Menciptakan Seni Rajutan dari Bahan Keras - Kreativitas dalam Kerajinan Tangan dan DIY
Contoh kerajinan bahan keras alam
Contoh kerajinan dari bahan rotan yaitu kursi, tas, alas gelas dan piring, dan masih banyak lainnya.
Kerajinan bahan bambu seperti kotak pensil vas bunga, aksesoris rumah tangga, lampu hias, gelas, lonceng angin, dan lain-lain.
Contoh bahan kayu adalah meja, kursi, lemari, pajangan, mainan dari kayu, dan masih banyak lainnya.
Beberapa kerajinan dari bahan batu seperti patung, guci, hiasan rumah, vas bunga atau pot, lampu taman, dan lain-lain.
KOMPAS/HERU SRI KUMORO Kerajinan patung logam dari Trowulan, Mojokerto dipamerkan pada Gebyar IPPKINDO (Ikatan Pemberdayaan Pedagang Kecil Indonesia) di Gedung Smesco UKM, Jakarta, Kamis (22/11/2012).
Dilansir dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, bahan keras buatan adalah produk kerajinan yang terbuat dari bahan buatan, tetapi sifat fisiknya tetap kuat.
Proses bahan kerajinan keras buatan melalui kimiawi atau pemanasan, sehingga lebih kuat dan tidak mudah rusak seperti logam dan serat kaca.
Jika bahan keras alami didapat dari lingkungan sekitar, berbeda dengan bahan keras buatan yang didapat melalui proses kimiawi dan campuran bahan lainnya.
Pengolahan dilakukan dengan membuat bahannya terlebih dahulu kemudian membuat kerajinannya. Bahannua kuat tetapi untuk beberapa bahan tertentu dapat mengalami korosi seperti logam. Teknik pembuatannya bisa dengan dicetak, cor, atau lain sebagainya.
Apa itu Kerajinan Bahan Keras ?
Kerajinan bahan keras merupakan hasil karya buatan pengrajin yang berbahan dasar keras, kuat, padat, kokoh, tahan lama, dan tidak berubah bentuk. Bahan tersebut diolah sesuai kebutuhan fungsional konsumen yang memiliki nilai artistik pada kebudayaan tertentu. Contohnya bahan kayu diolah menjadi hiasan dinding.
Menurut keberadaan asal bahannya, kerajinan ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu kerajinan alami dan kerajinan buatan. Apa saja, sih ? Ini penjabarannya:
1. Kerajinan Bahan Keras Alami
Ini adalah produk buatan pengrajin yang menggunakan bahan dasar berasal dari alam sekitar. Bahan tersebut umumnya dapat Anda temui di area hutan, perairan, maupun tempat tinggal Anda. Misalnya bambu, rotan, kayu, dan lainnya. Berikut macam-macam bahan keras alami:
1. Bambu
Bambu merupakan bahan dasar yang kokoh dan kuat. Tapi juga punya kelemahan jika kena air secara terus-menerus. Karena akan menyebabkan pelapukan pada batang bambu tersebut. Karakteristik bambu lainnya adalah memiliki rongga berukuran diameter 1-20 cm dan memiliki ruas batang yang unik.
Pada proses pembuatanya akan terlihat keunikannya melalui sayatan ataupun bentuk utuh dari batang bambu yang teksturnya halus. Contoh kerajinan benda berbahan dasar bambu, meliputi:
Alat musik ini menggunakan bahan utama bambu yang berusia 5 tahun, supaya tidak rapuh dan keras. Teknik pembuatan angklung menggunakan metode memilah bambu dan proses penyeteman. Proses penyeteman adalah proses menyelaraskan suara ke alat tuner.
Caping merupakan topi petani yang berbahan dasar bambu. Proses pembuatannya menggunakan teknik anyaman yang kuat dan kokoh. Bertujuan untuk melindungi dari teriknya cuaca ketika bertani.
2. Rotan
Ketahanan batang rotan yang lebih kuat daripada bambu terdapat pada bagian serat batang. Anda dapat menemukan rotan pada tumbuhan yang merambat. Adapun karakteristik rotan, yaitu memiliki ruas batang, tekstur batang halus, dapat membentuk sebuah sayatan maupun bentuk utuh.
Prinsip Kerajinan Bahan Keras dan Aspek Rancangannya
Membuat kerajinan memang bisa dilakukan dengan memanfaatkan berbagai jenis bahan di sekitar. Bahan tersebut ada yang sifatnya keras dan lunak. Bahan yang keras kemudian akan menghasilkan kerajinan bahan keras, begitu juga sebaliknya. Ketika proses pembuatannya, terdapat prinsip kerajinan bahan keras yang harus diperhatikan.
Disamping itu, ada pula aspek rancangan yang berkaitan dengan prinsip kerajinan tersebut. Lalu, apa sajakah prinsip dan aspek rancangan dalam prinsip tersebut? Di bawah ini penjelasan selengkapnya.
- 1 Pengertian Kerajinan Bahan Keras
- 2 Jenis-Jenis Kerajinan Bahan Keras
- 2.1 1. Kerajinan Bahan Keras Alam
- 2.2 2. Kerajinan Bahan Keras Buatan
- 3.1 1. Keunikan Bahan Kerajinan
- 3.2 2. Keragaman Muatan Nilai
- 4.1 1. Reduce (Mengurangi)
- 4.2 2. Reuse (Menggunakan Kembali)
- 4.3 3. Recycle (Mendaur Ulang)
- 5.1 Faktor Teknis
- 5.2 Faktor Ekonomis
- 5.3 Faktor Ergonomis
- 5.4 Faktor Estetika
- 5.5 Faktor Sains dan Teknologi
- 5.6 Faktor Kondisi Lingkungan
Tags: kerajinan bahan membuat keras