... 7 Cara Mengidentifikasi Karya Kerajinan dari Bahan Lunak untuk Proyek Sulaman dan DIY

Menemukan Keindahan dalam Karya Kerajinan dari Bahan Lunak - Petualangan Seni Jahit dan DIY

Bahan lunak buatan

Dikutip dari jurnal Analisis Pengaruh Faktor-Faktor Produksi terhadap Tingkat Pendapatan pada Industri Kerajinan Tangan Desa Pantai Johor Kecamatan Datuk Bandar Tanjung Balai (2018) oleh Nina Andriany Nasution dan Fitri Yani Panggabean, bahan lunak buatan adalah jenis bahan yang sering digunakan untuk diolah menjadi lunak.

Proses pembuatannya dengan campur tangan mesin. Memiliki karakteristik yang berbeda dengan bahan lunak alami.

Contoh kerajinan bahan lunak buatan

Beberapa contoh kerajinan bahan lunak buatan, seperti:

Lilin merupakan bahan lunak berwujud padat dan mudah meleleh jika dipanaskan. Contoh kerajinan dari lilin yaitu ukiran bunga, lilin hias, patung yang terbuat dari lilin, dan masih banyak lainnya.

Bahan lunak buatan yang terbuat dari sisa kertas. Bubur kertas terbuat dari campuran kertas bekas, lem, tepung kanji, dan air.

Jika sudah menjadi bubur kertas, sesuaikan dengan cetakan atau model kerajinan yang ingin dibuat. Beberapa contoh kerajinan bahan lunak buatan dari bubur kertas adalah patung, bingkai foto, tempat pensil, dan lain-lain.

Fiberglass memiliki wujud cair dan akan mengeras jika sudah kering. Fiberglass diolah menjadi kerajinan dengan cara dicetak atau dicor.

Contoh kerajinannya ialah miniatur kapal, asbak , gantungan kunci, pot bunga, dan lain sebagainya.

Prinsip Kerajinan Bahan Lunak

Pembuatan kerajinan umumnya didasarkan dengan prinsip-prinsip dasar kerajinan. Tidak terkecuali dengan bahan lunak yang juga memiliki prinsip kerajinan bahan lunak dalam proses pembuatannya. Dalam kata lain, prinsip kerajinan bahan lunak ini nantinya bisa dijadikan acuan sebagai prinsip dasar dalam menghasilkan kerajinan.

Ada tiga macam prinsip kerajinan bahan lunak yang penting diketahui. Ketiga prinsip tersebut berupa keterampilan tangan, keterampilan teknik, dan prinsip tradisional. Apakah maksud dari ketiga prinsip ini? Berikut penjabarannya.

1. Prinsip Keterampilan Tangan

Prinsip kerajinan bahan lunak yang pertama adalah keterampilan tangan. Ini menjadi syarat atau bagian penting dalam pembuatan kerajinan limbah lunak dan kerajinan lainnya. Tanpa tangan yang terampil, bahan limbah lunak tidak akan bisa berubah menjadi kerajinan yang bernilai.

2. Prinsip Keterampilan Teknik

Selain menggunakan prinsip keterampilan tangan, dibutuhkan pula prinsip keterampilan teknik dalam prinsip kerajinan bahan lunak. Ada berbagai jenis metode atau teknik yang dapat diterapkan oleh para pengrajin. Beberapa diantaranya berupa teknik menganyam, menenun, membordir, cetak, putar, hingga mengukir.

Prinsip ini secara tidak langsung juga sangat berkaitan dengan keterampilan tangan. Apabila seorang pengrajin memiliki keterampilan tangan yang cukup baik, ia akan mampu menerapkan teknik-teknik yang berbeda sekaligus. Semakin unik dan rumit teknik yang digunakan, nilai jual dari kerajinan limbah lunak bisa jadi semakin meningkat.

3. Prinsip Tradisional

Prinsip yang terakhir dalam kerajinan bahan limbah lunak ini tidak kalah penting dari dua prinsip sebelumnya. Prinsip kerajinan bahan lunak satu ini sangat mengedepankan nilai kepraktisan dari kerajinan yang dibuat.

