... Mata Nenek: Mengenal Alat Jahit Klasik untuk Kerajinan DIY

Seni Warisan - Mata Nenek, Kisah Alat Jahit Warisan dalam Karya DIY

Teknik Dasar Pemasangan Payet

Untuk memasang payet agar lebih mudah dan mendapatkan hasil yang bagus, sebaiknya anda mengetahui teknik dasar sulam payet berikut ini. Teknik ini merupakan tahap awal yang biasanya dilakukan setiap orang untuk mempermudah dalam membuat kreasi sulam payet.

Untuk membuat pola hiasan atau motif dapat dilakukan dengan menggambar langsung di kain, menjiplak gambar dengan karbon, atau mengikuti pola pada kain yang sudah bermotif.

  • Menggambar pola hiasan atau motif langsung di kain hanya dapat dilakukan pada kain yang mudah digambar seperti kain blacu atau kain katun. Hal ini biasanya dilakukan oleh orang yang sudah mahir dalam menggambar.
  • Menjiplak dengan karbon dapat diterapkan pada berbagai jenis kain. Caranya letakkan karbon di atas kain dan kertas minyak yang sudah bergambar lalu jiplak dengan pensil. Cara ini adalah cara yang paling gampang dan umum dilakukan oleh pembuat sulam payet.
  • Mengikuti pola gambar dapat dilakukan pada kain yang sudah bermotif seperti kain batik dan broklat, hal ini bertujuan untuk memberi penegasan pada motif.
  • Siapkan kain yang sudah anda beri gambar desainnya.
  • Siapkan payet-payet yang akan dipasang.
  • Pilih benang jahit yang berwarna sama dengan payetnya. Masukkan benang ke lubang jarum secara langsung atau menggunakan mata nenek. Lalu ikat mati ujung benangnya.
  • Mulailah menusukkan jarum ke motif pada kain dari bawah dan pasang payetnya.
  • Tarik Benang hingga ujung. Matikan benang diatas kain, dan mulailah memasang payet.

a. Tusuk Jelujur

cara menggunakan alat bantu memasukan benang jahit mata nenek

Selamat berjumpa kembali, di saat usia semakin tua maka penglihatan pun akan semakin berkurang, lubang jarum yang tadinya terlihat jelas menjadi terlihat buram dan berbayang, disaat seperti inilah maka kita membutuhkan kacamata sebagai alat bantu untuk melihat. Sebenarnya banyak faktor yang bisa menyebabkan mata lebih cepat rabun, di antaranya minim nya penerangan saat menjahit.

Sebenarnya jika menggunakan kacamata maka mata akan kembali menjadi jelas dalam meliha, namun tidak semua orang mau menggunakan kacamata dengan beberapa alasan seperti tidak mau pergi ke optic untuk memeriksakan tingkat berapa mata minusnya karena tidak adanya waktu, tidak punya uang untuk membeli kacamata atau karena merasa risih dan malu jika mengenakannya dan lain sebagainya.

Di saat seperti ini maka proses menjahit bisa menjadi terhambat dan memakan waktu lebih lama, hanya untuk memasukan benang ke lubang jarum tersebut, apalagi jika jarum yang di gunakan berukuran kecil dan minim penerangan sudah di pastikan akan lebih sulit untuk memasukan benang jahit tersebut apalagi jika di tambah dengan mesin jahit yang di gunakan sering putus benangnya, wah bisa lebih sulit lagi.

Beruntung ada alat bantu untuk memasukan benang jahit tersebut, bentuknya bulat dan ada kawat kecil di salah satu ujungnya, nantinya kawat inilah yang kita masukan ke lubang jarum, untuk nama pastinya sendiri saya belum tahu, namun jika disini di sebutnya dengan mata nini, atau mata nenek dalam bahasa indonesianya, dengan menggunakan alat kecil ini maka proses memasukan benang jahit akan sedikit lebih mudah.

Mungkin di antara Anda yang saat ini masih menjadi penjahit pemula ada yang belum mengetahui bagaimana sih cara menggunakan alat tersebut, maka lewat postingan singkat ini saya hendak share bagaimana cara menggunakannya, walaupun saya sendiri untuk saat ini belum menggunakannya karena masih jelas dalam melihat lubang jarum, namun siapa tahu suatu ketika kita membutuhkannya.


Tags: jahit alat

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia