... Panduan Menjahit Saat Hamil Menurut Islam: Tips DIY dan Teknik Jahit yang Aman

Menjahit Saat Hamil - Pandangan Islam dan Seni DIY Jahitan

5 pantangan suami saat istri hamil menurut kesehatan dan psikologis

Pantangan suami saat istri hamil lainnya juga ada yang dihubungkan dengan kesehatan dan psikologis, Bunda. Berikut 5 pantangan yang dimaksud:

1. Merokok di depan istri

Efek buruk rokok pada kehamilan sudah menjadi rahasia umum, Bunda. Merokok saat hamil dilarang karena bisa berbahaya untuk perkembangan janin. Begitu pun bagi ibu hamil yang menjadi perokok pasif karena sang suami adalah perokok aktif.

Melansir dari March of Dimes, asap rokok yang dihirup ibu hamil dapat menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah atau cacat lahir. Selain itu, asap rokok juga berbahaya bagi bayi yang baru lahir.

2. Mengecat tembok

Selama istri hamil, suami sebaiknya tidak mengecat tembok rumah dulu. Apalagi bila aktivitas ini dilakukan di dekat sang istri.

Penggunaan cat berbahan dasar pelarut bisa sangat berbahaya bagi janin. Cat ini sangat beracun dan bau asapnya berbahaya, hingga bisa menyebabkan mual.

3. Membangun atau merenovasi rumah

Larangan lain selama hamil adalah membangun atau merenovasi rumah. Mengutip Style Nest, merenovasi rumah bisa berisiko menyebabkan ibu hamil terpapar debu, jamur, lumut, dan bakteri lain yang dapat menimbulkan alergi.

Semua paparan tersebut juga bisa sangat berbahaya bagi bayi. Selain menimbulkan alergi, paparan benda asing dari merenovasi rumah juga dapat menurunkan kekebalan tubuh dan membuat Bunda sakit selama kehamilan.

4. Sering meninggalkan istri

Bekerja untuk menafkahi istri adalah kewajiban suami. Tapi, bukan berarti suami selalu meninggalkan istrinya saat hamil karena urusan pekerjaan ya.

Calon Bunda membutuhkan dukungan secara penuh untuk menjalani kehamilan. Selain dari kerabat, dukungan utamanya diberikan dari suami. Kehadiran suami menjadi salah satu hal yang paling memengaruhi kondisi istri saat hamil.

5. Selingkuh

Jangan pernah menduakan istri saat ia tengah hamil. Berselingkuh saat istri hamil bisa memengaruhi kondisi mental dan berdampak buruk pada janin.

18 Pantangan Suami saat Istri Hamil Menurut Islam dan Adat Jawa!

Saat menemani belahan jiwa saat berbadan dua, berseliweran pantangan suami saat istri hamil.

Tapi, benarkah hal tersebut? Ataukah hanya kepercayaan yang tidak berdasar semata?

Jurnal Mediasas yang meneliti masih adanya pandangan masyarakat tentang larangan membunuh saat istri sedang hamil di Aceh.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat berpandangan bahwa membunuh hewan saat istri hamil adalah perbuatan yang dilarang karena berdampak pada ibu dan anak yang lahir cacat.

Untuk mengetahui jawabannya, berikut ini adalah beberapa penjelasan tentang pantangan suami saat istri hamil, dilihat dari penilaian agama dan juga tradisi di Indonesia.

Doa Suami untuk keturunan yang saleh

Ayah juga memiliki peran penting dalam doa. Suami dapat membaca doa memohon agar anak yang akan lahir nanti menjadi anak yang saleh atau salehah.

اللَّهُمَّ هَبْ لِي مِنْ زَوْجَتِي ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۖ إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

"Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku dari isteriku keturunan yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa permohonan." (QS. Ali Imran: 38)

Doa ini merupakan permohonan dari suami kepada Allah untuk diberikan keturunan yang baik dari istrinya. Meskipun tidak secara khusus ditujukan kepada kehamilan, namun memiliki makna penting bagi pasangan yang sedang mengharapkan keturunan yang saleh.

اَللّٰهُمَّ احْفَظْ مَافى بَطْنِ . مِنَ الْجَنِيْنِ وَاجْعَلْهُ ذُرِّيَةُ طَيِّبَةً وَاجْعَلْهُ وَلَدًا صَالِحًا صَحِيْحًا مُعَافَى عَاقِلاً حَاذِقًا عَالِمًا عَامِلاً سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفّقًا لِلْخَيْرَاتِ غَنِيًّا سَخِيًّا زَائِرًا لِلْحَرَمَيْنِ ِلاَدَاءِ النُّسُكَيْنِ بَرًّا لِلْوَالِدَيْنِ . اَللّٰهُمَّ اَحْسِنْ خَلْقَهُ وَخُلُقَهُ وَحَسِّنْ صَوْتَهُ لِقِرَأَةِ الْقُرْاَنِ الْكَرِيْمِ وَالْحَدِيْثِ النَّبَوِىِّ بِجَاهِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ . اَللّٰهُمَّ وَفِّقْهُ لِطَاعَتِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ. اَللّٰهُمَّ سَهِّلْ خُرُوْجَهُ عِنْدَ الْوِلاَدَةِ وَارْزُقْهُ وَاُمَّهُ وَوَالِدَهُ السَّلاَمَةَ وَالسَّعَادَةَ وَالْعَافِيَةَ وَالشَّهَادَةَ وَحُسْنَ الْخَاتِمَةِ. رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا

Artinya:
"Ya Allah, jagalah apa yang ada dalam kandungan Bunda ini dari (kemungkinan) janinnya. Jadikanlah ia keturunan yang baik, anak yang saleh, sehat, selamat, berakal sehat, cerdas, pandai, yang mengamalkan ilmunya, bahagia, diberkati rezekinya, berhasil dalam kebaikan, kaya, dermawan, yang berkunjung ke dua negeri Haram (Mekah dan Madinah) untuk menunaikan bentuk ibadah (haji dan umrah), berbakti kepada kedua orang tuanya, dan taat kepada-Mu. Ya Allah, perbaikilah rupa dan akhlaknya, dan baikkanlah suaranya untuk membaca Al-Qur'an dan hadits-hadits Nabi Muhammad SAW. Ya Allah, berilah kesuksesan dalam ketaatan dan ibadah kepada-Mu. Ya Allah, permudahlah keluaran anak ini pada saat melahirkan, dan berikanlah rezeki kepada anak ini, ibunya, dan orang tuanya dalam keadaan selamat, bahagia, sehat, sejahtera, dan diberi syahadat yang baik, serta diberikan akhir hidup yang baik. Wahai Tuhan kami, anugerahkan kepada kami istri dan keturunan kami sebagai penyejuk mata, dan jadikanlah kami sebagai pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa."

Pantangan Ibu Hamil Menurut Islam

Perlu diingat Moms, sebenarnya Islam tidak memberikan larangan khusus untuk ibu hamil.

Namun, pantangan ibu hamil ini sebenarnya anjuran untuk Moms agar menghindari yang tidak Allah sukai.

Tujuannya agar Allah meridai janin di dalam kandungan menjadi bayi yang sehat, cerdas, dan saleh.

Berikut ini hal yang sebaiknya tidak dilakukan ibu hamil menurut Islam seperti dikutip dari laman Dalam Islam.

1. Meninggalkan Salat Wajib

Pantangan ibu hamil yang pertama yaitu meninggalkan salat wajib.

Rasanya semua perempuan akan setuju kalau kehamilan adalah hal yang paling berat untuk dijalani.

Saat hamil tubuh akan mengalami perubahan secara fisik maupun psikis, yang mungkin akan memberatkan seseorang untuk menjalankan ibadah salat lima waktu.

Memang wajar, namun bagi seorang muslim salat hukumnya tetap wajib dilakukan, termasuk untuk ibu hamil.

Apabila duduk juga tidak bisa, maka salatlah dengan keadaan terbaring.

Rasulullah SAW juga pernah bersabda mengenai hal ini. Beliau mengatakan: "Salatlah sambil berdiri, jika kamu tidak mampu sambil duduk, dan jika kamu tidak mampu, sambil berbaring miring." (HR. Bukhari).

2. Dilarang Makanan dan Minuman Haram

Makanan dan minuman haram juga merupakan pantangan ibu hamil dalam Islam. Makanan atau minuman apapun yang dikonsumsi ibu hamil akan diberikan juga untuk janinnya.

Apa yang dikonsumsi ibu hamil akan menjadi berkah untuk kesehatan dan pertumbuhan sang janin.

Anjuran ini tidak hanya untuk ibu hamil saja melainkan untuk semua umat muslim. Allah SWT membenci hambanya yang mengonsumsi makanan haram, sebab makanan atau minuman tersebut juga mendatangkan dampak buruk bagi tubuh.

Doa agar tidak mual muntah

Untuk mengatasi mual dan muntah selama kehamilan, Bunda bisa membaca doa sederhana yang memohon perlindungan dari Allah.

اللّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي، اللّهُمَّ عَافِنِي فِي سَمْعِي، اللّهُمَّ عَافِنِي فِي بَصَرِي، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ

Artinya:
"Ya Allah, berilah kesehatan untukku pada badanku. Ya Allah, berilah kesehatan untukku pada pendengaranku. Ya Allah, berilah kesehatan untukku pada penglihatanku. Tiada sesembahan kecuali Engkau."

Doa ini adalah permohonan kepada Allah agar memberikan kesehatan pada tubuh, pendengaran, dan penglihatan Bunda selama kehamilan.

Hal ini bertujuan untuk mengatasi atau mengurangi gejala mual dan muntah yang sering dialami oleh ibu hamil, sehingga kehamilan dapat berjalan dengan lebih nyaman dan lancar.


Tags: jahit

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia