Menjahit Saat Hamil - Pandangan Islam dan Seni DIY Jahitan
18 Pantangan Suami saat Istri Hamil Menurut Islam dan Adat Jawa!
Saat menemani belahan jiwa saat berbadan dua, berseliweran pantangan suami saat istri hamil.
Tapi, benarkah hal tersebut? Ataukah hanya kepercayaan yang tidak berdasar semata?
Jurnal Mediasas yang meneliti masih adanya pandangan masyarakat tentang larangan membunuh saat istri sedang hamil di Aceh.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat berpandangan bahwa membunuh hewan saat istri hamil adalah perbuatan yang dilarang karena berdampak pada ibu dan anak yang lahir cacat.
Untuk mengetahui jawabannya, berikut ini adalah beberapa penjelasan tentang pantangan suami saat istri hamil, dilihat dari penilaian agama dan juga tradisi di Indonesia.
Doa Suami untuk keturunan yang saleh
Ayah juga memiliki peran penting dalam doa. Suami dapat membaca doa memohon agar anak yang akan lahir nanti menjadi anak yang saleh atau salehah.
اللَّهُمَّ هَبْ لِي مِنْ زَوْجَتِي ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۖ إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ
"Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku dari isteriku keturunan yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa permohonan." (QS. Ali Imran: 38)
Doa ini merupakan permohonan dari suami kepada Allah untuk diberikan keturunan yang baik dari istrinya. Meskipun tidak secara khusus ditujukan kepada kehamilan, namun memiliki makna penting bagi pasangan yang sedang mengharapkan keturunan yang saleh.
اَللّٰهُمَّ احْفَظْ مَافى بَطْنِ . مِنَ الْجَنِيْنِ وَاجْعَلْهُ ذُرِّيَةُ طَيِّبَةً وَاجْعَلْهُ وَلَدًا صَالِحًا صَحِيْحًا مُعَافَى عَاقِلاً حَاذِقًا عَالِمًا عَامِلاً سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفّقًا لِلْخَيْرَاتِ غَنِيًّا سَخِيًّا زَائِرًا لِلْحَرَمَيْنِ ِلاَدَاءِ النُّسُكَيْنِ بَرًّا لِلْوَالِدَيْنِ . اَللّٰهُمَّ اَحْسِنْ خَلْقَهُ وَخُلُقَهُ وَحَسِّنْ صَوْتَهُ لِقِرَأَةِ الْقُرْاَنِ الْكَرِيْمِ وَالْحَدِيْثِ النَّبَوِىِّ بِجَاهِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ . اَللّٰهُمَّ وَفِّقْهُ لِطَاعَتِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ. اَللّٰهُمَّ سَهِّلْ خُرُوْجَهُ عِنْدَ الْوِلاَدَةِ وَارْزُقْهُ وَاُمَّهُ وَوَالِدَهُ السَّلاَمَةَ وَالسَّعَادَةَ وَالْعَافِيَةَ وَالشَّهَادَةَ وَحُسْنَ الْخَاتِمَةِ. رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا
Artinya:
"Ya Allah, jagalah apa yang ada dalam kandungan Bunda ini dari (kemungkinan) janinnya. Jadikanlah ia keturunan yang baik, anak yang saleh, sehat, selamat, berakal sehat, cerdas, pandai, yang mengamalkan ilmunya, bahagia, diberkati rezekinya, berhasil dalam kebaikan, kaya, dermawan, yang berkunjung ke dua negeri Haram (Mekah dan Madinah) untuk menunaikan bentuk ibadah (haji dan umrah), berbakti kepada kedua orang tuanya, dan taat kepada-Mu. Ya Allah, perbaikilah rupa dan akhlaknya, dan baikkanlah suaranya untuk membaca Al-Qur'an dan hadits-hadits Nabi Muhammad SAW. Ya Allah, berilah kesuksesan dalam ketaatan dan ibadah kepada-Mu. Ya Allah, permudahlah keluaran anak ini pada saat melahirkan, dan berikanlah rezeki kepada anak ini, ibunya, dan orang tuanya dalam keadaan selamat, bahagia, sehat, sejahtera, dan diberi syahadat yang baik, serta diberikan akhir hidup yang baik. Wahai Tuhan kami, anugerahkan kepada kami istri dan keturunan kami sebagai penyejuk mata, dan jadikanlah kami sebagai pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa."
Pantangan Suami saat Istri Hamil Menurut Agama Islam
Ketika istri sedang mengandung, ternyata terdapat beberapa amalan jdan juga pantangan suami saat istri hamil menurut agama Islam.
Pantangan tersebut tidak boleh dilakukan karena bahaya yang dimilikinya, baik untuk ibu dan janin, juga untuk seluruh keluarga. Beberapa pantangan suami saat istri hamil di antaranya:
1. Menafkahi dengan Sesuatu yang Haram
Dilansir dari channel Youtube QDR Multimedia, Ustad Adi Hidayat menjelaskan bahwa pantangan suami saat istri hamil yang pertama, jangan memberikan sesuatu yang haram sesuai dengan ketentuan dari Allah SWT dan bukan termasuk mitos. Apa saja?
Dalam Alquran Allah SWT berfirman:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُلُواْ مِن طَيِّبَٰتِ مَا رَزَقۡنَٰكُمۡ وَٱشۡكُرُواْ لِلَّهِ إِن كُنتُمۡ إِيَّاهُ تَعۡبُدُونَ
“Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.” (QS Al-Baqarah: 172)
Dengan ayat ini, Ustad Adi mengingatkan pentingnya memberikan nafkan dengan cara dan jenis yang halal untuk keluarga, termasuk untuk ibu hamil.
"Jangan sekali-kali membawa yang haram ke dalam rumah," ungkapnya.
Sebab, pantangan suami saat istri hamil menurut Islam ini mengandung bahaya yang sangat merugikan. Ustad Adi menjelaskan jika yang masuk ke perut istri adalah hasil sogokan, hasil penipuan, hasil riba misalnya.
Selain istilah tersebut, disebutkan pula bahwa makanan haram mengakibatkan doa yang dipanjatkan sulit terkabul karena terhalang hal yang haram.
Kemudian, akan menimbulkan sekat dalam jiwa. "Kalau semakin banyak masuknya, jadilah seperti ini. Bukan Allah tidak mengabulkan doanya. Sudah diberikan (tapi) mantul," jelasnya.
9 Amalan Ibu Hamil Menurut Islam agar Bayi Sehat, Sempurna & Bunda Mudah Melahirkan
Momen kehamilan adalah anugerah besar yang diberikan Allah SWT untuk seorang bunda. Tanggung jawab untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan janin yang dikandung adalah suatu kehormatan yang luar biasa.
Dalam ajaran Islam, terdapat berbagai amalan dan doa yang dianjurkan bagi ibu hamil, guna memastikan kelahiran bayi yang sehat dan sempurna, serta memudahkan proses persalinan. Bunda bisa mengamalkannya sejak trimester pertama kehamilan, untuk menambah ibadah dan meningkatkan rasa percaya diri dalam mempersiapkan persalinan yang lancar.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah 9 amalan ibu hamil menurut Islam yang dapat dilakukan oleh Bunda untuk memastikan kehamilannya berjalan dengan baik dan mendapatkan berkah dari Allah SWT.
Pantangan Ibu Hamil Menurut Islam
Perlu diingat Moms, sebenarnya Islam tidak memberikan larangan khusus untuk ibu hamil.
Namun, pantangan ibu hamil ini sebenarnya anjuran untuk Moms agar menghindari yang tidak Allah sukai.
Tujuannya agar Allah meridai janin di dalam kandungan menjadi bayi yang sehat, cerdas, dan saleh.
Berikut ini hal yang sebaiknya tidak dilakukan ibu hamil menurut Islam seperti dikutip dari laman Dalam Islam.
1. Meninggalkan Salat Wajib
Pantangan ibu hamil yang pertama yaitu meninggalkan salat wajib.
Rasanya semua perempuan akan setuju kalau kehamilan adalah hal yang paling berat untuk dijalani.
Saat hamil tubuh akan mengalami perubahan secara fisik maupun psikis, yang mungkin akan memberatkan seseorang untuk menjalankan ibadah salat lima waktu.
Memang wajar, namun bagi seorang muslim salat hukumnya tetap wajib dilakukan, termasuk untuk ibu hamil.
Apabila duduk juga tidak bisa, maka salatlah dengan keadaan terbaring.
Rasulullah SAW juga pernah bersabda mengenai hal ini. Beliau mengatakan: "Salatlah sambil berdiri, jika kamu tidak mampu sambil duduk, dan jika kamu tidak mampu, sambil berbaring miring." (HR. Bukhari).
2. Dilarang Makanan dan Minuman Haram
Makanan dan minuman haram juga merupakan pantangan ibu hamil dalam Islam. Makanan atau minuman apapun yang dikonsumsi ibu hamil akan diberikan juga untuk janinnya.
Apa yang dikonsumsi ibu hamil akan menjadi berkah untuk kesehatan dan pertumbuhan sang janin.
Anjuran ini tidak hanya untuk ibu hamil saja melainkan untuk semua umat muslim. Allah SWT membenci hambanya yang mengonsumsi makanan haram, sebab makanan atau minuman tersebut juga mendatangkan dampak buruk bagi tubuh.
Tags: jahit