Menjahit Saat Hamil - Pandangan Islam dan Seni DIY Jahitan
Tips aman menjahit untuk ibu hamil
Ibu hamil tetap boleh menjahit pakai tangan maupun mesin, terlebih bila ini merupakan profesi utamanya. Berikut merupakan beberapa tips yang dapat dilakukan ibu hamil untuk menjahit dengan aman.
Anggapan bahwa ibu hamil tidak boleh menjahit hanyalah sekadar mitos. Namun, bila Anda masih merasa khawatir, cobalah minta pendapat dari dokter atau bidan untuk memperoleh saran terbaik.
Kesimpulan
- Mitos ibu hamil tidak boleh menjahit karena bisa menimbulkan cacat lahir dan persalinan sulit tidak didukung oleh penelitian ilmiah.
- Komplikasi kehamilan tersebut pada umumnya berkaitan dengan faktor risiko berupa riwayat keluarga, diabetes gestasional, paparan zat berbahaya, dan usia ibu hamil.
- Untuk menjahit dengan aman saat hamil, selalu perhatikan postur tubuh Anda, beristirahat ketika merasa lelah, dan gunakanlah peralatan jahit dengan hati-hati.
Pantangan Ibu Hamil Muda secara Umum
Beberapa pantangan di bawah ini biasanya diberikan kepada ibu yang sedang hamil muda.
Apa saja pantangan ibu hamil yang harus diikuti?
Yuk, kita cari tahu sederet pantangan ibu hamil secara umum, Moms!
8. Diet Berlebihan
Bagi kebanyakan perempuan, kehamilan merupakan satu hal yang dapat mengubah bentuk tubuh mereka dan tidak jarang membuat tubuh menjadi lebih besar serta berisi.
Hal ini tentu menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi mereka yang tadinya sangat menjaga bentuk tubuh.
Namun, bagi Moms yang tengah hamil muda, sebaiknya urungkan niat untuk diet ya, terutama pada masa-masa awal kehamilan.
Pantangan ibu hamil ini bukan tanpa alasan. Hal ini dapat membuat ibu hamil dan janin kekurangan gizi penting yang diperlukan untuk pertumbuhan janin di dalam kandungan.
Kurangnya asupan nutrisi selama kehamilan karena diet saat hamil dapat membuat janin berisiko mengalami kecacatan.
9. Makan Buah Nanas atau Durian Berlebihan
Moms yang sedang hamil muda disarankan untuk mengonsumsi banyak makanan yang mengandung gizi yang tinggi, seperti buah-buahan.
Namun, ada dua jenis buah yang sebaiknya dihindari untuk dimakan berlebihan, khususnya saat usia kehamilan Moms masih seumur jagung.
Buah yang termasuk dalam pantangan ibu hamil adalah adalah nanas dan durian.
Mengapa? Karena nanas mengandung zat yang bersifat abortivum, yang artinya jika dikonsumsi berlebihan dapat berpotensi menimbulkan kontraksi pada kandungan.
Pada usia kandungan yang masih muda, hal ini jelas berbahaya, karena berisiko menyebabkan bayi keguguran.
Sementara untuk durian, buah yang memiliki rasa manis ini mengandung alkohol.
Jadi, mengonsumsi buah ini, terutama dalam jumlah banyak, sangatlah tidak dianjurkan.
Pantangan Ibu Hamil Menurut Islam
Perlu diingat Moms, sebenarnya Islam tidak memberikan larangan khusus untuk ibu hamil.
Namun, pantangan ibu hamil ini sebenarnya anjuran untuk Moms agar menghindari yang tidak Allah sukai.
Tujuannya agar Allah meridai janin di dalam kandungan menjadi bayi yang sehat, cerdas, dan saleh.
Berikut ini hal yang sebaiknya tidak dilakukan ibu hamil menurut Islam seperti dikutip dari laman Dalam Islam.
1. Meninggalkan Salat Wajib
Pantangan ibu hamil yang pertama yaitu meninggalkan salat wajib.
Rasanya semua perempuan akan setuju kalau kehamilan adalah hal yang paling berat untuk dijalani.
Saat hamil tubuh akan mengalami perubahan secara fisik maupun psikis, yang mungkin akan memberatkan seseorang untuk menjalankan ibadah salat lima waktu.
Memang wajar, namun bagi seorang muslim salat hukumnya tetap wajib dilakukan, termasuk untuk ibu hamil.
Apabila duduk juga tidak bisa, maka salatlah dengan keadaan terbaring.
Rasulullah SAW juga pernah bersabda mengenai hal ini. Beliau mengatakan: "Salatlah sambil berdiri, jika kamu tidak mampu sambil duduk, dan jika kamu tidak mampu, sambil berbaring miring." (HR. Bukhari).
2. Dilarang Makanan dan Minuman Haram
Makanan dan minuman haram juga merupakan pantangan ibu hamil dalam Islam. Makanan atau minuman apapun yang dikonsumsi ibu hamil akan diberikan juga untuk janinnya.
Apa yang dikonsumsi ibu hamil akan menjadi berkah untuk kesehatan dan pertumbuhan sang janin.
Anjuran ini tidak hanya untuk ibu hamil saja melainkan untuk semua umat muslim. Allah SWT membenci hambanya yang mengonsumsi makanan haram, sebab makanan atau minuman tersebut juga mendatangkan dampak buruk bagi tubuh.
5 pantangan suami saat istri hamil menurut kesehatan dan psikologis
Pantangan suami saat istri hamil lainnya juga ada yang dihubungkan dengan kesehatan dan psikologis, Bunda. Berikut 5 pantangan yang dimaksud:
1. Merokok di depan istri
Efek buruk rokok pada kehamilan sudah menjadi rahasia umum, Bunda. Merokok saat hamil dilarang karena bisa berbahaya untuk perkembangan janin. Begitu pun bagi ibu hamil yang menjadi perokok pasif karena sang suami adalah perokok aktif.
Melansir dari March of Dimes, asap rokok yang dihirup ibu hamil dapat menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah atau cacat lahir. Selain itu, asap rokok juga berbahaya bagi bayi yang baru lahir.
2. Mengecat tembok
Selama istri hamil, suami sebaiknya tidak mengecat tembok rumah dulu. Apalagi bila aktivitas ini dilakukan di dekat sang istri.
Penggunaan cat berbahan dasar pelarut bisa sangat berbahaya bagi janin. Cat ini sangat beracun dan bau asapnya berbahaya, hingga bisa menyebabkan mual.
3. Membangun atau merenovasi rumah
Larangan lain selama hamil adalah membangun atau merenovasi rumah. Mengutip Style Nest, merenovasi rumah bisa berisiko menyebabkan ibu hamil terpapar debu, jamur, lumut, dan bakteri lain yang dapat menimbulkan alergi.
Semua paparan tersebut juga bisa sangat berbahaya bagi bayi. Selain menimbulkan alergi, paparan benda asing dari merenovasi rumah juga dapat menurunkan kekebalan tubuh dan membuat Bunda sakit selama kehamilan.
4. Sering meninggalkan istri
Bekerja untuk menafkahi istri adalah kewajiban suami. Tapi, bukan berarti suami selalu meninggalkan istrinya saat hamil karena urusan pekerjaan ya.
Calon Bunda membutuhkan dukungan secara penuh untuk menjalani kehamilan. Selain dari kerabat, dukungan utamanya diberikan dari suami. Kehadiran suami menjadi salah satu hal yang paling memengaruhi kondisi istri saat hamil.
5. Selingkuh
Jangan pernah menduakan istri saat ia tengah hamil. Berselingkuh saat istri hamil bisa memengaruhi kondisi mental dan berdampak buruk pada janin.
Doa agar tidak mual muntah
Untuk mengatasi mual dan muntah selama kehamilan, Bunda bisa membaca doa sederhana yang memohon perlindungan dari Allah.
اللّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي، اللّهُمَّ عَافِنِي فِي سَمْعِي، اللّهُمَّ عَافِنِي فِي بَصَرِي، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ
Artinya:
"Ya Allah, berilah kesehatan untukku pada badanku. Ya Allah, berilah kesehatan untukku pada pendengaranku. Ya Allah, berilah kesehatan untukku pada penglihatanku. Tiada sesembahan kecuali Engkau."
Doa ini adalah permohonan kepada Allah agar memberikan kesehatan pada tubuh, pendengaran, dan penglihatan Bunda selama kehamilan.
Hal ini bertujuan untuk mengatasi atau mengurangi gejala mual dan muntah yang sering dialami oleh ibu hamil, sehingga kehamilan dapat berjalan dengan lebih nyaman dan lancar.
Tags: jahit