Membuat Bunga Cantik dari Rajutan - Panduan DIY untuk Keterampilan Sulaman yang Memukau
Benang Wol Bisa Dijadikan Kerajinan Tangan Bunga yang Unik
Menghias rumah mungkin menjadi suatu hobi tersendiri bagi sebagian orang. Mereka yang suka dengan keindahan pastinya tak akan ragu menghias rumah dengan beragam aksesori. Salah satu hiasan yang paling banyak dipilih adalah bunga. Bunga segar memang memancarkan wangi semerbak namun tentu cepat layu dan harus sering diganti.
Nah mengapa tak mencoba menggantinya dengan kerajinan tangan bentuk bunga. Bentuknya cantik mirip bunga asli namun kamu bisa bikin sendiri dari berbagai bahan yang ada di sekitar rumah.
Salah satu bahan yang bisa digunakan adalah benang wol. Benang wol biasanya dipakai untuk membuat selimut atau baju. Sekarang kamu juga bisa membuatnya menjadi bunga-bunga cantik penghias rumah.
Rekomendasi Kerajinan Tangan Bunga dari Benang Wol
Bunga dari benang wol sangat menarik dan pas digunakan untuk menghias sudut rumah. Dijamin kalau sudah bisa membuatnya, pasti akan ketagihan membuat lagi. Siapa tahu malah bisa dijual juga ke beberapa teman dekat. Yuk, segera simak rekomendasi beragam bunga yang bisa kamu buat dari benang wol.
Bunga Mawar
Untuk membuat bunga mawar dari benang wol tentulah kita membutuhkan beberapa alat dan juga bahan. Siapkan putik yang sudah jadi dan kawat berbentuk spiral serta kawat biasa. Siapkan juga gunting dan tentunya benang wol.
- Pertama ikat kuat wol pada ujung kawat berbentuk spiral.
- Selanjutnya lilit benang hingga kawat spiral tertutupi.
- Tekuklah kawat sehingga membentuk seperti kelopak lalu ikat ujungnya.
- Buatlah dengan cara yang sama hingga menjadi 9 kelopak.
- Tutupi kelopak bunga dengan cara mengaitkan benang wol secara melingkar mulai dari tengah, lalu ke kanan dan kiri secara bergantian. Lakukan sampai kelopak bunga tertutup benang wol.
- Kemudian ambil wol hijau lalu lakukan langkah pertama dan kedua untuk membuat daun. Kali ini bikin 3 buah saja.
- Tutupi daun dengan wol hijau dengan cara mengaitkan benang dengan bentuk spiral dari bawah sampai ke atas. Lalu tarik sisa benang di bagian tengah hingga membentuk daun dan ikat kuat.
- Lalu tinggal merangkai bunganya, deh. Ikat putik pada ujung kawat biasa. Lalu susun kelopak bunga di sekeliling putik dan ikat. Pakai empat buah kelopak untuk satu bunga, ya.
- Terakhir kamu bisa melilitkan sisa benang wol pada kawat biasa untuk menutupinya. Jangan lupa ikat daun di tangkai bunganya.
Bunga Dandelion
Alat untuk Merajut
Untuk memulai merajut, terdapat beberapa alat dasar yang perlu disiapkan. Berikut ini adalah beberapa daftar alat yang umum digunakan dalam merajut, seperti:
Jarum Rajut
Pilih jarum rajut yang sesuai dengan proyek merajut. Terdapat berbagai ukuran jarum rajut yang cocok untuk benang dengan ketebalan yang berbeda.
Benang Rajut
Pilih benang rajut dengan warna dan ketebalan yang sesuai dengan proyek yang ingin kamu kerjakan. Pastikan benang rajut tersebut berkualitas baik dan mudah digunakan.
Gunting
Gunting berfungsi untuk memotong benang dan menghapus tambahan benang yang tidak diperlukan.
Gantungan Jumlah
Penggaris
Penggaris membantu kamu dalam mengukur ukuran dan panjang rajutan, terutama jika kamu mengikuti pola atau desain tertentu.
Jarum Pentul atau Peniti
Jarum pentul atau peniti digunakan untuk menyematkan bagian-bagian rajutan yang belum selesai agar tidak terurai selama proses merajut.
Papan Rajut atau Alas Rajut
Papan rajut berfungsi sebagai alas untuk merajut agar benang tidak melompat atau berantakan. Kamu bisa menggunakan papan rajut khusus atau bahkan cukup dengan kain yang tebal dan keras.
Kotak Penyimpanan
Kotak penyimpanan digunakan untuk menyimpan jarum, benang, dan alat merajut lainnya agar tetap terorganisir dan mudah diakses.
Teknik-teknik Dasar dalam Merajut
Tak hanya sekedar membuat pola di dalam suatu kain, merajut memiliki teknik dasar yang penting untuk dipahami. Adapun teknik-teknik dasar dalam merajut yaitu:
1. Teknik Rantai Dasar (Chain Stitch)
Chain stitch adalah teknik mendasar dalam merajut. Seperti namanya, teknik ini mengharuskan kamu untuk membuat serangkaian rantai menggunakan jarum dan benang rajut.
Teknik ini biasanya digunakan untuk membentuk dasar untuk rajutan selanjutnya. Tak heran mengapa penguasaan dari teknik rantai sangat penting untuk mempermudah proses merajut.
2. Teknik Rajut Polos (Single Crochet)
Teknik rajut polos, juga dikenal sebagai single crochet, adalah teknik rajutan yang sederhana tetapi sering digunakan dalam berbagai proyek rajutan.
Dengan teknik ini, Anda akan menghasilkan rajutan padat dan kokoh. Teknik rajutan polos juga sering digunakan untuk membuat sisi tas dan bagian penutup (flap) pada tas rajut.
3. Teknik Rajutan Ganda (Double Crochet)
Teknik rajutan ganda, atau double crochet, merupakan teknik yang digunakan sebagai cara merajut untuk menghasilkan rajutan lebih tinggi dari teknik rajutan polos.
Rajutan ganda umumnya lebih longgar daripada rajutan polos dan digunakan untuk menciptakan tekstur yang berbeda pada tas rajutan.
Teknik rajutan ganda cocok untuk membuat pola rajutan yang lebih terbuka dan lapang.
Teknik penambahan dan pengurangan sangat penting untuk membentuk bentuk tas yang diinginkan. Hal itu dikarenakan, teknik penambahan ini digunakan untuk menambah jumlah rajutan dalam satu baris, sedangkan teknik pengurangan digunakan untuk mengurangi jumlah rajutan.
Dengan menguasai teknik ini, kamu bisa menciptakan bentuk tas yang berbeda, seperti tas kerucut atau tas berbentuk lingkaran.
Hasta Rajut Craft
Sebelum kita mengenal lebih dalam tentang Apa Itu Rajutan? Alangkah baiknya mengenal lebih dahulu tentang alat dan bahan apa saja yang umum di pakai dalam pembuatan sebuah rajutan. Mengapa demikian? Hal ini sangatlah berguna dan penting mengingat, rajutan tidak akan bisa jadi tanpa bantuan dari berbagai alat dan bahan-bahan tersebut. Pertama-tama persiapkan terlebih dahulu alat dan bahannya seperti,
1. Hakpen atau Hook
Hakpen atau hook merupakan sebuah alat yang sangat penting dalam proses pembuatan atau belajar membuat rajutan. Alat ini dapat membantu kita dalam membuat sebuah hasil karya.
Secara umum, hakpen atau istilahnya jarum rajut sering digunakan untuk menghasilkan pola-pola rajut. Hakpen memiliki ujung jarum yang berkait dan panjang nya berkisar antara 13-15 cm.
Sementara itu ada banyak variasi ukuran mata kait hakpen yang bisa digunakan untuk merajut berbagai model rajutan. Ukuran hakpen nya sendiri disesuaikan dengan ketebalan benang rajut.
Konversi ukuran hakpen rajut yang paling umum dipakai adalah yang berdiameter, 2.00mm, 2.25mm, 2.50mm, 2.75mm, 3.00mm, 3.25mm, 3.50mm, 3.75mm, 4.00mm, 4.25mm, 4.50mm, 5.00mm, sampai yang paling tebal yaitu hakpen dengan ukuran 15.75mm.
Ada banyak jenis hakpen yang dijual. Jenis hakpen tersebut biasanya terbuat dari bahan besi, aluminium, stainless, atau bambu. Model hakpen ada dua yaitu single ponted, jarum dengan satu pengait, dan double ponted, jarum dengan dua pengait di masing-masing sisi.
Tags: dari membuat bunga