Sure, here it is -Kerajinan DIY Menakjubkan dengan Kulit Buaya - Ide Kreatif untuk Dicoba!
2. Gajah
Gajah sekali beranak hanya melahirkan seekor bayi. Musim beranaknya pun tidak pasti, terkadang setahun sekali, bisa lebih dari setahun. Oleh karena itu gajah menjadi hewan langka dan dilindungi.
Sebagai hewan dilindungi gajah tidak boleh diburu, perburuan gajah dilakukan secara diam-diam dan segala bagian tubuh yang akan dijual diselundupkan, termasuk kulitnya. Maka tak heran jika harga kulit gajah sangat mahal.
Sebab, kapan matinya seekor gajah tidak pasti. Sementara itu, jika gajah dewasa tidak ada maka harus menunggu gajah bayi tumbuh dewasa kemudian menunggu masa kematiannya. Sulitnya mendapatkan kulit gajah membuat harganya menjadi begitu mahal.
Faktor lain yang menyebabkan harga kulit gajah menjadi sangat mahal karena kulitnya yang begitu tebal membuatnya tidak mudah dipotong, apalagi sekadar tergores.
Pengertian Kerajinan Kulit
Hal pertama yang akan kita bahas bersama adalah pengertian dari kerajinan kulit. Sama seperti namanya, kerajinan kulit adalah salah satu jenis kerajinan yang dibuat dengan bahan dasar kulit.
Beberapa kulit hewan yang kerap digunakan untuk pembuatan kerajinan kulit adalah seperti kulit ular, sapi, biawak, buaya, kambing, kerbau dan lain sebagainya.
Lalu hasil jadi dari kerajinan ini juga terbilang begitu beragam. Contohnya adalah tas, lukisan, sabuk, dompet, jaket, hiasan dinding dan lain sebagainya. Karena memiliki bahan baku yang terkadang begitu sulit didapatkan dan berkualitas tinggi.
Tentunya harga yang ditawarkan juga relatif tinggi dibandingkan dengan kerajinan dengan bahan baku lainnya. Di Indonesia sendiri juga sudah banyak pengrajin yang memanfaatkan kulit asli dari hewan guna produk kerajinan yang dibuatnya.
Kenapa Binatang Kulitnya Mahal dan Apa Saja Binatang Berkulit Mahal ?
Sebelum beruang menjadi hewan yang sangat langka, merupakan hal yang sangat umum menjadikan kulitnya sebagai pakaian, terutama jaket dan topi musim dingin.
Kulit beruang banyak digunakan oleh negara-negara Rusia dan tetangganya yang memiliki musim dingin ekstrem. Kini, beruang semakin langka. Ia hanya terdapat di negara-negara seperti Rusia.
Kelangkaan beruang menyebabkan harganya sangat tinggi. Selain itu, kulit beruang biasanya diolah tanpa menghilangkan bulu-bulunya. Keberadaan bulu beruang tersebut menjadi faktor tambahan yang membuat harga kulitnya mahal.
Selain itu, menangkap beruang tidak semudah menangkap hewan liar lainnya. Lebih mengerikan dari menangkap harimau maupun singa. Perjuangan untuk mendapatkan kulit beruang mentah yang harus mempertaruhkan nyawa juga menjadi alasan harganya mahal.
Tags: kerajinan kulit