Menciptakan Karya Indah - Seni Menjahit di Malam Hari
Mitos Potong Kuku di Malam Hari
Berikut ini contoh bunyi mitos larangan memotong kuku di malam hari sebagai berikut dari beberapa daerah:
1. Kalimantan
“Pamali manatak kuku malam, bisa handap umur (jangan memotong kuku saat malam hari, bisa pendek umur)”.
2. Riau
3. Makassar
"Pammali mattobak kanuku ko mawenni, nasabak mopocok sungekik (tidak boleh memotong kuku pada malam hari, sebab akan pendek umur)".
4. Bali
"Pemali motong kuku pas peteng, nyanan cepet mati (pamali memotong kuku malam hari, nanti cepat mati)".
Hampir seluruh mitos memotong kuku pada malam hari yang berkembang di Indonesia menyatakan kematian lebih awal bagi pelakunya.
Terlebih pamali tersebut berlaku bagi laki-laki maupun perempuan sebagaimana dituliskan dalam buku Pamali Banjar (2006) keluaran Balai Bahasa Banjarmasin Departemen Pendidikan Nasional Banjarbaru.
Akan tetapi, perbuatan tersebut secara sekilas tidak memiliki relevansi atau kesinambungan antara sebab dan akibatnya.
Maka dari itu, Tirto akan membahas lebih lanjut mengenai mitos memotong kuku di malam hari.
Mitos Potong Kuku Malam Hari dan Alasan Logis Kenapa Tidak Boleh
Mitos potong kuku di malam hari dianggap pamali menurut primbon Jawa dan berkembang di beberapa daerah. Lalu apa alasan logisnya kenapa tidak boleh?
tirto.id - Mitos potong kuku malam hari termasuk perbuatan pamali dalam kitab Primbon Jawa. Bagi mereka yang melakukan perbuatan tersebut dipercaya akan mendapat beberapa musibah salah satunya kematian lebih cepat.
Lantas, bagaimana alasan logis di balik larangan memotong kuku di malam hari?
Larangan memotong kuku di malam hari tidak hanya dikenal masyarakat Jawa. Perbuatan yang dianggap tabu tersebut juga masih dipercaya sebagian masyarakat di beberapa wilayah Indonesia seperti Kalimantan, Riau, Bali, hingga Makassar dengan bunyi mitos nan berbeda-beda sesuai bahasa daerah.
Tags: jahit