Seni dan Keterampilan - Mengenal Kode Jarum Mesin Jahit untuk Kerajinan Tangan dan DIY
Apa Itu Stitch (Tusuk Jahitan)?
Dalam tekstil, tusuk jahit atau stitch adalah serangkaian putaran tunggal yang berulang-ulang atau loop benang melalui interloping, intralooping, atau interlacing. Ini adalah elemen dasar untuk menjahit, merajut, menyulam, merenda, dan membuat renda jarum, baik dengan tangan atau mesin. Berikut adalah perbedaan atara interlooping, intralooping dan interlacing dalam menjahit:
- Interlooping adalah proses melewati satu lingkaran benang melalui lingkaran lain yang dibentuk oleh benang-benang yang berbeda.
- Intralooping adalah proses melewati loop lain dari thread yang dibuat oleh thread yang sama.
- Interlacing adalah proses melewatkan benang di atas atau di sekitar benang atau loop yang berbeda.
Kode Huruf untuk Kesesuaian Jarum dengan Mesin Jahit
Pada bungkus kemasan jarum jahit biasanya ada kode huruf dan kode angka. Kode huruf menunjukkan kesesuaian jarum tersebut dengan tipe mesin jahit. Jarum mesin jahit portable dan mesin jahit hitam rumahan kodenya “HA”. Jarum mesin jahit high speed industrial kodenya “DB”. Jarum mesin obras kodenya “DC”. Sementara jarum mesin bordir kodenya “DP” dan jarum mesin jahit overdeck kodenya “DV”.
Selain kode huruf yang menyatakan kesesuaian dengan mesin jahit, terdapat pula kode angka yang menyatakan ukuran jarum. Ukuran jarum ini ada kaitannya dengan kecocokan bahan yang dijahit. Semakin tebal bahan yang dijahit maka semakin besar pula ukuran jarum yang dipakai. Biasanya dicantumkan dua jenis nomor yaitu penomoran Eropa dan Amerika. Jarum ukuran standar adalah nomor 14 (biasa ditulis 90/14). Tabel berikut merangkum panduan pemilihan ukuran jarum untuk masing-masing bahan. Secara umum, jarum nomor 9 biasa dipakai untuk kain yang tipis dan menerawang seperti chiffon dan organdi. Jarum nomor 11 untuk kain yang tipis tapi tidak terlalu menerawang seperti parasut atau despo. Jarum nomor 14 untuk kain-kain standar seperti katun, rayon, dan lainnya. Jarum nomor 16 untuk bahan yang relatif tebal seperti baby canvas atau kulit sintetis. Sedangkan jarum nomor 18 keatas biasanya untuk kain yang lebih tebal semacam denim dan kanvas.
Kesimpulan
Mengetahui klasifikasi jahitan mungkin tidak begitu pentingnamun akan sangat berguna ketika ada persyaratan identifikasi jahitan yang harus dilakukan pada garmen. Jenis jahitan dapat bertindak sebagai kode untuk memberi tahu penjahit apa yang harus dilakukan pada bagian garmen tersebut.
- Tips Memilih Jaket Angkatan Yang Nyaman Dan Stylish
- Apa Itu Bahan Rib Dan Penggunaannya Dalam Industri Garmen
- Macam Macam Jenis Saku Pada Pakaian Yang Harus Kamu Tahu
- Panduan Lengkap Merawat Jaket Parka agar Tahan Lama
- Jenis Jenis Jaket Parka Dan Rekomendasi Bahan Terbaik Untuk Pembuatan Parka
- Sejarah Jaket Parka: Dari Kutub Utara Ke Tren Fashion Modern
- Apa Itu Jaket Parka? Definisi, Jenis Dan Fungsinya!
- Cara Memilih Jaket Parka Yang Bagus: Panduan Lengkap
- Desain Jaket Polos Custom: Model Terbaru Download Gratis
- Seperti Apa Itu Warna Khaki?
Berbagai Jenis Jahitan Yang Digunakan Pada Pakaian
Jenis-Jenis Jahitan Pada Kemeja
Jenis Jahitan Pada Celana
Jenis Jenis Jahitan Pada Gaun
Jenis-Jenis Jahitan Pada Pakaian Dalam
Jenis-jenis Jarum Jahit
Jarum jahit merupakan salah satu alat penting dalam dunia menjahit. Jarum ini digunakan untuk menyatukan kain dengan benang jahit sehingga membentuk jalinan yang kuat dan kokoh. Dalam menjahit, terdapat beberapa jenis jarum jahit yang digunakan sesuai dengan kebutuhan dan jenis kain yang akan dijahit. Berikut ini adalah beberapa jenis jarum jahit beserta penjelasan lengkapnya:
1. Jarum Jahit Biasa (Sharp Hand Sewing Needle)
Jenis jarum jahit ini adalah yang paling umum digunakan dan sering disebut juga sebagai jarum tajam. Biasanya, jarum jahit biasa ini memiliki mata yang relatif besar untuk memudahkan penggunaan benang. Jarum ini cocok untuk digunakan pada kain yang tidak terlalu tebal, seperti kain katun, rayon, dan satin. Jarum ini juga dapat digunakan untuk menjahit tangan tanpa mesin jahit.
2. Jarum Jahit Universal (Universal Sewing Needle)
Jarum jahit universal adalah jenis jarum yang lebih serbaguna, karena dapat digunakan untuk menjahit berbagai jenis kain. Jarum ini memiliki ujung yang tajam, tetapi tidak sepanjang jarum jahit biasa. Hal ini memungkinkan jarum ini dapat melalui beberapa jenis kain tanpa merusak seratnya. Jarum jahit universal sering digunakan pada mesin jahit rumah tangga.
3. Jarum Jahit Ballpoint (Ballpoint Sewing Needle)
Jarum jahit ballpoint memiliki bentuk ujung yang bulat atau membulat sehingga dapat meluncur lebih mudah melalui jaringan serat kain tanpa merusaknya. Jarum ini biasanya digunakan untuk menjahit kain rajut, jersey, atau kain beratek. Oleh karena itu, jarum jahit ballpoint sangat cocok untuk digunakan pada mesin jahit overlock atau mesin jahit khusus untuk kain rajut.
4. Jarum Jahit Jeans (Denim Sewing Needle)
Sebagaimana namanya, jarum jahit jeans dirancang khusus untuk menjahit kain jeans atau denim. Jarum ini memiliki ujung yang tajam dan kuat sehingga dapat melalui serat kain jeans yang lebih tebal dan lebih padat tanpa mudah patah. Jarum jahit jeans juga memiliki mata yang lebih besar untuk memudahkan penggunaan benang yang biasanya lebih tebal.
Tags: jahit mesin jarum