Menjahit Saat Hamil - Pandangan Islam dan Seni DIY Jahitan
Doa untuk kesehatan bayi
Selain itu, Bunda juga bisa membaca doa agar bayi lahir dalam keadaan sehat dan sempurna. Doa ini meminta perlindungan Allah untuk bayi dari segala penyakit dan keselamatan bagi Bunda selama proses kelahiran.
اَللهُمَّ احْفَظْ وَلَدِىْ مَادَامَ فِى بَطْنِىْ وَاشْفِهِ اَنْتَ شَافٍ لاَشِفَاءَ اِلاَّ شِفَاؤُما شِفَاءً لَقاؤُما شِفَاءً لَقاؤُماً اَللهُمَّ صَوِّرْهُ حَسَنَةً وَثَبِّتْ قَلْبَهُ اِيْمَانًابِكَ وَبِرَسُوْلِكَ. اَللهُمَّ اَخْرِجْهُ مِنْ بَطْنِىْ وَقْتَ وِلاَدَتِىْ سَهْلاً وَّتَسْلِيْمًا. اَللهُمَّ اجْعَلْهُ صَحِيْحًا كَامِلاً وَعَاقِلاً حَاذِقًا عَلِمًا عَامِلاً. اللهم طول عمره وصحح جسده وحسن خلقه وافصح لسانه واحسن صوته لقراءة الحديث والقرآن ببركة محمد صلى الله عليه وسلم والحمد لله رب العالمين.
Artinya:
"Ya Allah, semoga Engkau lindungi bayiku ini selama ada dalam kandunganku, Berikanlah kesehatan kepadanya bersamaku. Sesungguhnya Engkaulah Maha Penyembuh. Tidak ada kesehatan selain kesehatan yang Engkau berikan, kesehatan yang tidak diakhiri dengan penyakit lain. Ya Allah, bentuklah dia di dalam perut ibunya dalam bentuk yang elok dan tetapkanlah hatinya dalam keimanan kepada-Mu dan Rasul-Mu. Ya Allah, keluarkanlah dia dari perut ibunya pada saat kelahirannya dengan mudah dalam keadaan selamat dan dengan bentuk yang indah dan sempurna. Ya Allah, jadikanlah dia anak yang sehat dan sempurna, berakal yang cerdas, yang alim, dan mau mengamalkan ilmunya. Ya Allah, panjangkanlah umurnya, sehatkanlah tubuhnya, baguskanlah akhlaqnya, fasihkan dan merdukanlah suaranya untuk membaca Al-Qu'ran dan Al Hadist dengan berkah Nabi Muhammad SAW. Dan segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam."
Doa ini mengungkapkan harapan dan permohonan Bunda untuk keselamatan dan kesehatan bayi yang dikandungnya. Bunda memohon perlindungan dan kesehatan yang hanya dapat diberikan oleh Allah.
Pantangan Ibu Hamil Muda secara Umum
Beberapa pantangan di bawah ini biasanya diberikan kepada ibu yang sedang hamil muda.
Apa saja pantangan ibu hamil yang harus diikuti?
Yuk, kita cari tahu sederet pantangan ibu hamil secara umum, Moms!
8. Diet Berlebihan
Bagi kebanyakan perempuan, kehamilan merupakan satu hal yang dapat mengubah bentuk tubuh mereka dan tidak jarang membuat tubuh menjadi lebih besar serta berisi.
Hal ini tentu menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi mereka yang tadinya sangat menjaga bentuk tubuh.
Namun, bagi Moms yang tengah hamil muda, sebaiknya urungkan niat untuk diet ya, terutama pada masa-masa awal kehamilan.
Pantangan ibu hamil ini bukan tanpa alasan. Hal ini dapat membuat ibu hamil dan janin kekurangan gizi penting yang diperlukan untuk pertumbuhan janin di dalam kandungan.
Kurangnya asupan nutrisi selama kehamilan karena diet saat hamil dapat membuat janin berisiko mengalami kecacatan.
9. Makan Buah Nanas atau Durian Berlebihan
Moms yang sedang hamil muda disarankan untuk mengonsumsi banyak makanan yang mengandung gizi yang tinggi, seperti buah-buahan.
Namun, ada dua jenis buah yang sebaiknya dihindari untuk dimakan berlebihan, khususnya saat usia kehamilan Moms masih seumur jagung.
Buah yang termasuk dalam pantangan ibu hamil adalah adalah nanas dan durian.
Mengapa? Karena nanas mengandung zat yang bersifat abortivum, yang artinya jika dikonsumsi berlebihan dapat berpotensi menimbulkan kontraksi pada kandungan.
Pada usia kandungan yang masih muda, hal ini jelas berbahaya, karena berisiko menyebabkan bayi keguguran.
Sementara untuk durian, buah yang memiliki rasa manis ini mengandung alkohol.
Jadi, mengonsumsi buah ini, terutama dalam jumlah banyak, sangatlah tidak dianjurkan.
15 Pantangan Suami saat Istri Hamil Menurut Islam, Kesehatan hingga Adat
Suami berperan penting selama masa kehamilan yang dijalani istrinya. Selain mendukung sang istri, seorang suami juga harus siap siaga melindungi calon anak beserta istrinya.
Tak cuma istri, suami juga memiliki pantangan untuk melakukan beberapa hal selama istrinya hamil, Bunda. Ada pantangan yang berdasarkan fakta kesehatan, ada pula yang merupakan pandangan dari sisi agama.
Beberapa pantangan suami saat istri hamil juga ada yang berasal dari adat Jawa. Banyak di antara pantangan ini dihubungkan dengan kondisi janin, Bunda.
Selama pantangan ini memang logis, tak ada salahnya bagi Ayah untuk menjalaninya. Tapi, Ayah jangan ragu untuk berkonsultasi dulu ke dokter bila ingin mengetahui faktanya.
"Meskipun semua pantangan tersebut sering dianggap 'tidak nalas' atau tidak logis, tapi itulah bagian dari kearifan lokal budaya Jawa. Kalau tidak dipatuhi, maka orang yang melanggar akan dikatakan dengan 'ora ilok' atau tidak pantas," tulis Prof. Gunawan Sumodiningrat dan Ari Wulandari, S.S., M.A dalam buku Pitutur Luhur Budaya Jawa.
"Masyarakat Jawa mempercayai kalau ada yang mengatakan seperti itu, maka akan terjadilah yang diomongkan orang."
Lalu apa saja ya pantangan suami saat istri hamil menurut agama Islam, adat Jawa, hingga berdasarkan kesehatan dan psikologis?
Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!
Mitos seputar ibu hamil yang menjahit
Beberapa orang percaya bahwa ibu hamil tidak boleh menjahit karena alasan berikut ini.
1. Bayi cacat lahir
Menjahit saat hamil dianggap bisa membuat bayi lahir dengan bibir sumbing. Bentuk cacat lahir pada wajah ini ditandai dengan munculnya celah pada mulut bayi.
Kelainan ini terjadi saat jaringan pembentuk bibir dan langit-langit mulut gagal menyatu dengan sempurna selama janin berkembang dalam kandungan.
Dikutip dari Mayo Clinic , beberapa faktor yang meningkatkan risiko cacat lahir ini antara lain:
- memiliki riwayat keluarga dengan bibir sumbing,
- mengidap diabetes gestasional atau gula darah tinggi saat hamil,
- mengalami kelebihan berat badan atau obesitas saat hamil, hingga
- paparan zat saat hamil, termasuk dari rokok, alkohol, atau obat-obatan tertentu.
2. Proses persalinan yang sulit
Dalam dunia medis, persalinan yang terasa sulit atau macet disebut distosia ( dystocia ) , failure to progress , atau prolonged labor.
Kondisi ini membuat ibu hamil membutuhkan waktu lebih lama untuk bersalin, yakni sekitar 20 jam atau bahkan lebih.
Distosia tidak terjadi karena ibu hamil menjahit, melainkan karena faktor-faktor berikut ini.
- Postur tubuh ibu pendek atau kurang dari 140 sentimeter (cm).
- Usia ibu lebih dari 35 tahun saat hamil dan melahirkan.
- Usia kehamilan lebih dari 41 minggu.
- Ibu mengandung bayi kembar dua, tiga, atau bahkan lebih.
- Kelainan pada jalan lahir, seperti panggul sempit atau leher rahim sulit terbuka.
- Pengaruh psikologis dan obat-obatan tertentu yang melemahkan kontraksi.
Tahukah Anda?
Benang jahit biasa tentu berbeda dengan benang jahit operasi . Apabila benang jahit pakaian pada umumnya berbahan dasar katun, benang jahit operasi bisa terbuat dari bahan alami (sutera atau serat usus) maupun bahan sintetis (nilon).
Doa Suami untuk keturunan yang saleh
Ayah juga memiliki peran penting dalam doa. Suami dapat membaca doa memohon agar anak yang akan lahir nanti menjadi anak yang saleh atau salehah.
اللَّهُمَّ هَبْ لِي مِنْ زَوْجَتِي ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۖ إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ
"Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku dari isteriku keturunan yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa permohonan." (QS. Ali Imran: 38)
Doa ini merupakan permohonan dari suami kepada Allah untuk diberikan keturunan yang baik dari istrinya. Meskipun tidak secara khusus ditujukan kepada kehamilan, namun memiliki makna penting bagi pasangan yang sedang mengharapkan keturunan yang saleh.
اَللّٰهُمَّ احْفَظْ مَافى بَطْنِ . مِنَ الْجَنِيْنِ وَاجْعَلْهُ ذُرِّيَةُ طَيِّبَةً وَاجْعَلْهُ وَلَدًا صَالِحًا صَحِيْحًا مُعَافَى عَاقِلاً حَاذِقًا عَالِمًا عَامِلاً سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفّقًا لِلْخَيْرَاتِ غَنِيًّا سَخِيًّا زَائِرًا لِلْحَرَمَيْنِ ِلاَدَاءِ النُّسُكَيْنِ بَرًّا لِلْوَالِدَيْنِ . اَللّٰهُمَّ اَحْسِنْ خَلْقَهُ وَخُلُقَهُ وَحَسِّنْ صَوْتَهُ لِقِرَأَةِ الْقُرْاَنِ الْكَرِيْمِ وَالْحَدِيْثِ النَّبَوِىِّ بِجَاهِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ . اَللّٰهُمَّ وَفِّقْهُ لِطَاعَتِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ. اَللّٰهُمَّ سَهِّلْ خُرُوْجَهُ عِنْدَ الْوِلاَدَةِ وَارْزُقْهُ وَاُمَّهُ وَوَالِدَهُ السَّلاَمَةَ وَالسَّعَادَةَ وَالْعَافِيَةَ وَالشَّهَادَةَ وَحُسْنَ الْخَاتِمَةِ. رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا
Artinya:
"Ya Allah, jagalah apa yang ada dalam kandungan Bunda ini dari (kemungkinan) janinnya. Jadikanlah ia keturunan yang baik, anak yang saleh, sehat, selamat, berakal sehat, cerdas, pandai, yang mengamalkan ilmunya, bahagia, diberkati rezekinya, berhasil dalam kebaikan, kaya, dermawan, yang berkunjung ke dua negeri Haram (Mekah dan Madinah) untuk menunaikan bentuk ibadah (haji dan umrah), berbakti kepada kedua orang tuanya, dan taat kepada-Mu. Ya Allah, perbaikilah rupa dan akhlaknya, dan baikkanlah suaranya untuk membaca Al-Qur'an dan hadits-hadits Nabi Muhammad SAW. Ya Allah, berilah kesuksesan dalam ketaatan dan ibadah kepada-Mu. Ya Allah, permudahlah keluaran anak ini pada saat melahirkan, dan berikanlah rezeki kepada anak ini, ibunya, dan orang tuanya dalam keadaan selamat, bahagia, sehat, sejahtera, dan diberi syahadat yang baik, serta diberikan akhir hidup yang baik. Wahai Tuhan kami, anugerahkan kepada kami istri dan keturunan kami sebagai penyejuk mata, dan jadikanlah kami sebagai pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa."
Tags: jahit