... Panduan Lengkap: Cara Menggunakan Mesin Jahit Obras untuk Pemula | Kerajinan Menjahit & DIY

"Keajaiban Mesin Jahit Obras - Solusi Praktis untuk Pakaian yang Rapi"

Jenis Jenis Mesin Obras

1. Mesin Obras Standar (Overlock)

Adalah jenis mesin yang paling umum digunakan untuk megobras. Mesin ini terdiri dari beberapa jenis yaitu:

Mesin Obras Benang Dua

Jahitan pada mesin obras benang 2 terbentuk oleh 1 benang jarum dan 1 benang looper. Benang jarum berfungsi sebagai jahitan penguat sementara benang looper merupakan benang rantai yang menutup tepi kain.

Mesin Obras Benang Tiga

Jahitan mesin obras benang 3 terbentuk oleh 1 benang jarum dan 2 benang looper yaitu Benang looper atas dan looper bawah. Benang jarum berfungsi sebagai jahitan penguat sementara benang looper merupakan benang rantai yang menutup (cover) tepi kain. Benang looper atas berfungsi untuk menutup tepi kain bagian atas sedangakan benang looper bawah berfungsi untuk menutup tepi kain bagian bawah.

Mesin Obras Benang Empat

Jahitan mesin obras benang 4 terbentuk dari 2 benang jarum dan 2 benang looper. Tujuan penggunaan 2 benang jarum yaitu 1 benang jahitan berfungsi sebagai jahitan penguat dan 1 benang jahitan lainnya berfungsi untuk mengunci jahitan looper.

Sementara benang looper merupakan jahitan rantai yang menutup tepi kain abagian atas dan bawah.

Mesin Obras Benang Lima

Jahitan mesin obras benang 5 adalah kombinasi antara single-needle chainstitch 2 benang jarum dan dan overedge stitch 3 benang looper. Jenis jahitan ini cocok digunakan untuk menjahit kain yang terbuat dari bahan Woven, Rajutan & kain berat seperti Denim, karena jenis jahitan ini cukup kuat dan tahan lama.

Perbandingan Mesin Obras dengan Mesin Jahit Biasa: Mana yang Lebih Cocok untuk Kebutuhan Anda?

Dalam dunia jahitan, terdapat dua jenis mesin yang sering digunakan, yaitu mesin obras dan mesin jahit biasa. Meskipun keduanya digunakan untuk menjahit, ada perbedaan penting antara keduanya.

Pertama, mari kita bahas tentang mesin obras. Mesin obras adalah alat yang dirancang khusus untuk membuat jahitan seragam pada tepi kain yang mencegah terjadinya unravel atau benang yang terlepas. Mesin ini menggunakan tiga hingga empat benang untuk menghasilkan jahitan overlock yang kuat dan rapi. Jahitan overlock ini sangat berguna dalam mencegah kain dari kerusakan dan menghindari unravel saat digunakan pada bahan-bahan elastis atau rajutan.

Di sisi lain, mesin jahit biasa adalah alat yang lebih umum digunakan dalam kegiatan menjahit sehari-hari. Mesin ini menggunakan satu atau dua benang untuk membuat berbagai jenis jahitan seperti jahitan lurus, zigzag, atau puntir. Dengan mesin jahit biasa, Anda dapat membuat pakaian baru, memperbaiki pakaian lama, atau melakukan kreasi-kreasi menjahit lainnya.

Perbedaan utama antara mesin obras dan mesin jahit biasa terletak pada jenis dan hasil akhir dari jahitan yang dihasilkan. Meskipun keduanya memiliki fungsi dasar sebagai alat untuk menjaiti bahan-bahan tekstil, penggunaan mereka cenderung berbeda tergantung pada kebutuhan dan proyek menjaiti Anda.

Dalam panduan ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang perbedaan, kelebihan, dan kekurangan dari kedua jenis mesin ini. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang mesin obras dan mesin jahit biasa, Anda akan dapat memilih alat yang paling sesuai dengan kebutuhan menjaiti Anda.

