... Panduan Lengkap Memilih Mesin Jahit Terpal untuk Proyek DIY Anda

Panduan Memilih Mesin Jahit Terpal untuk Proyek DIY Anda

Berbagai Kerusakan Mesin Jahit dan Cara Mengatasinya

Ada banyak jenis kerusakan yang dapat terjadi pada mesin jahit, baik dari mesin jahit itu sendiri maupun yang berhubungan dengan jarum dan benang. Seperti penjelasan berikut:

1. Mesin Berisik

Biasanya hal ini terjadi mesin menjadi kotor akibat debu yang bertumpuk dan menyangkut di mesin. Termasuk juga sisa benang yang dipakai yang bisa membuat gigi mesin terganggu. Apalagi jika penggunaan minyak pelumas yang kurang berkualitas. Gesekan seperti ini bisa menimbulkan bunyi.

Cara mengatasinya cukup mudah namun memang harus dilakukan secara rutin, yaitu dengan membersihkan mesin dari bekas benang atau serat kain. Gunakan sikat gigi atau sikat kecil yang halus agar bisa mengangkat semua serpihan serat dan debu yang bersarang.

Gunakan minyak pelumas yang bermutu baik yang memang disesuaikan untuk mesin jahit. Jangan memberikan pelumas secara berlebihan agar tidak memberikan noda minyak pada kain.

2. Mesin Tidak Mau Menjahit

Jika masalah ini terjadi, solusinya adalah dengan memperhatikan “needle hook” yaitu tempat di mana jarum bekerja. Bukalah sekoci dan perhatikan apakah ada benang yang kusut. Karena biasanya masalah ini disebabkan oleh benang kusut yang menghalangi hook bekerja.

3. Pergerakan Kain Tidak Lancar

Meskipun bisa disebabkan oleh beberapa hal yang berbeda, namun umumnya masalah ini diakibatkan oleh tumpukan serat kain pada gigi penyuap. Hal lain adalah akibat gigi penyuap tidak sesuai tinggi rendahnya.

Perhatikan fitur mesinnya

Yang harus kamu lakukan sebelum membeli mesin jahit adalah periksa apa saja kelengkapan mesin jahit yang akan kamu dapatkan nantinya.

Kamu bisa memastikan juga apakah memang mesinnya bagus dan berkualitas atau tidak dari para user mesinnya yang memang sudah menggunakan mesin tersebut sebelumnya. Kamu bisa mencari tahu dan membaca berbagai macam review dari pengguna lain, bisa dari social media atau dari mesin pencarian di internet, atau biasanya kamu bisa menemukan review produk dari e-commerce juga. Dengan melakukan hal ini, bisa lebih memudahkan kamu mengetahui apakah mesin tersebut berkualitas baik atau tidak berdasarkan pengalaman para user.

Gimana? Jadi sudah menemukan pilihan yang kamu untuk mesin jahit portable yang bagus untuk kamu gunakan di rumah? Semoga artikel yang Minto sajikan ini bermanfaat dan memudahkan kamu untuk mendapatkan mesin jahit portable yang pas ya.

Jl. Kebon Jukut No. 15, Bandung, Jawa Barat, Indonesia

Jl. Holis No. 35, Bandung, Jawa Barat, Indonesia

Jl. HOS Cokroaminoto 162A, Yogyakarta

Jl. Jenderal Sudirman No. 300 – 302, Semarang

Jl. Dr. Ir. H. Soekarno No 27, Surabaya (MERR)

Senin – Jumat : 08.30 – 16.30 WIB

Sabtu : 08.30 – 14.30 WIB

Butterfly JH8190S

Fitur-Fitur Dasar Lengkap / Rp 1.400.000

Mungkin masih banyak orang yang belum mengenal brand mesin jahit yang satu ini.

Brand Asal China ini sudah berdiri sejak tahun 1919 dan memiliki banyak produk-produk terbaiknya yang dipasarkan di Indonesia.

Seperti halnya Butterfly Sewing Machine JH8190S ini yang memiliki desain simple dan praktis sehingga mudah digunakan dan dipindahkan.

Daya listrik yang dibutuhkan juga tidak begitu besar, hanya sebesar 70 watt yang mana daya tersebut sudah termasuk menyalakan lampu LED pada mesin jahit.

Produk mesin jahit ini pun juga dilengkapi 11 jenis jahitan serta 1 fungsi yang digunakan untuk membuat lubang kancing.

Jadi bagi Anda yang masih pemula sekalipun, akan sangat mudah menggunakannya.

Selain itu fitur-fitur yang dimilikinya termasuk sangat lengkap. Dapat mendukung hasil jahitan yang berkualitas baik meskipun dikerjakan di rumah

Berbagai Pilihan Warna Favorit yang Menarik / Rp 2.470.000

Jika melihat mesin jahit portable yang satu ini, Anda mungkin akan tertarik dengan penampilannya.

Mesin jahit ini memiliki berbagai pilihan warna yang beragam, untuk berbagai serinya. Seperti pada seri 3223G, memiliki warna aqua yang segar.

Selain itu ada pilihan warna lainnya seperti deep grey, deep berry, buttery, crips aspberry, dan masih banyak lainnya.

Produk ini dilengkapi dengan berbagai fitur-fitur dasar yang sangat dibutuhkan, bagi Anda yang masih pemula maupun sudah mahir dalam jahit menjahit.

Dengan fitur 23 jenis jahitan, fitur pengatur lebar dan jarak jahitan, serta pelubang kancing. Sehingga proses menjahit juga akan lebih mudah dan cepat.

Penomoran Jarum Jahit

Selain mengetahui jenis-jenis jarum jahit, kenali pula penomoran jarum jahit agar nantinya lebih mudah memahami tips memilih jarum jahit. Nomor-nomor khusus pada jarum jahit berfungsi menunjukkan ukuran jarum. Setidaknya ada dua cara penomoran jarum jahit.

1. Cara pertama

Menggunakan nomor metrik (Nm). Nomor ini mewakili diameter bagian runcing jarum dengan satuan milimeter. Diameter diukur tepat dari atas bagian cekung tetapi tidak termasuk bagian runcing jarum.
Jarum Nm 110, artinya jarum memiliki diameter 1,1 millimeter pada bagian runcing jarum.
Jarum Nm 50, artinya jarum memiliki diameter 0.5 millimeter pada bagian runcing jarum.

2. Cara kedua

Menggunakan sistem penomoran Amerika dan Eropa. Contoh, jarum ORGAN 80/12. “ORGAN” menunjukkan merk jarum, sedangkan “80/12” menunjukkan ukuran jarum. Angka “80” dan “12” sebenarnya merupakan satu ukuran yang sama. Angka “80” mengacu pada European size, sementara angka “12” merujuk pada American size.

marthastewart.com // tips memilih jarum jahit

Tips Jitu Memilih Jarum Jahit

Berbekal pengetahuan mengenai jenis-jenis jarum jahit dan penomoran jarum jahit, maka sekarang saatnya menyimak tips memilih jarum jahit. Adapun beberapa tips jitu yang harus diperhatikan dalam memilih jarum jahit antara lain:

1. Pilih jenis jarum yang sesuai dengan jenis mesin jahit Anda. Sebab, jenis jarum jahit untuk mesin obras dan mesin neci tentu berbeda dengan jenis jarum jahit untuk mesin jahit biasa.

2. Pilih jarum jahit kualitas terbaik. Alasannya, jarum jahit berkualitas lebih awet dan bisa berfungsi dengan baik. Untuk menghindari jarum jahit palsu, pastikan Anda membeli ditempat yang terpercaya dan teruji kualitasnya.

3. Pilih jarum jahit sesuai dengan jenis benang yang hendak dipakai untuk menjahit. Jika ingin menjahit bahan kain yang tebal, sebaiknya pakai jarum jahit bermata jarum besar untuk meloloskan benangnya. Sedangkan untuk menjahit bahan tipis seperti chifon dan satin, pilih jarum berukuran kecil.

4. Kenali pula beberapa pilihan jarum mesin jahit untuk menjahit baju atau kain dengan sifat dan karakteristik yang berbeda-beda.

Jika jarum jahit besar, misalnya ukuran 14 dipakai untuk menjahit bahan halus, maka hasil jahitan akan berkerut dan menampakkan lubang besar pada bekas jahitan. Sebaliknya, bila jarum mesin jahit ukuran kecil, misalnya jarum jahit ukuran 9, digunakan untuk menjahit bahan tebal seperti drill, maka jarum jahit menjadi mudah patah dan benang sering putus.

Intinya, semakin halus jenis kain maka semakin kecil pula ukuran jarum yang harus digunakan. Sebaliknya semakin tebal jenis kain, maka semakin besar pula ukuran jarum jahit.

Berikut ini beberapa referensi yang bisa digunakan.

  • Ukuran jarum jahit 9 untuk jenis kain sutra, chifon, voile, dan organdi.
  • Ukuran jarum jahit 11 untuk kain paris, brokat halus, dan katun.
  • Ukuran jarum jahit 13 untuk kain katun, shantung, tafeta, dan linen.
  • Ukuran jarum jahit 14 untuk kain linen, poplin, semi wool, dan wool.
  • Ukuran jarum jahit 16 untuk kain jeans tebal.
  • Ukuran jarum jahit 18 dan 20 untuk terpal serta kain jok kursi.

Tags: jahit mesin

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia