Mesin Jahit Jadul - Memelihara Warisan dan Menginspirasi Kreativitas dalam Kerajinan Tangan
Rabu, 02 November 2016
Cara Pasang Alat Pembuat Lubang Kancing di Mesin Jahit Jadul
Hello hello. aku kembali lagi ke alam blog menepati hutangku pada pembaca blog ini, tapi hutang yang aku bayar kali ini bukan posting jahitan dulu ya. kali ini aku pengen bahas cara pasang Alat Pembuat Lubang Kancing Nissan di mesin jahit jadul. Kalo kalian bingung mesin jahit jadul kayak gimana coba klik link ini. Mesin jahit yang seperti itulah yang aku julukin mesin jahit jadul xixixi.
Okay, gak usah berlama-lama, yuk langsung aja aku jelasin tentang alatnya
3. Puller template (untuk mengeluarkan template dari alat)- Skrup (untuk mengaitkan alat ke mesin jahit)
6. Pendedel *gak ikut kefoto di foto yang bawah*Sebenarnya di kemasan ada panduan cara pemasangan sih. tapi saya pengen jelasin ulang buat kalian yang mungkin punya alatnya tapi panduannya hilang.
Nah, untuk caranya, aku bagi jadi 3 bagian ya.. :
1. Memasang plat drop feed dog
2. Memasang alat pembuat lubang kancing
3. Melepas/ mengganti template lubang kancing
Lepaskan sepatu mesin jahit sekaligus dengan skrupnya. Ah iya, untuk amannya, lebih baik JARUM DILEPAS juga supaya gak tertusuk ataupun kebaret jarumnya. Saat bikin tuto ini aku males lepasin jarum, akibatnya tanganku sempat kebaret (T.T)
Oh iya, kalau kalian tadi sempat baca drop feed dog dan gak tau itu apa, lihat bagian yang ditunjuk panah putih (gambar 3), ada gerigi yang nongol ke atas, itu namanya drop feed dog, fungsinya menggerakkan kain saat kita menjahit
Buka penutup sekoci dengan cara digeser
Lalu siapkan plat penutup drop feed dog
bagian yang ditunjuk panah putih dan jempol saya yang lentik itu dikaitkan di bagian mesin yang ditunjuk panah merah. Nah, kemarin itu waktu saya pasang platnya itu gak bisa dikaitkan, karena terlalu sempit. Lha terus gimana dong?? Tenaaaanggg. perhatikan gambar berikutnya ya.
Punya Mesin Jahit Jadul Tak Terpakai? Sulap Jadi 8 Furnitur Keren Ini!
Pinterest.com
Adakah yang tidak asing jika mendengar merek Singer atau Butterfly? Ya, kedua merek itu adalah merek dari sebuah mesin jahit jadul yang berwarna hitam. Pasti generasi 90-an sudah tidak asing bukan dengan mesin jahit hitam dan kedua merek tersebut? Bagaimana tidak, dulu mesin tersebut adalah mesin andalannya para ibu dan nenek saat menjahit, lho.
Kini mesin jahit jadul hitam tersebut sudah termakan oleh zaman. Di mana orang-orang zaman now sudah lebih banyak menggunakan mesin jahit yang lebih modern dan canggih. Walaupun mungkin, ada yang masih bertahan dengan mesin jahit jadul tersebut, tetapi sedikit dan tidak sebanyak dulu.
Adakah yang masih memiliki mesin jahit tersebut di rumah? Kalau ada, jangan buru-buru dijual atau dibuang dulu, guys. Coba sulap saja mesin jahit jadulmu menjadi 8 furnitur keren ini:
Mesin jahit jadul
Kain batik yang aku beli waktu liburan di Jogja tahun lalu baru aku olah hehehe, karena blus batik yang aku punya jahitannya sudah banyak yang lepas di sana-sini, blus batik kancing shanghai yang jahit sendiri dinilai "terlalu terbuka lengannya" oleh teman-teman kantor.
Pola diambil dari Lady Fashion 160, sama seperti blus ini, tapi gak pake pecah pola, cuman mengubah bagian leher supaya gak terlalu terbuka. Pola kerahnya gak aku pake, ganti pake renda katun yang ujungnya scalop kecil.
Awalnya bingung masalah kancing, ada 3 pilihan yang bikin aku bimbang :
1. Kancing biasa warna putih dengan bintik blink. Kerung lehernya kan rendanya putih, supaya matching kasih kancing putih juga, tapi suamiku (yang saat itu masih pacar) bilang kancingnya terlalu blink, tapi dia suka warna putihnya.
2. Kancing batok warna coklat tua. Udah umum banget kan ya? tapi kok aku rasa kurang cocok, malah keliatan biasaaaaa banget blusnya
3. Kancing cetet/ snap button warna atg. Pikirku supaya keliatan vintage, tapi ternyata banyak yang bilang gak cocok sama batik
Tags: jahit mesin