Memeluk Tradisi - Mesin Jahit di Masa Lampau dan Seni Jahit Menjahit DIY
Isaac Singer (1851)
Mesin Jahit Isaac Singer/Foto : texancultures.utsa.edu
Sebagai orang dengan nama yang identik dengan merk mesin jahit di masa sekarang, Isaac Singer membuat mesin jahit dengan gerakan jarum naik-turun yang dioperasikan dengan pedal kaki. Namun Singer harus berhadapan dengan Elias Howe, berkenaan dengan hak paten. Pasalnya, mekanisme mesin jahit milik Singer menyerap metode mesin jahit milik Elias. Terlepas dari perebutan hak paten, Singer mendirikan pabrik mesin jahit terbesar di dunia bernama Singer Sewing Co. Tidak hanya digunakan untuk industri garmen, mesin jahit buatan Singer juga digunakan untuk menjahit di rumah. Kamu bahkan masih bisa menemukan mesin jahit merk Singer di rumah jahit di sekitarmu.
Berawal dari mimpi, Elias Howe sukses mematenkan mesin jahit praktis pertama
Elias Howe (newenglandhistoricalsociety.com)
Usai keberhasilan Thimonnier dalam menemukan mesin jahit, perkembangan selanjutnya terus tumbuh pesat ke arah yang lebih modern. Pada 1845, Elias Howe yang berkewarganegaraan Amerika Serikat, sukses membuka pintu lebar dalam pengembangan mesin jahit praktis pertama di dunia. Hal ini diperolehnya usai mengalami mimpi buruk.
Dilansir dari Genius Biogeographies, Howe bermimpi bakal dieksekusi menggunakan tombak prajurit. Tombak itu memiliki ujung yang runcing sehingga mampu menusuk apa pun. Dia terbangun dan menyadari bahwa mesin jahit harus memiliki mata jarum yang berada di dekat ujung runcing jarum agar bisa bekerja lebih efisien.
Howe akhirnya sukses membuat mesin jahit lockstitch pertama, yaitu mesin jahit yang menggunakan jarum dan dua jahitan untuk membentuk garis pengunci, persis dengan mesin jahit yang populer digunakan sekarang. Ia berlayar ke Inggris untuk memasarkan desain mesin jahitnya, tetapi nasib sial justru datang lantaran ada yang menduplikasi ide Howe tersebut.
Tags: jahit mesin