Tantangan yang Dihadapi dalam Membuat Karya Kerajinan Jarum dan DIY - Tips dan Solusi
5 Kendala yang Sering Terjadi saat Menulis dan Cara Mengatasinya
ilustrasi stres (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Menjadi seorang penulis mungkin terlihat seperti pekerjaan yang mudah, yang mana kerjanya cuma menulis entah itu menulis buku atau artikel. Tapi percayalah bahwa di balik pekerjaan yang kelihatan mudah itu ada banyak kendala yang dihadapi saat menulis.
Bahkan penulis profesional pun juga mengalami berbagai kendala dalam menulis, mulai dari bingung cara menafsirkan ide di kepala ke dalam tulisan ataupun distraksi yang membuatnya sulit menulis.
Tapi asal mau berusaha, tentu kendala dan kesulitan apapun pasti ada jalan keluarnya. Berikut ini adalah beberapa kendala yang sering terjadi saat menulis dan cara untuk mengatasinya. Simak baik-baik, ya!
Memperkenalkan Penulis yang Kohesif
Cohesive adalah platform yang menggunakan AI untuk membantu pengguna dalam menghasilkan konten untuk tujuan tertentu. Ini menawarkan berbagai layanan, termasuk editor AI yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah mengedit teks, gambar, dan terjemahan bahasa untuk memastikan bahwa setiap kata dibuat dengan tepat dengan sempurna. Cohesive juga menawarkan template untuk berbagai jenis konten, seperti blog SEO, video TikTok, dan lainnya.
Berikut adalah beberapa fitur utama yang digunakan Cohesive untuk memberdayakan penulis,
Editor AI yang Kohesif: Melepaskan Kreativitas dan Efisiensi
Pengeditan yang Mudah: Ini menawarkan antarmuka yang ramah pengguna di mana Anda dapat dengan mudah mengedit teks, gambar, dan bahkan terjemahan bahasa. Dengan alat ini, Anda dapat mengucapkan selamat tinggal pada perjuangan yang memakan waktu dalam membuat, menyempurnakan, dan menyempurnakan konten Anda.
Konten yang Benar Secara Faktual: Pentingnya konten yang akurat tidak dapat dilebih-lebihkan. Cohesive mengenali ini dan memberi Anda alat untuk memastikan konten Anda tidak hanya menarik tetapi juga benar secara faktual. Anda dapat mengimpor link, dan file, atau terhubung ke Google Drive langsung di dalam editor. Ini menyederhanakan proses penelitian Anda, menghemat waktu Anda sambil juga menjunjung tinggi kredibilitas pekerjaan Anda.
Ide di mana saja: Saat Anda menulis di dalam editor, AI Cohesive terus-menerus menghasilkan ide konten. Baik Anda membuat posting blog, teks media sosial, atau jenis konten lainnya, Cohesive memberikan ide-ide segar dan relevan untuk menjaga jus kreatif Anda tetap mengalir.
Suara AI yang Kohesif: Ubah Konten Anda dengan Sulih Suara AI yang Realistis
Salah satu fitur menonjol dari Cohesive AI Voices adalah kemampuan multibahasanya. Baik Anda memerlukan skrip atau sulih suara dalam bahasa Inggris, Spanyol, Prancis, Jerman, Jepang, atau bahasa lain, editor AI dan generator suara Cohesive siap membantu Anda. Fitur ini dengan mudah mendobrak hambatan bahasa, memungkinkan Anda menjangkau audiens global dengan mudah.
References
Aisiah, A., & Firza, F. (2019). Kendala yang Dihadapi Mahasiswa Jurusan Sejarah dalam Menulis Proposal Skripsi. Diakronika, 18(2), 90. https://doi.org/10.24036/diakronika/vol18-iss2/70.
Andersen, T., & Watkins, K. (2018). The value of peer mentorship as an educational strategy in nursing. Journal of Nursing Education, 57(4), 217–224. https://doi.org/10.3928/01484834-20180322-05.
Andhini, N. F. (2017). Pengaruh Pergaulan Teman Sebaya Terhadap Pembentukan Karakter Siswa Kelas VIII Mts Negeri 3 Kabupaten Tangerang. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699. https://doi.org/https://doi.org/10.33853/jm2pi.v1i1.70.
Andra, V. (2019). Korelasi Antara Kemampuan Membaca Kritis Dengan Kemampuan Menulis Argumentasi Siswa Kelas Vii a Smp Negeri 9 Kota Bengkulu. Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1(1), 77. https://doi.org/10.29300/disastra.v1i1.1904.
Asra, A., Sohibun, & Junaidi, N. S. (2020). Analisis Kemampuan Literasi Informasi Terhadap Kemampuan Menulis Tugas Akhir Mahasiswa Akhir Program Studi Pendidikan Fisika FKIP UPP. Jurnal Edu Sains, 3(1), 1–4. https://e-journal.upp.ac.id/index.php/JES/article/view/1977.
Gabriele, K. M., Holthaus, R. M., & Boulet, J. R. (2016). Usefulness of Video-Assisted Peer Mentor Feedback in Undergraduate Nursing Education. Clinical Simulation in Nursing, 12(8), 337–345. https://doi.org/10.1016/j.ecns.2016.03.004.
Graham, S. (2019). Changing How Writing Is Taught. Review of Research in Education, 43(1), 277–303. https://doi.org/10.3102/0091732X18821125.
Hadis, H. A. H. S., & Manvender, K. S. S. G. (2016). The effect of reading on improving the writing of EFL students. Pertanika Journal of Social Sciences and Humanities, 23(4), 1115–1138.
Distraksi saat menulis, orang sekitar yang berisik dan tempat yang kurang nyaman
ilustrasi stres kerja (pexels.com/Yan Krukov)
Kendala terakhir yang biasa terjadi saat menulis ialah adanya distraksi yang mengganggu konsentrasimu dalam menulis. Entah itu tempatmu menulis yang memang tidak nyaman, atau situasi di sekitar yang tidak kondusif sehingga membuatmu tidak bisa fokus menulis.
Hal ini membuktikan kalau untuk bisa menulis dengan lancar harus didukung dilakukan di tempat yang nyaman. Jika kamu tidak suka keributan dan butuh ketenangan saat menulis maka pilihlah tempat yang tenang, pokoknya kamu harus tahu tempat yang membuatmu nyaman dan bisa fokus itu yang seperti apa.
Intinya, kalau lima kendala tadi terjadi saat kamu menulis janganlah panik, karena semua bisa teratasi asal kamu tidak pasrah dan mau berusaha untuk terus menulis. Seperti kata pepatah, asal ada usaha pasti ada jalan!
Kendala yang dihadapi orang saat membuat konten
Berikut adalah lima kendala umum yang dihadapi orang saat membuat konten,
Batasan waktu: Waktu adalah sumber daya yang berharga, dan banyak pembuat konten berjuang untuk menemukan cukup waktu untuk menghasilkan konten berkualitas tinggi. Menyeimbangkan pembuatan konten dengan tanggung jawab lain, seperti pekerjaan, keluarga, dan kehidupan pribadi, dapat menjadi tantangan yang signifikan. Kendala ini dapat menyebabkan pembaruan konten yang terburu-buru atau jarang, yang memengaruhi kualitas dan konsistensi konten secara keseluruhan.
Kendala Sumber Daya: Pembuatan konten sering membutuhkan berbagai sumber daya, termasuk peralatan, perangkat lunak, dan kadang-kadang bahkan anggaran untuk hal-hal seperti grafik atau penelitian. Akses terbatas ke sumber daya ini dapat menghambat kemampuan pembuat konten untuk menghasilkan jenis konten yang mereka bayangkan, yang mengarah pada kompromi dalam kualitas dan kreativitas.
Kendala Kreatif: Pembuat konten mungkin menghadapi hambatan kreatif atau keterbatasan dalam kemampuan kreatif mereka. Menghasilkan ide-ide segar dan menarik secara konsisten dapat menjadi tantangan, dan kelelahan kreatif adalah masalah nyata. Selain itu, mematuhi pedoman merek atau topik niche tertentu dapat membatasi kebebasan dan ekspresi kreatif.
Kendala teknis: Pengetahuan teknis dan kemahiran dengan alat dan platform sangat penting untuk pembuatan konten. Banyak orang menghadapi kendala teknis, seperti tidak memiliki keterampilan yang diperlukan atau akses ke teknologi terbaru. Keterbatasan ini dapat menghambat kemampuan mereka untuk menghasilkan konten yang memenuhi standar dan harapan modern.
Batasan Pemirsa: Memahami dan melayani audiens target sangat penting untuk pembuatan konten yang sukses. Namun, pembuat konten mungkin kesulitan mengidentifikasi preferensi, kebutuhan, dan perilaku pemirsa mereka. Kurangnya wawasan audiens ini dapat mengakibatkan konten yang gagal beresonansi atau terlibat secara efektif.
Tags: kerajinan yang membuat dihadapi