Arti Penting Pemilihan Bahan dalam Menentukan Kualitas Karya Rajutan dan Kerajinan DIY
Aspek-aspek Pemilihan Lokasi
Pemilihan lokasi harus mempertimbangkan berbagai aspek yang tentunya diarahkan untuk mendorong penjualan dan memberikan keuntungan bagi perusahaan. Menurut Murdifin dan Mahfud (2007), dalam penentuan dan pemilihan suatu lokasi usaha, manajemen perlu mempertimbangkan beberapa aspek sebagai berikut:
- Lokasi berkaitan dengan investasi jangka panjang yang sangat besar jumlahnya yang berhadapan dengan kondisi-kondisi yang penuh ketidak-pastian.
- Lokasi menentukan suatu kerangka pembatas atau kendala operasi yang permanen (mencakup undang-undang, tenaga kerja, masyarakat, dan lain-lain) dan kendala itu mungkin sulit dan mahal untuk diubah.
- Lokasi mempunyai akibat yang signifikan dengan posisi kompetitif perusahaan, yaitu akan meminimumkan biaya produksi dan juga biaya pemasaran keluaran yang dihasilkan.
Lokasi merupakan tempat yang strategis dimana konsumen dapat menjangkau tempat usaha (tempat makan, pusat perbelanjaan, dan lainnya) dengan mudah, aman dan memiliki tempat parkir yang luas. Sebagai tambahan terhadap potensi pertumbuhan, faktor-faktor pentingnya adalah karakteristik sosio ekonomis sekitarnya, arus lalulintas, biaya tanah, peraturan kawasan dan transportasi publik.
Menurut Lupiyoadi dan Hamdani (2001), terdapat tiga jenis interaksi yang nantinya akan mempengaruhi penentuan lokasi perusahaan/organisasi jasa, yaitu:
Alasan Mengapa Produk Kerajinan Memiliki Nilai yang Tinggi
Alasan mengapa produk kerajinan memiliki nilai yang tinggi akan berbeda bagi masyarakat. Contohnya adalah harga tas hermes yang dibuat dengan tangan bisa mencapai ratusan juta Rupiah.
Selain itu, bahan juga menjadi salah satu faktor mengapa produk kerajinan memiliki nilai yang tinggi, terlebih lagi jika menggunakan bahan yang berasal dari kulit hewan, seperti buaya, ular, dan lainnya.
Untuk mengetahui alasan mengapa produk kerajinan tangan memiliki nilai yang tinggi, simak informasi selengkapnya di artikel Berita Bisnis berikut ini.
Fungsi Produk Kerajinan
Pengrajin secara sengaja menghubungkan antara bentuk dan fungsi produk kerajinan. Hal ini dilakukan agar pemakain mendapatkan kualitas produk terbaik dengan kegunaan yang tepat sasaran. Sebagai contoh: pengrajin ingin membuat produk kerajinan untuk hiasan atau pajangan. Maka dari itu, pengrajin akan sangat memperhatikan aspek keindahan produk. Semakin indah penampakan produk maka semakin nyaman untuk dipandang. Selain keindahan, pengrajin memilih bahan yang tahan lama agar keindahan produk dapat bertahan lama.
Kualitas dan fungsi produk dapat dilihat dari bahan-bahan yang digunakan. Bahan-bahan yang dipilih harus disesuaikan dengan jenis produk yang akan dibuat. Misalkan, pengrajin ingin membuat gelang tangan. Untuk menghasilkan gelang tangan yang cantik dan tahan lama, maka bahan yang dapat digunakan adalah manik-manik, bukan kayu. Kualitas bahan akan menentukan kualitas dan bagaimana produk akan difungsikan serta lama pengunaan produk.
Demikianlah cara menentukan fungsi dan kualitas produk kerajinan. Semoga artikel ini memberikan kamu wawasan baru tentang pilih-memilih produk. Pilihan kamu terhadap suatu produk hendaknya disesuaikan dengan selera dan kebutuhan.
Tags: kerajinan bahan