"Makna TkK Penjahit - Keterampilan yang Memesona dalam Menjahit"
7 Teknik Menjahit Dasar yang Nggak Rugi Kamu Kuasai. Dijamin Bakal Berguna Suatu Saat Nanti
Hidup akan terasa lebih mudah jika kita memiliki beragam keterampilan. Sebut saja keterampilan menjahit untuk memperbaiki baju atau membuat baju bayi dan kain taplak sendiri. Bayangkan saja, kalau kita menguasai teknik menjahit dasar, kita nggak perlu lagi pergi ke tukang jahit saat harus membenarkan baju atau celana yang robek.
Meski terlihat rumit, keterampilan menjahit sebetulnya dapat dipelajari otodidak. Ada beberapa teknik jahit dasar menjahit yang berguna untuk memperbaiki atau menyambungkan kain. Buatmu yang tertarik untuk belajar menjahit, berikut ada 8 teknik menjahit beserta gambarnya yang mesti dan bisa kamu pelajari.
Pengertian Tanda Kecakapan Khusus (TKK)
Tanda Kecakapan Khusus adalah tanda yang diberikan kepada anggota Pramuka yang yang berhasil menunjukkan pencapaian pada bidang tertentu. Adapun pencapaian yang dimaksud, seperti kecakapan, keterampilan, kemampuan, sikap, dan ketangkasan.
Tanda Kecakapan Khusus yang dimiliki oleh setiap anggota tidak selalu sama. Hal ini dikarenakan setiap anggota mempunyai kemampuan, keterampilan, sikap, dan ketangkasan yang berbeda-beda.
Jumlah Tanda Kecakapan Khusus yang dimiliki oleh setiap anggota umumnya lebih dari lima bahkan bisa mencapai puluhan dan jumlah TKK bisa berbeda antara satu anggota dengan anggota lainnya.
Fakta Bendera Merah Putih: Sejarah, Penjahit Pertama & Makna Warna
Bendera Merah Putih mempunyai riwayat panjang dalam sejarah Nusantara. Berikut fakta-faktanya.
tirto.id - Bendera Merah Putih mempunyai riwayat panjang dalam sejarah Nusantara. Bendera merah putih dikibarkan setiap hari di tempat-tempat khusus, seperti di depan kantor-kantor pemerintahan, sekolah, di batas-batas terluar wilayah Indonesia, dan lainnya, selain saat memperingati hari-hari nasional, termasuk juga ketika HUT Kemerdekaan RI.
Warna merah melambangkan "keberanian", sedangkan warna putih sebagai simbol "kesucian".
Boli Sabon Max dalam buku Mengenal Indonesia: Aku Cinta Indonesia, Tak Kenal Maka Tak Sayang (2019:30), mengungkapkan, bendera merah putih merupakan lambang semangat perjuangan Indonesia untuk dapat terlepas dari penjajahan Belanda.
Berikut fakta-fakta tentang Bendera Kebangsaan Indonesia ini.
Tata Cara Penggunaan Tanda Kecakapan Khusus (TKK)
1. TKK maksimal berjumlah 5
Pada gambar di atas dapat dijelaskan bahwa TKK yang berjumlah tidak lebih dari lima harus dipasang sesuai dengan letaknya masing-masing. TKK akan dipasang di lengan kanan yang di mana dua TKK di sebelah kanan lencana wilayah, dua TKK di sebelah kiri lencana wilayah, dan satu TKK di bawah lencana wilayah.
2. TKK yang jumlahnya lebih dari lima
Jika jumlah TKK lebih dari lima pemakaian TKK bisa dilihat seperti gambar di atas. Nama selendang yang digunakan untuk menempelkan TKK adalah tetampan.
Gambar 1, tetampan bisa diletakkan di depan dada.
Gambar 2, penggunaan tetampan di punggung ketika TKK yang diperoleh anggota Pramuka jumlahnya sangat banyak. Untuk penggunaan tetampan di depan dada dan di belakang punggung, TKK harus diurutkan dari atas ke bawah.
Gambar 3, penggunaan tetampan dengan cara diselempangkan di badan sehingga membentuk seperti huruf “X”.
Gambar 4, penggunaan tetampan pada belakang punggung dilakukan ketika jumlah TKK yang dipasang di depan dada sudah tak cukup lagi.
Penjahit Bendera Pusaka Merah Putih
Mengutip laman Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan , Ibu Fatmawati adalah orang yang menjahit bendera Merah Putih. Ia, yang merupakan istri ketiga dari Presiden Sukarno, menjahit bendera Merah Putih dengan mesin jahit tangan di ruang tamu rumahnya.
Sejarah Warna Bendera Merah Putih dari Mitologi Austronesia
Asal-usul warna merah dan putih yang kini dipakai untuk warna bendera di beberapa negara di kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya disebut-sebut berasal dari mitologi Austronesia. Merah dimaknai sebagai tanah dan putih berarti langit.
Austronesia adalah rumpun bangsa dan bahasa yang tersebar dari Taiwan dan Hawaii di ujung utara sampai Selandia Baru di ujung selatan, serta dari Madagaskar di ujung barat sampai Pulau Paskah (Rapanui) di ujung timur. Kepulauan Nusantara termasuk dalam rangkaian ini.
Merah dan putih kemudian digunakan untuk melambangkan dualisme alam yang saling berpasangan: Ibu Bumi (merah) dan Bapak Langit (putih). Karim Halim dalam buku Negara Kita (1952) menuliskan, menurut adat-istiadat Austronesia, warna merah dan putih berpengaruh besar dalam hal kesaktian dan kepercayaan.
Maka tidak mengherankan jika sebagian negara di dalam rumpun Austronesia memakai unsur warna merah dan putih untuk benderanya, sebut saja Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, hingga Taiwan, Madagaskar, dan seterusnya.
Tags: jahit