Jaguar 055D

Jaguar tipe 55D merupakan mesin obras yang bisa mengobras hingga 6 jenis obrasan yang berbeda. Jarum yang digunakan pada mesin ini bisa menggunakan 1 hingga 2 jarum dalam sekali proses pengobrasan. Selain itu, mesin ini juga bisa menggunakan 2 hingga 4 benang pada sekali proses pengobrasan. Sehingga mesin ini sangat diperlukan untuk pengobrasan.

Baca Juga Daftar Harga Mesin Jahit Portable Terbaru 2019

Mesin ini di pasaran mencapai harga Rp. 4.000.000. Harga mesin obras Jaguar tipe 55D ini mahal karena penggunaan jarumnya yang bisa sampai 2 jarum dalam sekali proses. Teknologi seperti ini biasanya jarang ditemukan pada mesin-mesin obras yang lain. Sehingga harga mesin ini bisa menjadi mahal.

Mesin jahit obras

Jika kalian familiar dengan kegiatan jenis menjahit atau memiliki interest pada dunia mode / fashion tentunya pasti pernah mendengar istilah obras. Namun apa sebenarnya definisi atau arti sebenarnya dari obras?

Obras adalah salah satu teknik jenis jahit yang biasa dipakai untuk mengikat pinggiran kain agar tiras benang (pinggiran kain) rapi. Jahitan obras pada pakaian biasanya terletak di bagian dalam pakaian, dan jahitan obras ini memiliki peranan penting dalam kekuatan jahitan.

Untuk membuat jahitan obras kita harus menggunakan mesin khusus, atau dalam kata lain kita tidak bisa menggunakan mesin jahit biasa. Mesin yang digunakan yaitu mesin khusus obras (overlock machine) dengan hasil jahitan berbentuk menyerupai jeratan benang.

Lalu apa yang membedakan mesin obras dengan mesin jahit biasa?

Mesin obras dilengkapi dengan pisau pada bagian bawah dan bagian atas di sebelah sepatu yang bergerak untuk memotong kain dalam pengoperasiannya. Ketika mengoperasikan mesin obras, kedua pisau tersebut akan bergerak dan memotong pinggiran kain sehingga jahitan yang dihasilkan pada tepi kain akan menjadi lebih rapi dan juga bersih.

Terdapat beberapa macam mesin obras berdasarkan jumlah benang yang digunakan. Penggunaan mesin obras ini disesuaikan dengan hasil jahitan, fungsi atau kebutuhan masing-masing.

Macam-macam mesin obras diantaranya:

Digunakan untuk mengobras dengan kerapatan yang rendah, seperti kemeja / blouse, juga bisa jahit neci.

Digunakan untuk menjahit baju sekaligus merapikan pinggiran kaos, menggabungkan potongan pola badan dengan potongan pola lainnya. Hasil obras mesin benang 4 juga lebih kuat, rapi, dan memiliki dua garis diagonal. Karena itulah wajar jika mesin obras ini lebih cocok untuk bahan seperti kaos.

Digunakan untuk mengobras bahan jeans dan bahan tebal lainnya. Sebenarnya mesin obras benang empat dan lima memiliki fungsi yang sama, yaitu menjahit sekaligus merapikan kain. Namun ada beberapa perbedaan antara mesin obras benang empat dan benang lima. Salah satunya adalah garis diagonal yang dibuat mesin obras benang empat ada di bagian tengah obras. Sementara itu, garis diagonal pada mesin obras benang lima berjarak 0,5 cm dari obras.

Bagaimana Asal-Usul Mesin Obras?

Alat ini pertama kali diperkenalkan pada akhir abad ke-19 sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas dalam produksi pakaian. Awalnya, mesinnya dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan industri garmen yang berkembang pesat, dimana kebutuhan akan produksi pakaian yang lebih cepat dan hasil jahitan yang lebih kuat menjadi sangat penting.

Sebelum penemuan alat ini, proses menjahit tepi kain dilakukan secara manual, yang tidak hanya memakan waktu lebih lama tetapi juga kurang konsisten dalam kualitasnya. Dengan kemajuan teknologi, alat ini kemudian dilengkapi dengan berbagai fitur yang memungkinkan penggunaan berbagai jenis benang dan teknik jahitan, menjadikannya alat yang sangat serbaguna dalam industri tekstil.


Tags: jahit mesin obras

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia