Cara Efektif Menyusun Laporan Kegiatan Kerajinan dengan Jelas
Materi Pengertian, Manfaat dan Fungsi Laporan Kegiatan Usaha Mapel Prakarya kelas 11 SMA/MA
Materi Pengertian, Manfaat dan Fungsi Laporan Kegiatan Usaha Mapel Prakarya kelas 11 SMA/MA - Halo adik adik apa kabar? semoga dalam keadaan sehat selalu, nah pada kesempatan yang baik ini kakak ingin menyampaikan jangan lupa untuk menggunakan masker, menjaga jarak dan tentunya mencuci tangan untuk menghindari penyebaran wabah virus corona. Oiya kali ini kakak ingin membagikan materi tentang Pengertian, Manfaat dan Fungsi Laporan Kegiatan Usaha dari mata pelajaran Prakarya untuk adik adik kelas XI SMA/MA. Semoga dengan adanya materi ini bisa bermanfaat yah. Semangat!!
| Materi Pengertian, Manfaat dan Fungsi Laporan Kegiatan Usaha Mapel Prakarya kelas 11 SMA/MA |
Modul ini sebagai pendamping buku teks pelajaran (BTP) atau buku sekolah elektronik (BSE)sebagai media pendukung bagi kalian dalam memahami materi tentang membuat laporan kegiatan usaha kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun ruang yang meliputi identifikasi, tahapan dan membuat laporan kegiatan usaha kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun ruang.
Materi laporan kegiatan usaha kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun ruang lokal ini adalah materi yang sangat penting dan harus kalian kuasai karena berguna dalam kehidupan sehari-hari ketika anda suatu usaha yang berkaitan usaha kerajinan maka perlu memahami cara pembuatan dan analisis laporan kegiatan usaha untuk mendapatkan fakta hasil kegiatan usaha kalian.
Cara Menulis Laporan Kegiatan
Dalam menulis atau menyusun laporan kegiatan, terdapat beberapa tips yang perlu kita lakukan agar dapat menghasilkan laporan kegiatan yang baik, diantaranya yaitu sebagai berikut:
- Memperhatikan bagian yang harus ada dalam laporan kegiatan
- Kata Pengantar
- Daftar Isi
- Daftar Tabel
- Daftar Gambar
- Daftar Lampiran
- Bab I Pendahuluan
- Bab II Isi
- Bab III Kesimpulan dan Saran
- Daftar Pustaka
- Lampiran
- Menggunakan bahasa yang sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)
Laporan kegiatan yang baik harus sesuai dengan EYD, serta menggunakan bahasa yang formal dan informatif agar dapat merangkum seluruh isi kegiatan dalam laporan yang sesuai dengan keinginan atasan dan pihak sponsor, sehingga di masa mendatang mereka dapat mempercayakan lagi kegiatan yang serupa.
- Melengkapi laporan kegiatan dengan foto atau hasil dokumentasi
Bukan hanya bahasa yang harus sesuai EYD, laporan kegiatan yang baik juga harus menyertakan foto-foto atau dokumentasi hasil kegiatan.
Foto dapat menjadi gambaran nyata sekaligus berguna sebagai narator yang mendeskripsikan seluruh rangkaian kegiatan. Ingat bahwa jita harus memiliki foto yang bisa bercerita dan merekam momen terpenting untuk disertakan pada laporan kegiatan.
- Menguraikan kesulitan dan hambatan
Pastinya kita tahu bahwa semua bentuk kegiatan akan memiliki kesulitan dan hambatan tersendiri. Kita harus tetap menuliskan dengan jelas kesulitan maupun hambatan yang terjadi agar bisa memberikan kesimpulan dan saran yang tepat pada Bab III.
- Melakukan editing ulang sebelum laporan kegiatan dicetak
Sebelum laporan kegiatan dicetak, perlu untuk diperiksa dan dibaca kembali dari awal hingga akhir. Lakukan pula proses pengeditan dan revisi untuk menyempurnakan laporan kegiatan yang kita susun.
D. Menganalisis Laporan Kegiatan Usaha
- Bidang kegiatan usaha
- Rugi/laba
- Bidang keuangan
- Bidang permodalan
- Bidang administrasi dan pembukuan
- Bidang ketenagakerjaan
- Bidang pemasaran
- Bidang organisasi.
Pada akhir tahun seluruh kegiatan usaha harus dilaporkan untuk dianalisis oleh pihak yang berkepentingan, untuk memperoleh informasi yang tepat dalam mengambil keputusan. Analisis laporan keuangan adalah evaluasi atau penafsiran neraca dan daftar perubahan posisi keuangan perusahaan.
Baca juga: Tahapan Dalam Pengelolaan Proses PembelajaranMengadakan analisis laporan keuangan sangat penting untuk mengetahui keadaan dan perkembangan keuangan dari perusahaan yang bersangkutan. Analisis laporan keuangan selalu berhubungan dengan masalah neraca, rugi/laba dan perubahan modal perusahaan.
Analisis laporan keuangan pada hakikatnya adalah untuk mengadakan penilaian atas keadaan keuangan perusahaan. Untuk lebih dapat menggambarkan perubahan posisi keuangan dan sifat pengembangan perusahaan dari waktu ke waktu suatu perusahaan diharuskan membuat laporan keuangan paling lama 2 tahun terakhir dari kegiatan usahanya
Menganalisis laporan berarti melakukan suatu kajian atau penelitian terhadap suatu laporan. Hal yang dianalisis dalam laporan dapat meliputi isi peristiwa, kronologi waktu, kelengkapan data, kebahasaan, dan bentuk laporan.
Dalam menganalisis laporan yang perlu diperhatikan hal-hal berikut.
- Menyimak laporan dengan saksama, sehingga dapat menangkap informasi yang disampaikan secara utuh dan lengkap serta terperinci.
- Memahami isi laporan dari bentuk, isi, maupun kebahasaan.
- Menguraikan secara detail atau rinci pokok-pokok isi laporan.
- Melakukan pengecekan terhadap setiap hal yang dilaporkan secara detail dan cermat.
- Tidak mencampuradukkan antara fakta (yang bersifat objektif) dan opini atau pendapat (yang cenderung bersifat subjektif).
Laporan Kegiatan: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Struktur
Saat menduduki bangku sekolah, pelajaran bahasa Indonesia mengajarkan pentingnya pembuatan laporan yang disusun secara sistematis. Laporan adalah hal-hal penting yang harus disampaikan kepada orang lain tentang sebuah kegiatan.
Saat suatu kegiatan berlangsung, laporan juga harus dibuat untuk menggambarkan dan mengidentifikasi hal-hal yang bisa menjadi bahan evaluasi di kemudian hari.
Selain itu, penting untuk menyusun sebuah laporan agar peristiwa di dalamnya dapat terdokumentasi baik dan dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.
Lantas apa yang dimaksud laporan kegiatan? Bagaimana ciri-ciri dan strukturnya? Simak penjelasan di bawah ini yang dirangkum dari buku ajar Bahasa Indonesia SMA Kelas 3 karangan Sri Sutarni, S.Pd dan Drs. Sukardi, M.Pd (2008:86).
Tags: kerajinan cara yang berarti