Panduan Memilih Mesin Jahit Terpal untuk Proyek DIY Anda
Berbagai Kerusakan Mesin Jahit dan Cara Mengatasinya
Ada banyak jenis kerusakan yang dapat terjadi pada mesin jahit, baik dari mesin jahit itu sendiri maupun yang berhubungan dengan jarum dan benang. Seperti penjelasan berikut:
1. Mesin Berisik
Biasanya hal ini terjadi mesin menjadi kotor akibat debu yang bertumpuk dan menyangkut di mesin. Termasuk juga sisa benang yang dipakai yang bisa membuat gigi mesin terganggu. Apalagi jika penggunaan minyak pelumas yang kurang berkualitas. Gesekan seperti ini bisa menimbulkan bunyi.
Cara mengatasinya cukup mudah namun memang harus dilakukan secara rutin, yaitu dengan membersihkan mesin dari bekas benang atau serat kain. Gunakan sikat gigi atau sikat kecil yang halus agar bisa mengangkat semua serpihan serat dan debu yang bersarang.
Gunakan minyak pelumas yang bermutu baik yang memang disesuaikan untuk mesin jahit. Jangan memberikan pelumas secara berlebihan agar tidak memberikan noda minyak pada kain.
2. Mesin Tidak Mau Menjahit
Jika masalah ini terjadi, solusinya adalah dengan memperhatikan “needle hook” yaitu tempat di mana jarum bekerja. Bukalah sekoci dan perhatikan apakah ada benang yang kusut. Karena biasanya masalah ini disebabkan oleh benang kusut yang menghalangi hook bekerja.
3. Pergerakan Kain Tidak Lancar
Meskipun bisa disebabkan oleh beberapa hal yang berbeda, namun umumnya masalah ini diakibatkan oleh tumpukan serat kain pada gigi penyuap. Hal lain adalah akibat gigi penyuap tidak sesuai tinggi rendahnya.
jual mesin jahit juki hzl 27z murah
JUKI HZL 27Z MERK NOMER SATU DIJEPANG HANYA 2.300.000
(KONDISI BARU/SEGEL) BONUS TRAVEL BAG
MENERIMA PEMBAYARAN CASH, KARTU DEBET, KARTU KREDIT
Fasilitas dan layanan apa saja yang anda dapatkan dibursa mesin jahit
Mesin jahit portable multifungsi untuk rumah tangga/boutique, ada 25 pola jahitan
(COCOK UNTUK PEMULA DAN MAHIR)
FITUR MESIN INI :
1. 5 pola bordiran dan 20 monostitch
2. Lampu LED teknologi baru lebih terang dan hemat listrik.
3. Pilih pola dengan sistem selector (Diputar).
4. Runner gear lebih besar :
menjalankan/menarik bahan saat menjahit pada bed cover dan Dapat menjahit dari bahan tipis langsug kebahan tebal.
5. Sangat mudah digunakan.
6. Kail benang :
memasukan benang kelubang jarum otomatis Dengan alat ini anda dapat sangat mudah memasukanujung benang kelubang jarum tanpa kesulitan.
7. Tersedia pemutus benang.
8. Free arm portable :
Memudahkan saat menjahit ujung celana dan ujung lengan (lihat gambar).
9. Slide spul :
Untuk mematikan jalannya mesin saat mengisi spul tanpa harus memutar rotary (lihat gambar).
10. Dapat membuat QUILT dan PATCHWORK.
11. Suara mesin halus pada saat dioperasikan (2x lebih halus).
12. Tekanan bahan :
memudahkan saat mengatur menggunakan berbagai macam bahan,
Bisa menjahit segala jenis ketebalan bahan maximal terpal marinir, bed cover, minimal sifon,licra.
13. Buat lubang kancing otomatis 4 langkah tanpa harus membolak - balikan bahan.
14. Jahit lurus, Semi obras & semi neci, Zig - zag, Sum dll total ada 25 pola jahitan.
15. 4 sepatu assesories :
~ Sepatu standar
~ Sepatu Lubang kancing
16. Sparepartnya mudah dicari/umum.
17. 80 Watt ada lampu : lebih hemat listrik.
18. Lebih ringan untuk dibawa (7 kg).
19. Tersedia :
Tips Jitu Memilih Jarum Jahit
Berbekal pengetahuan mengenai jenis-jenis jarum jahit dan penomoran jarum jahit, maka sekarang saatnya menyimak tips memilih jarum jahit. Adapun beberapa tips jitu yang harus diperhatikan dalam memilih jarum jahit antara lain:
1. Pilih jenis jarum yang sesuai dengan jenis mesin jahit Anda. Sebab, jenis jarum jahit untuk mesin obras dan mesin neci tentu berbeda dengan jenis jarum jahit untuk mesin jahit biasa.
2. Pilih jarum jahit kualitas terbaik. Alasannya, jarum jahit berkualitas lebih awet dan bisa berfungsi dengan baik. Untuk menghindari jarum jahit palsu, pastikan Anda membeli ditempat yang terpercaya dan teruji kualitasnya.
3. Pilih jarum jahit sesuai dengan jenis benang yang hendak dipakai untuk menjahit. Jika ingin menjahit bahan kain yang tebal, sebaiknya pakai jarum jahit bermata jarum besar untuk meloloskan benangnya. Sedangkan untuk menjahit bahan tipis seperti chifon dan satin, pilih jarum berukuran kecil.
4. Kenali pula beberapa pilihan jarum mesin jahit untuk menjahit baju atau kain dengan sifat dan karakteristik yang berbeda-beda.
Jika jarum jahit besar, misalnya ukuran 14 dipakai untuk menjahit bahan halus, maka hasil jahitan akan berkerut dan menampakkan lubang besar pada bekas jahitan. Sebaliknya, bila jarum mesin jahit ukuran kecil, misalnya jarum jahit ukuran 9, digunakan untuk menjahit bahan tebal seperti drill, maka jarum jahit menjadi mudah patah dan benang sering putus.
Intinya, semakin halus jenis kain maka semakin kecil pula ukuran jarum yang harus digunakan. Sebaliknya semakin tebal jenis kain, maka semakin besar pula ukuran jarum jahit.
Berikut ini beberapa referensi yang bisa digunakan.
- Ukuran jarum jahit 9 untuk jenis kain sutra, chifon, voile, dan organdi.
- Ukuran jarum jahit 11 untuk kain paris, brokat halus, dan katun.
- Ukuran jarum jahit 13 untuk kain katun, shantung, tafeta, dan linen.
- Ukuran jarum jahit 14 untuk kain linen, poplin, semi wool, dan wool.
- Ukuran jarum jahit 16 untuk kain jeans tebal.
- Ukuran jarum jahit 18 dan 20 untuk terpal serta kain jok kursi.
Tags: jahit mesin