Tantangan yang Dihadapi dalam Membuat Karya Kerajinan Jarum dan DIY - Tips dan Solusi
5 Kendala yang Sering Terjadi saat Menulis dan Cara Mengatasinya
ilustrasi stres (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Menjadi seorang penulis mungkin terlihat seperti pekerjaan yang mudah, yang mana kerjanya cuma menulis entah itu menulis buku atau artikel. Tapi percayalah bahwa di balik pekerjaan yang kelihatan mudah itu ada banyak kendala yang dihadapi saat menulis.
Bahkan penulis profesional pun juga mengalami berbagai kendala dalam menulis, mulai dari bingung cara menafsirkan ide di kepala ke dalam tulisan ataupun distraksi yang membuatnya sulit menulis.
Tapi asal mau berusaha, tentu kendala dan kesulitan apapun pasti ada jalan keluarnya. Berikut ini adalah beberapa kendala yang sering terjadi saat menulis dan cara untuk mengatasinya. Simak baik-baik, ya!
Tiba-tiba kehilangan mood menulis
ilustrasi malas kerja (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Kendala yang ketiga ini juga mungkin sering jadi baik pada penulis pemula ataupun profesional sekalipun, yaitu ketika tiba-tiba kehilangan mood menulis. Padahal sudah ada ide yang mau ditulis, tapi entah kenapa merasa malas dan gak mood untuk menuangkannya ke dalam tulisan.
Perubahan mood saat menulis itu lumrah terjadi, biasanya karena bosan dengan kegiatan menulis yang terlalu monoton. Maka dari itu pada situasi seperti ini disarankan untuk jangan terlalu dipikirkan, cukup rehat sejenak dan segarkan pikiran sampai mood kembali untuk menulis.
B. Uraian Materi
Kualitas karya kerajinan ditentukan oleh kualitas bahan, teknik pengerjaan, desain, dan nilai fungsi. Pemilihan bahan sangat penting karena bahan memiliki kekuatan, bentuk yang bervariasi, tekstur, serat, pori-pori, yang semua ini dapat dimanfaatkan untuk menunjang kualitas bentuk dan estetik karya kerajinan. Teknik penciptaan yang baik dapat menentukan kesempurnaan bentuk karya. Sedangkan aspek fungsi dapat menambah kenyamanan dan keamanan penggunaan produk kerajinan (ergonomis). Nilai estetik karya kerajinan dapat menambah kepuasan rasa indah bagi pemilik atau pemakai. Kerajinan mempunyai fungsi ganda selain fungsi praktis sekaligus sebagai fungsi hiasan.
Berikut ini akan dibahas proses produksi kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun ruang, yaitu pembuatan kerajinan lampu hias dari limbah botol minuman. Proses pembuatan karya kerajinan lampu hias dari limbah botol minuman plastik berikut ini merupakan alternatif dalam berkarya kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun ruang, kalian diharapkan mencari alternatif lain disesuaikan dengan aneka ragam limbah yang ada di daerahmu.
Produksi kerajinan lampu hias dari bahan limbah botol minuman plastik di bawah ini merupakan contoh untuk menambah pengetahuanmu, tentunya masih banyak produk kerajinan dari bahan limbah lainnya yang merupakan kekayaan budaya Indonesia.
Berikut ini bahan yang dapat digunakan untuk membuat kerajinan lampu hias :- Botol bekas
- Sendok plastik
- Lampu lengkap
- Pisau
- Obeng
- Lem
- Cat
- Tiang untuk tempat berdirinya lampu
- Siapkan bahan dan peralatan yang dibutuhkan.
- Langkah Selanjutnya, potong botol plastik sesuai dengan gambar di atas.
- Potong-potong sendok plastik sesuai pada gambar.
- Satukan botol dengan sendok agar terlihat indah menggunakan lem.
- Cat sendok yang sudah ditempelkan.
- Potong-potong botol membentuk seperti daun nanas seperti gambar di atas, lalu dicat.
- Pasang lampunya dan tiang untuk berdiri.
- Lampu hias dari botol bekas siap untuk digunakan.
Tags: kerajinan yang membuat dihadapi