Sure, here it is -Kerajinan DIY Menakjubkan dengan Kulit Buaya - Ide Kreatif untuk Dicoba!
Kenapa Binatang Kulitnya Mahal dan Apa Saja Binatang Berkulit Mahal ?
Sebelum beruang menjadi hewan yang sangat langka, merupakan hal yang sangat umum menjadikan kulitnya sebagai pakaian, terutama jaket dan topi musim dingin.
Kulit beruang banyak digunakan oleh negara-negara Rusia dan tetangganya yang memiliki musim dingin ekstrem. Kini, beruang semakin langka. Ia hanya terdapat di negara-negara seperti Rusia.
Kelangkaan beruang menyebabkan harganya sangat tinggi. Selain itu, kulit beruang biasanya diolah tanpa menghilangkan bulu-bulunya. Keberadaan bulu beruang tersebut menjadi faktor tambahan yang membuat harga kulitnya mahal.
Selain itu, menangkap beruang tidak semudah menangkap hewan liar lainnya. Lebih mengerikan dari menangkap harimau maupun singa. Perjuangan untuk mendapatkan kulit beruang mentah yang harus mempertaruhkan nyawa juga menjadi alasan harganya mahal.
7. Palu Martil
Palu ini pastinya juga khusus biasanya akan terbuat dari plastik dan memastikan bahwa pukulannya tidak akan menggores bagian kulit yang lainnya sehingga kulit juga tidak akan rusak atau tetap terjaga kualitasnya.
Anda harus memiliki satu alat ini agar lebih memudahkan dalam membuat lubang di kulit. Pastinya jangan membuat palu yang apa adanya karena akan membuat kulit lebih cepat rusak. Bahan kulit memang membutuhkan sesuatu yang baik dan halus agar mendapatkan hasil memuaskan.
8. Jarum Jahit Kulit
Untuk menjahit barang-barang kulit Anda, jarum yang sesuai harus digunakan. Jarum yang digunakan untuk kerajinan kulit biasanya khusus. Dibuat dari jarum jahit yang memiliki warna tidak mengkilap namun kualitasnya tidak perlu diragukan lagi
Mata jarumnya seharusnya cukup besar untuk benang lilin yang tebal yang digunakan untuk menjahit produk kulit Anda sehingga akan menghasilkan produk yang berkualitas.
Proses Pembuatan Kerajinan Kulit
Para proses pembuatanya, kulit yang digunakan adalah berupa kulit mentah atau biasa disebut dengan split. Nantinya kulit mentah tersebut akan diolah menggunakan bahan kimia khusus.
Untuk melunakkan kulit tersebut akan dilakukan perendaman dengan air dalam kurun waktu satu hari lebih. Ketika sudah, maka kulit akan mendapatkan keadaan kering dan nantinya akan ditipiskan kembali menggunakan pisau.
Perlu diketahui jika proses penipisan ini akan dilakukan pada bagian rambut dan juga sisa daging yang melekat. Pada bagian kulit dalam akan mendapatkan proses penipisan yang cukup banyak. Jika sudah proses penipisan akan dilakukan pada bagian kulit luar.
Lanjutkan dengan membersihkan kulit yang sudah ditipiskan dengan air dan jangan lupa untuk mengolahnya kembali dengan amplas agar bisa mendapatkan kulit yang begitu berkualitas. Terakhir, lakukan proses pengeringan dengan menjemurnya di bawah sinar matahari hingga mendapatkan kering merata.
Contoh Kerajinan dari Serat Hewan
| ">No | ">Hasil Kerajinan dari Serat Hewan |
| ">1 | ">Kerajinan Selimut dari Serat Bulu Alpacca |
| ">2 | ">Kerajinan Kuas dari Rambut Kuda |
| ">3 | ">Kerajinan Hiasan Bunga dari Serat Kepompong Sutera |
| ">4 | ">Kerajinan Kain Wol dari Serat Bulu Domba |
| ">5 | ">Kerajinan Topi dari Serat Kulit Sapi |
| ">6 | ">Kerajinan Hiasan Dinding dari Serat Kulit Kambing |
| ">7 | ">Kerajinan Dompet Kulit dari Serat Kulit Sapi |
| ">8 | ">Kerajinan Pakaian Rajut dari Serat Kulit Unta |
| ">9 | ">Kerajinan Gantungan Kunci dari Serat Bulu Rubah |
| ">10 | ">Kerajinan Pakaian Coat dari Bulu Serigala |
| ">11 | ">Kerajinan Pakaian dari Serat Bulu Kelinci |
| ">12 | ">Kerajinan Sandal dari Serat Hewan Rakun |
| ">13 | ">Kerajinan Selimut dari Serat Hewan Anjing Hutan |
| ">14 | ">Kerajinan Pakaian dari Serat Bulu Cerpelai |
| ">15 | ">Kerajinan Tas dari Serat Kulit Buaya |
| ">16 | ">Kerajinan Pakaian Hangat dari Serat Bulu Beruang |
| ">17 | ">Kerajinan Dompet dari Serat Kulit Ular |
| ">18 | ">Kerajinan Topi dari Serat Bulu Tupai |
| ">19 | "> |
3. Buaya
Buaya adalah binatang yang kulitnya sangat mahal penyebabnya karena proses untuk mendapatkan kulit buaya sulit.
Buaya hanya hidup di area rawa maupun sungai. Tidak semua daerah di Indonesia memiliki rawa dan sungai. Untuk mendapatkan kulit buaya di perkotaan maka buaya harus dipelihara sendiri di dalam kolam.
Selama memelihara buaya agar siap panen kulit maka buaya perlu diberi makan berupa daging yang harganya tentu tidak murah.
Sementara buaya yang didapatkan di rawa maupun sungai, untuk menangkapnya tidak bisa hanya dilakukan oleh dua orang karena akan mempertaruhkan nyawa. Terutama jika buaya tersebut berukuran jumbo maka diperlukan tenaga ekstra.
Belum selesai sampai di situ. Proses pengulitan buaya juga memerlukan pisau yang sangat tajam karena kulit buaya tebal dan cenderung keras. Salah menguliti maka kulit buaya dapat melukai tangan.
Proses mendapatkan kulit buaya hingga siap dijadikan beragam kerajinan tersebut lah yang menyebabkan harga kulit buaya mahal. Belum lagi ongkos pendistribusian kulit buaya dari produsen kulit ke tempat produsen kerajinan kulit.
Tags: kerajinan kulit