... Cara Membuat Kerajinan Wayang Golek dari Berbagai Bahan - Panduan DIY

Kerajinan Wayang Golek - Karya Seni DIY dari Bahan-Bahan Sederhana

Jenis - Jenis Wayang

Namun, perkembangan teknologi dan gaya hidup terkadang membuat wayang dianggap kurang relevan oleh generasi muda. Untuk menjaga keberlangsungan budaya Indonesia satu ini, simak sejumlah jenis wayang berikut berdasarkan bentuknya.


1. Wayang Kulit

Jenis ini merupakan yang paling umum dari jenis wayang lainnya. Bentuk wayang kulit pipih dengan kerangka yang ditempeli lembaran kulit sapi, kambing, atau kerbau. Wayang kulit berkembang di Jawa Timur dan Bali.


2. Wayang Golek

Scroll Untuk Melanjutkan

Wayang golek merupakan pengembangan dari wayang kulit yang dibuat tiga dimensi. Wayang ini berbahan dasar kayu dan dikembangkan oleh masyarakat Jawa Barat. Dialog pada pertunjukan wayang golek pun menggunakan bahasa Sunda.


3. Wayang Orang

Wayang orang atau wayang “wong” berkembang di Jawa Tengah. Sesuai namanya, karakter dalam pertunjukan wayang ini tak diperankan dengan boneka, melainkan oleh manusia secara langsung. Wayang orang dahulu kerap dipertunjukkan untuk hiburan keluarga bangsawan.


4. Wayang Beber

Wayang beber merupakan modifikasi lainnya dari pertunjukan boneka wayang. Wayang ini berbentuk lembaran (beberan) kain atau kulit yang berisi lukisan dari adegan yang akan dinarasikan oleh dalang. Satu pertunjukan wayang beber terdiri atas beberapa beberan.


5. Wayang Klitik

Wayang klitik bisa dibilang merupakan perpaduan antara wayang kulit dan wayang golek. Bentuknya hampir pipih, tetapi dibuat dari bahan kayu. Nama “klitik” diambil dari bunyi kayu dari wayang yang saling dibenturkan.

SYAHDI

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.

Proses Pembuatan Wayang Golek, Alat, Bahan, dan Caranya

Wayang golek merupakan sejenis boneka kayu yang proses pembuatannya dengan cara diraut serta diukir pada bagian-bagian seperti badan, kepala, dan juga tangan. Kemudian diantara bagian badan, kepala, dan tangan tersebut dihubungkan dengan menggunakan sebatang kayu bulat kecil yang disebut dengan gagang. Jadi, ketiga bagian-bagian ini dapat dilepaskan.

Gagang ini selain berfungsi untuk menghubungkan bagian kepala, Badan dan juga tangan juga berfungsi untuk meletakkan wayang tersebut di atas batang pisang atau dalam bahasa Sunda disebut dengan “gedebog cau“, yakni dengan cara ditancapkan. Sedangkan untuk pakaiannya, wayang golek menggunakan pakaian yang terbuat dari tenunan yang berwarna-warni.

Pembuatan Wayang Golek Sesuai Karakter

Setiap tokoh Wayang Golek itu memiliki sifat atau karakternya sendiri, jadi dalam setiap proses pembuatannya mengikuti karakter tersebut. Secara umum kelompok ini dikelompokkan menjadi dua kelompok besar, yaitu tokoh yang memiliki karakter baik serta karakter yang jahat.

Menurut dari salah satu penelitian dijawa barat, sedikitnya terdapat kurang lebih ada 120 karakter tokoh wayang golek, yang semuanya tergolong ke dalam karakter baik dan jahat. Jika dilihat dari karakter masing-masing dari tokoh wayang golek ini digambarkan dengan perbedaan antara bentuk dan warna kulit wajah , seperti misalnya karakter Satria, Punggawa, Buta dan pura Punakawan.

Alat dan Bahan Yang di Butuhkan Dalam Pembuatan Wayang Golek

Peralatan yang di Butuhkan

Peralatan yang digunakan dalam proes pembuatan wayang golek sebenarnya terbilang cukup sederhana, yakni kita dapat menggunakan peralatan yang terbilang tradisional seperti bedog (golok), gergaji, kapak, pisau raut atau pisau ukir, ampelas, dempul, serta alat-alat pendukung lainnya. Alat-alat ini saja sudah cukup untuk menghasilkan wayang golek dengan bentuk yang sempurna, tergantung dari skill orang yang membuatnya.

Apa Itu Kerajinan Berbasis Media Campuran

Jika ditanya apa itu kerajinan dari kayu atau kerajinan dari bahan bekas mungkin sudah pada tahu ya. Karena memang, dua kerajinan tersebut tergolong sangat umum jika dibandingkan dengan kerajinan yang satu ini.

Bahkan, mungkin di antara kamu ada yang giat mengoleksi atau memproduksi kerajinan dari kayu dan barang bekas tersebut.

Menurut Tim Kemendikbud, kerajinan berbasis media campuran sendiri merupakan kerajinan yang dibuat dengan tujuan untuk mengubah bentuk benda yang awalnya hanya dari satu bahan saja.

Hal ini agar tampilannya lebih menarik. Meskipun ada yang diubah, benda tersebut tetap tidak akan kehilangan fungsi aslinya ya. Atau bahkan, menggantinya dengan memadukan bahan lain.

Contoh yang paling sederhananya adalah perhiasan yang dibuat dari logam. Yang mana, emas tersebut bisa dicampurkan dengan bahan lain. Misal, batu alam.

Tujuannya agar tampilan emas tadi lebih menarik dan banyak masyarakat yang ingin membelinya.


Tags: kerajinan dari bahan yang golek

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia