... Sejarah Revolusioner: Mengenal Mesin Jahit Pertama di Dunia dan Pengaruhnya bagi DIY dan Kerajinan Tangan

Sejarah Mesin Jahit Pertama di Dunia dan Dampaknya Terhadap Industri Tekstil

Seni menjahit tangan sudah ada sejak 20 ribu tahun yang lalu

ilustrasi menjahit (Pexels.com/Kevin Menajang)

Perkembangan sejarah mesin jahit sejatinya tak terlepas dari seni menjahit tangan yang dilakukan oleh orang-orang primitif. Dilansir dari The New York Times, orang-orang mulai menjahit dengan tangan sekitar 20 ribu tahun yang lalu. Pada saat itu, jarum dibuat dari tulang atau tanduk binatang dan benangnya dibuat dari urat binatang. Dalam beberapa periode selanjutnya, penemuan sejenis mulai mencuat, seperti jarum besi pada abad ke-14, dan jarum bermata pada abad ke-15.

Hingga pada abad ke-18, lika-liku mengenai terciptanya mesin jahit baru dimulai. Diawali oleh Charles Weisenthal, seorang pria Jerman, yang mengeluarkan paten Inggris terkait dengan penjahitan mekanis. Weisenthal mengeluarkan paten untuk jarum yang dirancang untuk sebuah mesin, dilansir dari The Atlantic. Namun, paten miliknya itu hanya sebatas konsep dan tidak diketahui apakah mesin itu ada.

Mengulik Sejarah Penemuan Mesin Jahit, Terinspirasi dari Mimpi Buruk!

ilustrasi mesin jahit (Pexels.com/Leticia Ribeiro)

Sepanjang sejarahnya, berbagai penemuan demi penemuan membawa dampak positif di era saat ini. Sejumlah benda yang sukses ditemukan pada masa lampau, memberikan kemudahan bagi manusia dalam menjalankan aktivitasnya. Salah satu penemuan yang dinilai sangat berpengaruh adalah mesin jahit.

Mesin jahit yang ditemukan pada masa lalu mengalami beberapa kali perubahan demi mendapatkan mekanisme pengerjaan yang sempurna. Lika-liku penemuannya juga cukup rumit, mulai dari ketidaktahuan konsep hingga perebutan hak paten atas penemu pertama mesin jahit. Untuk lebih jelasnya, berikut ini sejarah singkat mengenai penemuan mesin jahit. Check this out!

Proyek Menjahit: Dari Peradaban Awal Hingga Hari Ini

Manusia primitif memanfaatkan sumber daya alam, menemukan lingkungannya, untuk berpakaian dan membuat tempat tinggal.

Teknik menjahit kasar lahir karena kebutuhan untuk melindungi seseorang: dari elemen serta lebih banyak ancaman nyata.

Lemari pakaian orang zaman dahulu terdiri dari kulit binatang yang kecoklatan.

Jarum jahit terbuat dari tulang atau gading, tergantung wilayah klan yang bersangkutan berkeliaran.

Benang elemen dibuat dengan meregangkan perut dan tendon hewan.

Tak perlu dikatakan, tidak ada orang di era Paleolitik yang menjadi tuan rumah quilting bees.

Sebaliknya, cara perlindungan diri yang lebih besar diciptakan.

Cek di sini untuk kursus menjahit di Indonesia

Ketika nenek moyang terdahulu kita merancang lebih banyak alat, mereka akan menemukan cara baru untuk bekerja bersembunyi untuk membangun tempat tinggal dan penutup kaki.

Indian Amerika terkenal karena keahlian mereka dalam hal itu. Rancangan untuk mokasin tradisional mereka, kulit rusa yang dijahit dengan potongan tipis kulit, bertahan hingga hari ini.

Apa Anda ingin bertaruh mereka akan senang memiliki rotary cutter untuk hasil kerja yang halus dan detail?

Sedangkan, di Afrika, tempat perlindungan dari elemen tersebut bukanlah masalah yang mendesak, penghuni Cradle of Humanity menggunakan daun lebar dan kokoh yang diikat dengan tanaman merambat untuk melindungi kaki mereka.

Namun, sebagai pemburu pengumpul, mereka jauh lebih tertarik membuat keranjang. Ini dilakukan dengan menjalin berbagai jenis daun dan rerumputan bersama-sama.

Catatan paling awal tentang kain tenun – terbuat dari serat wol, hadir sejak sekitar enam ribu tahun yang lalu. Kain sutra Tiongkok berlalu sejauh itu.

Penggambaran pakaian dari Yunani Kuno mengungkapkan bahwa, meskipun tentu diwarnai, tetapi kain tidak dijahit.

Fakta Penemuan Mesin Jahit Pertama Di Dunia

Sekarang, orang lebih mengenal mesin jahit modern. Mesin yang ada saat ini merupakan bentuk perkembangan dari masa lalu. Alat ini menjadi kebutuhan utama pada industri konveksi. Bahkan mesin ini dimiliki oleh kalangan rumah tangga. Tujuannya untuk memperbaiki pakaian atau jahitan yang rusak.

Elies Howe merupakan tokoh yang sukses menciptakan alat yang bermanfaat. Sekaligus berpartisipasi dalam revolusi industri. Hanya saja kesuksesan tidak diperoleh dengan mudah. Berikut beberapa fakta terkait penemuan mesin jahit yang pertama di dunia.

Terinspirasi Ketika Mengamati Istri Menjahit

Siapa yang menyangka, Elias Howe mendapatkan inspirasi dari istrinya. Ketika sakit, istrinya mulai menjahit pakaian untuk menyambung hidup. Saat itu, Elias terus mengamati gerakan tangan istrinya. Ia mengawasi dengan seksama dan hati-hati.

Seketika Elias terpikir untuk membuat alat yang meniru gerakan lengan saat menjahit. Alat tersebut perlu menerapkan beberapa proses. Sehingga membuat Elias berpikir keras sampai terbawa mimpi.

Dalam mimpi, perut Elias ditusuk menggunakan tombak oleh kanibal. Dari situ muncul inspirasi membuat mesin jahit dengan ujung jarum runcing seperti tombak. Ia mencoba merancang mesin dengan jahitan rantai.

Tapi cara tersebut gagal diterapkan. Akhirnya, ia menambahkan benang lain agar dapat mengunci jahitan. Metode ini dikenal dengan tusuk kunci.

Terganjal Masalah Finansial

Metode tusuk kunci baru ditemukan pada tahun 1844. Hanya saja hal tersebut sulit diwujudkan karena masalah keuangan. Elias tidak memiliki cukup uang untuk membuat model.

Untungnya, ada seorang pedagang kayu dan batu bara yang mau menolong. George Fisher mampu mendukung finansial yang dibutuhkan Elias. Bahkan menyediakan tempat sebagai bengkel.

Mengalami Kegagalan Pada Mesin Jahit Pertama

Kegagalan tersebut diperparah dengan terjadinya kebakaran bengkel. Atas kejadian itu jumlah kerugian mencapai 300 dolar. Elias harus merelakan semua alat kerjanya hangus dilahap api.

Isaac Singer (1851)


Mesin Jahit Isaac Singer/Foto : texancultures.utsa.edu

Sebagai orang dengan nama yang identik dengan merk mesin jahit di masa sekarang, Isaac Singer membuat mesin jahit dengan gerakan jarum naik-turun yang dioperasikan dengan pedal kaki. Namun Singer harus berhadapan dengan Elias Howe, berkenaan dengan hak paten. Pasalnya, mekanisme mesin jahit milik Singer menyerap metode mesin jahit milik Elias. Terlepas dari perebutan hak paten, Singer mendirikan pabrik mesin jahit terbesar di dunia bernama Singer Sewing Co. Tidak hanya digunakan untuk industri garmen, mesin jahit buatan Singer juga digunakan untuk menjahit di rumah. Kamu bahkan masih bisa menemukan mesin jahit merk Singer di rumah jahit di sekitarmu.


Tags: jahit mesin pertama

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia