... 10 Merk Benang Jahit Terbaik untuk Hasil Jahitan Yang Luar Biasa

Memilih Benang Jahit Terbaik untuk Proyek Jahitan Anda - Tips dan Rekomendasi

Pensil / bolpoin dan kertas

Ternyata tidak hanya anak sekolah saja yang membutuhkan pensil. Seorang penjahitpun juga sangat membutuhkan peralatan yang satu ini. Di dunia modes, pensil ini di gunakan untuk menggambar pola. Misalnya ketika akan membuat baju pasti digambar dulu polanya. Untuk membuat pola pasti dibutuhkan kertas. Banyak jenis kertas yang bisa digunakan untuk membuat pola misalnya kertas koran, kertas roti ataupun kertas manila. Kalau saya biasanya menggunakan kertas koran. Cara membuat pola pun terbilang sangat mudah. Anda bisa menjiplak baju yang sudah jadi kemudian menggambarnya menjadi sebuah pola. Selanjutnya pola tersebut bisa disimpan untuk digunakan lagi jika dibutuhkan.

Ada dua alat ukur yang digunakan dalam kegiatan jahit-menjahit yaitu:

Penggaris
Membuat baju atau apa saja pasti diukur dulu kan ? Nah disinilah pentingnya alat ukur. Ada beberapa jenis alat ukur yaitu penggaris dan meteran. Di dunia modes penggaris yang digunakan terdiri dari penggaris biasa, penggaris yang berbentuk segitiga dan penggaris yang bentuknya agak melengkung. Penggaris berbentuk segitiga umumnya digunakan untuk membuat garis lurus ketika menggambar pola, sedangkan penggaris yang agak melengkung biasanya digunakan untuk membuat pola rok bagian bawah. Sebagai pemula memiliki penggris mistar itu sudah cukup untuk memudahkan membuat garis lurus.

Meteran
Meteran jahit umumnya berukuran panjang 150 cm yang bisa digulung. Fungsi dari meteran ini sebagai ganti penggaris jika yang di ukur lebih dari 30cm. Misal ketika akan membuat baju, rok, sarung bantal atau tutup kulkas tentunya kita ingin mengetahui berapa ukuran yang diinginkan. Meteran ini juga digunakan untuk mengukur badan ketika akan membuat baju agar diperoleh ukuran yang sesuai.

Tips memilih benang jahit yang berkualitas

Sebagai komponen penting dalam kegiatan menjahit, benang dibuat menjadi beragam warna dan kualitas. Coba terjun ke pasar, pasti Anda akan menemukan begitu banyak merk dan jenis benang jahit dengan variasi warna yang beraneka ragam. Selain itu, tidak semua benang mempunyai kualitas dan daya tahan yang baik.

Tentunya Sahabat tidak mau tertipu oleh benang murahan yang mudah putus bukan?

1. Pilih yang berwarna cerah

Langkah pertama yang perlu diperhatikan saat hendak membeli benang jahit adalah warnanya. Salah satu ciri benang jahit berkualitas bisa dilihat dari warna yang cerah dan tidak kusam. Ini menandakan benang masih baru, bukan stok lama.

2. Kuat saat ditarik

3. Tidak ada serat halus di sekitarnya

Selain kuat dan tahan terhadap tarikan, benang yang bagus juga tidak memiliki serat-serat halus di sekitarnya. Serabut-serabut halus yang keluar dari benang menunjukkan kualitas benang yang kurang baik.

4. Tahan abrasi dan panas jarum

Benang jahit yang berkualitas harus mempunyai ketahanan gesek terhadap jarum saat digunakan untuk menjahit. Bagus atau tidaknya benang bisa diuji dengan cara-cara berikut ini:

· Guntinglah sedikit ujung benang, jika bekas guntingan benang menjadi berserabut, maka dapat dipastikan kualitas benang tersebut kurang baik. Benang yang bagus tidak menghasilkan banyak serabut ketika dipotong.

· Selain menggunting ujung benang, Anda juga bisa menguji kualitas benang dengan memasukannya pada jarum. Kemudian lihatlah efek dari benang tersebut. Jika benang menyatu maka benang tersebut memiliki kualitas yang baik. Tetapi jika benang itu terbelah menjadi dua mungkin kualitas benang tersebut yang kurang baik.

Itulah beberapa cara yang bisa menjadi acuan dalam memilih benang berkualitas untuk menjahit. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba, Sobat Bahankain.

Cari bahan kain untuk menjahit beragam model pakaian, celana, blouse atau busana muslim? Bahankain.com bisa menjadi alternatif terbaik. Koleksi kain putihan by Bahankain.com juga cocok untuk dikreasikan jadi berbagai jenis fashion, lho.

Alat pemotong

Kegiatan jahit-menjahit tidak bisa terlepas dari peralatan gunting dan pendedel. Peralatan ini sangat penting untuk diketahui pemula. Berikut ini jenis2 alat pemotong dalam kegiatan jahit menjahit.

Gunting kertas : gunting kertas ini dikhususkan untuk menggunting kertas pola dan kain viselin yang tebal. Biasanya gunting yang digunakan untuk menggunting kertas akan cepat tumpul dan tidak bisa digunakan untuk memotong kain.

Gunting benang : Gunting ini ukurannya kecil namun ujungnya tajam. Ketika akan menjahit atau selesai menjahit sudah pasti membutuhkan gunting untuk memotong benang kan? Gunting kecil lebih praktis ketika dipegang sehingga memudahkan pekerjaan kita. Selain praktis, fungsi dari gunting ini yaitu untuk mengunting benang yang sulit di jangkau oleh gunting kain misal ketika membuat tas. Ada bagian-bagian tertentu yang sulit di gunting jika menggunakan gunting kain.

Gunting kain : Gunting kain harus dikhususkan untuk menggunting kain saja. Karena untuk menggunting kain diperlukan gunting yang tajam. Untuk menjaga ketajaman gunting usahakan hanya untuk menggunting kain saja. Jangan menggunakan gunting kain ini untuk memotong kertas maupun kain viselin. Karena jika digunakan untuk menggunting bahan lain bisa menyebabkan gunting mudah tumpul.

Jenis Benang Logam

Terakhir, ada pertimbangan untuk menggunakan benang logam. Jenis benang jahit ini bisa berupa benang plastik yang dilapisi logam atau bisa pula benang logam yang dilapisi plastik. Pemakaiannya kerap ditujukan untuk sarana estetika.

Kamu bakal sering menjumpai pemakaiannya untuk sarana menghias baju anak dan wanita. Selain itu, ada pula penggunaan benang logam untuk pembuatan kain tenun. Jenis benang ini memang mempunyai keuntungan pada tampilannya yang bagus. Hanya saja, benang ini mempunyai bobot yang relatif berat, mudah rusak, dan gampang terlihat kusam.

Nah, itulah berbagai jenis benang jahit yang perlu kamu ketahui. Dengan memahami jenis-jenis tersebut, kamu dapat memilih benang dan menggunakannya sesuai fungsi dan karakteristiknya.

Misalnya, kamu dapat menjahit berbagai jenis saku baju dengan benang jahit biasa. Namun, kalau kamu menjahit pada kain yang berukuran tebal, pilihan yang lebih tepat adalah menggunakan benang nilon.

Selain itu, kamu juga bisa memakai pengetahuan ini untuk mengatasi berbagai masalah kecil pada baju. Namun, untuk permasalahan lain, seperti baju melar, kamu perlu menerapkan cara mengatasi baju melar yang tepat.

Sebagai info tambahan, bagi kamu yang ingin belanja produk fashion terbaik, kini ada solusi tepat. Kamu dapat belanja puas di Wellen Project. Di sini, kamu bisa menemukan banyak pilihan pakaian berkualitas yang bisa didapatkan dengan harga terjangkau.

Jenis Jenis Benang Jahit dan lainnya

Jenis jenis benang jahit itu ada bermacam macam sesuai dengan kegunaannya sehingga perlu kita bahas lebih lanjut. Ada beberapa jenis benang yang belum kami sebutkan, agar lebih lengkap kami akan ulas satu persatu.

1. Benang Jahit Obras

Funsi dari benang jahit obras ini adalah untuk menjahit bagian pinggir kain agar tidak terurai. Karakteristik dari benang ini lebih lembut dari benang jahit pada umumnya. Sehingga kebanyakan benang obras di buat menggunakan serat polyester.

Ukuran atau panjang pintalan dari benang obras lebih panjang dari benang pada umumnya. Karakternya yang lembut dan tipis membuat benang ini mudah sekali di putus menggunakan kedua tangan. Namun Ada beberapa merk benang obras yang sering di pakai oleh kebanyakan penjahit.

  • Polyester Angsa Dunia dan lainnya
  • Extra 450g dan lainnya
  • Filament Yen 1kg dan lainnya
  • Benang Obras Filament Yen 500g dan lainnya
  • PE Flaying Dragon 300g dan lainnya
  • PE New Home 1kg dan lainnya
2. Benang Jahit Wolsum

Fungsi dari benang jahit wolsum ini hampir sama dengan benang jahit obras, namun demikian jenis serat dari benang ini berbeda. Jika benang obras terbuat dari serat polyester namun berbeda dengan benang wolsum yang terbuat dari serat nilon dan sifatnya elastis.

Biasanya Benang jahit wolsum di fungsikan untuk menjahit pinggiran jiljab dengan ukuran yang lebih kecil. Sehingga hasil yang di dapat pun jauh lebih rapih dari pada di jahit menggunakan benang jahit obras. Kemudian Sifatnya yang elastis membuat kerapatan dan kekencangannya pun terlihat baik.

Benang dengan serat polyester bisa juga untuk dijadikan benang wolsum, akan tetapi hasilnya tidak sebagus benang nilon. Benang jahit wolsum dari serat nilon ini memiliki karakter yang lebih mengkilap dari pada benang obras polyester. Oleh karena itu hasil yang di peroleh pun tentu lebih baik menggunakan benang wolsum nilon.


Tags: jahit benang yang merk

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia