"Jejak Sejarah Kerajinan Bambu - Mengungkap Asal Usul dan Perkembangannya"
BAB V KEUNTUNGAN
| Nama Produk | Jumlah | Kisaran Harga |
| Kerajinan tangan dari botol bekas | 1 | Rp70.000 |
| Kerajinan tangan dari barang bekas | 1 | Rp100.000 |
| Kerajinan tangan dari anyaman | 1 | Rp80.000 |
| Kerajinan tangan dari limbah | 1 | Rp120.000 |
| Kerajinan tangan dari sampah plastic | 1 | Rp60.000 |
| Kerajinan tangan dari sampah besi | 1 | Rp50.000 |
| Kerajinan tangan dari gelas | 1 | Rp15.000 |
| Kerajinan tangan dari kaca | 1 | Rp20.000 |
| Kerajinan tangan dari piring | 1 | Rp4.000 |
| Kerajinan tangan dari kardus | 1 | Rp100.000 |
| Kerajinan tangan dari rongsokan | 1 | Rp100.000 |
| Stiker | 1 | Rp30.000 |
| Kerajinan tangan dari bambu | 1 | Rp100.000 |
| Kerajinan tangan dari kulit | 1 | Rp50.000 |
| Kerajinan tangan dari baju bekas | 1 | Rp200.000 |
| Kerajinan tangan dari pakaian | 1 | Rp100.000 |
Kami asumsikan ada minimal 100 penjualan produk dalam sehari. Kemudian kami asumsikan keuntungan bersih per produk bila disama ratakan adalah Rp100.000.
Maka keuntungan bersih setiap harinya yang bisa kami raih adaalah 100×100.000 = 10 juta rupiah
Keuntungan tersebut belum ditambah keuntungan desain stiker dan cat khusus yang keuntungannya bisa lebih besar lagi.
Jadi kami estimasikan keuntungan per usaha Kerajinan tangan kami sekitar 10 juta x 30 = 100 juta rupiah.
Wow—–
BAB IV MODAL
Selanjutnya, dalam tahap ini, kami akan menyajikan tabel rincian modal yang akan kami keluarkan untuk mendirikan usaha Kerajinan tangan kekinian kami. Berikut ini adalah rincian biaya modal yang tercantum dalam proposal kewirausahaan kerajinan tangan kami:
| Nama Barang | Jumlah | Kisaran Harga |
| Sewa Gedung | 1 | Rp2.000.000 |
| Mesin pemotong kayu | 5 | Rp3.000.000 |
| Kursi Kayu Pelanggan | 2 | Rp300.000 |
| Plang banner ruko | 2 | Rp200.000 |
| Hiasan dan dekorasi Kerajinan tangan | 20 | Rp600.000 |
| Mesin press | 1 | Rp10.000.000 |
| Gunting | 1 set | Rp1.000.000 |
| Alat pahat | 1 set | Rp1000.000 |
| Mesin jahit | 1 set | Rp1000.000 |
| Lem kayu | 1 set | Rp100.000 |
| Gergaji | 20 | Rp1000.000 |
| Gergaji kayu | 1 | Rp1000.000 |
| Pisau | 10 | Rp1.00.000 |
| Tempat Sampah | 2 | Rp15.000 |
| Biaya tak terduga | Rp10.000 | |
| TOTAL | Rp68.225.000 |
Ini merupakan perkiraan atau estimasi biaya tempat dan peralatan yang kami butuhkan, yakni sebesar Rp68.225.000.
Hasil Laporan Observasi Kerajinan Bahan Keras Nusantara Lengkap
Seperti apa contoh observasi kerajinan bahan keras nusantara? Ada berbagai macam bahan kerajinan yang menjadi di bagian dari kebudayaan di berbagai daerah di Indonesia. Kita juga sering menggunakannya untuk keperluan sehari-hari seperti bahan kerajinan yang terbuat dari kayu, biji bijian, batu, bambu, kerang, dan berbagai bahan lain yang keras yang dibuat dengan kreativitas dan bahkan memiliki nilai seni dan harga jual tersendiri
Kerajinan tangan pada dasarnya dibagi menjadi dua yaitu kerajinan tangan keras dan kerajinan tangan lunak. Dari namanya saja kita pasti tahu kerajinan tangan keras adalah kerajinan yang pembuatannya menggunakan bahan yang bersifat keras dan membutuhkan tenaga untuk membentuknya.
Kamu penasaran dengan kerajinan tangan ini? Mungkin sebagian sobat kosngosan sering memakainya di dapur dan perabotan rumah. Nah bahan keras ini juga dibagi menjadi 2 yaitu bahan keras alami yang berasal langsung dari alam dan bahan keras buatan yang membutuhkan proses pengelolaan kembali.
Contoh kerajinan tangan bahan keras alami yaitu segala kerajinan yang berasal dari bahan seperti kayu, biji-bijian, bambu, batu, kerang, tulang, rotan dan bahan alam lainnya.
Sedangkan contoh kerajinan tangan bahan keras buatan yaitu kerajinan yang berasal dari bahan kaca, logam, besi, silikon, semen, dan berbagai bahan buatan pabrik lainnya.
Sering sekali ketika sekolah, kamu ditugaskan untuk melakukan praktikum yaitu mengadakan observasi atau analisis kerajinan bahan keras yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, dan menulis dalam bentuk makalah atau laporan praktikum.
Apabila kamu bingung dan mengalami kesulitan untuk mencari referensi sobat kosngósan bisa membaca contoh hasil observasi dari berbagai praktikum pengamatan hasil kerajinan tangan bahan keras dari nusantara dibawah ini yang sudah mimin kumpulkan untuk kalian.
Fungsi Proposal kewirausahaan kerajinan tangan
| Nama Usaha | Kerajinan tangan Kekinian Bambu, Botol dll |
| Pemilik Usaha | Usman Badru |
| Lokasi Usaha | Cipete rt21, rw11 Kab. Bekasi Jawa Barat 17333 |
| Slogan Usaha | “Kerajinan Tangan Estetik” |
Pertama-tama, penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada Allah SWT yang merupakan Tuhan seluruh alam dan satu-satunya yang layak disembah. Selain itu, penulis juga ingin menyampaikan salam kepada Rasulullah Muhammad SAW, nabi terakhir.
Penulis berharap makalah ini bisa menjadi tambahan hasanah keilmuan bagi siapa saja yang membacanya. Namun, penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, sehingga penulis berharap agar siapa saja yang membaca artikel ini bisa memberikan masukan atau saran untuk menyempurnakan tulisan ini.
Apabila terdapat kesalahan dalam penulisan, pengertian, atau hal lainnya, penulis mohon maaf dengan sebesar-besarnya.
BAB III RENCANA ANGGARAN
1. Modal/ Pemasukan
Modal yang dibutuhkan oleh penulis dalam sekali produksi tas anyaman adalah Rp.1.500.000, dengan rincian:
Total Biaya = perlengkapan + bahan baku + biaya lainnya
= Rp. 40.000 + Rp. 20.000 + Rp. 15.000
Produksi 20 pcs = Rp. 75.000 x 20
= Rp. 1.500.000
2. Penentuan Harga Jual
Harga pokok produksi adalah hasil dari total biaya dibagi dengan total produk.
= Rp. 75.000 per pcs
Harga Jual = Harga pokok + laba yang diinginkan
= Rp. 75.000 + Rp. 25.000
= Rp. 100.000
3. Perhitungan Laba/Rugi
Laba = (Harga Jual x Hasil Produksi) – Modal
= (100.000 x 20)-Rp. 1.500.000
=Rp. 2000.000 – Rp. 1.500.000
= Rp. 500.000
Presentase Laba = Laba/ Modal x 100%
= 500.000/1500.000 x 100%
= 33%
Tags: kerajinan