... Cara Menggunakan Kulit Buaya untuk Kerajinan Tangan DIY: Ide Kreatif dan Panduan Praktis

Sure, here it is -Kerajinan DIY Menakjubkan dengan Kulit Buaya - Ide Kreatif untuk Dicoba!

Pengertian Kerajinan Kulit

Hal pertama yang akan kita bahas bersama adalah pengertian dari kerajinan kulit. Sama seperti namanya, kerajinan kulit adalah salah satu jenis kerajinan yang dibuat dengan bahan dasar kulit.
Beberapa kulit hewan yang kerap digunakan untuk pembuatan kerajinan kulit adalah seperti kulit ular, sapi, biawak, buaya, kambing, kerbau dan lain sebagainya.

Lalu hasil jadi dari kerajinan ini juga terbilang begitu beragam. Contohnya adalah tas, lukisan, sabuk, dompet, jaket, hiasan dinding dan lain sebagainya. Karena memiliki bahan baku yang terkadang begitu sulit didapatkan dan berkualitas tinggi.

Tentunya harga yang ditawarkan juga relatif tinggi dibandingkan dengan kerajinan dengan bahan baku lainnya. Di Indonesia sendiri juga sudah banyak pengrajin yang memanfaatkan kulit asli dari hewan guna produk kerajinan yang dibuatnya.

Sifat dan Karakteristik Bahan Kerajinan Dari Kulit Asli

Masyarakat memiliki alasan yang beragam dalam membeli produk kerajinan yang berasal dari kulit hewan. Salah satunya adalah daya tahan yang lama.

Pada dasarnya, daya tahan kulit hewan dipengaruhi oleh hewan itu sendiri. Semakin besar ukuran hewan, maka hasilnya akan semakin berat dan tebal. Sehingga tidak heran apabila banyak orang yang menggunakan kulit sapi dengan karakter kaku dan tebal. Selain itu, terdapat beberapa contoh kerajinan lain yang memiliki karakter tebal dan berat. Mulai dari ikat pinggang, sarung tangan, topi, tas, sepatu, sandal, dan dompet.

Tahan Panas

Jaket dengan bahan kulit, mampu atau tahan terhadap panas. Hal ini dikarenakan kulit bisa menahan panas dengan baik, sebab udara besar sudah berada di dalam material ini. Selain itu, udara sebagai konduktor yang panas dan buruk, membuat bahan kulit tahan terhadap panas.

Daya Regang Yang Bagus

Karakter dari kerajinan yang berbahan kulit adalah memiliki sifat merenggang yang baik. Selain itu, bahan ini juga tahan jika ditarik. Bahkan bahan kulit juga tahan terhadap abrasi mulai dari kondisi kering atau basah. Namun sebenarnya, semua itu tergantung dari jenis kulit hingga metode penyamakan.

Sifat Elastis Yang Baik

Sifat dari kulit sendiri cenderung elastis, atau hampir sama dengan plastik. Namun kulit sendiri juga bisa dibuat menjadi lentur atau menjadi keras. Hal seperti ini tergantung dari kemampuan air dalam membasahi benda padat (wettability) dari serat kulit. Namun pada dasarnya, hal ini dipengaruhi oleh metode penyamakan.

Tahan Bahan Kimia

Kulit sendiri mempunyai daya tahan terhadap api atau panas. Selain itu, kulit juga tahan dari asam lemah atau alkali lemah. Pada dasarnya, asam dan alkali yang kuat bisa membuat kualitas kulit menurun. Akan tetapi, jenis kulit terbaik tidak akan terpengaruh oleh asam dan alkali lemah.

3. Buaya

Buaya adalah binatang yang kulitnya sangat mahal penyebabnya karena proses untuk mendapatkan kulit buaya sulit.

Buaya hanya hidup di area rawa maupun sungai. Tidak semua daerah di Indonesia memiliki rawa dan sungai. Untuk mendapatkan kulit buaya di perkotaan maka buaya harus dipelihara sendiri di dalam kolam.

Selama memelihara buaya agar siap panen kulit maka buaya perlu diberi makan berupa daging yang harganya tentu tidak murah.

Sementara buaya yang didapatkan di rawa maupun sungai, untuk menangkapnya tidak bisa hanya dilakukan oleh dua orang karena akan mempertaruhkan nyawa. Terutama jika buaya tersebut berukuran jumbo maka diperlukan tenaga ekstra.

Belum selesai sampai di situ. Proses pengulitan buaya juga memerlukan pisau yang sangat tajam karena kulit buaya tebal dan cenderung keras. Salah menguliti maka kulit buaya dapat melukai tangan.

Proses mendapatkan kulit buaya hingga siap dijadikan beragam kerajinan tersebut lah yang menyebabkan harga kulit buaya mahal. Belum lagi ongkos pendistribusian kulit buaya dari produsen kulit ke tempat produsen kerajinan kulit.


Tags: kerajinan kulit

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia