"Makna TkK Penjahit - Keterampilan yang Memesona dalam Menjahit"
Pembagian TKK [ sunting | sunting sumber ]
Tanda Kecakapan Khusus di semua tingkatan peserta didik (siaga, penggalang, penegak dan pandega), dibagi dalam lima golongan bidang kecakapan dan memiliki tiga tingkatan.
Golongan Bidang TKK [ sunting | sunting sumber ]
Lima golongan TKK tersebut ditandai dengan warna dasar TKK yang berbeda, dan digolongkan menjadi:
TKK Bidang Kesehatan dan Ketangkasan dengan warna dasar putih, meliputi:
- TKK Gerak Jalan
- TKK Pengamat
- TKK Penyelidik
- TKK Perenang
- TKK Juru Layar
- TKK Juru Selam
- TKK Pendayung
- TKK Ski Air
- TKK Pencak Silat
- TKK Posyandu/TKK Keluarga Berencana
TKK Bidang Agama, Mental, Moral, Spiritual, Pembentukan Pribadi, dan Watak dengan warna dasar kuning, meliputi:
- TKK Salat
- TKK Khatib
- TKK Qori
- TKK Muadzin
- TKK Penabung
- TKK Doa
- TKK Gereja
- TKK Pelayanan
- TKK Saksi Kristus
- TKK Terang Alkitab
- TKK Suluh Gereja
- TKK Bhakti
- TKK Dharmapala
- TKK Wicaksana
- TKK Dana Punia
- TKK Bhakti
- TKK Pendidikan KB
TKK Bidang Keterampilan Teknik Pembangunan dengan warna dasar hijau, meliputi:
TKK Bidang Sosial, Perikemanusiaan, Gotong Royong, Ketertiban, Masyarakat, Perdamaian Dunia, dan Lingkungan Hidup dengan warna dasar biru, meliputi:
- TKK Pemadam Kebakaran
- TKK Pengatur Lalu Lintas
- TKK Pengamanan Lingkungan
- TKK Penunjuk Jalan
- TKK Juru Bahasa
- TKK Juru Penerang
- TKK Korespondensi
- TKK Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan
- TKK Penyuluh Padi
- TKK Keadaan Darurat Udara
- TKK Keadaan Darurat Laut
- TKK Pembantu Ibu
- TKK Perawat Anak
- TKK Perawatan Keluarga
- TKK Penerima Tamu
- TKK Pendaki Gunung
- TKK Juru Ukur
- TKK Kependudukan
- TKK Pendataan Keluarga Berencana
- TKK Kesejahteraan Keluarga
Tanda Kecakapan Khusus Pramuka (TKK) & Tata Cara Penggunaannya
Tanda Kecakapan Khusus Pramuka (TKK) – “Pramuka” adalah singkatan dari “Praja Muda Karana” yang berarti warga negara muda yang bekerja atau orang muda yang suka berkarya. Setiap anggota Pramuka dapat dibedakan menjadi beberapa tingkatan, seperti siaga, penggalang, penegak, dan pandega. Setiap tingkatan akan disesuaikan dengan umur dari setiap anggota.
Bukan hanya itu, dalam Pramuka banyak sekali kegiatan yang sangat bermanfaat untuk diri sendiri atau untuk kelompok. Setiap kegiatan akan disesuaikan dengan kemampuan individu dan tingkatan pada Pramuka.
Salah satu hal yang menarik dari Pramuka adalah adanya apresiasi yang diberikan kepada anggota Pramuka. Apresiasi itu berupa pemberian Tanda Kecakapan Khusus (TKK). Tanda inilah yang menjadi bentuk apresiasi atas keterampilan atau kemampuan yang dimiliki oleh seseorang dalam bidang tertentu.
Ingin tahu apa itu Tanda Kecakapan Khusus pada Pramuka? Mari kita simak ulasan tentang Tanda Kecakapan Khusus pada Pramuka.
Table of Contents
SKK dan TKK (Syarat Kecakapan Khusus dan Tanda Kecakapan Khusus)
Dalam Anggaran Dasar Gerakan Pramuka Pasal 9 ayat 3 disebutkan bahwa salah satu metoda pendidikan kepramukaan adalah Sistem Tanda Kecakapan. Sistem tanda kecakapan ini terdiri atas dua golongan yaitu tanda kecakapan umum dan tanda kecakapan khusus. Syarat tanda kecakapan umum (SKU) meliputi berbagai bidang dan semua Pramuka pada waktunya harus mencapainya. Sedangkan SKK (syarat tanda kecakapan khusus) meliputi hanya satu bidang saja. Pengertian lebih mendalam akan diulas di bawah.
| Seorang pramuka penggalang dengan TKK terpasang di lengan bajunya |
TKK atau Tanda Kecakapan Khusus adalah tanda yang menunjukkan kecakapan, kepandaian, keterampilan, kemampuan sikap dan usaha seorang pramuka di bidang tertentu, sesuai dengan usia, jenis kelamin dan kemampuan jasmani dan rohani. Untuk memperoleh TKK seorang pramuka harus mampu menyelesaikan SKK (Syarat Kecakapan Khusus) terlebih dahulu.
SKK berlaku bagi anggota Pramuka Siaga, Pramuka Penggalang, Pramuka Penegak, dan Pramuka Pandega. TKK bersifat opsional bagi peserta didik, sehingga seorang peserta didik dapat memiliki TKK yang berbeda dari peserta didik lain. Dengan kata lain, seorang pramuka bebas memilih SKK apa saja yang diinginkannya sesuai dengan kemampuan, keterampilan, dan minat yang dimiliki.
Ketentuan tentang kecakapan khusus diatur oleh Gerakan Pramuka dengan Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor: 134/KN/76 Tahun 1976 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Kecakapan Khusus. Petunjuk Penyelenggaraan ini dapat diunduh di halaman Download SK dan PP Pramuka.
Penjahit Bendera Pusaka Merah Putih
Mengutip laman Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan , Ibu Fatmawati adalah orang yang menjahit bendera Merah Putih. Ia, yang merupakan istri ketiga dari Presiden Sukarno, menjahit bendera Merah Putih dengan mesin jahit tangan di ruang tamu rumahnya.
Sejarah Warna Bendera Merah Putih dari Mitologi Austronesia
Asal-usul warna merah dan putih yang kini dipakai untuk warna bendera di beberapa negara di kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya disebut-sebut berasal dari mitologi Austronesia. Merah dimaknai sebagai tanah dan putih berarti langit.
Austronesia adalah rumpun bangsa dan bahasa yang tersebar dari Taiwan dan Hawaii di ujung utara sampai Selandia Baru di ujung selatan, serta dari Madagaskar di ujung barat sampai Pulau Paskah (Rapanui) di ujung timur. Kepulauan Nusantara termasuk dalam rangkaian ini.
Merah dan putih kemudian digunakan untuk melambangkan dualisme alam yang saling berpasangan: Ibu Bumi (merah) dan Bapak Langit (putih). Karim Halim dalam buku Negara Kita (1952) menuliskan, menurut adat-istiadat Austronesia, warna merah dan putih berpengaruh besar dalam hal kesaktian dan kepercayaan.
Maka tidak mengherankan jika sebagian negara di dalam rumpun Austronesia memakai unsur warna merah dan putih untuk benderanya, sebut saja Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, hingga Taiwan, Madagaskar, dan seterusnya.
Tanda Kecakapan Khusus (TKK) Pada Setiap Tingkatan
Setiap Tanda Kecakapan Khusus (TKK) dipasang di lengan baju sebelah kanan dengan mengelilingi tanda Kwarda. TKK yang dapat dipasang di lengan baju sebelah kanan maksimal berjumlah 5 buah. Dua di kanan tanda Kwarda, dua di kiri Kwarda, dan satu di bawah tanda Kwarda.
1. Tanda Kecakapan Khusus Tingkat Siaga
7-10 tahun adalah umur anggota Pramuka tingkat siaga. Pada tingkatan ini, TKK yang dapat dimiliki hanya satu jenis. TKK itu mempunyai bentuk segitiga sama sisi dengan sisi 3 cm dan tinggi 2 cm.
2. Tanda Kecakapan Khusus Tingkat Penggalang
11-15 tahun adalah umur anggota Pramuka tingkat penggalang. Pada tingkatan ini, TKK dibagi menjadi tiga tingkatan dengan bentuk TKK yang tidak sama, yaitu:
Di Balik Pena: dr. Andreas Kurniawan Berbagi Tutorial Melalui Duka dan Mencuci Piring
a. Purwa
Tanda Kecakapan Khusus pada tingkatan purwa berbentuk lingkaran dengan bingkainya yang berwarna merah.
b. Madya
Tanda Kecakapan Khusus pada tingkatan Madya berbentuk persegi dengan bingkai yang berwarna merah.
3. Utama
Tanda Kecakapan Khusus pada tingkatan Utama berbentuk segilima sama sisi dengan bingkai yang berwarna merah.
Warna merah adalah warna utama Pramuka penggalang. Oleh karena itu, setiap tingkatan TKK pada Pramuka penggalang bingkainya selalu berwarna merah.
3. Tanda Kecakapan Khusus Tingkat Penegak
16-20 tahun adalah umur anggota Pramuka tingkat penegak. Pada Pramuka penegak, TKK dibagi menjadi tiga tingkatan dengan bentuk TKK yang tidak sama, yaitu:
a. Purwa
Tanda Kecakapan Khusus pada tingkatan purwa berbentuk lingkaran dengan bingkai yang berwarna kuning.
b. Madya
Tags: jahit