Arti Penting Pemilihan Bahan dalam Menentukan Kualitas Karya Rajutan dan Kerajinan DIY
Menentukan Fungsi Produk Kerajinan
Fungsi suatu produk kerajinan sangat penting untuk dipertimbangkan dalam proses pembuatan dan penilaiannya. Faktor-faktor yang mempengaruhi fungsi produk kerajinan antara lain:
Tujuan Penggunaan
Fungsi utama suatu produk kerajinan ditentukan oleh tujuan penggunaannya. Misalnya, sebuah keranjang dapat digunakan untuk menyimpan barang, sementara sebuah vas dapat digunakan untuk menampung bunga.
Bahan dan Konstruksi
Bahan dan metode konstruksi yang digunakan dalam pembuatan produk kerajinan dapat mempengaruhi fungsinya. Misalnya, produk kerajinan yang terbuat dari bahan yang tahan lama dan tahan air lebih cocok untuk penggunaan di luar ruangan.
Desain Ergonomis
Desain ergonomis mempertimbangkan kenyamanan dan kemudahan penggunaan produk kerajinan. Misalnya, sebuah kursi harus memiliki tinggi dan bentuk yang sesuai agar nyaman digunakan.
Tabel Fungsi Umum Produk Kerajinan
Berikut ini adalah tabel yang merangkum fungsi umum produk kerajinan:
Jenis Produk Kerajinan | Fungsi Umum |
---|---|
Keramik | Penyimpanan, dekorasi, perlengkapan makan |
Tekstil | Pakaian, aksesori, dekorasi rumah |
Kayu | Furnitur, peralatan rumah tangga, mainan |
Logam | Perhiasan, peralatan makan, peralatan rumah tangga |
Kertas | Buku, kemasan, kerajinan tangan |
Mengidentifikasi Fungsi Spesifik
Untuk mengidentifikasi fungsi spesifik suatu produk kerajinan, pertimbangkan hal-hal berikut:
- Tujuan yang dimaksudkan dari produk tersebut
- Bahan dan konstruksi yang digunakan
- Fitur desain yang mempengaruhi penggunaannya

Alasan Mengapa Produk Kerajinan Memiliki Nilai yang Tinggi
Alasan mengapa produk kerajinan memiliki nilai yang tinggi akan berbeda bagi masyarakat. Contohnya adalah harga tas hermes yang dibuat dengan tangan bisa mencapai ratusan juta Rupiah.
Selain itu, bahan juga menjadi salah satu faktor mengapa produk kerajinan memiliki nilai yang tinggi, terlebih lagi jika menggunakan bahan yang berasal dari kulit hewan, seperti buaya, ular, dan lainnya.
Untuk mengetahui alasan mengapa produk kerajinan tangan memiliki nilai yang tinggi, simak informasi selengkapnya di artikel Berita Bisnis berikut ini.

Tujuan Penentuan dan Pemilihan Lokasi
Pemilihan lokasi sangat penting karena berkaitan dengan besar kecilnya biaya operasi, harga maupun kemampuan bersaing. Menurut Munawaroh (2013), penentuan lokasi memiliki beberapa tujuan sesuai dengan jenis usaha yang akan dilakukan, yaitu:
- Bagi industri, untuk meminimumkan biaya. Lokasi yang tepat mendekatkan lokasi gudang penyimpanan bahan dengan lokasi produksi bisa menghemat biaya transportasi.
- Bagi retail dan profesional servis untuk maksimisasi revenue. Pemilihan lokasi retail dan profesional servis yang mudah dijangkau konsumen memungkinkan terjadi penjualan dalam jumlah banyak, sehingga meningkatkan pendapatan perusahaan.
- Bagi lokasi gudang untuk memaksimumkan speed delivery dan biaya minimum. Jarak gudang dengan lokasi pabrik yang tepat akan mempercepat penyerahan barang sekaligus meminimalkan biaya.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Lokasi
Menurut Kasmir (2014), pemilihan lokasi usaha merupakan salah satu keputusan bisnis yang harus dibuat secara hati-hati. Penentuan lokasi perlu dilakukan dengan matang yang terdiri dari lokasi untuk kantor pusat, cabang, dan pabrik. Dalam kaitannya dengan studi kelayakan bisnis, hal yang paling komplek dan rumit yaitu penentuan lokasi pabrik. Pertimbangannya yaitu apakah dekat dengan bahan baku atau pasar atau konsumen, biaya dan luas produksi.
Menurut Tjiptono (2002), terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pemilihan tempat/lokasi fisik suatu usaha atau pabrik, yaitu sebagai berikut:
- Akses, misalnya lokasi yang dilalui atau mudah di jangkau sarana transportasi umum.
- Visibilitas, yaitu lokasi atau tempat yang dapat dilihat dengan jelas dari jarak pandang normal.
- Lalu lintas (traffic), menyangkut dua pertimbangan utama, yaitu: 1) Banyaknya orang yang lalu-lalang bisa memberikan peluang besar terhadap terjadinya buying, yaitu keputusan pembelian yang sering terjadi spontan, tanpa perencanaan, dan atau tanpa melalui usaha-usaha khusus. 2) Kepadatan dan kemacetan lalu lintas bisa juga jadi hambatan.
- Tempat parkir yang luas, nyaman, dan aman, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.
- Ekspansi, yaitu tersedianya tempat yang cukup luas apabila ada perluasan di kemudian hari.
- Lingkungan, yaitu daerah sekitar yang mendukung produk yang ditawarkan. Sebagai contoh, restoran/rumah makan berdekatan dengan daerah pondokan, asrama, mahasiswa kampus, sekolah, perkantoran, dan sebagainya.
- Persaingan, yaitu lokasi pesaing. Sebagai contoh, dalam menentukan lokasi restoran, perlu dipertimbangkan apakah di jalan/daerah yang sama terdapat restoran lainnya.
- Peraturan pemerintah, misalnya ketentuan yang melarang rumah makan berlokasi terlalu berdekatan dengan pemukiman penduduk/tempat ibadah.

Tags: kerajinan bahan