Seni Warisan - Mata Nenek, Kisah Alat Jahit Warisan dalam Karya DIY
3 Cara Memasang Benang pada Mesin Jahit Dengan Mudah
Cara Memasang Benang pada Mesin Jahit – Hai Knittopreneurs! Apa kabar? Minto harap Knittopreneurs sekalian dalam keadaan baik dan bahagia ya. Dalam artikel kali ini Minto tidak akan bahas kain.
Dalam artikel kali ini Minto akan bahas tentang cara memasang benang pada mesin jahit. Nah untuk Knittopreneurs yang sedang bertanya-tanya atau baru mau mulai belajar menjahit yuk ikuti terus artikelnya untuk cari tahu lebih lanjut.
Sebelum Minto kasih tahu cara memasang benang pada mesin jahit, Minto akan bahas dulu beberapa alat yang dibutuhkan dalam menjahit.
- Alat yang Diperlukan untuk Menjahit
- Bobbin / Spul
- Bobbin House / Rumah Sekoci
- Gunting Benang
- Gunting Kain
- Pendedel
- Kapur Jahit
- Meteran
- Jarum Pentul / Klip Jahit
- Needle Threader / Mata Nenek
- Pasang Benang Atas
- Pasang Benang Bawah
- Pastikan Tension Benang Pas
Belajar Menjahit Dengan Alat Alat Jahit Yang Benar
Sebagai penjahit pemula (atau penjahit tidak berpengalaman), mendapatkan semua aksesori yang Anda butuhkan untuk belajar menjahit membutuhkan uang dan metode. Membuat “daftar belanja” untuk membeli aksesori yang diperlukan untuk kotak menjahit Anda tidaklah mudah ketika Anda baru saja mengikuti sekolah jahit untuk pertama kalinya.
Semua informasi baru bisa sangat banyak, terutama karena Anda perlu mengoptimalkan pembelian bahan kain dan alat jahit Anda jika ingin menghemat uang. Baik untuk menjahit, menyulam, atau menambal, membuat pakaian pria atau wanita - semua aktivitas ini membutuhkan aksesori menjahit yang berbeda.
Sebelum belajar menjahit dan mengikuti kursus menjahit, Anda perlu:
- Pilih mesin jahit Anda
- Belilah kain yang Anda butuhkan
- Pilih jenis benang yang tepat
- Gambar atau beli pola jahitan
- Siapkan perlengkapan menjahit yang tepat di kotak jahit Anda: pita pengukur, penggaris kurva Prancis, penggaris kecil, persegi, pemotong putar, gunting jahit, peniti, kapur penjahit…
- Dapatkan semua peralatan yang diperlukan untuk mesin jahit baru Anda (bobin, jarum mesin jahit….)
Beberapa suka mendapatkan kit kerajinan untuk proyek pertama mereka, karena mereka memiliki semua yang Anda butuhkan untuk menyelesaikan proyek menjahit: kain, pola menjahit, alat pemotong, berbagai macam benang - semua yang Anda butuhkan untuk membuat kegiatan menjahit sesederhana mungkin.
Cara Membuat Pom-Pom dari Benang Wol, Cuma Pakai Garpu!
Cara membuat pom-pom dari benang wol ini sangat mudah dan bisa kamu lakukan sendiri di rumah. Hasil akhirnya yang imut dapat mempercantik rumah dan hasil DIY lainnya.
Apakah kamu ingin mempercantik ruangan dengan dekorasi cantik yang bisa dibuat sendiri? Jika iya, pom-pom dari benang wol bisa jadi pilihan hiasan DIY yang bisa kamu buat sendiri di rumah.
Pom-pom dari benang wol adalah dekorasi ruangan cantik dan simple. Kamu bisa membuatnya hanya dengan menggunakan garpu. Selain menyenangkan, dekoerasi ini juga memberikan kebebasan untuk menyesuaikan warna dan ukuran sesuai selera.
Dalam panduan praktis ini, JakartaNotebook akan mengajarkan bagaimana cara membuat pom-pom dari benang wol yang mudah dann praktis tanpa menggunakan karton.
Alat yang Diperlukan untuk Menjahit
Berikut ini adalah alat-alat yang diperlukan untuk menjahit. Alat-alat ini dapat membantu Knittopreneurs untuk mempermudah proses menjahit.
Bobbin / Spul
Bobbin atau spul adalah alat tempat gulungan benang untuk jahitan bagian bawah. Cara mengisi bobbin atau spul adalah dengan menancapkan pada bagian mesin jahit kemudian menginjak pedal.
Sebelum menginjak pedal mesin, pastikan ujung benang tergulung dengan benar agar benang dapat tergulung dengan baik.
Bobbin House / Rumah Sekoci
Bobbin House atau rumah sekoci adalah pasangan dari bobbin atau spul. Sesuai namanya, bobbin house atau rumah sekoci merupakan rumah bagi bobbin atau spul.
Cara menggunakannya adalah masukan bobbin ke dalam bobbin house dan masukan benang ke sela-sela bobbin house.
Pastikan ketika benang ditarik, bobbin berputar searah jarum jam. Lalu letakkan bobbin house yang sudah berisi bobbin di mesin jahit (biasanya di bagian bawah mesin).
Gunting Benang
Gunting benang merupakan salah satu benda yang dapat mempermudah pengerjaan proses jahit.
Bentuknya berbeda dari bentuk gunting pada umumnya, dan cara kerjanya hanya perlu ditekan.
Memang gunting benang tidak diwajibkan, tapi Minto rasa minimal Knittopreneurs harus punya karena harganya juga murah dan mudah didapat.
Gunting Kain
Gunting kain berfungsi juga dalam proses penjahitan. Untuk memotong kain, tidak bisa menggunakan sembarang gunting.
Gunakan gunting kain khusus, dan pastikan jangan pernah menjatuhkan gunting kain karena dapat membuat kain kurang efektif menggunting (engselnya bergoyang sehingga jadi kurang tajam).
Jangan juga gunakan gunting kain untuk menggunting hal lain selain kain karena dapat membuat gunting mudah tumpul.
Cara Memasang Benang pada Mesin Jahit
Pasang Benang Atas
Pertama, pasang benang bagian atas. Benang ditaruh di tempat benang di atas, lalu masukkan benang sesuai jalur mesin jahitnya. Setiap mesin memiliki jalur berbeda, namun umumnya Knittopreneurs memasukkan benang mulai ke lubang paling kanan hingga lubang jarum di kiri. Untuk mesin jahit portable, biasanya sudah terdapat angka-angka sehingga mempermudah pemasangan.
Pasang Benang Bawah
Benang bawah dipasang dengan cara menggulung benang di bobbin / spul terlebih dahulu. Lalu ketika sudah tergulung, masukkan bobbin / spul ke bobbin house / rumah sekoci dan sisipkan sedikit benang ke sela bobbin house/ rumah sekoci. Tarik sedikit benang lalu pastikan bagian bobbin berputar searah jarum jam.
Turunkan sedikit jarum mesin dengan memutar mesin secara manual (putar ke belakang) hingga jarum turun dan kembali ke atas. Tarik benang bawah yang sudah muncul di atas mesin.
Pastikan Tension Benang Pas
Sebelum menjahit, Knittopreneurs harus memastikan apakah tension benang atau ketegangan benang sudah sesuai. Hindari mengatur tension terlalu keras, benang dapat terputus bila tension terlalu keras.
Nah seperti itulah cara memasang benang pada mesin jahit. Bila hasil jahit tidak rapi atau kusut, berarti ada lubang benang yang terlewat atau tension yang tidak sesuai. Selamat mencoba!
Jl. Kebon Jukut No. 15, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Jl. Holis No. 35, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Jl. HOS Cokroaminoto 162A, Yogyakarta
Jl. Jenderal Sudirman No. 300 – 302, Semarang
Senin – Jumat : 08.30 – 16.30 WIB
Sabtu : 08.30 – 14.30 WIB
Tags: jahit alat