Seni Warisan - Mata Nenek, Kisah Alat Jahit Warisan dalam Karya DIY
Bagaimana Memilih Mesin Jahit Anda
Mencoba belajar menjahit tanpa mengikuti kursus menjahit pasti membuat kita bertanya pada diri sendiri bagaimana memilih mesin jahit.
Tidak butuh waktu lama untuk mengetahui bahwa menjahit tangan adalah kegiatan yang menghabiskan waktu secara signifikan, terutama jika Anda ingin melakukan dekorasi rumah - menjahit tirai, sarung bantal, atau taplak meja - atau jika Anda ingin membuat pakaian sendiri (jeans, celana , rok, pakaian anak, bib…) dan bahwa mesin jahit adalah investasi yang bagus. Atau Anda bahkan mungkin ingin mencoba mesin bordir untuk membuat motif menarik dan penuh warna untuk menghidupkan tas atau kantong.
Jadi mesin jahit apa yang harus Anda pilih? Jenis mesin apa yang tepat untuk Anda, dan merek apa yang harus Anda beli: Singer, Pfaff, Husqvarna, Brother?
Berikut adalah beberapa kriteria yang harus mereka pertimbangkan saat membeli mesin jahit:
- Jenis jahitan apa yang ingin Anda lakukan (menjahit polos atau sulaman)
- Jenis jahitan yang Anda butuhkan
- Keterampilan menjahit Anda
- Jenis mesin jahit (mesin jahit mekanik atau komputerisasi)
- Anggaran Anda
- Merek dan pilihan mesin jahit
Di satu sisi, Anda perlu merenungkan untuk apa Anda akan menggunakan mesin jahit Bernina baru Anda - tidak perlu mesin jahit overlock dengan 150 jahitan berbeda dan biaya hingga puluhan juta jika Anda hanya ingin belajar cara menjahit tote bag lucu.
Memang, Anda akan membutuhkan jenis jahitan atau sepatu penekan yang berbeda tergantung pada apakah Anda menjahit ritsleting, gaun sutra, membuat selimut perca, atau sekadar mengelim kaki celana panjang. Mesin jahit yang terkomputerisasi akan lebih mahal, tetapi mudah digunakan untuk pemula karena semua penyesuaian dilakukan secara otomatis.
3 Cara Memasang Benang pada Mesin Jahit Dengan Mudah
Cara Memasang Benang pada Mesin Jahit – Hai Knittopreneurs! Apa kabar? Minto harap Knittopreneurs sekalian dalam keadaan baik dan bahagia ya. Dalam artikel kali ini Minto tidak akan bahas kain.
Dalam artikel kali ini Minto akan bahas tentang cara memasang benang pada mesin jahit. Nah untuk Knittopreneurs yang sedang bertanya-tanya atau baru mau mulai belajar menjahit yuk ikuti terus artikelnya untuk cari tahu lebih lanjut.
Sebelum Minto kasih tahu cara memasang benang pada mesin jahit, Minto akan bahas dulu beberapa alat yang dibutuhkan dalam menjahit.
- Alat yang Diperlukan untuk Menjahit
- Bobbin / Spul
- Bobbin House / Rumah Sekoci
- Gunting Benang
- Gunting Kain
- Pendedel
- Kapur Jahit
- Meteran
- Jarum Pentul / Klip Jahit
- Needle Threader / Mata Nenek
- Pasang Benang Atas
- Pasang Benang Bawah
- Pastikan Tension Benang Pas
Alat Jahit
Apakah Anda tertarik untuk menekuni dunia tata busana ini? Ingin hobi baru Anda dalam menjahit menjadi salah satu sumber penghasilan? Mungkin Anda masih bingung alat-alat mnejahit apa saja yangharus disiapkan? Berikut kami rangkum alat-alat menjahit beserta gambarnya dan fungsinya untuk membantu Anda.
Jarum
Mungkin beberapa orang masih salah sangka bahwa jarum hanya digunakan untuk alat menjahit tangan saja. Namun tidak demikian, jarum juga merupakan alat jahit pokok yang harus dimiliki. Alat menjahit yang digunakan untuk memasukkan benang ke dalam kain adalah jarum, baik menjahit menggunakan tangan ataupun mesin jahit. Dan perlu diketahui jarum banyak sekali jenisnya dan tentu berbeda fungsinya.
Benang
Mungkin benang tidak tepat jika dikategorikan sebagai alat jahit pokok, namun benang merupakan bahan pokok yang dapat dikategorikan sebagai perlengkapan menjahit yang wajib dimiliki. Meski benang ada macamnya, mulai dari benang jahit, benang woll, benang obras, dll, tapi untuk menjahit, idealnya menggunakan benang jahit biasa.
Gunting
Gunting tidak kalah pentingnya dengan alat jahit pokok lainnya yang berfungsi untuk menggunting bahan yang sudah terdapat gambar polanya. Gunting pun beragam jenis dan fungsinya, tapi yang perlu diingat, Anda harus memisahkan antara gunting kain dengan gunting lainnya karena dapat mengurangi ketajaman gunting.
Pita Ukur
Cara Memasang Benang pada Mesin Jahit
Pasang Benang Atas
Pertama, pasang benang bagian atas. Benang ditaruh di tempat benang di atas, lalu masukkan benang sesuai jalur mesin jahitnya. Setiap mesin memiliki jalur berbeda, namun umumnya Knittopreneurs memasukkan benang mulai ke lubang paling kanan hingga lubang jarum di kiri. Untuk mesin jahit portable, biasanya sudah terdapat angka-angka sehingga mempermudah pemasangan.
Pasang Benang Bawah
Benang bawah dipasang dengan cara menggulung benang di bobbin / spul terlebih dahulu. Lalu ketika sudah tergulung, masukkan bobbin / spul ke bobbin house / rumah sekoci dan sisipkan sedikit benang ke sela bobbin house/ rumah sekoci. Tarik sedikit benang lalu pastikan bagian bobbin berputar searah jarum jam.
Turunkan sedikit jarum mesin dengan memutar mesin secara manual (putar ke belakang) hingga jarum turun dan kembali ke atas. Tarik benang bawah yang sudah muncul di atas mesin.
Pastikan Tension Benang Pas
Sebelum menjahit, Knittopreneurs harus memastikan apakah tension benang atau ketegangan benang sudah sesuai. Hindari mengatur tension terlalu keras, benang dapat terputus bila tension terlalu keras.
Nah seperti itulah cara memasang benang pada mesin jahit. Bila hasil jahit tidak rapi atau kusut, berarti ada lubang benang yang terlewat atau tension yang tidak sesuai. Selamat mencoba!
Jl. Kebon Jukut No. 15, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Jl. Holis No. 35, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Jl. HOS Cokroaminoto 162A, Yogyakarta
Jl. Jenderal Sudirman No. 300 – 302, Semarang
Senin – Jumat : 08.30 – 16.30 WIB
Sabtu : 08.30 – 14.30 WIB
Teknik Dasar Pemasangan Payet
Untuk memasang payet agar lebih mudah dan mendapatkan hasil yang bagus, sebaiknya anda mengetahui teknik dasar sulam payet berikut ini. Teknik ini merupakan tahap awal yang biasanya dilakukan setiap orang untuk mempermudah dalam membuat kreasi sulam payet.
Untuk membuat pola hiasan atau motif dapat dilakukan dengan menggambar langsung di kain, menjiplak gambar dengan karbon, atau mengikuti pola pada kain yang sudah bermotif.
- Menggambar pola hiasan atau motif langsung di kain hanya dapat dilakukan pada kain yang mudah digambar seperti kain blacu atau kain katun. Hal ini biasanya dilakukan oleh orang yang sudah mahir dalam menggambar.
- Menjiplak dengan karbon dapat diterapkan pada berbagai jenis kain. Caranya letakkan karbon di atas kain dan kertas minyak yang sudah bergambar lalu jiplak dengan pensil. Cara ini adalah cara yang paling gampang dan umum dilakukan oleh pembuat sulam payet.
- Mengikuti pola gambar dapat dilakukan pada kain yang sudah bermotif seperti kain batik dan broklat, hal ini bertujuan untuk memberi penegasan pada motif.
- Siapkan kain yang sudah anda beri gambar desainnya.
- Siapkan payet-payet yang akan dipasang.
- Pilih benang jahit yang berwarna sama dengan payetnya. Masukkan benang ke lubang jarum secara langsung atau menggunakan mata nenek. Lalu ikat mati ujung benangnya.
- Mulailah menusukkan jarum ke motif pada kain dari bawah dan pasang payetnya.
- Tarik Benang hingga ujung. Matikan benang diatas kain, dan mulailah memasang payet.
a. Tusuk Jelujur
Tags: jahit alat