Kerajinan Jarum yang Mementingkan Fungsionalitas - Seni dan Kreativitas dalam DIY
Jenis Seni Rupa Murni
Seni murni terus mengembangkan sayapnya dan tak pernah berhenti untuk bereksperimen baik dari segi media, ide dan bentuk umumnya. Beberapa contoh jenis seni rupa murni yang ada adalah sebagai berikut.
- Seni Lukis. Adalah salah satu media utama yang paling banyak digunakan dari sejak zaman klasik hingga zaman modern.
- Seni Patung. Bentuk seni rupa murni tiga dimensi yang dapat diapresiasi dari berbagai arah.
- Seni Instalasi. Yaitu media seni rupa yang tidak mengenal batasan media dan dapat berupa gabungan dari media 2d dan 3d yang berisikan lukisan, patung, video, kriya, dsb.
- Seni Video. Dalam konteks seni murni, video tidak diperlakukan untuk menghasilkan suatu narasi seperti film, video hanya digunakan untuk menampilkan ekspresi, ide atau pesan yang ingin disampaikan oleh seniman secara tidak harfiah/langsung.
- Seni Performans. Jenis ini menitikberatkan aksi pertunjukan yang diperagakan langsung oleh senimannya.
- Seni Konseptual. Seni yang menitikberatkan pada ide dan konsep yang diciptakan, bukan artefak benda seninya sendiri.
- Land Art. Jika seni patung memiliki batasan terhadap suatu benda, lalu seni instalasi hampir boleh dikatakan terikat pada suatu ruangan, maka land art tidak terikat pada apapun, suatu pulau kecil atau gedung yang menjulang tinggi juga bisa menjadi medianya.
- Kriya murni. Kerajinan tangan yang dihilangkan nilai fungsinya dapat menjadi suatu karya seni rupa murni.
Seni Rupa Murni: Pengertian, Batasan, Fungsi & Contoh
Seni rupa murni adalah seni rupa yang mengutamakan keindahan dan keunikan karyanya, tanpa memperhatikan fungsi dari benda yang diciptakannya. Dalam bahasa inggris, seni murni disebut “fine art” yang secara harfiah berarti “seni mendetail”. Detail di sini berarti karya seni yang dibuat sangat memperhatikan detail-detail kecil nilai estetis yang jarang diperhatikan oleh perupa pada umumnya.
Perupa seni lain bisa saja meninggalkan detail kecil nilai estetis untuk mengikuti keinginan klien atau kebutuhan pasar. Sementara seniman murni tidak harus melakukannya, meskipun pada akhirnya seni murni juga akan menciptakan pasarnya sendiri dan membutuhkan sedikit konsolidasi. Intinya, jika senimannya berkehendak, ia dapat benar-benar menanggalkan seluruh aspek komersil dan manfaat dari karya yang ia ciptakan.
Pengertian Seni Kriya, Fungsi, dan Jenis-Jenis Seni Kriya Lengkap Contohnya
Pengertian Seni Kriya dan Fungsi Seni Kriya - Salam budaya, pada kesempatan ini Seni Budayaku akan mengulas tentang pengertian seni kriya berikut fungsi seni kriya. Karena dalam pembuatan seni kriya pasti memiliki tujuan, tujuan pembuatan tersebut berkaitan dengan fungsi atau kegunaan benda seni kriya yang dibuat. Lebih jelasnya simak rangkuman kami berikut ini.
Seni kriya atau kerajinan adalah suatu usaha membuat barang-barang hasil pekerjaan tangan atau hasta karya (hand skill) namun tetap memperhatikan aspek fungsional tanpa mengabaikan aspek estetisnya. Karena aspek fungsi dalam seni kriya menempati porsi utama, maka seni kriya harus mempunyai unsur kenyamanan dan keamanan. Kenyamanan dalam hal ini berarti enak dipakai, sedangkan keamanan adalah aman digunakan dan tidak membahayakan penggunanya. Orang yang membuat karya seni kriya atau kerajinan sering disebut dengan istilah kriyawan atau pengrajin.
Seni kria sebenarnya tidak bisa lepas dari seni rupa. Keduanya tumbuh dan berkembang Sejajar. Kalau seni rupa menitikberatkan segi nilai estetika, maka seni kria lebih mengutamakan segi fungsinya (aplikasi). Namun, dalam perkembangannya seni kria tidak dapat melepaskan diri dari unsur rupa. Sentuhan-sentuhan estetika sangat penting untuk mewujudkan karya seni kria yang adiluhung. Hal tersebut dimungkinkan karena kebutuhan manusia akan hasil seni kria tidak melulu hanya untuk digunakan sebagai sarana kehidupan secara fisis saja. Seni kria juga ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan akan keindahan.
Benda-benda hasil pekerjaan tangan atau seni kriya biasanya dibuat untuk keperluan sehari-hari sekaligus melestarikan tradisi kesenirupaan suatu daerah. Karena itu, karya seni kriya biasanya memiliki karakter dan ciri khas daerah dengan aturan, warna dan motif yang mengandung makna-makna tertentu dari daerah tersebut. Seni kriya diminati dengan tujuan yang berbeda-beda sesuai fungsi dari benda tersebut. Hal tersebut disebabkan karena seni kriya diciptakan sebagai sarana untuk menunjang kebutuhan manusia yang beraneka ragam. Pembuatan karya seni kriya setiap daerah berbeda-beda, tergantung kondisi alam, letak georgafis dan budaya daerah tersebut. Macam-macam seni kriya Nusantara dapat kita lihat dari bahan-bahan yang digunakan seperti, rotan, bambu, daun lontar, daun pandan, kayu, batu, tanah liat atau keramik, kulit, kain, logam, manik-manik, dan sebagainya.
Jenis-Jenis Seni Kriya
Indonesia memiliki beragam bentuk dan jenis seni kriya yang dikerjakan dengan teknik dan anke bahan untuk membuatnya. Dari beragam bentuk hasil karya seni kriya di nusantara ada yang masih menggunakan hiasan atau ornamen tradisional daerah dan ada pula yang sudah memakai gaya meodern mengikuti perkembangan pasar. Berikut ini jenis-jenis seni kriya Nusantara berdasarkan bahan yang digunakan untuk membuatnya, antara lain,
a. Seni Kriya Kayu
Kriya kayu merupakan salah satu jenis seni kriya/ kerajinan yang dalam pengerjaannya selalu menggabungkan antara nilai kegunaan atau fungsi sekaligus nilai keindahan/ hias menggunakan bahan dari kayu. Pembuatan seni kriya kayu dapat dikerjakan dengan berbagai teknik seperti teknik pahat, ukir, dan lain-lain. Jenis kayu yang dapat dimanfaatkan untuk membuat karya seni kriya sangat beragam. Seni kriya kayu umumnya menggunakan bahan kayu keras seperti kayu jati, jayu mahoni, kayu akasia dan lain-lain. Hasil karya seni kriya kayu diantaranya seperti patung, topeng, wayang golek, furnitur, dan hiasan ukir-
ukiran.
b. Seni Kriya Tekstil
Seni kriya tekstil adalah salah satu jenis kriya dengan bahan dasarnya berupa kain. Istilah tekstil memiliki lingkup yang luas dan mencakup bermacam-macam aneka jenis kain yang pembuatannya pembuatannya dilakukan dengan cara diikat, dipres, ditenun, dan masih banyak teknik pembuatankarya seni kriya menggunakan kain. Umumnya kain terbuat dari serat yang diputar atau dipilin agar menghasilkan benang yang panjang, selanjutnya dirajut atau ditenun agar menghasilkan kain berupa barang jadi. Jenis karya seni kriya tektil nusantara dikelompokkan menjadi 2 macam yaitu kriya tenun dan kriya batik.
c. Seni Kriya Keramik
Seni kriya keramik adalah salah satu jenis seni kriya dari bahan tanah liat yang dibakar untuk menghasilkan beragam benda fungsional maupun benda estetis. Pembuatan seni kriya keramik dapat dikerjakan dengan teknik slab/lempeng, putar/throwing, pilin/pinching, atau teknik cetak tuang. Daerah-daerah penghasil seni kriya keramik diantaranya adalah daerah bandung, jepara, cirebon, banjarnegara, malang, purwerejo, jogyakarta, banjar negara, dan sulawesi selatan.
Tags: kerajinan yang fungsi