Kota Yogyakarta - Surga Pengrajin Logam bagi Penggemar Kerajinan Tangan dan DIY
Kerajinan Kulit Manding
Kota Jogja seakan dipenuhi dengan orang-orang yang memiliki keterampilan dalam berbagai hal mulai dari perak, gerabah, hingga kulit. Jika kamu pecinta kerajinan gerabah kamu bisa mengunjungi desa Kasongan, jika kamu menyukai kerajinan perak maka kamu bisa berwisata ke Kotagede, dan jika kamu seorang penggemar kerajinan kulit maka kamu bisa datang ke desa Manding. Desa Manding berlokasi di Jl. DR Wahidin Sudiro Husodo, Manding, kota Bantul.
Kerajinan kulit Manding berjaya pada tahun 1980 an dan memiliki puluhan toko di sepanjang jalan. Berbeda dengan kerajinan kulit daerah lainnya, kerajinan kulit Manding terbuat dari kulit nabati dengan teknik tatah timbul. Jahitan pada kerajinan kulit Manding dikerjakan secara manual dengan menggunakan tangan. Produk kerajinan tangan Manding berupa jaket, sepatu, sandal, tas, ikat pinggang, dompet, pigura hingga gantungan kunci. Meski kini tak sepopuler dulu namun kerajinan ini masa ada hingga saat ini.
Geografis
Kota Yogyakarta terbentang antara 110°24’19”--110°28’53” Bujur Timur dan antara 07°15’24”--07°49’26” Lintang Selatan. Kota ini terletak di tengah-tengah Provinsi DIY, dengan batas-batas wilayah: di sebelah utara, berbatasan dengan Kabupaten Sleman, di sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Bantul dan Sleman, di sebelah selatan berbatasan Kabupaten Bantul, sedangkan di sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Bantul dan Sleman.
Wilayah Kota Yogyakarta hanya 1,02 persen (32,5 Km 2 ) dari luas wilayah Provinsi DIY. Jarak terjauh dari utara ke selatan kurang lebih 7,5 km dan dari barat ke timur kurang lebih 5,6 km.
Kota Yogyakarta yang terletak di daerah dataran lereng aliran Gunung Merapi memiliki kemiringan lahan yang relatif datar (antara 0--2 persen) dan berada pada ketinggian rata-rata 114 meter dari permukaan air laut (dpa). Sebagian wilayah dengan luas 1.657 hektar terletak pada ketinggian kurang dari 100 meter dan sisanya (1.593 hektar) berada pada ketinggian antara 100--199 meter dpa. Sebagian besar jenis tanahnya adalah regosol.
Secara garis besar, kota ini mempunyai tipe tanah regosol atau tanah vulkanis muda. Komposisi penggunaan tanahnya, 74,92 persen pekarangan, 12,20 persen sawah, 0,07 persen tegalan dan 12,81 persen lain-lain.
Secara umum, jumlah curah hujan tertinggi selama tahun 2019 terjadi pada bulan Maret, yaitu sebanyak 648,40 mm 3 dan terendah terjadi pada bulan Juni, yaitu sebanyak 1,00 mm 3 . Rata-rata hari hujan per bulan adalah 9.25 hh/rd.
Kelembaban udara rata-rata cukup tinggi, yaitu berada pada kisaran 77--88 persen. Yang terendah terjadi pada bulan September, yaitu sebesar 77 persen. Kelembaban udara tinggi terjadi pada bulan Maret, dan Januari mencapai 88 persen.
Wilayah Kota Yogyakarta dilewati oleh tiga sungai, yaitu Sungai Gajahwong yang mengalir di bagian timur kota, Sungai Code di bagian tengah, dan Sungai Winongo di bagian barat kota.
NBAS Kotagede
NBAS Kotagede merupakan industri pengrajin produk kriya logam berupa tembaga dan kuningan yang sudah puluhan tahun berkecimpung dalam dunia pengrajin produk kriya tembaga dan kuningan. Seperti namanya NBAS Kotagede berlokasi di Kotagede, Daerah Istimewa Yoyakarta.
Di daerah ini terkenal dengan pengrajin tembaga dan kuningan sama seperti desa Tumang yang merupakan sentra pengrajin tembaga dan kuningan di daerah Boyolali, di Jogja sentra pengrajin tembaga dan kuningan berada di daerah Kotagede dan salah satunya NBS Kotagede yang sudah terkenal akan produk kriya logam yang dihasilkan.
Produk kerajinan tembaga dan kuningan yang dihasilkan tidak kalah dengan hasil produk tembaga dan kuningan dari desa Tumang, Boyolali kualitas produk dari NBS Kotagede juga mempunyai kualitas yang sama baikya.
Produk tembaga dan kuningan yang dihasilkan dari NBS Kotagede antara lain seperti lambang garuda pancasila, patung tembaga, kaligrafi, logo atau lambang, hiasan atau pajangan, dan produk lainnya. Skala ukuran produk yang dihasilkan mulai dari ukuran kecul hingga ukuran sedang, untuk produk dengan ukuran yang besar seperti kubah masjid tidak mereka produksi.
Jika sedang mencari produk kerajinan tembaga di daerah Jogja, NBS Kotagede bisa menjadi rekomendasi bila domisili Anda di daerah Jogja. Kualitas produknya tidak kalah dengan produk kerajinan dari daerah Boyolali. Produk yang dihasilkan juga beragam jenisnya dan bisa melakukan pemesanan custom atau disesuaikan dengan dengan keinginan pemesan.
Tags: jenis logam yogya