... 7 Ide Kreatif: Cara Membuat Tas Cantik dari Bahan Bekas | Panduan DIY Rajut

Seni Kreatif - Panduan Membuat Tas Cantik dari Bahan Bekas untuk Pekerjaan Jahit DIY

Cara Membuat Tas dari Bungkus Kemasan Minuman

1. Membuat tas step by step dari bungkus minuman yang pertama kali adalah gunting bagian atas dan juga bagian bawahnya.

2. Bersihkan bungkus minuman tersebut dengan menggunakan air yang mengalir kemudian keringkan. Untuk mengeringkan bungkus kopi ini, kamu bisa melakukannya dengan cara dijemur ataupun dilap menggunakan kain yang bersih.

3. Membuat tas step by step dari pembungkus minuman selanjutnya adalah dengan mengguntingnya menjadi dua bagian yang sama rata. Sehingga dalam satu bungkus menjadi dua buah potongan

4. Kemudian lipat bungkus kopi tersebut dengan melipat 1 cm ke bagian dalam pada ujung atas dan bawahnya, sehingga lebar lipatan menjadi 2 cm. Kemudian anyam bungkus kopi tersebut menjadi bentuk baling-baling.

6. Kalau kerangka tas sudah jadi, kamu hanya perlu menyiapkannya dengan menjahit pada bagian atas tas. Selain itu, ini dilakukan agar anyaman tersbeut tidak mudah terlepas.

7. Selanjutnya, kamu bisa menambahkan kain furing ataupun kain polos pada bagian dalam tasnya. Pastikan kain yang digunakan tidak terlalu tipis. Satukan kain dengan menggunakan tas dari bungkus kopi tersebut menggunakan jarum dan juga benag jahit. Usahakan jahitan yang kamu gunakan cukup kuat dan rapi.

Kalau kamu ingin menggunakan bungkus minuman sebagai tali, kamu perlu membuat dengan lipatan yang masih tersisa sebelumnya. Kamu cukup membuatnya menjadi bentuk segitiga dan digabungan satu dengan lainnya menggunakan jahitan.

Alat dan bahan yang dibutuhkan

- Pensil atau pulpen

- Meteran untuk kain

1. Membuat tas step by step dari kaus yang pertama adalah menyiapkan semua alat dan bahan terlebih dahulu. Kumpulkan dalam satu tempat agar kamu tidak perlu mencari lagi ketika dibutuhkan.

2. Selanjutnya, pilih kaus yang ingin dijadikan tas. Bila kamu ingin menggunakan kaus bekas, sebaiknya dicuci terlebih dahulu agar tas yang dihasilkan tetap bersih dan tidak bau.

Perlu diperhatikan bahwa jangan sampai memotong hingga melewati jahitan lengannya, karena pada jahitan ini akan dijadikan pegangan tas.

4. Selanjutnya potong bagian kerah kaus dengan menggunakan gunting. Untuk membuat pegangan tas agar kuat dan tahan lama, cobalah untuk menyisakan bagian antara leher dan lengan. Cara membuat tas tidak perlu terlalu panjang, cukup sisakan sekitar 5-8 sentimeter.

5. Tentukan berapa panjang tas yang ingin kamu buat. Jika sudah ditentukan panjang tas, ambil kausnya dan tarik garis horisontal di kaus. Kamu bisa menggunakan penggaris atau meteran kain untuk menentukan berapa panjang yang diinginkan.

6. Membuat tas step by step selanjutnya adalah menambahkan hiasan agar lebih menarik. Kamu bisa menggambarkan serangkaian garis vertikal di bagian bawah kaus. Lebar variasi tas ini bisa kamu sesuaikan dengan selera masing-masing. Untuk acuan, kamu bisa membuat garis antara satu sampai tiga sentimeter lebarnya.

9. Langkah terakhir adalah menggunting jahitan pada bahu kaus, lalu ikat masing-masing bagian kiri kanan bahu. Kalau kamu lebih suka yang agak rapi kamu bisa menjahit bagian kiri dan kanan bahu sesuai selera masing-masing.

