita putar otak memanfaatkan sumber daya alam untuk penghidupan. Menjadi petani, pekebun, atau perajin adalah pilihan. Seperti para ibu rumah tangga di salah satu desa, di Banjarnegara, yang memilih menjadi perajin tikar pandan.
"Eh, beneran di Banjarnegara ada yang bikin tikar pandan?" Begitu kira-kira kalimat yang sering aku dengar setiap menceritakan keberadaan industri ini. Maklum, Banjarnegara memang bukan daerah penghasil pandan berduri. Tasikmalaya, Yogyakarta, atau Kebumen mungkin lebih familier sebagai sentra anyaman pandan bagi penikmat seni.
Respon mereka sama denganku ketika pertama kali tahu ada perajin tikar pandan di Banjarnegara. Bahkan, aku hampir nggak percaya. Sampai akhirnya, awal tahun 2018 aku datang ke balai desa setempat untuk mengonfirmasi keberadaaanya. Benar saja, ternyata sentra tikar pandan ada di desa tersebut sejak puluhan tahun lalu dan masih terjaga keasliannya.
Sekilas, keterampilan yang diwariskan secara turun-temurun oleh nenek moyang ini terlihat mudah. Padahal aslinya mah susah! Kalau perajin, sih, menganyam sambil nonton drama korea pasti bisa. Tapi bagi pemula, ya, jangan coba-coba. Nanti jadinya malah kaya sarang laba-laba. Haha 😂
Tags: kerajinan