"Mengapa Mengolah Barang Bekas Menjadi Kerajinan - Latar Belakang dan Manfaatnya"
Alasan Perlu Mendaur Ulang Sampah Plastik
Berikut ini 5 alasan mendaur ulang sampah plastik menjadi sebuah karya menjadi solusi cerdas mencintai bumi :
- Mengurangi sampah plastik terbuang sia-sia dan mencemari lingkungan
Dengan mengalokasikan sampah plastik atau limbah menjadi barang yang lebih berguna melalui daur ulang menjadi sebuah karya, artinya kita sudah mencoba mengalihkan sampah plastik yang berhamburan dan beresiko terhadap kerusakan alam. Upaya kecil ini, memang mudah dilakukan namun sering disepelekan. Oleh karenanya yuk selagi masih ada waktu mari kita galangkan.
Dengan mengubah sampah plastik atau limbah plastik dengan mendaur ulangnya menjadi sebuah karya, akan memberikan manfaat tersendiri bagi si pembuat. Bagaimana tidak, barang bekas yang mulanya tak ternilai dan akan dibuang begitu saja disulap menjadi barang yang bernilai dan dapat dimanfaatkan kembali. Pastinya, untuk melakukannya dibutuhkan banyak usaha mencari ide dan inspirasi untuk mewujudkannya. Dari sanalah, kreativitas terbentuk.
Jika kreativitas terus dilatih dan terbentuk dengan sendirinya, itu akan mendatangkan manfaat tersendiri bagi si pembuat. Menjadikan diri sendiri menjadi sosok yang kreativ, berani mencoba dan berinovasi dan pastinya akan memiliki banyak karya dan banyak pengalaman.
- Menjadi sarana untuk belajar dan berbagi serta menambah lingkup pertemanan
Jika kita mampu menjadikan cara ini (mendaur ulang sampah atau limbah plastik menjadi sebuah karya yang ternilai) menjadi membumi alias dikenal banyak orang, sehingga mampu mempengaruhi masyarakat untuk melakukan hal demikian. Bisa jadi beberapa orang yang lain akan berminat dan tertarik turut mengikuti cara tersebut. Dengan demikian, kita memiliki banyak kesempatan menuangkan ilmu kita kepada banyak orang. Selain menebar manfaat juga dapat berpeluang memiliki banyak teman bukan?
- Mengubah suasana rumah menjadi lebih estetik dan menarik dengan modal yang murah
Struktur Proposal Usaha Kerajinan
Ketika hendak mengetahui beberapa contoh proposal usaha kerajinan, maka tentunya kalian juga harus memahami bagaimana tata cara membuatnya. Seperti halnya proposal usaha pada umumnya, proposal usaha kerajinan nantinya dibuat dan disusun berdasarkan kaidah pembuatan proposal.
Secara garis besarnya, sebuah proposal usaha kerajinan harus memuat informasi-informasi penting di dalamnya. Adapun beberapa struktur ataupun elemen penting di dalam pembuatan proposal usaha kerajinan berdasarkan kaidah proposal tersebut diantaranya yaitu seperti di bawah ini.
1. Pendahuluan
Di bagian pendahuluan, pebisnis harus memperkenalkan dirinya serta usaha yang ingin dijalankan, dalam hal ini yaitu dibidang kerajinan. Nantinya pebisnis perlu menjelaskan secara rinci seperti latar belakang pembuatan usaha, visi dan misi hingga keadaan pasar sebagai peluang bisnis baru.
2. Profil Usaha
Poin penting berikutnya yaitu ada penulisan profil usaha, mulai dari jenis, nama hingga lokasi bisnis. Saran kami, sebaiknya cantumkan secara rinci beberapa informasi tersebut supaya nantinya investor lebih yakin ketika ingin mendanai usaha kerajinan.
3. Struktur Perusahaan
Layaknya sebuah organisasi, setiap perusahaan nantinya harus mempunyai strukturnya masing-masing. Maka dari itu, tuliskan struktur kepengurusan di perusahaan pada proposal kerajinan, mulai dari direktur, manager, marketing, akuntan dan lain sebagainya.
4. Produk Perusahaan
Di dalam contoh proposal usaha kerajinan, nantinya pebisnis juga perlu menyertakan produk yang ingin ditawarkan. Supaya lebih meyakinkan para investor, sebaiknya sertakan juga bagaimana cara pembuatan kerajinan yang nantinya akan dipasarkan.
5. Target Pasar & Strategi Pemasaran
Lalu ada juga target pasar seperti umur, kalangan hingga suatu daerah atau wilayah pemasarannya. Mungkin bagi sebagian besar orang yang sudah berkecimpung di dunia bisnis seringkali menyebutnya dengan istilah segmentation, targeting, positioning atau disingkat STP.
Baca Lainnya
Sejalan dengan peran pemerintah, berdasarkan ketetapan Kementerian Negara Lingkungan Hidup, tepat pada tanggal 21 Februari 2006 ditetapkan sebagai Hari Peduli Sampah. Memang benar adanya, darurat sampah plastik memang menjadi persoalan serius yang dihadapi masyarakat global hingga sekarang.
National Gerograpic melaporkan, masing-masing kota di dunia setidaknya menghasilkan sampah hingga 1,3 Miliar ton setiap tahunnya. Sementara itu bank dunia, memperkirakan pada tahun 2025, sejumlah sampah bertambah hingga 2,2 miliar ton
Sampah plastik menjadi salah satu persoalan yang terus diperbincangkan sebab, dalam menjalani kehidupan sehari-hari manusia terus ketergantungan dengan penggunaan plastik seperti kemasan makanan, minuman pada pabrik, botol air minum dan masih banyak lainnya.
Memiliki nilai praktis yang berlebih membuat plastik menjadi sati-satu bahan yang digunakan manusia sebagai penunjang menjalani kehidupan sehari-hari. Bahannya yang ringan dan murah, menjadi salah satu penyebabnya.
Padahal sifat plastik yang sulit terurai hingga puluhan tahun dapat mengakibatkan kerusakan alam dan lingkungan.
Itu sebabnya, generasi muda sudah sepantasnya andil dan bergerak untuk mengurangi dampak negativ sampah plastik bagi lingkungan. Untuk ikut andil dalam hal demikian, cukup mudah dan murah. Mulai dari membiasakan hidup diet plastik, kemanapun membawa tas belanja hingga selalu siap sedia tumbler untuk membawa air minum untuk mengantisipasi sewaktu-waktu haus dan tidak perlu lagi membeli air minum dalam kemasan sekali pakai.
Tags: kerajinan dari membuat bekas