... Panduan Mesin Obras Yamato Benang 4 untuk Keterampilan Jahit Sendiri

"Keajaiban Mesin Obras Yamato dengan Benang 4"

Jenis-Jenis Mesin Obras

Ada beberapa jenis mesin untuk obras yang tersedia di pasaran. Sebagai bahan pertimbangan Knittopreneurs, terutama bagi yang sedang mencari untuk usahanya, Minto akan coba menjelaskan dengan informasi berupa kelebihan dan kekurangannya:

  1. Mesin Obras 3 Benang, adalah jenis mesin untuk obras yang paling dasar. Mesin ini menggunakan 3 benang untuk membuat jahitan obras standar. Hasil jahitan mesin obras 3 benang cukup kuat dan elastis untuk kain tipis dan sedang, seperti katun, linen, dan rayon.
    • Harga terjangkau: Umumnya lebih murah dibandingkan dengan jenis mesin untuk obras lainnya.
    • Mudah digunakan: Hampir semuanya memiliki fitur yang lebih sederhana dan mudah dioperasikan.
      • Jahitan tidak sekuat dan seelastis mesin obras 4 dan 5 benang. Sehingga, mesin ini tidak cocok untuk kain yang tebal dan elastis.
      • Jenis jahitan terbatas, mesinnya hanya dapat membuat jahitan obras standar.

      Mesin ini cocok untuk:

        • Pemula yang ingin belajar menggunakan mesin untuk obras
        • Penjahit yang mengerjakan kain tipis dan sedang
        • Penjahit yang memiliki anggaran terbatas
        1. Mesin Obras 4 Benang, adalah jenis mesin obras yang lebih serbaguna dan dapat digunakan untuk berbagai jenis kain. Mesin ini menggunakan 4 benang untuk membuat jahitan obras yang lebih kuat dan elastis. Hasil jahitannya ideal untuk kain tebal dan elastis, seperti denim, fleece, dan jersey.
          • Jahitan lebih kuat dan elastis. Hasil jahitan lebih kuat dan elastis dibandingkan dengan jahitan obras 3 benang.
          • Lebih serbaguna. Mesin obras 4 benang dapat digunakan untuk berbagai jenis kain.
            • Harga lebih mahal: Mesin ini umumnya lebih mahal dibandingkan dengan mesin dengan 3 benang.
            • Lebih kompleks: Umumnya memiliki fitur yang lebih kompleks dan membutuhkan waktu lebih lama untuk mempelajarinya.

            Jenis Jenis Mesin Obras

            1. Mesin Obras Standar (Overlock)

            Adalah jenis mesin yang paling umum digunakan untuk megobras. Mesin ini terdiri dari beberapa jenis yaitu:

            Mesin Obras Benang Dua

            Jahitan pada mesin obras benang 2 terbentuk oleh 1 benang jarum dan 1 benang looper. Benang jarum berfungsi sebagai jahitan penguat sementara benang looper merupakan benang rantai yang menutup tepi kain.

            Mesin Obras Benang Tiga

            Jahitan mesin obras benang 3 terbentuk oleh 1 benang jarum dan 2 benang looper yaitu Benang looper atas dan looper bawah. Benang jarum berfungsi sebagai jahitan penguat sementara benang looper merupakan benang rantai yang menutup (cover) tepi kain. Benang looper atas berfungsi untuk menutup tepi kain bagian atas sedangakan benang looper bawah berfungsi untuk menutup tepi kain bagian bawah.

            Mesin Obras Benang Empat

            Jahitan mesin obras benang 4 terbentuk dari 2 benang jarum dan 2 benang looper. Tujuan penggunaan 2 benang jarum yaitu 1 benang jahitan berfungsi sebagai jahitan penguat dan 1 benang jahitan lainnya berfungsi untuk mengunci jahitan looper.

            Sementara benang looper merupakan jahitan rantai yang menutup tepi kain abagian atas dan bawah.

            Mesin Obras Benang Lima

            Jahitan mesin obras benang 5 adalah kombinasi antara single-needle chainstitch 2 benang jarum dan dan overedge stitch 3 benang looper. Jenis jahitan ini cocok digunakan untuk menjahit kain yang terbuat dari bahan Woven, Rajutan & kain berat seperti Denim, karena jenis jahitan ini cukup kuat dan tahan lama.

            Kesimpulan

            Jika Anda hanya akan menggunakan mesin obras untuk pekerjaan sehari-hari atau hobi, maka mesin obras portabel atau mesin obras rumah tangga mungkin sudah cukup. Meskipun lebih sederhana, mesin-mesin ini masih dapat memberikan hasil jahitan yang baik.

            Namun, jika Anda adalah seorang penjahit profesional atau memiliki usaha jasa menjahit, maka mungkin lebih baik mempertimbangkan mesin obras industri. Mesin ini dirancang untuk tugas-tugas berat dan dapat menghasilkan jahitan yang kuat dan presisi.

            Selain itu, juga penting untuk memperhatikan fitur-fitur tambahan pada setiap jenis mesin. Misalnya, beberapa mesin dilengkapi dengan pemotong benang otomatis atau pengaturan kecepatan jahitan yang bisa disesuaikan. Pilihlah fitur-fitur tersebut sesuai dengan preferensi dan kebutuhan Anda dalam menjahit.

            Dengan memilih jenis mesin obras yang tepat sesuai dengan kebutuhan Anda, Anda akan dapat menikmati kemudahan dalam menjahit serta mendapatkan hasil jahitan yang berkualitas.

            Memilih Mesin Obras yang Paling Bagus

            Dalam proses memilih mesin obras ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, di antaranya yaitu:

            • Memilih jenis mesin obras yang sesuai dengan kebutuhan. Anda dapat menilik kemampuan menjahit yang Anda miliki, apakah Anda adalah pemula ataukah sudah profesional.
            • Bagi pemula, sebaiknya memilih mesin obras yang penggunaannya sederhana dan mudah untuk dipahami. Karena masih dalam tahap pembelajaran, sehingga diperlukan proses adaptasi dalam menggunakan mesin obras.
            • Namun, bagi Anda yang sudah berpengalaman dan mahir dalam bidang menjahit, Anda dapat memilih mesin obras sesuai dengan kemampuannya.
            • Pilihlah mesin yang sesuai dengan kebutuhan Anda, jangan mudah tergiur dengan fitur-fitur yang tidak dibutuhkan.
            • Memilih kecepatan mesin obras yang sesuai dengan kebutuhan. Kecepatan mesin dalam beroperasi berbanding lurus dengan hasil yang diperoleh dengan kata lain semakin cepat kinerja mesin, maka akan semakin banyak dan cepat dalam proses pengobrasan bahan.

            Jika penggunaan mesin hanya ditujukan untuk hobi atau untuk usaha dalam skala kecil (usaha rumahan), mesin obras dengan kecepatan antara 1.000–1.500 spm sudah dapat digunakan.

            Namun, jika mesin digunakan untuk keperluan industri menengah sampai dengan besar, seperti pabrik, maka sebaiknya pilihlah mesin obras yang memiliki kecepatan 2.000–5.500 spm. Karena mesin dengan kapasitas kecepatan yang tinggi, dapat mengobras berbagai jenis bahan, mulai dari yang tipis hingga yang tebal.

            Sesuaikan dengan anggaran (budget) yang dimiliki. Mesin obras memiliki harga yang bervariasi, dari ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah. Oleh karena itu, sesuaikanlah pembelian mesin dengan kebutuhan dan dana yang Anda miliki. Bagi pemula, sebaiknya pilihnya mesin yang tidak terlalu mahal, tetapi tetap berkualitas.

            Sementara itu, bagi yang berkecimpung dalam industri garmen, Anda dapat menggunakan mesin yang memiliki fitur yang lebih canggih dengan kecepatan mesin yang tinggi, walaupun kemungkinan harga yang ditawarkan relatif mahal.

            Mengenal Mesin Obras

            Mesin obras adalah sebuah alat atau mesin jahit khusus yang digunakan untuk melakukan penyematan atau menyelesaikan tepi kain agar tidak terurai. Mesin ini bekerja dengan cara memotong kelebihan kain atau benang serta menjahitnya secara bersamaan, membentuk jahitan khas yang kita kenal sebagai jahitan overlock, sehingga menghasilkan jahitan yang rapi dan kuat.

            Jahitan obras seringkali disebut sebagai jahitan serger atau overlock sehingga dalam artikel ini kami akan menggunakan istilah ini bergantian.

            Arti Angka 2/3/4/5 Pada Mesin Jahit Obras

            Saat membeli mesin serger atau obras terkadang kamu akan menemui rangkaian angka dan garis miring.

            Angka 2/ berarti mesin serger akan menjahit jahitan tepi atas dengan 2 benang, jadi jika mesin serger diidentifikasi sebagai mesin 3/4/5, maka mesin serger tidak dapat membuat jahitan 2 benang. Angka 3/4 menandakan kemampuan serger untuk menjahit jahitan dasar overlock 3 dan 4 benang.

            Jahitan 2/ overedge dan 3/ overlock dapat diatur menjadi jahitan flatlock. Angka 5/ menunjukkan bahwa mesin juga menjahit tusuk rantai, Jahitan jahitan 2 benang ini bisa digunakan sendiri, namun bila dipadukan dengan overlock 3 benang akan menghasilkan jahitan pengaman 5 benang.

            Sejarah Terciptanya Mesin Obras

            Jahitan overlock pertama kali ditemukan oleh Merrow Machine Company pada tahun 1881. J.Makens Merrow dan putranya Joseph Merrow mendirikan pabrik rajutan di Connecticut pada tahun 1838. Mereka juga mengembangkan sejumlah teknologi dan paten.

            Paten pertama Merrow adalah mesin rajutan yang masih diproduksi oleh Merrow Company hingga sekarang. Teknologi inilah yang menjadi titik awal pengembangan mesin obras yang dipatenkan oleh Joseph Merrow pada tahun 1889.


            Tags: benang mesin obras

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia