... 7 Cara Mudah Mengatasi Luka Jahitan di Jari Tangan: Tips DIY untuk Pekerjaan Jahit

Membuat Seni Jahitan Tangan - Solusi Cantik untuk Luka Jahitan di Jari

6 Tips Merawat Luka Jahitan agar Tidak Berbekas

Sebagian besar luka sayatan atau goresan kecil pada kulit akan sembuh dan hilang dengan sendirinya. Namun, lain halnya pada luka sayatan besar seperti jahitan pascaoperasi, misalnya operasi caesar, dan luka luas dan dalam yang menimbulkan banyak perdarahan. Luka tersebut biasanya perlu ditangani dengan cara dijahit.

Nggak sedikit orang yang merasa tidak nyaman dengan luka jahitannya karena luka tersebut sering kali menimbulkan bekas luka. Agar luka jahitan bisa sembuh dengan baik dan tidak tampak terlalu berbekas, kamu perlu merawat luka jahitan tersebut dengan baik dan benar.

Cara Merawat Tangan Luka

Tangan luka dikatakan hampir sembuh jika muncul gumpalan seperti jeli di atas luka. Ini menandakan bahwa keropeng akan segera terbentuk. Saat luka sudah benar-benar sembuh, jangan lupa untuk mengoleskan tabir surya guna membantu memudarkan bekas luka.

Sementara itu, kondisi tangan luka yang tergolong berat atau parah memerlukan penanganan langsung oleh tenaga medis di fasilitas kesehatan terdekat. Berikut ini adalah beberapa kondisi tangan luka yang membutuhkan penanganan medis:

  • Luka dengan kedalaman lebih dari 1 cm
  • Luka dengan perdarahan terus-menerus selama lebih dari 20 menit
  • Terdapat serpihan atau kotoran di dalam luka yang sulit untuk dikeluarkan
  • Disertai nyeri hebat
  • Letak luka dekat dengan pembuluh darah besar atau sendi
  • Luka pada penderita diabetes
  • Muncul kemerahan, bengkak, atau nanah pada luka
  • Disertai demam

Nantinya, dokter atau tenaga medis akan merawat tangan luka dengan beberapa cara, seperti menjahit luka, memberikan suntikan tetanus, atau meresepkan obat penghilang rasa sakit maupun antibiotik jika luka berisiko tinggi terkena infeksi.

Jika tangan luka tidak dirawat secara tepat, baik dengan pertolongan pertama maupun medis, risiko terjadinya komplikasi mungkin akan muncul. Komplikasi yang paling umum dari tangan luka adalah infeksi yang ditandai dengan kulit kemerahan, bengkak, nyeri hebat, dan terbentuknya nanah.

4. Hindari paparan sinar matahari

Saat kulit terluka, baik karena luka jahitan atau cedera, sebisa mungkin hindari area tersebut dari paparan sinar matahari. Hal ini karena paparan sinar matahari pada kulit yang terluka bisa menyebabkan luka tampak berbekas.

Jika kamu harus bepergian saat luka jahitan masih dalam masa pemulihan, kenakan pakaian yang menutupi luka dan menyerap keringat. Kamu juga perlu mengenakan tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet dari matahari.

5. Hindari menyentuh atau menggaruk luka

Luka jahitan memang akan terasa gatal di fase pemulihan. Hal ini normal, kok. Namun, jangan menyentuh, mengusapu-usap, apalagi sampai menggaruknya, ya. Menggaruk luka bekas jahitan dapat menyebabkan luka terbuka kembali dan memperlambat proses penyembuhan.

Langkah mengatasi luka terbuka pada jari

Berikut langkah-langkah yang perlu Anda ikuti saat memiliki luka di jari, yaitu:

1. Menghentikan perdarahan

Saat terluka, baik luka potong, iris, atau tusuk di jari Anda pasti akan mengalami perdarahan. Perdarahan ini bisa ringan karena darah yang keluar sedikit atau berat karena darah yang keluar banyak hingga muncrat. Apapun jenis perdarahannya yang perlu Anda lakukan ialah menghentikannya.

Jika perdarahannya ringan maka Anda bisa mengambil tisu dan menekan bagian yang terluka selama beberapa menit untuk menghentikannya. Namun, perdarahannya cukup berat maka ambil kain kasa bersih atau handuk dan tekan bagian yang terluka hingga darah benar-benar berhenti mengalir.

2. Membersihkan luka

Kemudian, langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan untuk mengatasi luka di jari ialah membersihkan luka. Cucilah jari yang terluka di bawah air mengalir. Anda juga bisa mencuci luka dengan air hangat jika memungkinkan. Kemudian, bersihkan luka dengan sabun agar kotoran yang menempel di jari benar-benar hilang. Bilas hingga bersih dan tidak ada lagi sisa-sisa sabun di jari yang dapat mengiritasi luka.

Dikutip dari WebMD, jangan menggunakan produk berbahan hidrogen peroksida dan yodium karena dapat mengiritasi dan merusak jaringan pada luka.

3. Oleskan salep antibiotik

Langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan ialah mengoleskan salep antibiotik untuk mengurangi risiko infeksi. Sebenarnya, mengoleskan salep antibiotik menjadi perawatan yang tidak wajib untuk luka ringan. Namun, jika luka cukup dalam dengan perdarahan yang berat maka mengoleskannya menjadi pilihan yang bijak.

Tidak semua jenis luka terbuka bisa ditangani sendiri

Cara menangani luka di atas hanya berlaku kalau jenis lukanya ringan dan tidak begitu serius. Perlu diingat, tak semua jenis luka bisa Anda obati dan bersihkan sendiri. Beberapa jenis luka perlu ditangani oleh petugas kesehatan di klinik atau rumah sakit.

Perhatikan ciri-ciri luka terbuka yang harus ditangani secara medis di bawah ini.

  • Area luka yang luas atau lebar dan membutuhkan jahitan.
  • Luka tersebut sangat dalam.
  • Luka yang terasa sangat menyakitkan ketika dibersihkan sendiri.
  • Apabila masih terdapat kotoran, kerikil, serpihan, atau puing-puing yang tidak bisa diambil.

Bila Anda bukan sekadar mengalami luka terbuka, melainkan luka-luka yang disebutkan di atas, segera cari bantuan medis sebelum Anda mencuci luka dengan apa pun, termasuk air.


Tags: jahit tangan luka

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia