... Panduan Menjahit Saat Hamil Menurut Islam: Tips DIY dan Teknik Jahit yang Aman

Menjahit Saat Hamil - Pandangan Islam dan Seni DIY Jahitan

5 pantangan suami saat istri hamil menurut agama Islam

Berikut 5 pantangan suami saat istri hamil menurut agama Islam:

1. Berbuat syirik

Larangan berbuat syirik bukan hanya pantangan saat istri hamil, tapi juga merupakan pantangan dalam menjalani kehidupan di dunia. Menurut istilah, syirik artisnya menyamakan sesuatu selain Allah SWT dalam rububiyah dan uluhiyah.

Bukan cuma suami, perilaku syirik juga tidak boleh dilakukan oleh Bunda selama hamil ya. Syirik merupakan sebuah dosa besar dan ini hampir sama dengan perbuatan kufur.

2. Larangan menggampangkan masalah

Selama hamil, Ayah harus selalu bersikap positif dalam segala hal. Salah satunya dengan tidak selalu menggampangkan masalah.

Seperti dijelaskan dalam Al-Qur'an Surat Al Isro':23, bahwa sebaiknya kita semua tidak berkata dengan perkataan yang bersifat menggampangkan, meremehkan, atau menganggap kecil (uffin), apalagi menggampangkan urusan kehamilan.

3. Menafkahi istri dengan sesuatu yang haram

Menafkahi istri harus dari harta yang didapat dengan cara halal. Menurut Adnan Tharsyah dalam buku 16 Jalan Kebahagiaan Sejati, janganlah menafkahi istri dari harta yang didapat dengan cara haram, seperti hasil curian, riba, korupsi, dan penipuan.

"Menafkahi dengan harta haram artinya berbuat kejahatan pada istri di samping juga menjahati diri sendiri di dunia dan akhirat," tulis Adnan Tharsyah.

4. Meninggalkan ibadah wajib

Menjalankan ibadah wajib selama hamil bisa membuat hati bahagia dan tidak was was. Seorang suami diharuskan menjalankan ibadah wajib kapan pun, termasuk saat istrinya hamil. Ibadah wajib ini adalah salat lima waktu dan salat Jumat.

Selain itu, suami juga dianjurkan untuk menjalankan ibadah lainnya, meski tak bersifat wajib. Beberapa di antaranya adalah puasa sunnah, berzikir, bersedekah, dan membaca doa-doa.

5. Berbuat boros

Berbuat boros selama istri hamil juga harus dihindari oleh suami. Boros dapat berarti menggunakan sesuatu atau harta secara berlebihan dan tidak bermanfaat.

Tips aman menjahit untuk ibu hamil

Ibu hamil tetap boleh menjahit pakai tangan maupun mesin, terlebih bila ini merupakan profesi utamanya. Berikut merupakan beberapa tips yang dapat dilakukan ibu hamil untuk menjahit dengan aman.

Anggapan bahwa ibu hamil tidak boleh menjahit hanyalah sekadar mitos. Namun, bila Anda masih merasa khawatir, cobalah minta pendapat dari dokter atau bidan untuk memperoleh saran terbaik.

Kesimpulan

  • Mitos ibu hamil tidak boleh menjahit karena bisa menimbulkan cacat lahir dan persalinan sulit tidak didukung oleh penelitian ilmiah.
  • Komplikasi kehamilan tersebut pada umumnya berkaitan dengan faktor risiko berupa riwayat keluarga, diabetes gestasional, paparan zat berbahaya, dan usia ibu hamil.
  • Untuk menjahit dengan aman saat hamil, selalu perhatikan postur tubuh Anda, beristirahat ketika merasa lelah, dan gunakanlah peralatan jahit dengan hati-hati.

5 pantangan suami saat istri hamil menurut kesehatan dan psikologis

Pantangan suami saat istri hamil lainnya juga ada yang dihubungkan dengan kesehatan dan psikologis, Bunda. Berikut 5 pantangan yang dimaksud:

1. Merokok di depan istri

Efek buruk rokok pada kehamilan sudah menjadi rahasia umum, Bunda. Merokok saat hamil dilarang karena bisa berbahaya untuk perkembangan janin. Begitu pun bagi ibu hamil yang menjadi perokok pasif karena sang suami adalah perokok aktif.

Melansir dari March of Dimes, asap rokok yang dihirup ibu hamil dapat menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah atau cacat lahir. Selain itu, asap rokok juga berbahaya bagi bayi yang baru lahir.

2. Mengecat tembok

Selama istri hamil, suami sebaiknya tidak mengecat tembok rumah dulu. Apalagi bila aktivitas ini dilakukan di dekat sang istri.

Penggunaan cat berbahan dasar pelarut bisa sangat berbahaya bagi janin. Cat ini sangat beracun dan bau asapnya berbahaya, hingga bisa menyebabkan mual.

3. Membangun atau merenovasi rumah

Larangan lain selama hamil adalah membangun atau merenovasi rumah. Mengutip Style Nest, merenovasi rumah bisa berisiko menyebabkan ibu hamil terpapar debu, jamur, lumut, dan bakteri lain yang dapat menimbulkan alergi.

Semua paparan tersebut juga bisa sangat berbahaya bagi bayi. Selain menimbulkan alergi, paparan benda asing dari merenovasi rumah juga dapat menurunkan kekebalan tubuh dan membuat Bunda sakit selama kehamilan.

4. Sering meninggalkan istri

Bekerja untuk menafkahi istri adalah kewajiban suami. Tapi, bukan berarti suami selalu meninggalkan istrinya saat hamil karena urusan pekerjaan ya.

Calon Bunda membutuhkan dukungan secara penuh untuk menjalani kehamilan. Selain dari kerabat, dukungan utamanya diberikan dari suami. Kehadiran suami menjadi salah satu hal yang paling memengaruhi kondisi istri saat hamil.

5. Selingkuh

Jangan pernah menduakan istri saat ia tengah hamil. Berselingkuh saat istri hamil bisa memengaruhi kondisi mental dan berdampak buruk pada janin.

Membaca surat Al-Araf ayat 54

Selama kehamilan, Bunda dapat membaca surat Al-Araf ayat 54 untuk memohon kelancaran persalinan. Ayat ini mengingatkan kita akan kebesaran Allah sebagai Sang Pencipta langit dan bumi.

إِنَّ رَبَّكُمُ الله الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُ حَثِيثًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُومَ مُسَخَّرَاتٍ بِأَمْرِهِ أَلَا لَهُ الْخَلْقُ وَالْأَمْرُ تَبَارَكَ الله رَبُّ الْعَالَمِينَ

Artinya:
"Sesungguhnya Tuhan kamu (adalah) Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa. Lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat. (Dia ciptakan) matahari, bulan dan bintang-bintang tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah! Segala penciptaan dan urusan menjadi hak-Nya. Maha Suci Allah, Tuhan seluruh alam." (QS. Al-A'raf: 54)

Ayat ini mengajarkan tentang kebesaran Allah sebagai Pencipta alam semesta. Membacanya selama kehamilan adalah bentuk memohon perlindungan dan kelancaran dalam proses persalinan.

Pantangan Suami saat Istri Hamil Menurut Agama Islam

Ketika istri sedang mengandung, ternyata terdapat beberapa amalan jdan juga pantangan suami saat istri hamil menurut agama Islam.

Pantangan tersebut tidak boleh dilakukan karena bahaya yang dimilikinya, baik untuk ibu dan janin, juga untuk seluruh keluarga. Beberapa pantangan suami saat istri hamil di antaranya:

1. Menafkahi dengan Sesuatu yang Haram

Dilansir dari channel Youtube QDR Multimedia, Ustad Adi Hidayat menjelaskan bahwa pantangan suami saat istri hamil yang pertama, jangan memberikan sesuatu yang haram sesuai dengan ketentuan dari Allah SWT dan bukan termasuk mitos. Apa saja?

Dalam Alquran Allah SWT berfirman:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُلُواْ مِن طَيِّبَٰتِ مَا رَزَقۡنَٰكُمۡ وَٱشۡكُرُواْ لِلَّهِ إِن كُنتُمۡ إِيَّاهُ تَعۡبُدُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.” (QS Al-Baqarah: 172)

Dengan ayat ini, Ustad Adi mengingatkan pentingnya memberikan nafkan dengan cara dan jenis yang halal untuk keluarga, termasuk untuk ibu hamil.

"Jangan sekali-kali membawa yang haram ke dalam rumah," ungkapnya.

Sebab, pantangan suami saat istri hamil menurut Islam ini mengandung bahaya yang sangat merugikan. Ustad Adi menjelaskan jika yang masuk ke perut istri adalah hasil sogokan, hasil penipuan, hasil riba misalnya.

Selain istilah tersebut, disebutkan pula bahwa makanan haram mengakibatkan doa yang dipanjatkan sulit terkabul karena terhalang hal yang haram.

Kemudian, akan menimbulkan sekat dalam jiwa. "Kalau semakin banyak masuknya, jadilah seperti ini. Bukan Allah tidak mengabulkan doanya. Sudah diberikan (tapi) mantul," jelasnya.


Tags: jahit

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia