Seni Kreatif - Panduan Membuat Tas Cantik dari Bahan Bekas untuk Pekerjaan Jahit DIY
Cara Membuat Tas dari Kain
Cara membuat tas dari kain bisa memakan waktu, dan membutuhkan banyak latihan dan kesabaran. Namun, jika Anda terus berlatih dan berkreativitas, Anda pasti akan berhasil membuat tas yang sesuai dengan keinginan Anda. Berikut ini langkah-langkah yang harus dilakukan:
- Pilih kain - pilih kain yang kuat dan tahan lama seperti kanvas, jute, atau kain denim untuk bagian luar tas, dan kain lembut seperti flanel, katun, atau sifon untuk bagian dalam tas.
- Langkah selanjutnya, buat patahan kain bagian luar tas dengan ukuran (L) 42 cm x (W) 36 cm untuk bagian depan dan belakang, dan (L) 18 cm x (W) 36 cm untuk sisi kiri dan kanan.
- Buat patahan kain bagian dalam tas dengan ukuran (L) 40 cm x (W) 34 cm, lalu jahit kain bagian dalam pada bagian luar tas dengan jarak sekitar 1 cm dari tepi, dengan bagian lembut menghadap ke dalam.
- Jahit bagian bawah kain bagian dalam sekitar 1,5 cm dari tepi, dan jahit bagian sisi kanan dan kiri tas pada bagian depan dan belakang tas, dengan jarak sekitar 1 cm dari tepi.
- Jahit bagian bawah tas sekitar 2 cm dari tepi, lalu jahit pegangan tas dengan ukuran (L) 40 cm x (W) 4 cm pada bagian atas tas dengan jarak sekitar 7 cm dari tepi atas.
- Selanjutnya, jahit pegangan dengan jarak sekitar 20 cm dari tepi tas. Kemudian, jahit penutup atau resleting pada tas untuk menutup dan membuka tas dengan mudah.
- Anda bisa letakkan resleting sekitar 25 cm dari tepi atas tas, lalu lipat bagian bawah tas sebanyak 2 cm dan jahit untuk menyelesaikan proses pembuatan tas.
- Berikutnya, untuk memberikan perlindungan terhadap tas maka Anda bisa memoles tas, dengan lilin kain atau menambahkan lapisan pelapis air untuk membuat tas lebih tahan air.
Cara membuat:
1. Persiapkan bahan baku utama dengan membersihkannya dahulu
Sebelum mulai masuk dalam tahap pemotongan dan pembentukan bagian tas, hendaknya kita perlu untuk membersihkan kemasan plastik dari sisa isinya terlebih dahulu, lalu keringkan dengan baik. Dimana dalam proses pembersihan bahan baku utama ini, kita dapat membersihkan kemasan plastik tersebut menggunakan air bersih yang mengalir. Kemudian keringkan kemasan tersebut dengan cara menjemur atau pun di lap menggunakan kain bersih hingga kering kembali.
2. Potong kemasan plastik sesuai dengan bentuk dan kebutuhan
3. Mulai anyam potongan kemasan plastik
Jika seluruh kemasan plastik sudah terpotong sama rata menjadi dua bagian, maka kemudian buatlah lipatan setidaknya berukuran 3 cm lalu anyamlah potongan-potongan plastik tersebut hingga bentuknya menyerupai baling-baling. Dimana ujung anyaman harus berbentuk vertikal untuk mempermudah proses penggabungannya dan lakukan proses penganyaman ini sampai jumlah anyaman cukup banyak.
4. Gabungkan anyaman menjadi satu bagian
Bila hasil dari anyaman kemasan plastik sudah terkumpul dalam jumlah banyak dan dalam kondisi rapi, maka langkah selanjutnya adalah menyambungkan anyaman anyaman tersebut menjadi satu. Dimana dalam hal ini, kita bisa menggabungkan antara anyaman kemasan plastik tersebut dengan cara menyelipkannya pada bagian vertikal anyaman lainnya dan lakukan proses ini hingga anyaman berbentuk melingkar seperti sebuah kantung.
5. Jahit dan rapikan anyaman
6. Lapisi bagian dalam tas dengan furing
Langkah selanjutnya dalam cara membuat tas dari plastik adalah melapisi bagian dalam tas dengan furing. Dimana sebetulnya bagian ini dapat diterapkan atau tidak, sesuai dengan kebutuhan. Namun perlu diingat, karena akan dibuat untuk melapisi bagian dalam tas agar terlihat rapi dan kuat, maka usahakan untuk memilih furing yang warnanya senada dengan plastik kemasan, tetapi tetap memiliki ketebalan pas supaya nantinya tampak lebih serasi.
Alat:
1. Gunting atau cutter
Selain dipakai untuk memotong bungkus kopi, dalam hal ini gunting juga diperlukan guna merapikan bagian tertentu atau pinggiran tas dari benang atau kemasan plastik yang sekiranya memiliki kelebihan ukuran dan tampak tidak rapi.
2. Penggaris
Adanya penggaris dalam hal ini tentunya memiliki peran sebagai alat pengukur. Dimana sebelum mulai menyusun kemasan plastik menjadi sebuah tas, tentu kita diharuskan untuk mengukur terlebih dahulu seberapa besar bagian plastik dan tas yang akan dibuat. Sehingga nantinya dapat memiliki potongan bahan yang sama rata.
3. Pensil
Agar nantinya setiap bagian limbah yang akan di susun mudah untuk potong juga di susun, ada baiknya untuk menyiapkan pensil pula sebagai alat untuk membuat garis pembantu yang nantinya diperlukan saat akan memotong, menjahit, atau mengelem suatu bagian.
4. Jarum jahit
Dalam hal ini jarum juga sangatlah diperlukan, karena umumnya selain dengan mengelem nantinya kita juga perlu untuk menjahit beberapa bagian tas guna menyatukan antara satu bagian dengan yang lainnya sampai dapat membentuk sebuah desain tas.
5. Lap bersih
Lap bersih di perlukan untuk membantu kita saat membersihkan limbah kemasan plastik dari sisi isi didalamnya maupun dari kotoran da cairan lain. Sehingga ketika dipakai untuk membuat tas, kemasan tersebut sudah dalam keadaan bersih.
Tags: dari bahan membuat bekas