Mesin Jahit Riccar Jadul - Memelihara Warisan Jahitan dalam Dunia Kerajinan dan DIY
Tips Perawatan dan Pemanfaatan Optimal dari Mesing Obras Anda
Nah, buat kamu yang punya mesin obras, pastinya ingin dong mesinnya awet dan tetap berfungsi dengan baik? Ada beberapa tips perawatan yang bisa kamu lakukan agar mesin obrasmu tetap prima.
Pertama-tama, penting banget untuk membersihkan mesin obras secara teratur. Usahakan untuk membersihkan debu dan kotoran yang menempel pada mesin. Kamu bisa menggunakan kuas kecil atau alat pembersih lainnya yang sesuai.
Selain itu, jangan lupa juga untuk merawat jarum khusus pada jenis-jenis bahan tertentu. Misalnya, jika kamu akan menjahit bahan tipis seperti satin atau sutra, gunakanlah jarum dengan ukuran yang lebih halus agar tidak merusak kainnya.
Sedangkan jika kamu akan menjahit bahan tebal seperti denim atau kulit sintetis, pakailah jarum dengan ukuran yang lebih besar dan kuat supaya bisa menembus bahan tersebut tanpa masalah.
Terakhir nih, selalu gunakan oli khusus untuk melumasi bagian-bagian dalam mesin obrasmu. Ini sangat penting agar gerakan mesin tetap lancar dan tidak terjadi gesekan berlebihan.
Jadi ingat ya, dengan melakukan perawatan rutin dan menggunakan jarum serta teknik jahit yang sesuai dengan jenis bahan, mesin obrasmu akan awet dan selalu siap digunakan.
Elias Howe (1845)
Mesin Jahit Elias Howe/Foto : sciencemuseumgroup.org.uk
Terinspirasi dari beberapa mekanisme mesin jahit pendahulunya, Elias Howe membuat mesin jahit dengan dua benang dan satu harum jahit. Mesin milik penemu asal Amerika ini mempunyai mekanisme mendorong benang menembus kain dan membentuk lengkungan di bawahnya. Kemudian dari arah lain, dimasukkan benang melewati lengkung benang sebelumnya sehingga keduanya saling mengunci. Metode ini kemudian dikenal dengan Lockstich atau Jahit Kunci. Metode Lockstich dipercaya dapat menghasilkan jahitan yang kuat dan tahan lama pada sebuah pakaian.
Isaac Singer (1851)
Mesin Jahit Isaac Singer/Foto : texancultures.utsa.edu
Sebagai orang dengan nama yang identik dengan merk mesin jahit di masa sekarang, Isaac Singer membuat mesin jahit dengan gerakan jarum naik-turun yang dioperasikan dengan pedal kaki. Namun Singer harus berhadapan dengan Elias Howe, berkenaan dengan hak paten. Pasalnya, mekanisme mesin jahit milik Singer menyerap metode mesin jahit milik Elias. Terlepas dari perebutan hak paten, Singer mendirikan pabrik mesin jahit terbesar di dunia bernama Singer Sewing Co. Tidak hanya digunakan untuk industri garmen, mesin jahit buatan Singer juga digunakan untuk menjahit di rumah. Kamu bahkan masih bisa menemukan mesin jahit merk Singer di rumah jahit di sekitarmu.
Jenis-jenis Mesin Obras yang Populer di Pasaran
Kalau kamu sedang mencari mesin obras yang populer di pasaran, ada beberapa jenis yang patut kamu pertimbangkan. Pertama, ada mesin obras portable yang praktis dan mudah dibawa ke mana-mana. Cocok untuk kamu yang sering bepergian atau ingin menjahit di tempat-tempat yang berbeda.
Selanjutnya, ada mesin obras 3 benang dan 4 benang. Mesin ini cocok untuk membuat jahitan yang kuat dan rapi pada pakaianmu. Dengan menggunakan mesin obras ini, kamu bisa menghasilkan jahitan yang tahan lama dan terlihat profesional.
Tidak ketinggalan juga mesin obras overdeck, yang biasanya digunakan untuk menjahit tepi pakaian agar terlihat lebih rapi dan tahan lama. Mesin ini sangat berguna jika kamu ingin membuat jahitan serut tepi pada pakaianmu.
Jadi, tergantung kebutuhanmu dalam menjahit, pilihlah jenis mesin obras yang sesuai dengan apa yang kamu butuhkan. Dengan adanya variasi jenis-jenis tersebut di pasaran, pastinya akan memudahkanmu dalam menemukan mesin obras yang tepat untukmu.
Tags: jahit mesin riccar