Cara Membuat Kerajinan Bahan Lunak

Cara membuat kerajinan tangan bahan lunak, untuk bisa atau ahli dalam mengerjakan sebuah karya, kita harus mengetahui teknik-teknik dalam pembuatannya.

Nah berikut ini ada hal yang harus benar-benar kalian perhatikan, supaya karya yang kita kerjakan mendapatkan hasil yang maksimal, simak poin-poin berikut ini:

Mengukir

Teknik mengukir adalah suatu kegiatan yang di hasilkan dengan cara mengukir, contohnya seperti memahat, menggores, dan menoleh pola pada permukaan benda yang akan kita ukir.

Nah kebanyakan teknik ini juga dilakukan pada kerajinan yang berbahan dasar kayu, namun teknik ini juga bisa digunakan pada bahan lunak seperti lilin atau juga sabun padat.

Menenun

Teknik menenun adalah teknik membuat suatu barang dengan proses menenun, dengan cara memasuk-masukkan benang pakan dari persilangan dua set benang secara melintang pada benang-benang lungsin (benang lusi).

Untuk membuat kerajinan dengan teknik menenun menggunakan alat yang biasa disebut dengan langsing atau pakan.

Menganyam

Teknik menganyam merupakan proses menyilangkan bahan berupa lidi, rotan, bambu, akar, janur membentuk satu rumpun yang kuat.

Menganyam adalah salah satu kerajinan tangan yang dilakukan oleh masyarakat di pedesaan. Contoh produk anyaman yaitu seperti tikar, bakul, dan kipas.

Pada teknik ini biasanya sering digunakan dalam membuat suatu karya bahan lunak dengan karakteristik tertentu.

Membentuk

Ada beberapa cara untuk membuat kerajinan tangan dengan teknik membentuk ini, antara lain.

Pada teknik ini biasanya akan menggunakan alat putar yang bisa menghasilkan banyak sekali bentuk yang simetris, bulat serta silindris dan bervariasi.

Jenis Bahan Lunak untuk Kerajinan

Bahan kerajinan ini dapat di bedakan menjadi dua jenis, yaitu bahan lunak alami dan bahan lunak buatan.

Bahan lunak alami

adalah bahan yang di peroleh dari sumber alam tanpa proses pengolahan yang kompleks.

Contoh bahan lunak alami adalah tanah liat, gips, kulit hewan dan tumbuhan, lilin, sabun, dan lain-lain. Bahan-bahan ini memiliki ciri khas seperti tekstur, warna, atau aroma yang khas.

Bahan lunak alami biasanya di gunakan untuk membuat produk kerajinan yang memiliki nilai estetis atau koleksi.

Bahan lunak buatan

adalah bahan yang di peroleh dari hasil proses pengolahan, baik dari bahan alami maupun sintetis.

Contoh bahan lunak buatan adalah plastik, fiberglass, parafin, plastisin, polymer clay, dan lain-lain. Bahan-bahan ini memiliki ciri khas seperti kemudahan di atur atau di campur dengan zat kimia tertentu.

Bahan lunak buatan biasanya di gunakan untuk membuat produk kerajinan yang memiliki fungsi praktis atau perabotan rumah tangga.

Karakteristik Kerajinan Bahan Lunak

Kerajinan bahan lunak adalah sebuah hasil karya atau produk kerajinan yang dibuat dengan menggunakan bahan dasar yang bersifat lunak.

Sama seperti kerajinan pada umumnya, kerajinan bahan lunak juga memiliki jenis dan karakteristik tersendiri. Nah, berikut ini beberapa karakteristiknya:

  1. Mudah dibentuk
  2. Bahan lunak sangat mudah terurai oleh tanah
  3. Tanpa memerlukan alat yang banyak saat membuatnya
  4. Bahan lunak bisa didapatkan dari alam yang berada di sekitar dan tentunya tidak membutuhkan banyak biaya.
  5. Mudah disesuaikan dengan alam sekitar, artinya karya yang dihasilkan tersebut dari bahan lunak tidak akan mudah hancur sesuai dengan alam sekitar.

Tags: kerajinan dari bahan mengidentifikasi

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia