Membuat Lampion Benang Wol - Seni Sulaman DIY yang Memikat
Cara membuat lampion benang wol
Selain dapat dijadikan ornamen dekorasi rumah, lampion benang wol juga dapat dijadikan usaha kecil-kecilan. Membuat lampion dari benang membutuhkan beberapa bahan dan alat yang mudah didapati. Berikut adalah daftar bahan-bahan dan alat yang dibutuhkan dalam metode cara membuat lampion dari benang:
Siapkan balon yang sudah melembung dan berikan lingkaran besar memutari bagian bawah balon.Masukkan lem kayu ke dalam wadah, lalu campurkan dengan sedikit air dan ratakan air dan lem. Pastikan untuk tidak menuang air terlalu banyak, agar lem tetap akan dapat merekat.
Masukkan benang wol ke dalam wadah berisi campuran lem dan air dan aduk. Lumuri seluruh permukaan balon dengan lem kayu menggunakan kuas.Angkat benang wol dari dalam wadah, kemudian lilitkan benang ke balon. Dimulai dari helai demi helai, lalu lilitkan secara acak hingga permukaan balon tertutup. Gunakan kreasi Anda dalam melilitkan benang pada balon.
Biarkan lilitan benang pada balon mengeras selama kurang lebih lima menit. Pastikan bahwa benang sudah benar-benar menempel keras pada balon. Bersihkan sisa-sisa balon yang berada di dalam lampion benang.Kemudian, semprotkan benang menggunakan semprotan pengeras. Bisa juga menggunakan pengeras rambut sebagai bahan alternatif.
Tunggu sekitar 2 menit hingga lampion benang benar-benar mengering.Tentunya cara di atas merupakan cara dasar dalam membuat lampion dari benang wol. Anda bisa menambahkan elemen-elemen lain untuk memberikan sentuhan kreativitas lainnya. Membuat lampu lampion dari benang menggunakan metode cara di atas sangat mudah dipraktikkan dan nantinya dapat digunakan di mana saja.
Cara membuat lampion dari benang wol:
1. Cara membuat lampion dari benang wol yang pertama adalah meniup atau mengisi angin pada balon. Isi angina sampai ukuran yang kamu inginkan. Sebisa mungkin jangan terlalu besar karena akan membutuhkan waktu dan bahan yang tentunya lebih banyak pula.
2. Kemudian, masukan lem kayu ke dalam wadah dan campur dengan air secukupnya agar lem sedikit lebih encer. Tetapi, jangan terlalu encer pula, karena akan membuatnya jadi lama kering dan daya rekatnya menjadi berkurang.
3. Cara membuat lampion dari benang wol berikutnya adalah dengan melapisi semua permukaan balon dengan lem. Gunakan kuas agar kamu bisa melapiskan lem dengan lebih merata. Hal ini dilakukan agar benang dapat menempel sempurna pada balon.
5. Bila lilitan sudah dirasa cukup tebal dan rata, kamu bisa kembali melapisi permukaannya dengan lem. Lalu, lilitkan lagi benang dengan pola acak secara merata untuk kedua kalinya. Kamu bisa melilitkan benang hingga berulang-ulang agar lebih tebal. Namun, kamu harus mengetahui batas terbaiknya, karena semakin banyak lilitan benang, maka semakin redup pula cahaya lampion nantinya.
7. Tunggu lem sampai mengering. Sebaiknya lakukan pengeringan dengan menggantung balon dan menghindarkannya dari sinar matahari. Hal ini untuk menghindari balon meledak karena panas matahari.
Kelebihan benang woll
Bahan kain wol memiliki sifat yang unik dan berguna, di antaranya adalah:
1. Hangat
Wool memiliki sifat insulasi yang baik, sehingga mampu menjaga tubuh tetap hangat pada cuaca yang dingin.
Ini merupakan salah satu alasan mengapa bahan kain ini sangat populer digunakan dalam pembuatan pakaian musim dingin.
2. Nyaman
Wool memiliki sifat elastisitas yang baik, sehingga dapat menyesuaikan dengan bentuk tubuh, sehingga nyaman digunakan.
Selain itu, bahan ini juga memiliki sifat anti-statis, sehingga tidak mudah menimbulkan gesekan dengan kulit.
3. Tahan lama
Wool adalah bahan kain yang tahan lama. Kain ini dapat bertahan hingga beberapa tahun jika digunakan dan dicuci dengan benar. Wool juga tahan terhadap serangan rayap dan serangga lainnya.
4. Mudah dicuci
Wool dapat dicuci dengan mudah dan bahkan dapat dibersihkan dengan air dingin atau suhu rendah.
Namun, disarankan untuk mencuci dengan tangan atau menggunakan mesin cuci yang tidak menggunakan tambahan pewangi.
5. Ramah lingkungan
Wool merupakan bahan kain yang ramah lingkungan karena dapat diperbaharui dan tidak merusak ekosistem.
Tags: benang