Kerajinan Jarum Tradisional yang Mudah Dibuat - Kreativitas dan Keindahan dalam Karya DIY
Pengertian Kerajinan Anyaman
Kerajinan anyaman tradisional daun lontar - wonderverse
Secara umum, kerajinan anyaman merupakan seni kegiatan tindih-menindih dan silang menyilang, seperti mengepang rambut atau membuat tikar. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBII), anyaman merupakan suatu hal menganyam, barang yang sudah dianyam.
Bahan yang digunakan dalam kerajinan anyaman ini adalah bahan tumbuh-tumbuhan kuat, seperti lidi, rotan, bambu, akar, bulu, pandan, mengkuang, jut, daun lontar, dan sebagainya. Bahan ini biasanya mudah dikeringkan dan lembut. Anyaman merupakan bukti tradisi Indonesia yang muncul karena ada seni mengayam bambu.
Kerajinan anyaman adalah salah satu dari kebudayaan yang dimiliki manusia sejak zaman prasejarah yang pada saat itu digunakan sebagai salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan sandang dan perlengkapan pendukung sehari-hari.
Kerajinan ini pun terus berkembang hingga saat ini dan hasil kerajinan tersebut juga sudah menjadi sebagai kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat.

Tenun
Tenun merupakan hasil kerajinan yang berupa bahan kain yang dibuat dari benang, serat kayu, sutra, dan lain-lain. Teknik membuatnya menggunakan alat tenun tangan yang disebut lungsin.
Lungsin adalah jajaran benang yang terpasang membujur. Pada saat sekarang penggunaan alat tenun sudah dikembangkan menjadi alat tenun yang lebih modern, seperti ATBM (alat tenun bukan mesin) yang dibuat dari kayu dan peralatan yang menghasilkan tenunan lebih cepat. Baca juga: Kerajinan Bahan Lunak: Definisi, Jenis, dan Contohnya Untuk pewarnaan pada kain tenun, dilakukan dengan cara khusus sehingga warna tidak mudah pudar karena waktu atau terkena sinar matahari. Salah satu cara memberi pewarnaan adalah dengan merendam kain ke dalam minyak kemiri yang dicampur abu kayu serta cairan alkali. Selain itu juga dapat menggunakan tumbuh-tumbuhan dan akar-akaran. Seperti warna merah yang dihasilkan oleh akar mengkudu.

Batik
DOK. SHUTTERSTOCK/RADITYA Ilustrasi batik Solo.
Batik adalah seni tradisional asli Indonesia. Berdasarkan teknik pembuatannya, batik dibedakan menjadi tiga kategori, yaitu batik tulis, batik cetak, dan kombinasi dari keduanya. Batik tulis dikerjakan dengan menggambar motif lebih dahulu pada kain putih, lalu diberi lilin dengan menggunakan alat yang disebut canting. Canting terbuat dari kuningan. Sementara, cara membuat batik cetak menggunakan cap dari tembaga yang sudah diukir sesuai dengan motif. Kemudian diisi lilin cair dan dicap pada kain putih. Sedangkan, batik kombinasi adalah batik yang dihasilkan dengan cara perpaduan antara alat canting dan cetakan. Kualitas batik ditentukan oleh tingkat kesulitan, motif, teknik pembuatan, dan bahan dasar kain. Baca juga: Alat, Bahan, dan Teknik-Teknik Pembuatan Batik

Tags: kerajinan yang mudah tradisional