... Kota Yogyakarta: Pusat Pengrajin Logam Terbaik untuk Kerajinan DIY Anda

Kota Yogyakarta - Surga Pengrajin Logam bagi Penggemar Kerajinan Tangan dan DIY

Geografis

Kota Yogyakarta terbentang antara 110°24’19”--110°28’53” Bujur Timur dan antara 07°15’24”--07°49’26” Lintang Selatan. Kota ini terletak di tengah-tengah Provinsi DIY, dengan batas-batas wilayah: di sebelah utara, berbatasan dengan Kabupaten Sleman, di sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Bantul dan Sleman, di sebelah selatan berbatasan Kabupaten Bantul, sedangkan di sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Bantul dan Sleman.

Wilayah Kota Yogyakarta hanya 1,02 persen (32,5 Km 2 ) dari luas wilayah Provinsi DIY. Jarak terjauh dari utara ke selatan kurang lebih 7,5 km dan dari barat ke timur kurang lebih 5,6 km.

Kota Yogyakarta yang terletak di daerah dataran lereng aliran Gunung Merapi memiliki kemiringan lahan yang relatif datar (antara 0--2 persen) dan berada pada ketinggian rata-rata 114 meter dari permukaan air laut (dpa). Sebagian wilayah dengan luas 1.657 hektar terletak pada ketinggian kurang dari 100 meter dan sisanya (1.593 hektar) berada pada ketinggian antara 100--199 meter dpa. Sebagian besar jenis tanahnya adalah regosol.

Secara garis besar, kota ini mempunyai tipe tanah regosol atau tanah vulkanis muda. Komposisi penggunaan tanahnya, 74,92 persen pekarangan, 12,20 persen sawah, 0,07 persen tegalan dan 12,81 persen lain-lain.

Secara umum, jumlah curah hujan tertinggi selama tahun 2019 terjadi pada bulan Maret, yaitu sebanyak 648,40 mm 3 dan terendah terjadi pada bulan Juni, yaitu sebanyak 1,00 mm 3 . Rata-rata hari hujan per bulan adalah 9.25 hh/rd.

Kelembaban udara rata-rata cukup tinggi, yaitu berada pada kisaran 77--88 persen. Yang terendah terjadi pada bulan September, yaitu sebesar 77 persen. Kelembaban udara tinggi terjadi pada bulan Maret, dan Januari mencapai 88 persen.

Wilayah Kota Yogyakarta dilewati oleh tiga sungai, yaitu Sungai Gajahwong yang mengalir di bagian timur kota, Sungai Code di bagian tengah, dan Sungai Winongo di bagian barat kota.

15 Kerajinan Tangan Khas Yogyakarta Beserta Gambarnya

Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang mempunyai banyak peminat. Banyak orang yang memasukkan Yogyakarta sebagai daftar tujuan wisata mereka. Tak hanya cantik, kota ini juga mempunyai beberapa kebudayaan dan ciri khas berupa kerajinan tangan. Apa saja kerajinan tangan khas kota gudeg? Simak pembahasannya berikut ini.

Batik merupakan kain tradisional bangsa Indonesia yang keberadaanya sudah diakui oleh dunia. Batik sendiri hadir sejak zaman dahulu bahkan pada masa kerajaan. Salah satu daerah dengan kerajinan batik yang paling terkenal berasal dari kota Yogyakarta. Sejarah mencatat batik di daerah Yogyakarta sudah ada sejak era Mataram kuno yang pada saat itu dipimpin oleh Panembahan Senopati. Daerah yang pertama kali memproduksi batik adalah daerah Plered.

Pada awalnya kegiatan membatik ini hanya dilakukan oleh kaum wanita yang datang dari keluarga keraton dan bangsawan. Namun seiring berjalannya waktu kegiatan ini diajarkan kepada seluruh wanita tanpa pandang bulu. Kegiatan membatik ini pun menyebar luas ke berbagai wilayah di luar Yogya.

Perbedaan batik Yogya dengan batik dari daerah Indonesia lainnya adalah memiliki warna dominan coklat dan motif yang tegas dan besar. Motif tersebut menjadikan batik Yogya terlihat gagah. Motif batik yang terkenal dari Yogya adalah batik garda dan batik parang.


Tags: jenis logam yogya

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia