"Keajaiban Mesin Obras Yamato dengan Benang 4"
Memilih Mesin Obras yang Paling Bagus
Dalam proses memilih mesin obras ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, di antaranya yaitu:
- Memilih jenis mesin obras yang sesuai dengan kebutuhan. Anda dapat menilik kemampuan menjahit yang Anda miliki, apakah Anda adalah pemula ataukah sudah profesional.
- Bagi pemula, sebaiknya memilih mesin obras yang penggunaannya sederhana dan mudah untuk dipahami. Karena masih dalam tahap pembelajaran, sehingga diperlukan proses adaptasi dalam menggunakan mesin obras.
- Namun, bagi Anda yang sudah berpengalaman dan mahir dalam bidang menjahit, Anda dapat memilih mesin obras sesuai dengan kemampuannya.
- Pilihlah mesin yang sesuai dengan kebutuhan Anda, jangan mudah tergiur dengan fitur-fitur yang tidak dibutuhkan.
- Memilih kecepatan mesin obras yang sesuai dengan kebutuhan. Kecepatan mesin dalam beroperasi berbanding lurus dengan hasil yang diperoleh dengan kata lain semakin cepat kinerja mesin, maka akan semakin banyak dan cepat dalam proses pengobrasan bahan.
Jika penggunaan mesin hanya ditujukan untuk hobi atau untuk usaha dalam skala kecil (usaha rumahan), mesin obras dengan kecepatan antara 1.000–1.500 spm sudah dapat digunakan.
Namun, jika mesin digunakan untuk keperluan industri menengah sampai dengan besar, seperti pabrik, maka sebaiknya pilihlah mesin obras yang memiliki kecepatan 2.000–5.500 spm. Karena mesin dengan kapasitas kecepatan yang tinggi, dapat mengobras berbagai jenis bahan, mulai dari yang tipis hingga yang tebal.
Sesuaikan dengan anggaran (budget) yang dimiliki. Mesin obras memiliki harga yang bervariasi, dari ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah. Oleh karena itu, sesuaikanlah pembelian mesin dengan kebutuhan dan dana yang Anda miliki. Bagi pemula, sebaiknya pilihnya mesin yang tidak terlalu mahal, tetapi tetap berkualitas.
Sementara itu, bagi yang berkecimpung dalam industri garmen, Anda dapat menggunakan mesin yang memiliki fitur yang lebih canggih dengan kecepatan mesin yang tinggi, walaupun kemungkinan harga yang ditawarkan relatif mahal.
Jenis Jenis Mesin Obras
1. Mesin Obras Standar (Overlock)
Adalah jenis mesin yang paling umum digunakan untuk megobras. Mesin ini terdiri dari beberapa jenis yaitu:
Mesin Obras Benang Dua
Jahitan pada mesin obras benang 2 terbentuk oleh 1 benang jarum dan 1 benang looper. Benang jarum berfungsi sebagai jahitan penguat sementara benang looper merupakan benang rantai yang menutup tepi kain.
Mesin Obras Benang Tiga
Jahitan mesin obras benang 3 terbentuk oleh 1 benang jarum dan 2 benang looper yaitu Benang looper atas dan looper bawah. Benang jarum berfungsi sebagai jahitan penguat sementara benang looper merupakan benang rantai yang menutup (cover) tepi kain. Benang looper atas berfungsi untuk menutup tepi kain bagian atas sedangakan benang looper bawah berfungsi untuk menutup tepi kain bagian bawah.
Mesin Obras Benang Empat
Jahitan mesin obras benang 4 terbentuk dari 2 benang jarum dan 2 benang looper. Tujuan penggunaan 2 benang jarum yaitu 1 benang jahitan berfungsi sebagai jahitan penguat dan 1 benang jahitan lainnya berfungsi untuk mengunci jahitan looper.
Sementara benang looper merupakan jahitan rantai yang menutup tepi kain abagian atas dan bawah.
Mesin Obras Benang Lima
Jahitan mesin obras benang 5 adalah kombinasi antara single-needle chainstitch 2 benang jarum dan dan overedge stitch 3 benang looper. Jenis jahitan ini cocok digunakan untuk menjahit kain yang terbuat dari bahan Woven, Rajutan & kain berat seperti Denim, karena jenis jahitan ini cukup kuat dan tahan lama.
Bagaimana Asal-Usul Mesin Obras?
Alat ini pertama kali diperkenalkan pada akhir abad ke-19 sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas dalam produksi pakaian. Awalnya, mesinnya dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan industri garmen yang berkembang pesat, dimana kebutuhan akan produksi pakaian yang lebih cepat dan hasil jahitan yang lebih kuat menjadi sangat penting.
Sebelum penemuan alat ini, proses menjahit tepi kain dilakukan secara manual, yang tidak hanya memakan waktu lebih lama tetapi juga kurang konsisten dalam kualitasnya. Dengan kemajuan teknologi, alat ini kemudian dilengkapi dengan berbagai fitur yang memungkinkan penggunaan berbagai jenis benang dan teknik jahitan, menjadikannya alat yang sangat serbaguna dalam industri tekstil.
Komponen Penting & Bagian Bagian Penting Mesin Obras
- Rangka Mesin: Kerangka mesin obras berfungsi sebagai tempat menempelnya semua komponen mesin, seperti jarum, looper, pisau, dan pengatur tegangan benang. Kerangka mesin biasanya terbuat dari logam yang kokoh dan tahan lama.
- Jarum: Mesin obras umumnya menggunakan dua jarum, yaitu jarum atas dan jarum bawah. Jarum atas bekerja sama dengan looper atas untuk membentuk jahitan, sedangkan jarum bawah bekerja sama dengan looper bawah untuk mengunci jahitan.
- Looper: Mesin obras memiliki dua looper, yaitu looper atas dan looper bawah. Looper atas bekerja sama dengan jarum atas untuk membentuk loop benang, sedangkan looper bawah bekerja sama dengan jarum bawah untuk mengunci loop benang tersebut.
- Pisau Obras: Pisau obras berfungsi untuk memotong kain secara presisi saat proses obras. Pisau ini terletak pada bagian bawah jarum dan dapat kamu atur posisinya sesuai dengan kebutuhan.
- Pengatur Tegangan Benang: Pengatur tegangan benang ini berfungsi untuk mengatur ketegangan benang pada bagian atas, bawah dan looper agar menghasilkan jahitan yang rapi dan kuat.
- Penjepit Kain: Penjepit kain berfungsi untuk menahan kain agar tidak bergerak saat proses obras. Penjepit kain ini biasanya terbuat dari plastik atau logam dan dapat kita sesuaikan posisinya sesuai dengan kebutuhan.
- Tiang Benang: Mesin obras memiliki beberapa tiang benang, yaitu tiang benang jarum atas, tiang benang jarum bawah, dan tiang benang looper. Tiang benang ini berfungsi untuk menampung gulungan benang.
- Pedal Kaki: Pedal kaki digunakan untuk mengontrol kecepatan mesin. Semakin keras pedal kaki diinjak, semakin cepat mesin obras akan bekerja.
- Tuas Pengatur Lebar Jahitan & Tuas Pengatur panjang Jahitan
- Penampung Benang Sisa
- Tombol On/Off
- Bilah Pemotong Benang: Bilah pemotong benang berfungsi untuk memotong benang secara manual. Bilah pemotong benang ini biasanya terletak di samping mesin.
Mesin obras yamato benang 4
Jika kalian familiar dengan kegiatan jenis menjahit atau memiliki interest pada dunia mode / fashion tentunya pasti pernah mendengar istilah obras. Namun apa sebenarnya definisi atau arti sebenarnya dari obras?
Obras adalah salah satu teknik jenis jahit yang biasa dipakai untuk mengikat pinggiran kain agar tiras benang (pinggiran kain) rapi. Jahitan obras pada pakaian biasanya terletak di bagian dalam pakaian, dan jahitan obras ini memiliki peranan penting dalam kekuatan jahitan.
Untuk membuat jahitan obras kita harus menggunakan mesin khusus, atau dalam kata lain kita tidak bisa menggunakan mesin jahit biasa. Mesin yang digunakan yaitu mesin khusus obras (overlock machine) dengan hasil jahitan berbentuk menyerupai jeratan benang.
Lalu apa yang membedakan mesin obras dengan mesin jahit biasa?
Mesin obras dilengkapi dengan pisau pada bagian bawah dan bagian atas di sebelah sepatu yang bergerak untuk memotong kain dalam pengoperasiannya. Ketika mengoperasikan mesin obras, kedua pisau tersebut akan bergerak dan memotong pinggiran kain sehingga jahitan yang dihasilkan pada tepi kain akan menjadi lebih rapi dan juga bersih.
Terdapat beberapa macam mesin obras berdasarkan jumlah benang yang digunakan. Penggunaan mesin obras ini disesuaikan dengan hasil jahitan, fungsi atau kebutuhan masing-masing.
Macam-macam mesin obras diantaranya:
Digunakan untuk mengobras dengan kerapatan yang rendah, seperti kemeja / blouse, juga bisa jahit neci.
Digunakan untuk menjahit baju sekaligus merapikan pinggiran kaos, menggabungkan potongan pola badan dengan potongan pola lainnya. Hasil obras mesin benang 4 juga lebih kuat, rapi, dan memiliki dua garis diagonal. Karena itulah wajar jika mesin obras ini lebih cocok untuk bahan seperti kaos.
Digunakan untuk mengobras bahan jeans dan bahan tebal lainnya. Sebenarnya mesin obras benang empat dan lima memiliki fungsi yang sama, yaitu menjahit sekaligus merapikan kain. Namun ada beberapa perbedaan antara mesin obras benang empat dan benang lima. Salah satunya adalah garis diagonal yang dibuat mesin obras benang empat ada di bagian tengah obras. Sementara itu, garis diagonal pada mesin obras benang lima berjarak 0,5 cm dari obras.
Tags: benang mesin obras