Langkah-Langkah Menjahit Kemeja - Panduan Praktis untuk Pekerjaan Jahit DIY
Cara menjahit dengan tangan: langkah awal
Ketika Anda ingin belajar menjahit, ingatlah untuk belajar dengan pelan-pelan, satu langkah pada satu waktu. Bagi pemula, sangat mudah untuk menjadi frustrasi pada awalnya, tetapi penting untuk menguasai dasar-dasar cara dan teknik jahit sebelum Anda mulai dengan proyek yang lebih kompleks.
Mulailah dengan mengumpulkan semua peralatan yang Anda butuhkan. Biasanya ini meliputi jarum, benang, kain, pola, gunting kain, jarum pentul, dan kapur kain (pastikan kapurnya dapat dicuci dengan mesin cuci). Anda juga mungkin bisa berinvestasi pada buku-buku menjahit atau setidaknya membaca-baca katalog untuk memberi Anda sedikit gambaran dan panduan.
Berikutnya, mulai dengan proyek menjahit sederhana- seperti menjahit bantal. Proyek ini akan mengasah keterampilan dasar Anda untuk menjahit pakaian sendiri.
Masukkan benang ke jarum, buat simpul pada kedua ujungnya, dan mulai dengan jahitan jelujur untuk menyatukan dua lembar kain yang berukuran sama dan berbentuk persegi.
1 Jahitlah sepanjang tiga sisi kain dan biarkan satu sisi tetap terbuka. 2 Baliklah kain tersebut ke bagian dalam sehingga jahitan tadi berada di sisi dalam bantal.
Membuat Garis Bantu Pola Dasar Kemeja Pria
Dari contoh ukuran tersebut, kelonggaran bisa ditentukan sesuai keinginan. Adapun panduan kelonggaran sebagai berikut.
• Sempit/ Jangkis = ¼ lingkaran badan + 2,5cm hingga 3cm
• Sedang = ¼ lingkaran badan + 4cm
• Longgar = ¼ lingkaran badan + 5cm
Berbekal hasil pengukuran tersebut, pertama-tama buatlah terlebih dahulu garis bantu untuk memudahkan pembuatan pola.
Pada pola di atas terdapat 5 garis bantu. Berikut ini keterangannya.
• Titik A adalah garis tengah kemeja
• Garis 1 adalah garis puncak bahu
• Garis 2 adalah garis bahu = 1/10 lebar bahu
• Garis 3 adalah garis dada = ½ lebar bahu diukur dari garis 1
• Garis 4 adalah panjang kemeja
Kemudian tambahkan dua garis lagi yakni garis B dan C.
• Garis B dibuat dari titik A ke kiri 1,5cm. Fungsinya untuk kancing
• Garis C dibuat dari titik B ke kiri 5,5cm. Fungsinya untuk lipatan kancing.
Pola Dasar Kemeja Pria Bagian Depan
Cara Mengukur Badan untuk Membuat Pola Dasar Kemeja Pria
Mengukur badan menjadi langkah penting untuk membuat pola dasar kemeja pria yang benar. Ada beberapa bagian tubuh yang perlu diukur dengan cermat agar nantinya menghasilkan ukuran kemeja pria yang nyaman digunakan.
Selain mengukur langsung pada tubuh orang yang hendak mengenakannya, Anda juga bisa mengambil kemeja yang paling nyaman dipakai untuk digunakan sebagai panduan ukuran. Berikut ini beberapa ukuran yang dibutuhkan.
1. Panjang kemeja pria
Panjang kemeja pria diukur dari pangkal leher samping ke bawah hingga panjang kemeja yang dikehendaki.
2. Lingkar badan
Lingkar badan diukur melingkar pada badan yang terbesar dengan melewati bagian bawah ketiak.
3. Lebar Pundak
Untuk lebar pundak, lakukan pengukuran dari batas bahu belakang kiri hingga bahu belakang kanan dengan menurunkan kurang lebih 8 cm dari pangkal leher belakang.
4. Lebar Bahu
Sedangkan untuk mengukur lebar bahu, ukurlah dari batas leher samping hingga batas bahu.
5. Panjang Lengan
Jika ingin membuat pola kemeja lengan pendek, ukurlah dari batas bahu hingga panjang yang diinginkan umumnya kurang lebih 45cm di atas siku. Sementara itu bila ingin membuat pola kemeja lengan panjang, ukurlah dari batas bahu hingga panjang yang diinginkan.
6. Lingkar ujung lengan
Ukurlah melingkar pada batas ujung lengan kemeja kurang lebih 2cm sampai 4cm.
7. Lingkar leher
Untuk lingkar leher, ukurlah melingkar pada leher dengan menurunkan kurang lebih 6cm pada lekuk leher depan.
Tags: jahit kemeja