Cara membuat:

1. Persiapkan bahan baku utama dengan membersihkannya dahulu

Sebelum mulai masuk dalam tahap pemotongan dan pembentukan bagian tas, hendaknya kita perlu untuk membersihkan kemasan plastik dari sisa isinya terlebih dahulu, lalu keringkan dengan baik. Dimana dalam proses pembersihan bahan baku utama ini, kita dapat membersihkan kemasan plastik tersebut menggunakan air bersih yang mengalir. Kemudian keringkan kemasan tersebut dengan cara menjemur atau pun di lap menggunakan kain bersih hingga kering kembali.

2. Potong kemasan plastik sesuai dengan bentuk dan kebutuhan
3. Mulai anyam potongan kemasan plastik

Jika seluruh kemasan plastik sudah terpotong sama rata menjadi dua bagian, maka kemudian buatlah lipatan setidaknya berukuran 3 cm lalu anyamlah potongan-potongan plastik tersebut hingga bentuknya menyerupai baling-baling. Dimana ujung anyaman harus berbentuk vertikal untuk mempermudah proses penggabungannya dan lakukan proses penganyaman ini sampai jumlah anyaman cukup banyak.

4. Gabungkan anyaman menjadi satu bagian

Bila hasil dari anyaman kemasan plastik sudah terkumpul dalam jumlah banyak dan dalam kondisi rapi, maka langkah selanjutnya adalah menyambungkan anyaman anyaman tersebut menjadi satu. Dimana dalam hal ini, kita bisa menggabungkan antara anyaman kemasan plastik tersebut dengan cara menyelipkannya pada bagian vertikal anyaman lainnya dan lakukan proses ini hingga anyaman berbentuk melingkar seperti sebuah kantung.

5. Jahit dan rapikan anyaman
6. Lapisi bagian dalam tas dengan furing

Langkah selanjutnya dalam cara membuat tas dari plastik adalah melapisi bagian dalam tas dengan furing. Dimana sebetulnya bagian ini dapat diterapkan atau tidak, sesuai dengan kebutuhan. Namun perlu diingat, karena akan dibuat untuk melapisi bagian dalam tas agar terlihat rapi dan kuat, maka usahakan untuk memilih furing yang warnanya senada dengan plastik kemasan, tetapi tetap memiliki ketebalan pas supaya nantinya tampak lebih serasi.

10+ Cara Membuat Tas Dari Bungkus Kopi Step By Step

Sampah plastik agaknya menjadi topik hangat yang tidak berkesudahan untuk selalu dibahas dibelahan bumi mana pun, terutama di Indonesia sendiri sebagai salah satu negara penyumbang sampah plastik terbesar di dunia. Menjadi salah satu negara tersebut, tentu membuktikan jika memang masih ada sistem pengolahan sampah yang kurang tepat di Indonesia, selain itu banyaknya kemasan yang beredar dengan bahan plastik dan juga kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan lingkungan hidup di sekitar pun turut memperparah keadaan tersebut.

Merupakan jenis sampah anorganik yang seperti dapat kita ketahui bila sampah dari golongan tersebut merupakan jenis sampah yang sulit untuk terurai dan pastinya akan membutuhkan waktu lama bahkan hingga bertahun tahun agar dapat hancur secara sendirinya. Ketika hancur pun sebetulnya sampah plastik tersebut juga tidak murni terurai, melainkan berubah menjadi bagian lebih kecil atau biasa disebut sebagai mikroplastik dengan tingkat polusi yang masih tinggi.

Plastik sendiri sebetulnya baru mulai dikembangkan pada awal abad ke 20, namun siapa sangka bila ternyata pertumbuhan serta penggunaannya sangatlah luar biasa cepat, mulai dari yang awalnya hanya ratusan ton berkembang menjadi ratusan juta ton tanpa bisa dikendalikan. Namun tingginya penggunaan plastik tentu juga bukan tanpa alasan, mulai dari harganya yang terbilang murah, dirasa lebih praktis untuk digunakan juga mudah ditemukan adalah beberapa alasan yang menjadikan plastik sulit terlepas dari kehidupan manusia.

Sebetulnya tidak bisa disangkal juga bila penggunaan plastik bagi kehidupan sehari hari memang membawa beberapa manfaat, namun bila tidak bisa menangani serta mengolahnya dengan benar tentu dampak buruk yang fatal terhadap lingkungan juga tidak akan terhindarkan. Sebut saja seperti tersumbatnya saluran air bahkan yang paling parah adalah pencemaran lingkungan baik itu pada tanah maupun air.


Tags: dari bahan membuat bekas

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia