Memilih Benang Jahit Terbaik untuk Proyek Jahitan Anda - Tips dan Rekomendasi
Jenis Benang Logam
Terakhir, ada pertimbangan untuk menggunakan benang logam. Jenis benang jahit ini bisa berupa benang plastik yang dilapisi logam atau bisa pula benang logam yang dilapisi plastik. Pemakaiannya kerap ditujukan untuk sarana estetika.
Kamu bakal sering menjumpai pemakaiannya untuk sarana menghias baju anak dan wanita. Selain itu, ada pula penggunaan benang logam untuk pembuatan kain tenun. Jenis benang ini memang mempunyai keuntungan pada tampilannya yang bagus. Hanya saja, benang ini mempunyai bobot yang relatif berat, mudah rusak, dan gampang terlihat kusam.
Nah, itulah berbagai jenis benang jahit yang perlu kamu ketahui. Dengan memahami jenis-jenis tersebut, kamu dapat memilih benang dan menggunakannya sesuai fungsi dan karakteristiknya.
Misalnya, kamu dapat menjahit berbagai jenis saku baju dengan benang jahit biasa. Namun, kalau kamu menjahit pada kain yang berukuran tebal, pilihan yang lebih tepat adalah menggunakan benang nilon.
Selain itu, kamu juga bisa memakai pengetahuan ini untuk mengatasi berbagai masalah kecil pada baju. Namun, untuk permasalahan lain, seperti baju melar, kamu perlu menerapkan cara mengatasi baju melar yang tepat.
Sebagai info tambahan, bagi kamu yang ingin belanja produk fashion terbaik, kini ada solusi tepat. Kamu dapat belanja puas di Wellen Project. Di sini, kamu bisa menemukan banyak pilihan pakaian berkualitas yang bisa didapatkan dengan harga terjangkau.
7 Jenis Benang Terbaik Dan Kegunaannya Lengkap
7 Jenis Benang Terbaik Dan Kegunaannya Lengkap – Benang salah satu bahan yang penting dalam proses menjahit, jenis atau tipe benang yang ada pun beragam sesuai dengan fungsi nya masing-masing. Beberapa jenis benang yang sering digunakan adalah benang jahit, benang obras, benang sulam, benang bordir, benang karet, benang nilon dan benang sutra.
- Apa itu Benang?
- Jenis - Jenis Benang Dan Fungsinya
- Benang Jahit
- Benang Obras
- Benang Sulam
- Benang Bordir
- Benang Karet
- Benang Nilon
- Benang Sutera
- 1. Jahitan Rantai
- 2. Jahitan Obras
- 3. Jahitan Overdeck
- 4. Jahit Lurus
Kriteria Benang Jahit yang Bagus dan Lainnya
Kemudian Ada beberapa kriteria benang jahit yang bagus dan paling kuat menurut pengalaman kami. Oleh karena itu kita harus paham akan hal ini.
- Memiliki warna yang cerah tetapi tidak kusam
- Tidak mudah putus tetapi kuat
- Permukaan halus sehingga tidak berbulu
- Tahan terhadap abrasi sehingga tahan dari panas jarum
Jadi Kualitas benang yang bagus tentu akan membuat hasil jahitan menjadi rapih dan kuat. Halus, tidak berbulu dan warna yang tidak kusam kemudian tahan terhadap panas jarum merupakan ciri ciri benang terbaik untuk menjahit. Oleh karena itu pemilihan kualitas benang harus lebih jeli.
Selanjutnya Pemilihan kualitas benang yang baik menjadi syarat mutlak bagi para penjahit. Oleh karena itu kita wajib mencari info mengenai jenis jenis benang jahit yang di rekomendasikan oleh banyak penjahit senior.
Kemudian untuk type kain tertentu tidak semua benang jahit cocok untuk di gunakan. Oleh karena itu mari kita pahami jenis benang jahit dan kegunaanya untuk masing masing type kain.
Cara Mengetahui Ukuran Benang Jahit dan Lainnya
Metode penetapan ukuran benang jahit oleh kebanyakan perusahaan pemintalan benang adalah menggunakan Sistem Tex. Kemudian Tex adalah bobot dalam satuan gram per 1.000 meter benang atau benang tenun. Sehingga Semakin tinggi nilainya maka akan semakin kasar benang tersebut.
Kemudian satuan ukuran untuk benang sintetis dan benang campuran sintesis adalah Tiket Metric. Sehingga Semakin tinggi nomor, semakin halus benang.
Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat tabel konversi ukuran benang dan jarum jahit pakaian berikut.
Tabel Konversi Ukuran Benang dan Jarum Jahit
Ukuran Tex Tiket AS Tiket Metric Hitungan Katun Jarum Singer** Jarum Metric** 18 120, 100/80 160 60/2 9 – 11 65 – 75 21 100 140 – 9 – 11 65 – 75 24 100, 100/60 120 – 10 – 11 70 – 75 27, 30 70, 70/40 100 60/3 12 – 16 80 – 100 35 70 80 – 12 – 16 80 – 100 40 50, 60/36 75 40/3 14 – 16 90 – 100 45, 50 40 60 – 14 – 18 90 – 110 60 30, T-60 50 20/2 18 – 21 110 – 130 80 20, T-80 36, 40 20/3 19 – 22 120 – 140 105 T-100 30 12/3 21 – 23 130 – 160 120 16 25 – 22 – 24 140 – 180 150 12 18 – 24 – 26 180 – 230 Dari penjelasan tabel konversi ukuran tersebut kemudian dapat kita ketahui rahasianya. Bahwa benang dengan ukuran 20/2 adalah benang untuk menjahit bahan bahan tebal dan lainnya.
Tags: jahit benang yang merk