... 7 Ide Kreatif Kristik Dari Benang untuk Proyek Kerajinan DIY Anda

Seni Menenun Keajaiban - Mengenal Kristik dari Benang

Jarum Apa yang Digunakan untuk Sulaman Kristik?

Jarum untuk sulam kristik adalah jarum tapestri dengan ujung tumpul dan mata jarum lebih besar dari jarum jahit biasa. Kerajinan sulam kristik ini tak membutuhkan jarum berujung runcing karena media kain yang digunakan memiliki serat dan lubang yang lebar. Ukuran jarum yang cukup besar ini juga mencegah timbulnya rasa sakit di tangan saat digunakan untuk menyulam.

Pemidangan atau hoop tidak harus digunakan dalam proses menyulam kristik. Tetapi bagi para pemula, penggunaan pemidangan ini akan memudahkan proses menyulam. Untuk memakai pemidangan, pertama-tama lepaskan baut untuk memisahkan dua lingkaran pemidangan. Letakkan lingkaran pemidangan bagian dalam atau lingkaran yang polos (lingkaran tanpa baut) pada permukaan yang rata. Misalnya saja di atas meja. Letakkan kain di atas pemidangan tersebut dan pastikan titik tengah kain berada tepat di tengah pemidangan.

Selanjutnya, letakkan lingkaran pemidangan bagian luar di atas kain. Tekan lingkaran luar ini ke bawa sehingga kain terjepit di antara kedua lingkaran pemidangan. Dengan lembut, tarik kain saat baut pemidangan dikencangkan. Ingat, jangan menarik kain terlalu kencang untuk menghindari kain bergelombang.

Bagaimana Langkah Membuat Sulaman Kristik?

Sulaman kristik biasanya dimulai dari baris ke baris dari arah kiri ke kanan. Berdasarkan pola yang ingin dibuat, kalian bisa menentukan pada bagian mana sulaman akan dimulai. Sebaiknya mulailah menyulam pada titik tengah pola untuk memastikan objek pada pola nantinya tepat berada di bagian tengah kain. Biasanya terdapat tanda panah di tepian pola yang menandai titik tengah pola.

Jika sudah ditentukan, siapkan benang dan potong sepanjang 45 cm. Hindari memotong benang terlalu panjang sebab benang yang terlalu panjang akan memicu terjadinya benang kusut saat menyulam dilakukan. Hindari juga mengikat atau menyimpulkan ujung benang. Biarkan kedua ujung benang begitu saja. Sebab mengikat ujung benang akan menimbulkan tonjolan yang cukup mengganggu hasil akhir sulaman.

Bila benang sudah terpasang pada jarum, mulailah tusukkan jarum dari bagian belakang kain ke arah depan melalui satu buah lubang pada kain. Pada jarak kira-kira 1 inchi, tusukkan jarum ke arah belakang. Selanjutnya, tusukkan jarum melalui sebuah lubang dengan arah diagonal dari titik sebelumnya untuk membuat sulaman miring. Pastikan kalian menahan ujung benang di bagian belakang kain agar ujungnya tidak tertarik keluar dan lepas.

Mulailah untuk membuat sulaman kedua dengan menusukkan jarum melalui sebuah lubang yang berada tepat di bawah lubang yang terakhir digunakan. Sebelum kalian menarik benang sulaman dengan kencang, balikkan kain sulaman dan pastikan ekor benang terjepit di antara sulaman yang dibuat.

Lanjutkan menyulam sepanjang baris untuk membuat serangkaian sulaman miring. Jika sudah, ke arah sebaliknya buatlah sulaman miring sehingga terbentuk sulaman kristik berbentuk silang. Terus ulangi langkah-langkah tersebut hingga potongan benang sulaman habis atau mencapai jumlah sulaman sesuaipola. Untuk mengakhiri sulaman, di bagian belakang kain selipkan benang di antara setidaknya tiga titik sulaman untuk mengamankan ujung benang.

Tips Menyulam Kristik

Menyulam kristik memang terbilang gampang. Namun para pemula seringkali menghadapi sedikit kesulitan. Nah, agar kegiatan menyulam kristik nyaman dengan hasil yang memuaskan, sebaiknya simak beberapa tips berikut ini.

1. Tariklah benang dengan kekuatan yang pas. Hindari menarik benang terlalu kuat agar kain tidak berkerut. Hindari pula menarik benang terlalu lembut atau longgar, sebab hal ini akan menyebabkan munculnya celah yang mengganggu keindahan hasil sulaman. Sulaman haruslah tampak rata mendatar. Hanya dengan berlatih terus menerus, kalian akan menemukan tarikan benang yang pas.

2. Hindari membuat lompatan panjang di belakang kain, sebab hal itu akan terlihat dari bagian depan kain. Jika lain hendak berpindah tempat dengan warna benang yang sama namun jaraknya cukup jauh, sebaiknya putuskan benang dan mulaikan dari awal pada titik yang baru.

3. Sebaiknya lengkapi kebutuhan sulam untuk satu pola sebelum mulai menyulam. Sebab benang sulam terkadang memiliki sedikit perbedaan warna pada pembelian yang berbeda.

4. Saat menyulam, benang sulam akan sering terpuntir. Karena itu, sesekali lepaskanlah benang dari jarum dan biarkan benang menggantung bebas agar bisa kembali ke bentuk semula.

5. Jangan terlalu tegang! Menyulam adalah kegiatan yang menyenangkan dan akan melatih ketekunan serta kesabaran kalian. Karenanya, janganlah terlalu tegang dan nikmati proses menyulam. Selamat mencoba!

Jika ingin terlihat kekinian dan populer, bisa coba Korean Kristik yang kini penuh pola unik

flickr.com

Buat kamu yang suka KPop, kristik ala Korea bisa menarik hatimu. Ini karena warna-warna yang dipakai lebih populer dan kekinian. Warna, pola, dan desainnya bisa menyegarkan mata bagi yang melihat. Ada yang menggambarkan baju tradisional Korea, kimchi, pernikahan Korea, kimbap, hingga makanan Korea lainnya. Pernak-pernik tambahan jadi tak perlu kamu tambahkan lagi karena kristik Korea saja sudah cukup semarak.

Gimana pendapatmu soal fakta soal kristik di atas? Tertarik untuk membeli? Tak perlu takut tidak dapat! Di toko-toko online atau marketplace, masih banyak yang menyediakan hiasan unik ini. Selamat berburu!

Mari Mulai Menjahit!

Mulailah menjahit dengan menusuk jarum ulir ke atas (ke bagian depan kain), lalu sisakan ujung benang sepanjang kira kira 2.5 cm (1 inchi) di bagian belakang. Pegang ujung benang pada bagian belakang kain ke arah yang Anda rencanakan untuk melanjutkjan membuat silang, dan timpa / jepit sekitar 4 hingga 5 jahitan pertama di atasnya untuk mengamankannya benang pada tempatnya. Pastikan untuk memeriksa kembali untuk memastikan bahwa jahitan Anda menjepit benang sisa dibelakang sebelum melanjutkan menjahit.

cek link dibawah ini untuk memulai dan menutup benang pilih SUGGESTED CLIP

Kiat Cepat: Saat menjahit, pastikan utas Anda terbentang rata, jika benang Anda menjadi bengkok saat dijahit, lepaskan jarum dan biarkan jarum menggantung bebas. benang akan terlepas dengan sendirinya.

Cross Stitch / Jahitan silang biasanya dimulai baris horizontal dari kiri ke kanan. (Lihat Gambar)
– Untuk membuat tusuk silang tusuk jarum ke atas pada titik 1, lubang kiri bawah dari satu kotak kain dan turun pada titik 2 lubang kanan atas dari satu kotak kain.
– Kemudian naik pada 3 turun pada 4, naik pada 5 turun pada 6.
Selesaikan baris.
– Untuk menyelesaikan jahitan silang Anda Baris belakang dijahit dari kanan ke kiri, buat garis silang dengan menusuk jarum ke atas pada posisi 9 dan turun pada 10, ke atas pada 11 ke bawah pada 12.
Selesaikan baris balik dan ulangi urutan jahitan hingga area dijahit sesuai dengan pola.

Untuk informasi lebih lanjut tentang cara menjahit tusuk silang lihat video berikut

Prepare Fabric – To know when to begin a cross stitch design, it is helpful to find the centre of your fabric. Fold your fabric in half and then in half again, where the two folds intersect is the middle point.


Tags: dari benang

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia