"Makna TkK Penjahit - Keterampilan yang Memesona dalam Menjahit"
Fakta Bendera Merah Putih: Sejarah, Penjahit Pertama & Makna Warna
Bendera Merah Putih mempunyai riwayat panjang dalam sejarah Nusantara. Berikut fakta-faktanya.
tirto.id - Bendera Merah Putih mempunyai riwayat panjang dalam sejarah Nusantara. Bendera merah putih dikibarkan setiap hari di tempat-tempat khusus, seperti di depan kantor-kantor pemerintahan, sekolah, di batas-batas terluar wilayah Indonesia, dan lainnya, selain saat memperingati hari-hari nasional, termasuk juga ketika HUT Kemerdekaan RI.
Warna merah melambangkan "keberanian", sedangkan warna putih sebagai simbol "kesucian".
Boli Sabon Max dalam buku Mengenal Indonesia: Aku Cinta Indonesia, Tak Kenal Maka Tak Sayang (2019:30), mengungkapkan, bendera merah putih merupakan lambang semangat perjuangan Indonesia untuk dapat terlepas dari penjajahan Belanda.
Berikut fakta-fakta tentang Bendera Kebangsaan Indonesia ini.
Tanda Kecakapan Khusus (TKK) Pada Setiap Tingkatan
Setiap Tanda Kecakapan Khusus (TKK) dipasang di lengan baju sebelah kanan dengan mengelilingi tanda Kwarda. TKK yang dapat dipasang di lengan baju sebelah kanan maksimal berjumlah 5 buah. Dua di kanan tanda Kwarda, dua di kiri Kwarda, dan satu di bawah tanda Kwarda.
1. Tanda Kecakapan Khusus Tingkat Siaga
7-10 tahun adalah umur anggota Pramuka tingkat siaga. Pada tingkatan ini, TKK yang dapat dimiliki hanya satu jenis. TKK itu mempunyai bentuk segitiga sama sisi dengan sisi 3 cm dan tinggi 2 cm.
2. Tanda Kecakapan Khusus Tingkat Penggalang
11-15 tahun adalah umur anggota Pramuka tingkat penggalang. Pada tingkatan ini, TKK dibagi menjadi tiga tingkatan dengan bentuk TKK yang tidak sama, yaitu:
Di Balik Pena: dr. Andreas Kurniawan Berbagi Tutorial Melalui Duka dan Mencuci Piring
a. Purwa
Tanda Kecakapan Khusus pada tingkatan purwa berbentuk lingkaran dengan bingkainya yang berwarna merah.
b. Madya
Tanda Kecakapan Khusus pada tingkatan Madya berbentuk persegi dengan bingkai yang berwarna merah.
3. Utama
Tanda Kecakapan Khusus pada tingkatan Utama berbentuk segilima sama sisi dengan bingkai yang berwarna merah.
Warna merah adalah warna utama Pramuka penggalang. Oleh karena itu, setiap tingkatan TKK pada Pramuka penggalang bingkainya selalu berwarna merah.
3. Tanda Kecakapan Khusus Tingkat Penegak
16-20 tahun adalah umur anggota Pramuka tingkat penegak. Pada Pramuka penegak, TKK dibagi menjadi tiga tingkatan dengan bentuk TKK yang tidak sama, yaitu:
a. Purwa
Tanda Kecakapan Khusus pada tingkatan purwa berbentuk lingkaran dengan bingkai yang berwarna kuning.
b. Madya
Tanda Kecakapan Khusus
artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Tidak ada alasan yang diberikan. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Dalam kepramukaan, Tanda Kecakapan Khusus (TKK) adalah tanda yang diberikan kepada peserta didik sebagai bentuk apresiasi atas kemampuan seorang peserta didik dalam suatu bidang tertentu. TKK bersifat opsional bagi peserta didik, sehingga seorang peserta didik dapat memiliki TKK yang berbeda dari peserta didik lain. TKK jumlahnya saat ini mencapai puluhan, dan kemungkinan akan ditambah seiring dengan kemajuan teknologi.
Untuk memperoleh suatu TKK, seorang Pramuka harus mampu menyelesaikan Syarat Kecakapan Khusus dalam bidang tersebut.
Tata Cara Penggunaan Tanda Kecakapan Khusus (TKK)
1. TKK maksimal berjumlah 5
Pada gambar di atas dapat dijelaskan bahwa TKK yang berjumlah tidak lebih dari lima harus dipasang sesuai dengan letaknya masing-masing. TKK akan dipasang di lengan kanan yang di mana dua TKK di sebelah kanan lencana wilayah, dua TKK di sebelah kiri lencana wilayah, dan satu TKK di bawah lencana wilayah.
2. TKK yang jumlahnya lebih dari lima
Jika jumlah TKK lebih dari lima pemakaian TKK bisa dilihat seperti gambar di atas. Nama selendang yang digunakan untuk menempelkan TKK adalah tetampan.
Gambar 1, tetampan bisa diletakkan di depan dada.
Gambar 2, penggunaan tetampan di punggung ketika TKK yang diperoleh anggota Pramuka jumlahnya sangat banyak. Untuk penggunaan tetampan di depan dada dan di belakang punggung, TKK harus diurutkan dari atas ke bawah.
Gambar 3, penggunaan tetampan dengan cara diselempangkan di badan sehingga membentuk seperti huruf “X”.
Gambar 4, penggunaan tetampan pada belakang punggung dilakukan ketika jumlah TKK yang dipasang di depan dada sudah tak cukup lagi.
Tags: jahit