Hello! What's on your mind today?
Mengenal Bagian Bagian Mesin Jahit Beserta Fungsinya
1. Spindel Pengikat Gelendong (Bobbin Binder Spindle)
Spindel pengikat gelendong adalah perangkat yang digunakan dalam pembuatan tekstil, khususnya dalam proses penenunan. Bagian yang menahan bobbin ini berbentuk silinder kecil yang menahan benang proses menjahit berlangsung. Spindel pengikat gelendong digunakan untuk melilitkan benang atau benang ke gelendong sebagai persiapan untuk proses penenunan.
Bagian ini berfungsi untuk memastikan bahwa benang tergulung secara merata dan teratur, untuk menghasilkan jahitan berkualitas tinggi.
2. Spool Pin
Spool pin digunakan untuk menjaga agar benang tidak kusut saat Anda menjahit. Pin ini juga membantu memandu benang melalui mesin sehingga tidak tersangkut di tepi kain atau di antara jahitan. Jika mesin Anda memiliki pin spul bawaan, pastikan untuk menggunakannya.
3. Handwheel
Handwheel pada mesin jahit berguna untuk mengontrol gerakan jarum. Memutar handwheel secara manual akan menggerakkan jarum ke atas atau ke bawah, tergantung pada arah putarannya. Bagian ini memungkinkan pengguna untuk menaikkan atau menurunkan jarum ke posisi yang diinginkan. Baik untuk memasukkan jarum atau untuk menyesuaikan posisi kain sebelum mulai menjahit.
Selain mengontrol gerakan jarum, handwheel juga berguna untuk mengontrol panjang jahitan pada beberapa mesin jahit. Dengan memutar handwheel, pengguna dapat mengontrol jarak pergerakan jarum ke atas dan ke bawah pada setiap setikan. Dengan begitu, penjahit dapat mengontrol panjang setikan.
Peran Penggulung Benang
Salah satu peran utama penggulung benang adalah menggulung benang menjadi gulungan yang rapi. Proses ini melibatkan menggunakan peralatan khusus, seperti mesin penggulung benang, untuk memastikan benang dikelompokkan dengan baik dan tidak ada kekacauan dalam gulungan. Hasilnya harus merata, tanpa kerutan, dan tidak terjerat.
Penggulung benang juga bertanggung jawab untuk memeriksa kualitas benang. Mereka harus memastikan benang tidak rusak, patah, atau mengandung cacat lainnya yang dapat mempengaruhi hasil akhir produk tekstil. Jika ada benang yang tidak memenuhi standar kualitas, penggulung benang harus melakukan tindakan yang diperlukan, seperti memperbaiki atau menggantinya.
Selain itu, penggulung benang juga harus menjaga kebersihan dan keamanan tempat kerja. Mereka harus membersihkan dan merawat peralatan dengan baik agar tetap dalam kondisi optimal. Kebersihan juga diperlukan untuk mencegah kontaminasi benang dan memastikan produk yang dihasilkan bersih dan berkualitas.
Dalam menjalankan tugasnya, penggulung benang juga perlu mematuhi persyaratan yang ditetapkan dalam prosedur kerja. Mereka harus mengikuti petunjuk dengan cermat, mulai dari pengaturan mesin hingga pengecekan benang. Keakuratan dan kepatuhan terhadap prosedur-prosedur ini sangat penting untuk menjaga kualitas produk akhir.
Tags: benang mesin