... Panduan Menjahit Saat Hamil Menurut Islam: Tips DIY dan Teknik Jahit yang Aman

Menjahit Saat Hamil - Pandangan Islam dan Seni DIY Jahitan

Pantangan Ibu Hamil Menurut Islam

Perlu diingat Moms, sebenarnya Islam tidak memberikan larangan khusus untuk ibu hamil.

Namun, pantangan ibu hamil ini sebenarnya anjuran untuk Moms agar menghindari yang tidak Allah sukai.

Tujuannya agar Allah meridai janin di dalam kandungan menjadi bayi yang sehat, cerdas, dan saleh.

Berikut ini hal yang sebaiknya tidak dilakukan ibu hamil menurut Islam seperti dikutip dari laman Dalam Islam.

1. Meninggalkan Salat Wajib

Pantangan ibu hamil yang pertama yaitu meninggalkan salat wajib.

Rasanya semua perempuan akan setuju kalau kehamilan adalah hal yang paling berat untuk dijalani.

Saat hamil tubuh akan mengalami perubahan secara fisik maupun psikis, yang mungkin akan memberatkan seseorang untuk menjalankan ibadah salat lima waktu.

Memang wajar, namun bagi seorang muslim salat hukumnya tetap wajib dilakukan, termasuk untuk ibu hamil.

Apabila duduk juga tidak bisa, maka salatlah dengan keadaan terbaring.

Rasulullah SAW juga pernah bersabda mengenai hal ini. Beliau mengatakan: "Salatlah sambil berdiri, jika kamu tidak mampu sambil duduk, dan jika kamu tidak mampu, sambil berbaring miring." (HR. Bukhari).

2. Dilarang Makanan dan Minuman Haram

Makanan dan minuman haram juga merupakan pantangan ibu hamil dalam Islam. Makanan atau minuman apapun yang dikonsumsi ibu hamil akan diberikan juga untuk janinnya.

Apa yang dikonsumsi ibu hamil akan menjadi berkah untuk kesehatan dan pertumbuhan sang janin.

Anjuran ini tidak hanya untuk ibu hamil saja melainkan untuk semua umat muslim. Allah SWT membenci hambanya yang mengonsumsi makanan haram, sebab makanan atau minuman tersebut juga mendatangkan dampak buruk bagi tubuh.

5 pantangan suami saat istri hamil menurut kesehatan dan psikologis

Pantangan suami saat istri hamil lainnya juga ada yang dihubungkan dengan kesehatan dan psikologis, Bunda. Berikut 5 pantangan yang dimaksud:

1. Merokok di depan istri

Efek buruk rokok pada kehamilan sudah menjadi rahasia umum, Bunda. Merokok saat hamil dilarang karena bisa berbahaya untuk perkembangan janin. Begitu pun bagi ibu hamil yang menjadi perokok pasif karena sang suami adalah perokok aktif.

Melansir dari March of Dimes, asap rokok yang dihirup ibu hamil dapat menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah atau cacat lahir. Selain itu, asap rokok juga berbahaya bagi bayi yang baru lahir.

2. Mengecat tembok

Selama istri hamil, suami sebaiknya tidak mengecat tembok rumah dulu. Apalagi bila aktivitas ini dilakukan di dekat sang istri.

Penggunaan cat berbahan dasar pelarut bisa sangat berbahaya bagi janin. Cat ini sangat beracun dan bau asapnya berbahaya, hingga bisa menyebabkan mual.

3. Membangun atau merenovasi rumah

Larangan lain selama hamil adalah membangun atau merenovasi rumah. Mengutip Style Nest, merenovasi rumah bisa berisiko menyebabkan ibu hamil terpapar debu, jamur, lumut, dan bakteri lain yang dapat menimbulkan alergi.

Semua paparan tersebut juga bisa sangat berbahaya bagi bayi. Selain menimbulkan alergi, paparan benda asing dari merenovasi rumah juga dapat menurunkan kekebalan tubuh dan membuat Bunda sakit selama kehamilan.

4. Sering meninggalkan istri

Bekerja untuk menafkahi istri adalah kewajiban suami. Tapi, bukan berarti suami selalu meninggalkan istrinya saat hamil karena urusan pekerjaan ya.

Calon Bunda membutuhkan dukungan secara penuh untuk menjalani kehamilan. Selain dari kerabat, dukungan utamanya diberikan dari suami. Kehadiran suami menjadi salah satu hal yang paling memengaruhi kondisi istri saat hamil.

5. Selingkuh

Jangan pernah menduakan istri saat ia tengah hamil. Berselingkuh saat istri hamil bisa memengaruhi kondisi mental dan berdampak buruk pada janin.

Zikir untuk perlindungan

Selain doa, Bunda juga dapat membaca zikir untuk memohon perlindungan dari Allah. Beberapa zikir seperti Hauqalah, Hasbalah, Basmalah, dan Istighfar dapat membantu menenangkan hati dan pikiran selama kehamilan.

Semoga dengan menerapkan amalan-amalan ini, kehamilan Bunda akan berjalan dengan lancar, bayi lahir dalam keadaan sehat, dan menjadi anak yang saleh atau salehah.

Tetaplah memanjatkan doa dan berserah diri kepada Allah dalam setiap langkah perjalanan kehamilan ini. Semoga Allah senantiasa melindungi dan memberkahi Bunda serta buah hati yang sedang dikandung. Aamiin.

Demikian penjelasan mengenai amalan ibu hamil agar janin sehat dan sempurna, lancar saat melahirkan, serta Si Kecil nantinya tumbuh menjadi anak yang saleh dan saleha.

Doa untuk Bayi Dalam Kandungan Sesuai Sunah agar Janin Sehat dan Sempurna
5 Janji Allah untuk Ibu Hamil, Setara Haji dan Umrah Serta Bisa Menghapus Dosa
Daftar Amalan Suami ketika Istri Hamil agar Anak Sehat dan Sempurna

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

9 Amalan Ibu Hamil Menurut Islam agar Bayi Sehat, Sempurna & Bunda Mudah Melahirkan

Momen kehamilan adalah anugerah besar yang diberikan Allah SWT untuk seorang bunda. Tanggung jawab untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan janin yang dikandung adalah suatu kehormatan yang luar biasa.

Dalam ajaran Islam, terdapat berbagai amalan dan doa yang dianjurkan bagi ibu hamil, guna memastikan kelahiran bayi yang sehat dan sempurna, serta memudahkan proses persalinan. Bunda bisa mengamalkannya sejak trimester pertama kehamilan, untuk menambah ibadah dan meningkatkan rasa percaya diri dalam mempersiapkan persalinan yang lancar.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah 9 amalan ibu hamil menurut Islam yang dapat dilakukan oleh Bunda untuk memastikan kehamilannya berjalan dengan baik dan mendapatkan berkah dari Allah SWT.

Pantangan Suami saat Istri Hamil Menurut Agama Islam

Ketika istri sedang mengandung, ternyata terdapat beberapa amalan jdan juga pantangan suami saat istri hamil menurut agama Islam.

Pantangan tersebut tidak boleh dilakukan karena bahaya yang dimilikinya, baik untuk ibu dan janin, juga untuk seluruh keluarga. Beberapa pantangan suami saat istri hamil di antaranya:

1. Menafkahi dengan Sesuatu yang Haram

Dilansir dari channel Youtube QDR Multimedia, Ustad Adi Hidayat menjelaskan bahwa pantangan suami saat istri hamil yang pertama, jangan memberikan sesuatu yang haram sesuai dengan ketentuan dari Allah SWT dan bukan termasuk mitos. Apa saja?

Dalam Alquran Allah SWT berfirman:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُلُواْ مِن طَيِّبَٰتِ مَا رَزَقۡنَٰكُمۡ وَٱشۡكُرُواْ لِلَّهِ إِن كُنتُمۡ إِيَّاهُ تَعۡبُدُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.” (QS Al-Baqarah: 172)

Dengan ayat ini, Ustad Adi mengingatkan pentingnya memberikan nafkan dengan cara dan jenis yang halal untuk keluarga, termasuk untuk ibu hamil.

"Jangan sekali-kali membawa yang haram ke dalam rumah," ungkapnya.

Sebab, pantangan suami saat istri hamil menurut Islam ini mengandung bahaya yang sangat merugikan. Ustad Adi menjelaskan jika yang masuk ke perut istri adalah hasil sogokan, hasil penipuan, hasil riba misalnya.

Selain istilah tersebut, disebutkan pula bahwa makanan haram mengakibatkan doa yang dipanjatkan sulit terkabul karena terhalang hal yang haram.

Kemudian, akan menimbulkan sekat dalam jiwa. "Kalau semakin banyak masuknya, jadilah seperti ini. Bukan Allah tidak mengabulkan doanya. Sudah diberikan (tapi) mantul," jelasnya.


Tags: jahit

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia