... 7 Ide Kreatif untuk Membuat Kerajinan dengan Bahan Keras: Panduan DIY

Menciptakan Seni Rajutan dari Bahan Keras - Kreativitas dalam Kerajinan Tangan dan DIY

Kerajinan Bahan Keras

Kerajinan Bahan Keras -Secara sederhana, kerajinan bahan keras bisa kita artikan sebagai kerajinan yang dibuat dari bahan yang sifatnya keras.

Dan biasanya, ia dibagi menjadi 2 bentuk. Yakni yang kerajinan bahan keras alami dengan buatan. Kerajinan satu ini biasanya mempunyai tampilan yang sangat menarik.

Hingga tak jarang jika banyak banyak masyarakat yang menyukainya. Karena selain menarik, ia juga unik, detail, dan biasanya mengandung makna yang filosofis.

Apalagi jika kerajinan satu ini dikerjakan oleh orang yang memang sudah terampil dan terbiasa membuatnya. Selain bisa digunakan sendiri, kerajinan ini juga mempunyai nilai ekonomi yang tinggi.

Sehingga bisa menjadi ladang keuangan bagi orang-orang kreatif. Adapun contoh dari bahan keras yang bisa disulap menjadi kerajinan adalah:

  • Logam
  • Kaca
  • Besi
  • Kawat
  • Semen
  • Kayu
  • Rotan
  • Timah
  • Tulang
  • Batu
  • Kerang
  • Pasir
  • Biji-bijian
  • Dan masih banyak lagi.
  • 1 Jenis Bahan Keras
  • 2 Teknik Pembuatan
  • 3 Contoh Kerajinan Bahan Keras
    • 3.1 Lemari
    • 3.2 Meja
    • 3.3 Wadah Lilin ala Tumblr dari Kaleng
    • 3.4 Dekorasi Dinding Logam yang Elegan
    • 3.5 Menyatukan Kayu Jadi Lukisan
    • 3.6 Wind Chime dari Bambu
    • 3.7 Kaca Patri
    • 3.8 Emas
    • 3.9 Medali
    • 3.10 Tempat Makanan
    • 3.11 Meja dan Kursi
    • 3.12 Bunga
    • 3.13 Tempat Pensil
    • 3.14 Gantungan kunci
    • 3.15 Vas Bunga

    Kerajinan Bahan Keras: Contoh, Jenis & Teknik Pembuatannya

    Tak hanya untuk hiasan alias fungsi estetika, kerajinan banyak disulap jadi benda-benda dengan fungsi praktikal yang luar biasa. Terutama yang terbuat dari bahan-bahan keras seperti batuan alam, kayu, hingga gelas yang sering disebut sebagai kerajinan bahan keras.

    Beda dengan bahan lunak, bahan keras membutuhkan perlakuan khusus yang berbeda dan agak lebih rumit. Namun, ketahanannya akan cuaca tentu jauh lebih baik. Berikut beberapa contoh dan teknik pembuatan kerajinan bahan keras yang bisa memperluas wawasan kita.

    Batuan alam adalah material keras yang paling umum dipakai dalam proses pembuatan kerajinan. Bahan ini bisa ditemukan di alam. Ada yang harus dicari di tempat tertentu seperti batu kali yang harus ditambang di dekat sungai. Misalnya saja batu granit yang hanya ada di pegunungan tertentu dan limestone yang harus ditambang dari kedalaman laut.

    Tak heran karena cara mendapatkan bahan bakunya yang susah, harga kerajinan dari batuan alam pun tidak tergolong murah. Batuan alam sendiri tidak hanya dipahat untuk patung, tetapi sudah merambah fungsi praktikal sebagai bahan bangunan untuk eksterior dinding, lantai, hingga penampang meja dapur. Bahan ini kuat dan bisa dipoles membentuk corak yang indah dan tampak menyatu dengan alam. Seiring berkembangnya dekorasi minimalis dan industrialis, bahan-bahan bangunan berbahan batuan alam pun kini dilirik.

    3. Gelas

    Contoh kerajinan bahan keras lainnya adalah gelas. Berbeda dengan kerajinan keramik yang terbuat dari tanah liat dan harus dibakar agar mengeras, gelas berasal dari bahan keras yang ada di alam. Untuk membentuknya ia harus melalui proses pelelehan, kemudian dicetak dengan teknik khusus seperti glass blowing atau tahap peniupan.

    Sifatnya yang bisa dibentuk membuat gelas cukup fleksibel dan disukai. Apalagi, ia jadi satu dari sedikit bahan keras yang transparan sehingga punya fungsi yang spesifik seperti jadi jendela atau ornamen yang tampak mewah.

    2. Kayu

    Prinsip pembuatan kerajinan bahan keras meliputi pembubutan, anyam, pengukiran atau pemahatan, cor (pelelehan, tuang, dan cetak), dan etsa (proses melarutkan logam dengan asam untuk membuat desain). Dalam kasus kayu, teknik yang dipakai adalah pembubutan dan pengukiran. Pembubutan dilakukan untuk memperhalus dan membentuk kayu gelondongan agar mudah disusun dan dipotong sesuai kebutuhan.

    Kayu juga tidak hanya memiliki fungsi hiasan, Bahan ini justru lebih banyak ditemukan sebagai benda dengan fungsi terapan yang nyata seperti rangka dan dinding rumah, perabot, bahkan pembuatan alat masak dan makan. Kayu memiliki corak dan warna yang secara alami sudah indah. Ia tinggal diberi varnish untuk melindungi dari hantaman cuaca dan air. Seiring berjalannya waktu, kayu pun banyak merambah kerajinan lain bahkan bisa disulap untuk strap jam tangan, sandal, sepatu, perhiasan, dan gantungan kunci misalnya.

    Ada banyak model kayu yang beredar di pasaran, yaitu kayu solid dan olahan. Kayu solid diambil dari batang pohon asli yang dihaluskan dan dipoles. Sementara, kayu olahan adalah sisa potongan kayu solid yang kemudian dihaluskan dan disatukan dengan bahan dan lem khusus. Biasanya mereka dikenal dengan istilah-istilah MDF dan plywood .

    7. Silika

    Materi kerajinan bahan keras berikutnya adalah silika. Ia adalah mineral alam yang aslinya berbentuk biji pasir yang sekilas mirip plastik, tetapi lebih keras dan tidak elastis.

    Silika bisa dilelehkan dalam suhu tinggi dan dipakai untuk berbagai fungsi seperti pembuatan keramik untuk lantai dan bahan baku untuk komponen komputer, penghantar energi di solar panel, dan lain sebagainya. Bahan keras ini memiliki karakter spesifik yaitu semi-konduktor makanya ia banyak dipakai juga di berbagai industri energi dan elektronik. Silika ini pula yang jadi bahan baku fiber glass, Sedulur.


    Tags: kerajinan bahan membuat keras

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia