... Sejarah Revolusioner: Mengenal Mesin Jahit Pertama di Dunia dan Pengaruhnya bagi DIY dan Kerajinan Tangan

Sejarah Mesin Jahit Pertama di Dunia dan Dampaknya Terhadap Industri Tekstil

Pola untuk Sukses: Peragaan Busana sebagai Ekspresi Kreatif

Terlepas dari sikap bersahaja yang ditunjukkan oleh model catwalk selama Fashion Week, pekerjaan (dan kekhawatiran) besarnya adalah saat mewujudkan pertunjukan dua kali setahun itu.

Dan bagaimana pertunjukan itu menarik banyak orang!

Bukan hanya penonton dan pembeli untuk pengecer, tetapi juga para model, desainer, pencipta artistik – pengeransemen musik, insinyur pencahayaan, desainer latar…

Dan di balik kelim, jauh dari hullabaloo, tersembunyi dari lampu dan di belakang layer:

Para penjahit, menyelesaikan beberapa jahitan terakhir itu pada hem atau kalung, bahkan saat sang model melenggang menuju runway, dengan pakaian berputar-putar di sekelilingnya, memamerkannya sebaik mungkin.

Ahli properti, memeriksa tambal sulam pada dompet atau applique pada jaket – jika lini musim itu mengingankannya.

Penjahit tanpa tanda jasa tersebut, sebagian besar, bertanggung jawab atas permainan dua kali setahun kita dalam trik dan teknik pada industri multi-miliar dolar tersebut.

Kita harus mengangkat topi kita ke penjahit itu, bahkan saat kami menjelaskan fakta bahwa fesyen kelas atas belum tentu memproduksi pakaian praktis untuk pakaian sehari-hari.

Fesyen bukanlah badan usaha yang menguntungkan.

Memang benar gaun atau rok – atau syal bisa seharga beberapa ratus ribu rupiah, hanya sedikit orang yang mampu membelinya, artinya semua keterampilan dan passion yang diberikan pada pertunjukan ini menghasilkan keuntungan kecil secara proporsional.

Mesin yang mengendalikan fenomena ini, selain ekonomi, adalah pengakuan.

Rumah fesyen perlu menjaga label mereka tetap penting, terlihat, dan terkini, terhubung dengan waktu.

Sebenarnya, bisa dikatakan bahwa mereka menciptakan waktu!

Fashion Week hadir di tiga kota besar Eropa: Paris, Milan, dan London, dan di seberang kolam, di New York.

Seni menjahit tangan sudah ada sejak 20 ribu tahun yang lalu

ilustrasi menjahit (Pexels.com/Kevin Menajang)

Perkembangan sejarah mesin jahit sejatinya tak terlepas dari seni menjahit tangan yang dilakukan oleh orang-orang primitif. Dilansir dari The New York Times, orang-orang mulai menjahit dengan tangan sekitar 20 ribu tahun yang lalu. Pada saat itu, jarum dibuat dari tulang atau tanduk binatang dan benangnya dibuat dari urat binatang. Dalam beberapa periode selanjutnya, penemuan sejenis mulai mencuat, seperti jarum besi pada abad ke-14, dan jarum bermata pada abad ke-15.

Hingga pada abad ke-18, lika-liku mengenai terciptanya mesin jahit baru dimulai. Diawali oleh Charles Weisenthal, seorang pria Jerman, yang mengeluarkan paten Inggris terkait dengan penjahitan mekanis. Weisenthal mengeluarkan paten untuk jarum yang dirancang untuk sebuah mesin, dilansir dari The Atlantic. Namun, paten miliknya itu hanya sebatas konsep dan tidak diketahui apakah mesin itu ada.

Banyak orang berlomba-lomba menciptakan desain mesin jahit

ilustrasi desain mesin jahit yang diperkenalkan oleh Thomas Saint (smithsonianmag.com)

Beranjak ke tahun 1790, Thomas Saint, pria berkebangsaan Inggris mengklaim berhasil merancang mesin jahit pertama. Paten yang ia keluarkan menggambarkan mesin bertenaga dengan engkol tangan yang digunakan untuk menjahit kulit dan kanvas. Paten tersebut menggambarkan sebuah penusuk yang melubangi kulit dan memasukkan jarum melalui lubang tersebut.

Meski begitu, tidak ada yang tahu apakah paten yang dikeluarkan oleh Saint sebatas konsep atau sudah dalam bentuk prototipe yang bisa diuji. Beberapa orang lain di dunia juga berusaha keras menciptakan desain mesin jahit, seperti Balthasar Krems, Josef Madersperger, John Adams Doge, dan John Knowles. Hanya saja, paten yang dikeluarkan oleh mereka masih menemui kegagalan.

Mesin Jahit Bartheleémy Thimonnier

Jika anda tau sejarah mesin jahit Bartheleémy Thimonnier dipatenkan pada tahun 1830 di negara prancis dan ini menjadi penyebab utama peperangan. Penjahit asal prancis mengembangkan sebuah mesin jahit yang dimana dapat menjahit kain secara massal dengan jarum melengkung.

Sebuah pabrik yang memproduksi seragam angakatan darat prancis dengan 80 mesin jahit pada saat itu tahun 1841. Sekelompok penjahit melakukan penjarahan dan menghancurkan semua mesin jahit Bartheleémy Thimonnier tanpa diketahui sebabnya.

Di sebrang samudera altantik, walter hunt membuat mesin dengan jarum berbentuk mata yang menciptakan jahitan pola terkunci dengan 2 benang di ujung jarum. Mesin hunt diciptakan pada tahun 1834 dan tidak pernah dipatenkan.


Tags: jahit mesin pertama

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia