... 7 Cara Mengidentifikasi Karya Kerajinan dari Bahan Lunak untuk Proyek Sulaman dan DIY

Menemukan Keindahan dalam Karya Kerajinan dari Bahan Lunak - Petualangan Seni Jahit dan DIY

Bahan lunak alam

Dilansir dari Buku Saku Prakarya (2019) oleh Retno Murti, tempat asal bahan lunak alam adalah di alam, seperti tanah liat, pasir, serat daun, bunga, kulit pohon, dan kulit hewan. Cara pengolahan bahan lunak alam tidak dicampur maupun dikombinasi dengan bahan buatan.

Contoh kerajinan bahan lunak alami

Tanah liat dihasilkan oleh alam yang berasal dari pelapukan kerak bumi. Tanah liat memiliki karakteristik:

  1. Sulit menyerap air sehingga lahan tanah liat primer tidak cocok dijadikan sebagai lahan pertanian.
  2. Tekstur tanahnya cenderung lengket bila dalam keadaan basah dan kuat menyatu antara butiran tanahnya.
  3. Dalam keadaan kering, butiran tanah akan terpecah dengan halus.
  4. Merupakan bahan baku pembuatan tembikar dan kerajinan tangan lainnya. Dalam pembuatannya harus dibakar di atas suhu 1.000 derajat selsius.

Beberapa contoh kerajinan dari tanah liat yaitu tembikar, guci, piring, perlengkapan makan atau dapur, dan masih banyak lainnya.

Bahan lunak alami juga dapat berasal dari kulit hewan. Jenis kulit yang sering digunakan adalah sapi, ular, domba, dan harimau.

Untuk pewarnaan kerajinan bahan lunak alami dari kulit hewan biasanya mengikuti dari kulit hewan itu sendiri. Dapat juga dilakukan finishing dengan pewarnaan sesuai permintaan.

Beberapa kerajinan bahan lunak alam dari kulit adalah tas, dompet, ikat pinggang, sepatu, dan lain-lain.

Beberapa kerajinan bahan lunak alam dari serat tanaman seperti hiasan dinding, perkakas rumah tangga, peralatan dapur, maupun fashion yang keren.

Contoh Kerajinan dari Bahan Lunak

Berikut 14 Contoh Kerajinan dari Bahan Lunak:

1. Kerajinan Bahan Lunak dari Tanah Liat

Proses pembentukan objek seni ini melibatkan pemodelan dan pengukiran tanah liat yang lembut dan mudah dibentuk.

Seni kerajinan dari tanah liat mencakup berbagai bentuk, mulai dari patung hingga keramik, dan sering kali menggabungkan unsur seni dan fungsi praktis.

2. Kerajinan Bahan Lunak dari Clay

Kelembutan dan kelenturan clay memungkinkan seniman untuk menciptakan berbagai bentuk, mulai dari vas hingga patung dan ornamen.

Para seniman sering menggunakan teknik seperti glazing atau pewarnaan untuk menambahkan detail dan keindahan estetika pada hasil akhir.

Kerajinan dari clay menggabungkan keahlian teknis dengan ekspresi kreatif, menciptakan karya seni yang unik dan beragam.

3. Kerajinan Bahan Lunak dari Sabun

Kerajinan dari sabun menghadirkan sentuhan yang unik dan menyegarkan dalam dunia seni kerajinan tangan.

Sabun dipahat dan diukir menjadi berbagai bentuk, mulai dari bunga hingga figur binatang, dan sering kali diberi tambahan pewarna dan aroma untuk menciptakan produk yang estetis dan beraroma harum.

Proses pembuatan kerajinan sabun melibatkan pemilihan bahan yang aman dan cocok untuk kulit, sehingga hasil akhirnya tidak hanya indah secara visual tetapi juga dapat digunakan sebagai sabun mandi yang fungsional.

Prinsip Kerajinan Bahan Lunak

Pembuatan kerajinan umumnya didasarkan dengan prinsip-prinsip dasar kerajinan. Tidak terkecuali dengan bahan lunak yang juga memiliki prinsip kerajinan bahan lunak dalam proses pembuatannya. Dalam kata lain, prinsip kerajinan bahan lunak ini nantinya bisa dijadikan acuan sebagai prinsip dasar dalam menghasilkan kerajinan.

Ada tiga macam prinsip kerajinan bahan lunak yang penting diketahui. Ketiga prinsip tersebut berupa keterampilan tangan, keterampilan teknik, dan prinsip tradisional. Apakah maksud dari ketiga prinsip ini? Berikut penjabarannya.

1. Prinsip Keterampilan Tangan

Prinsip kerajinan bahan lunak yang pertama adalah keterampilan tangan. Ini menjadi syarat atau bagian penting dalam pembuatan kerajinan limbah lunak dan kerajinan lainnya. Tanpa tangan yang terampil, bahan limbah lunak tidak akan bisa berubah menjadi kerajinan yang bernilai.

2. Prinsip Keterampilan Teknik

Selain menggunakan prinsip keterampilan tangan, dibutuhkan pula prinsip keterampilan teknik dalam prinsip kerajinan bahan lunak. Ada berbagai jenis metode atau teknik yang dapat diterapkan oleh para pengrajin. Beberapa diantaranya berupa teknik menganyam, menenun, membordir, cetak, putar, hingga mengukir.

Prinsip ini secara tidak langsung juga sangat berkaitan dengan keterampilan tangan. Apabila seorang pengrajin memiliki keterampilan tangan yang cukup baik, ia akan mampu menerapkan teknik-teknik yang berbeda sekaligus. Semakin unik dan rumit teknik yang digunakan, nilai jual dari kerajinan limbah lunak bisa jadi semakin meningkat.

3. Prinsip Tradisional

Prinsip yang terakhir dalam kerajinan bahan limbah lunak ini tidak kalah penting dari dua prinsip sebelumnya. Prinsip kerajinan bahan lunak satu ini sangat mengedepankan nilai kepraktisan dari kerajinan yang dibuat.

Contoh Kerajinan Bahan Limbah Lunak

Ada berbagai contoh kerajinan bahan limbah lunak yang bisa kamu kreasikan sendiri di rumah. Beberapa diantaranya berasal dari limbah lunak seperti sabun, lilin, kulit, gips, dan serat alam. Seluruhnya bisa disimak lewat penjelasan di bawah ini.

1. Kerajinan Limbah Lunak dari Sabun

Kerajinan limbah lunak dari sabun tergolong sebagai kerajinan dari limbah anorganik. Sabun cukup populer sebagai bahan dasar kerajinan karena sifatnya yang mudah dibentuk atau diukir. Dalam pengolahan kerajinan dari sabun, kamu bisa menghaluskan sabun terlebih dulu dengan cara diparut.

Selanjutnya, campurlah dengan sagu dan air hingga membentuk adonan. Adonan dari sabun ini nantinya bisa dicetak sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Disamping itu, kamu juga bisa menggunakan teknik ukir tanpa perlu memarut sabun untuk menjadi adonan.

2. Kerajinan Limbah Lunak dari Lilin

Selain sabun, ada lagi contoh kerajinan bahan limbah lunak yang mudah untuk dikreasikan. Kali ini kamu bisa memanfaatkan lilin. Cara membuatnya sangat sederhana, cairkanlah lilin dengan memanaskannya di atas api. Jika sudah mencair, kamu tinggal menuangnya ke cetakan yang sudah disediakan.

3. Kerajinan Limbah Lunak dari Gyps

Contoh kerajinan bahan limbah lunak dari gyps ini termasuk kerajinan yang cukup populer. Gyps umumnya digunakan untuk mempercantik interior rumah. Tetapi, gyps juga bisa menjadi bahan kerajinan yang bernilai jual tinggi.

Cara pembuatannya bisa dilakukan dengan mencampurkan gips bubuk dengan air. Lalu, gyps akan menjadi adonan dan adonan tersebut bisa dicetak ke dalam cetakan. Untuk semakin mempercantik gyps, kamu juga bisa memberi sentuhan warna pada gyps yang sudah mengering.

Bahan lunak buatan

Dikutip dari jurnal Analisis Pengaruh Faktor-Faktor Produksi terhadap Tingkat Pendapatan pada Industri Kerajinan Tangan Desa Pantai Johor Kecamatan Datuk Bandar Tanjung Balai (2018) oleh Nina Andriany Nasution dan Fitri Yani Panggabean, bahan lunak buatan adalah jenis bahan yang sering digunakan untuk diolah menjadi lunak.

Proses pembuatannya dengan campur tangan mesin. Memiliki karakteristik yang berbeda dengan bahan lunak alami.

Contoh kerajinan bahan lunak buatan

Beberapa contoh kerajinan bahan lunak buatan, seperti:

Lilin merupakan bahan lunak berwujud padat dan mudah meleleh jika dipanaskan. Contoh kerajinan dari lilin yaitu ukiran bunga, lilin hias, patung yang terbuat dari lilin, dan masih banyak lainnya.

Bahan lunak buatan yang terbuat dari sisa kertas. Bubur kertas terbuat dari campuran kertas bekas, lem, tepung kanji, dan air.

Jika sudah menjadi bubur kertas, sesuaikan dengan cetakan atau model kerajinan yang ingin dibuat. Beberapa contoh kerajinan bahan lunak buatan dari bubur kertas adalah patung, bingkai foto, tempat pensil, dan lain-lain.

Fiberglass memiliki wujud cair dan akan mengeras jika sudah kering. Fiberglass diolah menjadi kerajinan dengan cara dicetak atau dicor.

Contoh kerajinannya ialah miniatur kapal, asbak , gantungan kunci, pot bunga, dan lain sebagainya.


Tags: kerajinan dari bahan mengidentifikasi

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia