... Panduan Menjahit Saat Hamil Menurut Islam: Tips DIY dan Teknik Jahit yang Aman

Menjahit Saat Hamil - Pandangan Islam dan Seni DIY Jahitan

Apakah ibu hamil boleh menjahit pakai tangan?

Saat melihat baju suami atau anak robek, mungkin Anda ingin segera memperbaikinya. Namun, pantangan menjahit saat hamil membuat Anda maju-mundur untuk melakukannya.

Pantangan menjahit saat hamil ini berakar dari mitos bahwa aktivitas ini bisa menyebabkan bayi mengalami cacat lahir, khususnya bibir sumbing .

Aktivitas menggunting kain dan menusuk dengan jarum ini dipercaya bisa membuat janin dalam kandungan merasa kesakitan. Hal ini juga diyakini bisa membuat proses persalinan jadi lebih sulit.

Lantas, apakah Anda benar-benar tidak boleh menjahit pakai tangan selama kehamilan ? Tentu saja, tidak. Ini adalah satu dari banyak mitos kehamilan yang dipercaya turun-temurun.

Hingga saat ini, tidak ada penelitian yang membahas dampak buruk menjahit ketika hamil untuk kesehatan ibu maupun janin dalam kandungan.

Zikir untuk perlindungan

Selain doa, Bunda juga dapat membaca zikir untuk memohon perlindungan dari Allah. Beberapa zikir seperti Hauqalah, Hasbalah, Basmalah, dan Istighfar dapat membantu menenangkan hati dan pikiran selama kehamilan.

Semoga dengan menerapkan amalan-amalan ini, kehamilan Bunda akan berjalan dengan lancar, bayi lahir dalam keadaan sehat, dan menjadi anak yang saleh atau salehah.

Tetaplah memanjatkan doa dan berserah diri kepada Allah dalam setiap langkah perjalanan kehamilan ini. Semoga Allah senantiasa melindungi dan memberkahi Bunda serta buah hati yang sedang dikandung. Aamiin.

Demikian penjelasan mengenai amalan ibu hamil agar janin sehat dan sempurna, lancar saat melahirkan, serta Si Kecil nantinya tumbuh menjadi anak yang saleh dan saleha.

Doa untuk Bayi Dalam Kandungan Sesuai Sunah agar Janin Sehat dan Sempurna
5 Janji Allah untuk Ibu Hamil, Setara Haji dan Umrah Serta Bisa Menghapus Dosa
Daftar Amalan Suami ketika Istri Hamil agar Anak Sehat dan Sempurna

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

Pantangan Ibu Hamil Menurut Islam

Perlu diingat Moms, sebenarnya Islam tidak memberikan larangan khusus untuk ibu hamil.

Namun, pantangan ibu hamil ini sebenarnya anjuran untuk Moms agar menghindari yang tidak Allah sukai.

Tujuannya agar Allah meridai janin di dalam kandungan menjadi bayi yang sehat, cerdas, dan saleh.

Berikut ini hal yang sebaiknya tidak dilakukan ibu hamil menurut Islam seperti dikutip dari laman Dalam Islam.

1. Meninggalkan Salat Wajib

Pantangan ibu hamil yang pertama yaitu meninggalkan salat wajib.

Rasanya semua perempuan akan setuju kalau kehamilan adalah hal yang paling berat untuk dijalani.

Saat hamil tubuh akan mengalami perubahan secara fisik maupun psikis, yang mungkin akan memberatkan seseorang untuk menjalankan ibadah salat lima waktu.

Memang wajar, namun bagi seorang muslim salat hukumnya tetap wajib dilakukan, termasuk untuk ibu hamil.

Apabila duduk juga tidak bisa, maka salatlah dengan keadaan terbaring.

Rasulullah SAW juga pernah bersabda mengenai hal ini. Beliau mengatakan: "Salatlah sambil berdiri, jika kamu tidak mampu sambil duduk, dan jika kamu tidak mampu, sambil berbaring miring." (HR. Bukhari).

2. Dilarang Makanan dan Minuman Haram

Makanan dan minuman haram juga merupakan pantangan ibu hamil dalam Islam. Makanan atau minuman apapun yang dikonsumsi ibu hamil akan diberikan juga untuk janinnya.

Apa yang dikonsumsi ibu hamil akan menjadi berkah untuk kesehatan dan pertumbuhan sang janin.

Anjuran ini tidak hanya untuk ibu hamil saja melainkan untuk semua umat muslim. Allah SWT membenci hambanya yang mengonsumsi makanan haram, sebab makanan atau minuman tersebut juga mendatangkan dampak buruk bagi tubuh.

Mitos seputar ibu hamil yang menjahit

Beberapa orang percaya bahwa ibu hamil tidak boleh menjahit karena alasan berikut ini.

1. Bayi cacat lahir

Menjahit saat hamil dianggap bisa membuat bayi lahir dengan bibir sumbing. Bentuk cacat lahir pada wajah ini ditandai dengan munculnya celah pada mulut bayi.

Kelainan ini terjadi saat jaringan pembentuk bibir dan langit-langit mulut gagal menyatu dengan sempurna selama janin berkembang dalam kandungan.

Dikutip dari Mayo Clinic , beberapa faktor yang meningkatkan risiko cacat lahir ini antara lain:

  • memiliki riwayat keluarga dengan bibir sumbing,
  • mengidap diabetes gestasional atau gula darah tinggi saat hamil,
  • mengalami kelebihan berat badan atau obesitas saat hamil, hingga
  • paparan zat saat hamil, termasuk dari rokok, alkohol, atau obat-obatan tertentu.

2. Proses persalinan yang sulit

Dalam dunia medis, persalinan yang terasa sulit atau macet disebut distosia ( dystocia ) , failure to progress , atau prolonged labor.

Kondisi ini membuat ibu hamil membutuhkan waktu lebih lama untuk bersalin, yakni sekitar 20 jam atau bahkan lebih.

Distosia tidak terjadi karena ibu hamil menjahit, melainkan karena faktor-faktor berikut ini.

  • Postur tubuh ibu pendek atau kurang dari 140 sentimeter (cm).
  • Usia ibu lebih dari 35 tahun saat hamil dan melahirkan.
  • Usia kehamilan lebih dari 41 minggu.
  • Ibu mengandung bayi kembar dua, tiga, atau bahkan lebih.
  • Kelainan pada jalan lahir, seperti panggul sempit atau leher rahim sulit terbuka.
  • Pengaruh psikologis dan obat-obatan tertentu yang melemahkan kontraksi.

Tahukah Anda?

Benang jahit biasa tentu berbeda dengan benang jahit operasi . Apabila benang jahit pakaian pada umumnya berbahan dasar katun, benang jahit operasi bisa terbuat dari bahan alami (sutera atau serat usus) maupun bahan sintetis (nilon).

Doa Suami untuk keturunan yang saleh

Ayah juga memiliki peran penting dalam doa. Suami dapat membaca doa memohon agar anak yang akan lahir nanti menjadi anak yang saleh atau salehah.

اللَّهُمَّ هَبْ لِي مِنْ زَوْجَتِي ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۖ إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

"Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku dari isteriku keturunan yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa permohonan." (QS. Ali Imran: 38)

Doa ini merupakan permohonan dari suami kepada Allah untuk diberikan keturunan yang baik dari istrinya. Meskipun tidak secara khusus ditujukan kepada kehamilan, namun memiliki makna penting bagi pasangan yang sedang mengharapkan keturunan yang saleh.

اَللّٰهُمَّ احْفَظْ مَافى بَطْنِ . مِنَ الْجَنِيْنِ وَاجْعَلْهُ ذُرِّيَةُ طَيِّبَةً وَاجْعَلْهُ وَلَدًا صَالِحًا صَحِيْحًا مُعَافَى عَاقِلاً حَاذِقًا عَالِمًا عَامِلاً سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفّقًا لِلْخَيْرَاتِ غَنِيًّا سَخِيًّا زَائِرًا لِلْحَرَمَيْنِ ِلاَدَاءِ النُّسُكَيْنِ بَرًّا لِلْوَالِدَيْنِ . اَللّٰهُمَّ اَحْسِنْ خَلْقَهُ وَخُلُقَهُ وَحَسِّنْ صَوْتَهُ لِقِرَأَةِ الْقُرْاَنِ الْكَرِيْمِ وَالْحَدِيْثِ النَّبَوِىِّ بِجَاهِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ . اَللّٰهُمَّ وَفِّقْهُ لِطَاعَتِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ. اَللّٰهُمَّ سَهِّلْ خُرُوْجَهُ عِنْدَ الْوِلاَدَةِ وَارْزُقْهُ وَاُمَّهُ وَوَالِدَهُ السَّلاَمَةَ وَالسَّعَادَةَ وَالْعَافِيَةَ وَالشَّهَادَةَ وَحُسْنَ الْخَاتِمَةِ. رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا

Artinya:
"Ya Allah, jagalah apa yang ada dalam kandungan Bunda ini dari (kemungkinan) janinnya. Jadikanlah ia keturunan yang baik, anak yang saleh, sehat, selamat, berakal sehat, cerdas, pandai, yang mengamalkan ilmunya, bahagia, diberkati rezekinya, berhasil dalam kebaikan, kaya, dermawan, yang berkunjung ke dua negeri Haram (Mekah dan Madinah) untuk menunaikan bentuk ibadah (haji dan umrah), berbakti kepada kedua orang tuanya, dan taat kepada-Mu. Ya Allah, perbaikilah rupa dan akhlaknya, dan baikkanlah suaranya untuk membaca Al-Qur'an dan hadits-hadits Nabi Muhammad SAW. Ya Allah, berilah kesuksesan dalam ketaatan dan ibadah kepada-Mu. Ya Allah, permudahlah keluaran anak ini pada saat melahirkan, dan berikanlah rezeki kepada anak ini, ibunya, dan orang tuanya dalam keadaan selamat, bahagia, sehat, sejahtera, dan diberi syahadat yang baik, serta diberikan akhir hidup yang baik. Wahai Tuhan kami, anugerahkan kepada kami istri dan keturunan kami sebagai penyejuk mata, dan jadikanlah kami sebagai pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa."


Tags: jahit

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia