... Mengapa Kerajinan Tanah Liat Harus Dibakar Terlebih Dahulu: Panduan DIY dan Tips Penting

"Alasan Pentingnya Pembakaran Awal dalam Kerajinan Tanah Liat"

7 Ide Kerajinan dari Tanah Liat untuk Dekorasi Rumah

Pada dasarnya, tanah liat adalah tanah yang terbentuk melalui suatu proses pelapukan kerak bumi kemudian disusun oleh batuan feldspatik. Batuan feldspatik sendiri terdiri dari batuan granit serta batuan beku. Bagian batuan ini juga terbentuk dari berbagai unsur seperti diantaranya oksigen, silikon, serta aluminium.

Selanjutnya, aktivitas panas bumi kemudian membuat kerak bumi ini menjadi lebih lapuk yang dilakukan juga oleh asam karbonat sehingga pada akhirnya menjadikan batuan ini berbentuk seperti tanah liat. Tanah liat sendiri umum digunakan dalam berbagai kegiatan pembangunan seperti kerajinan gerabah, batu bata dan sebagai wadah piring, guci, kendi, kuali dan sebagainya.

Dekorasi rumah sebagai suatu sentuhan akhir yang dapat kamu gunakan untuk menyempurnakan tampilan dari hunian. Terdapat banyak sekali pilihan dekorasi yang dapat menjadi pilihanmu, salah satunya dengan memanfaatkan kerajinan tanah liat yang khas dengan kesan tradisionalnya sebagai diantara pilihan untuk menambahkan unsur natural dan tradisional pada hunian.

Terdapat banyak sekali bentuk kerajinan dari tanah liat yang dapat menjadi pilihanmu untuk melengkapi dekorasi di rumah.

1. Kendi dan Guci

Kerajinan dari tanah liat dalam bentuk guci dan kendi dapat menjadi ide dekorasi hunian. Sebab ada banyak kerajinan tanah liat termudah ditemui di berbagai macam bentuk vas, guci, dan kendi hias.

Pada suatu kerajinan tanah liat dengan ukuran besar sendiri kemudian dapat digunakan untuk mengisi sudut-sudut ruang yang kosong. Sementara itu, untuk guci dan kendi dengan ukuran yang lebih kecil kemudian dapat kamu pajang di lemari hias atau di atas meja sebagai vas bunga.

2. Roster Terakota

3. Ornamen atau Ukiran Timbul

Kerajinan dari tanah liat dalam bentuk ornamen pada dinding. Alternatif kerajinan tanah liat lainnya sendiri dapat kamu gunakan untuk mempercantik hunian misalnya pada ornamen dinding yang terbuat dari tanah liat. Dengan tekstur dan warna yang khas, kerajinan tanah liat ini juga dapat kamu gunakan untuk menghiasi pilar atau sebagai pengganti lukisan untuk mengisi sisi ruangan yang masih kosong.

Memanfaatkan Karakteristik Tanah Liat untuk Pembuatan Kerajinan

Seperti yang kita ketahui tanah liat memiliki sifat dasar yang lunak sehingga mudah dalam hal pembentukannya. Dengan sifat dan bentuknya yang lengket ketika basah serta mengeras ketika kering. Namun, lebih dari itu tanah liat juga memiliki berbagai karakteristik lain yang bisa mendukungnya dalam proses pembuatan kerajinan tanah liat.

Di Balik Pena: dr. Andreas Kurniawan Berbagi Tutorial Melalui Duka dan Mencuci Piring

1. Bersifat Lengket

Salah satu ciri-ciri utama dari tanah liat adalah sifatnya yang lengket. Tanah liat sendiri umumnya memiliki tekstur yang lebih lengket ketika basah sehingga lebih mudah dalam mengubah bentuknya. Namun, tanah liat juga dapat menjadi gumpalan keras ketika sudah menjadi kering. Hal ini dikarenakan kandungan jenis mineral pada lempung yang banyak terdapat dalam tanah liat.

2. Sulit Menyerap Air

Tanah liat juga memiliki sifat sulit menyerap air sehingga lebih banyak diperuntukkan sebagai bahan bangunan. Karenanya tanah liat biasanya tidak disarankan digunakan untuk lapisan tanah media tanaman.

3. Berwarna Abu-abu

Umumnya tanah liat tidak memiliki warna yang terlalu terang atau terlalu gelap. Warna tanah liat yang cenderung hanya berwarna hitam dan keabu-abuan. Namun beberapa jenis tanah liat juga memiliki warna dasar kuning kemerahan yang lebih banyak digunakan oleh para pengrajin tanah liat.

4. Dapat Berubah Menjadi Butiran Halus

Karena sifatnya yang keras dan menggumpal ketika kering, butiran-butiran kecil dari tanah liat kemudian dapat terpecah jika tidak menyatu dengan bentuk awalnya. Butiran ini sendiri biasanya seperti pada pasir dan kerikil yang umum ditemukan pada area sekitar tanah liat ketika kering, dan pada dasarnya, tanah liat terdiri dari dua jenis yaitu tanah liat primer bersifat murni dan tanah liat sekunder dengan sifatnya yang plastis.

Teknik dalam Proses Pembuatan Gerabah

Bahan dasar yang digunakan untuk membuat gerabah adalah tanah liat. Sebelum dibuat gerabah, tanah liat tersebut diproses terlebih dahulu dalam beberapa tahapan. Selain itu, ada juga bahan tambahan lain, yaitu kaolin. Tanah liat yang sudah siap kemudian dibentuk dengan tangan langsung atau menggunakan alat putar.

Bentuk gerabah yang akan dibuat disesuaikan dengan fungsi benda tersebut saat digunakan. Ada gerabah yang digunakan untuk alat memasak seperti periuk dan belanga, ada yang digunakan untuk menyimpan air atau beras seperti tempayan, ada yang digunakan untuk menyimpan air minum seperti kendi, dan ada yang digunakan untuk hiasan seperti guci dan vas bunga.

Dalam membuat benda yang terbuat dari bahan tanah liat diperlukan teknik-teknik tertentu agar dalam prosesnya mudah dan efektif. Adapun teknik-teknik yang biasanya digunakan oleh pembuat gerabah atau keramik antara lain teknik lempeng, teknik plat, teknik pilin, teknik putar, teknik cetak tekan, dan teknik tuang.

1. Teknik Lempeng (Slabing)

Teknik lempeng (slabing) merupakan teknik yang digunakan untuk membuat benda gerabah berbentuk kubistis dengan permukaan rata. Teknik ini diawali dengan pembuatan lempengan tanah liat dengan menggunakan rol kayu penggilas.

2. Teknik Plat (Pinching)

Teknik plat (pinching) merupakan teknik membuat keramik dengan cara memplat tanah liat langsung menggunakan tangan. Tujuan dari penggunaan teknik ini adalah agar tanah liat lebih padat dan tidak mudah mengelupas sehingga hasilnya akan tahan lama. Proses plat dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.

  • Ambil segumpal tanah liat plastis.
  • Tanah liat tersebut diulet-ulet dan diplintir-plintir dengan ibu jari sambil dibentuk sesuai dengan bentuk benda yang kamu inginkan.
  • Haluskan menggunakan kuas atau kain halus.

Asal-Usul Gerabah

Tajine (gerabah Maroko).

Gerabah yang paling sederhana dibentuk dengan hanya menggunakan tangan, yang berciri adonan kasar dan bagian pecahannya dipenuhi oleh jejak-jejak tangan (sidik jari), bentuknya pun kadang tidak simetris. Selain dibuat dengan teknik tangan, gerabah yang lebih modern dibuat dengan menggunakan tatap batu dan roda putar.

Pada awalnya, gerabah dibuat dengan bentuk polos dan mudah rapuh, tetapi saat ini tembikar tersedia dalam berbagai macam bentuk, motif, gambar, atau lukisan khas dan daya tahan lebih lama. Gerabah di Indonesia dibawa melalui kebudayaan Sa Huynh, suatu kebudayaan kuno di daerah Vietnam selatan (Champa) yang terkenal akan seni gerabah dan tembikar kunonya.

Di Balik Pena: dr. Andreas Kurniawan Berbagi Tutorial Melalui Duka dan Mencuci Piring

Dalam ilmu purbakala (arkeologi), istilah lain gerabah atau keramik tradisional ini adalah kereweng, pottry, terracotta dan tembikar. Istilah tersebut dipergunakan untuk menyebut pecahan-pecahan periuk dan alat lainnya yang dibuat dari tanah liat dan ditemukan di tempat-tempat pemakaman zaman prasejarah. Barang-barang tanah bakar yang ditemukan di luar sarkofagus (peti mati dari batu) berupa jembung, piring-piring kecil, periuk-periuk kecil, stupa-stupa kecil dan sebaginya.

Teknik proses pembuatan gerabah dari masa tersebut masih sangat sederhana, yaitu dengan teknik tangan dan pembakaran tradisional. Pembakaran tradisional adalah pembakaran secara terbuka, dalam lubang dangkal beralas tanah liat dengan api rerumputan menyala. Teknik proses pembuatan gerabah seperti itu masih digunakan sampai sekarang oleh sebagian perajin keramik di Indonesia.

Warga menemukan patung sepasang kekasih dari tanah liat yang diperkirakan peninggalan kerajaan Majapahit di Desa Ngrawan, Madiun, Jawa Timur, pada Sabtu, 12 Maret 2016.

Alat-alat untuk membuat kerajinan tanah liat

Proses pembuatan tanah liat

Proses pembentukan tanah liat diawali dengan mengambil tanah liat secukupnya. Kemudian beri sedikit air sampai tanah liat mudah dibentuk. Pastika air tidak terlalu banyak karena nanti tanah liat menjadi sangat lembek dan tidak kokoh.

Jika sudah, kamu dapat meletakkan tanah liat di atas meja putar agar proses pembentukannya mudah dan presisi. Kamu dapat memilih berbagai bentuk yang diinginkan, mulai dari celengan, gelas, kendi atau yang lain, sesuai keinginan.

Keringkan hasil kerajinan tanah liat


Tags: kerajinan lebih dahulu

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia