Langkah-Langkah Menjahit Kemeja - Panduan Praktis untuk Pekerjaan Jahit DIY
Langkah-langkah penting
Untuk membuat dan menjahit sendiri baju Anda ikuti tips berikut:
Siapkan semua yang Anda butuhkan untuk proyek tersebutTambahkan dengan elemen-elemen dan teknik yang lebih kompleks seiring dengan bertambahnya percaya diri Anda
Pastikan Anda menghindari kesalahan-kesalahan umum yang sering terjadiApakah Anda pernah bermimpi untuk merambah dunia busana dengan pakaian yang Anda jahit sendiri? Atau Anda ingin belajar cara menjahit di rumah tapi tak yakin untuk memulai dari mana? Simak bagaimana Anda bisa memanfaatkan alat jahit Anda yang tersembunyi di dalam lemari dengan mengikuti panduan lengkap belajar jahit untuk pemula yang mudah diikuti ini. Kami akan membahas dasar-dasar teknik jahit, mulai dari cara menjahit kancing, sampai dengan tips-tips penting dan kesalahan-kesalahan umum yang dapat Anda hindari.
Jika akan mendaur ulang baju lama Anda, pastikan baju tersebut tercuci bersih lebih dahulu.
Cara menjahit dengan tangan: langkah awal
Ketika Anda ingin belajar menjahit, ingatlah untuk belajar dengan pelan-pelan, satu langkah pada satu waktu. Bagi pemula, sangat mudah untuk menjadi frustrasi pada awalnya, tetapi penting untuk menguasai dasar-dasar cara dan teknik jahit sebelum Anda mulai dengan proyek yang lebih kompleks.
Mulailah dengan mengumpulkan semua peralatan yang Anda butuhkan. Biasanya ini meliputi jarum, benang, kain, pola, gunting kain, jarum pentul, dan kapur kain (pastikan kapurnya dapat dicuci dengan mesin cuci). Anda juga mungkin bisa berinvestasi pada buku-buku menjahit atau setidaknya membaca-baca katalog untuk memberi Anda sedikit gambaran dan panduan.
Berikutnya, mulai dengan proyek menjahit sederhana- seperti menjahit bantal. Proyek ini akan mengasah keterampilan dasar Anda untuk menjahit pakaian sendiri.
Masukkan benang ke jarum, buat simpul pada kedua ujungnya, dan mulai dengan jahitan jelujur untuk menyatukan dua lembar kain yang berukuran sama dan berbentuk persegi.
1 Jahitlah sepanjang tiga sisi kain dan biarkan satu sisi tetap terbuka. 2 Baliklah kain tersebut ke bagian dalam sehingga jahitan tadi berada di sisi dalam bantal.
Pola Dasar Kemeja Pria Bagian Belakang
Berpegang pada pola dasar kemeja pria bagian depan, selanjutnya buatlah pola dasar kemeja pria bagian belakang. Berikut ini rumusannya.
- Titik E1 naik ke atas (1/10 lebar bahu – 1) x2 = (4,6 – 1) x 2 = 7,2cm. Nilai ini kemudian dibulatkan menjadi 7cm.
- Lalu buatlah garis lurus 5.
- R adalah titik pertemuan garis 5 dan garis A.
- R – R1 = ½ lebar bahu
- Titik D naik ke atas (E1 – R1) – 1cm. Lalu buatlah garis lurus 6.
- R1 – S = D – E1
- R1 buat garis lurus ke bawah menyentuh garis 3, maka terbentuk titik W
- Titik X adalah ½ garis R1 – W
- X – X1 masuk ke dalam 1cm
Kemudian hubungkan titik-titik R – S – R1 – X1 – H – M – K1 – J – R maka terbentuklah pola kemeja pria bagian belakang.
Membuat Garis Bantu Pola Dasar Kemeja Pria
Dari contoh ukuran tersebut, kelonggaran bisa ditentukan sesuai keinginan. Adapun panduan kelonggaran sebagai berikut.
• Sempit/ Jangkis = ¼ lingkaran badan + 2,5cm hingga 3cm
• Sedang = ¼ lingkaran badan + 4cm
• Longgar = ¼ lingkaran badan + 5cm
Berbekal hasil pengukuran tersebut, pertama-tama buatlah terlebih dahulu garis bantu untuk memudahkan pembuatan pola.
Pada pola di atas terdapat 5 garis bantu. Berikut ini keterangannya.
• Titik A adalah garis tengah kemeja
• Garis 1 adalah garis puncak bahu
• Garis 2 adalah garis bahu = 1/10 lebar bahu
• Garis 3 adalah garis dada = ½ lebar bahu diukur dari garis 1
• Garis 4 adalah panjang kemeja
Kemudian tambahkan dua garis lagi yakni garis B dan C.
• Garis B dibuat dari titik A ke kiri 1,5cm. Fungsinya untuk kancing
• Garis C dibuat dari titik B ke kiri 5,5cm. Fungsinya untuk lipatan kancing.
Pola Dasar Kemeja Pria Bagian Depan
Rumus dan Pola Lengan Kemeja Pria
Jika garis bantu sudah dibuat, barulah lanjutkan dengan membuat pola lengan kemeja pria dengan berpedoman pada rumus pola lengan kemeja berikut ini:
- Titik A adalah titik puncak lengan
- A – B adalah titik puncak = ¼ lebar bahu – 1,5cm
- B – C = ½ lebar bahu – 1cm
- Lantas buatlah garis lurus A – C
- Garis A – C dibagi menjadi 3 bagian yakni A –F, F – G, dan G – E
- Lalu garis G – E dibagi menjadi 2 untuk mendapat titik H
- A – C = panjang lengan pendek
- C – J = ½ lingkaran lengan pendek atau (B – E) – 5cm
- A – D = panjang lengan – lebar manset
- D – K = lebar lengan
- Lebar manset 5cm hingga 6cm atau sesuai keinginan. Sedangkan belahan manset 10cm hingga 12cm.
Tags: jahit kemeja