Mesin Jahit Janome - Mesin Jahit Modern untuk Karya Sulaman dan DIY yang Indah
Mesin Jahit 2: Unboxing Janome L-395F Dan Cara Memulainya
Sebelumnya sudah baca kan tentang mesin jahit listrik mini saya?
Tadinya sudah saya selingi membeli mesin jahit mini tadi. Tapi ternyata hasilnya kurang mantap sehingga saya males belajar. Saya googling kesana kemari dan membandingkan beberapa merk. Hasilnya, saya pusing! Mesin jahit sekarang bagus-bagus. Sedangkan saya yang tak paham jahit-menjahit sampai lelah menelusuri.
Hanya saja ada yang paling saya ingat dari review teman blogger sendiri, yaitu carilah yang body-nya masih besi karena lebih mantap untuk menjahit dan suaranya tidak berisik. Merk yang banyak direkomendasikan adalah Janome. Dari design sih sebenarnya tidak secantik mesin jahit listrik portable merk lainnya.
Berdasarkan saran dari teman-teman Jaric, akhirnya saya mengambil Janome L395F. Bentuknya sedikit jadul dengan dinamo diluar. Mesin jahit buatan Perancis ini semi portable atau tidak sepenuhnya portable, dimana bagian bobin dan kawan-kawannya berada dibawah meja tapi masih bisa dilepas dan dibawa pergi. Teknisnya jika dilepas dari meja saya kurang tahu karena ketika saya jemput, semua sudah disetting rapi. Jadi tinggal masukkan ke bagasi gerobak saya dan bawa pulang. Meski bodynya besi, ini ringan kok. Saya bisa angkat sendiri semejanya.
1. Menyusun Pola dan Persiapan Bahan
Sebelum Kamu mulai menjahit, langkah pertama adalah menyusun pola dan menyiapkan bahan. Pilih pola yang sesuai dengan proyek Kamu dan pahami instruksi yang tertera. Kemudian, potonglah kain sesuai dengan pola dengan hati-hati, dan pastikan Kamu memiliki semua perlengkapan seperti jarum, benang, dan alat bantu menjahit lainnya.
Dua teknik menjahit utama adalah jahitan tangan dan jahitan mesin. Jahitan tangan umumnya digunakan untuk detail halus atau perbaikan kecil, sementara jahitan mesin digunakan untuk menjahit proyek-proyek yang lebih besar dan lebih cepat. Pahami perbedaan antara keduanya dan latihlah keterampilan Kamu dalam kedua teknik ini.
Berikut adalah 3 mesin jahit yang cocok untuk belajar teknik-teknik menjahit:
1. Singer Start 1306
– Tipe: Mesin Jahit Portable
– Harga: Sekitar $100 – $150 (tergantung lokasi dan penjual)
Singer Start 1306 adalah mesin jahit yang ideal untuk pemula. Mesin ini mudah digunakan dengan kontrol kecepatan yang dapat disesuaikan, jahitan lurus dan zigzag, serta fitur pengaturan panjang dan lebar jahitan yang sederhana. Mesin ini ringan dan mudah dibawa ke mana-mana, membuatnya sempurna untuk ruang kerja yang terbatas.
2. Brother XM2701
– Tipe: Mesin Jahit Portable
– Harga: Sekitar $100 – $150 (tergantung lokasi dan penjual)
Brother XM2701 adalah mesin jahit yang ramah pengguna dan cocok untuk pemula. Mesin ini dilengkapi dengan 27 jahitan built-in, termasuk jahitan lurus, zigzag, dan jahitan hias, serta memiliki fitur pengaturan kecepatan, mata jahit otomatis, dan lampu LED terang untuk memberikan visibilitas yang baik saat menjahit.
3. Janome 2212
– Tipe: Mesin Jahit Meja
– Harga: Sekitar $150 – $200 (tergantung lokasi dan penjual)
Janome 2212 adalah mesin jahit yang handal dan mudah digunakan. Mesin ini dilengkapi dengan 12 jahitan built-in, termasuk jahitan lurus, zigzag, dan jahitan hias. Mesin ini cocok untuk pemula yang ingin menjelajahi berbagai teknik menjahit. Janome 2212 memiliki desain yang kokoh dan stabil, membuatnya ideal untuk penggunaan sehari-hari di rumah.
Didalam kardus Janome L-395F saya temukan:
- pendedel
- jarum 1 pak
- bobin transparan 4 buah
- buletan merah (belum tahu ini apaan)
- obeng kecil (nanti di tutorial saya terangkan kegunaannya)
- minyak
- pedal dan kabelnya
Jadi sistem pengoperasiannya menggunakan listrik yang dikendalikan dengan pedal. Beda dengan pedal genjot Butterfly jadul, pedal Janome cuma ditekan saja sedikit dengan kaki.
- Tertanam di meja sehingga kain bisa saya hamparkan lebar ketika menjahit, nggak menggantung.
- Bodynya besi sehingga suaranya halus dan jahitannya mantap. Kalau orangtua bilang pamali menjahit malam-malam. Tapi dengan mesin ini tidak ada suara ejek-ejek yang mengganggu, jadi penginnya menjahit terus kapanpun mau.
- Penempatan benangnya mudah, tinggal puter-puter mengikuti petunjuk di buku.
- NEEDLE THREADER inilah yang membuat saya asli terharu. Ini adalah fitur untuk memasukkan benang. Nggak perlu ngincer atau pakai alat tambahan. Tinggal turunkan knop, maka benang masuk sendiri. Ajaib hihihiii. Mungkin di mesin modern lain sudah ada ya, tapi saya baru sekali ini melihat.
- Ada lampunya. Iya, ini faktor pendukung nabrak pamali juga, bisa jahit malam-malam.
- Bisa jahit mundur untuk mematikan benang.
- Ada pemotong kain jika sudah selesai, nggak perlu gunting lagi.
- Ada pilihan jenis jahitan sederhana tapi sangat membantu, misalnya untuk menjahit pinggiran pengganti obras. Meskipun tetap lebih mantap obras, tapi lumayanlah buat keperluan sendiri. Juga ada jahitan untuk pinggiran kancing. Asik kan, satu mesin sudah mengatasi semua kebutuhan jahitan standar.
Meja penjahit sekarang mah bersih, nggak kebanyakan alat bantu.
Tags: jahit mesin janome