Hello! What's on your mind today?
Pengertian Penggulung Benang
Penggulung benang adalah suatu perangkat atau mesin yang digunakan untuk menggulung atau melilit benang pada bobbin atau spool, dengan tujuan untuk memudahkan proses penggunaan benang pada mesin jahit atau mesin tekstil lainnya. Penggulung benang biasanya terdiri dari sistem pemutar atau motor yang memberikan putaran pada bobbin, dan disertai dengan sistem pengendali kecepatan.
Menggulung benang adalah tugas yang penting dalam industri tekstil. Pekerja ini bertanggung jawab untuk mengatur benang agar siap digunakan dalam proses produksi. Namun, berapa sebenarnya gaji yang diperoleh oleh seorang penggulung benang?
Gaji penggulung benang dapat bervariasi tergantung pada posisi dan jabatannya. Berikut adalah estimasi gaji rata-rata untuk berbagai posisi dalam pekerjaan penggulung benang:
- Manager: Rp. 5.000.000 – Rp. 20.000.000
- Supervisor: Rp. 3.000.000 – Rp. 12.000.000
- Spesialis: Rp. 3.500.000 – Rp. 12.000.000
- Staff Senior: Rp. 3.000.000 – Rp. 10.000.000
- Staff Junior: Rp. 2.200.000 – Rp. 7.000.000
- Staff Magang: Rp. 1.100.000 – Rp. 3.000.000
Perlu diingat bahwa nominal gaji ini hanya estimasi dan bisa berbeda-beda tergantung pada perusahaan, lokasi, dan pengalaman kerja dari individu. Selain itu, gaji juga dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti kualifikasi pendidikan, keahlian khusus, serta negosiasi yang dilakukan saat proses rekrutmen.
Baca Juga: Teknisi Mekanik Pabrik Pulp dan Kertas: Pengertian, Fungsi, Tugas, dan PersyaratannyaJadi, apabila Anda tertarik untuk bekerja sebagai penggulung benang, penting untuk melakukan riset dan mengevaluasi berbagai faktor yang dapat mempengaruhi gaji Anda.
Peran Penggulung Benang
Salah satu peran utama penggulung benang adalah menggulung benang menjadi gulungan yang rapi. Proses ini melibatkan menggunakan peralatan khusus, seperti mesin penggulung benang, untuk memastikan benang dikelompokkan dengan baik dan tidak ada kekacauan dalam gulungan. Hasilnya harus merata, tanpa kerutan, dan tidak terjerat.
Penggulung benang juga bertanggung jawab untuk memeriksa kualitas benang. Mereka harus memastikan benang tidak rusak, patah, atau mengandung cacat lainnya yang dapat mempengaruhi hasil akhir produk tekstil. Jika ada benang yang tidak memenuhi standar kualitas, penggulung benang harus melakukan tindakan yang diperlukan, seperti memperbaiki atau menggantinya.
Selain itu, penggulung benang juga harus menjaga kebersihan dan keamanan tempat kerja. Mereka harus membersihkan dan merawat peralatan dengan baik agar tetap dalam kondisi optimal. Kebersihan juga diperlukan untuk mencegah kontaminasi benang dan memastikan produk yang dihasilkan bersih dan berkualitas.
Dalam menjalankan tugasnya, penggulung benang juga perlu mematuhi persyaratan yang ditetapkan dalam prosedur kerja. Mereka harus mengikuti petunjuk dengan cermat, mulai dari pengaturan mesin hingga pengecekan benang. Keakuratan dan kepatuhan terhadap prosedur-prosedur ini sangat penting untuk menjaga kualitas produk akhir.
Saat ini proses penggulungan benang gelasan masih dilakukan secara manual dengan menggunakan putaran tangan, sehingga membutuhkan tenaga kerja yang banyak dan beban kerja yang cukup memberatkan. Penelitian ini bertujuan rancang bangun mesin penggulungan benang gelasan disertai dengan otomatisasi agar mendapatkan effisiensi dalam melakukan produksi benang gelasan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode rekayasa yaitu melakukan suatu kegiatan perancangan (design) yang tidak rutin, sehingga didalamnya terdapat suatu kontribusi baru, baik dalam bentuk proses maupun produk. Gulungan benang yang digunakan terdiri atas 4 (empat) ukuran berdasarkan nama gulungan. Berdasarkan hasil pengujian awal waktu yang dibutuhkan untuk menggulung benang berdasarkan nama gulungan adalah unyil 2,76 detik, snap 3,99 detik, gajah 20,56 detik dan 1000 yard 5,02 detik. Mesin penggulung benang hasil rancangan terdiri atas motor servo, besi penghubung pedal, pedal motor servo, head pengarah benang, meja kerja, poros penggulungan benang, bearing, belt dan pulley. Sistem elektronik yang digunakan pada mesin penggulung benang otomatis,dirancang berbasis mikrokontroler. Bagian utama rangkaian ini terdiri atas sensor keberadaan benang, sensor putaran motor, penampil nilai parameter penggulungan benang, pengendali kecepatan dan putaran motor, pengendali penggulungan benang.
Abdul Khoir, 2018, Analisa Perancangan Sistem Transmisi Pada Alat Pemotong Kentang Mustopa Kapasitas 15 Kg/ Jam, Skripsi, Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik, Tangerang.
Agus Nurjaman, Zaenal Abidin. Analisis Mesin Pemutar Es Krim Dengan Sistem Control Timer. Jurnal Media Teknologi, Vol. 06 No. 01 Agustus 2019.
Gugun Gundara, Slamet Riyadi. Rancang Bangun Mesin Parut Kelapa Skala Rumah Tangga Dengan Motor Listrik 220 Volt. Jurnal Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Metro, Vol. 6 No. 1. 2017. p-ISSN: 2301-6663, e-ISSN: 2477-250X.
Irdam, Dani Setiawan, Fransiskus Odi, Sri Rahayu, W.K. Rancang bangun mesin penyuwir daging untuk bahan baku abon. Jurnal ilmiah teknik mesin, Vol. 10, no. 1, November 2018, ISSN : 2085-8817.
Khurmi, R, S., Gupta, J, K, Machine Design. Eurasia Publising House, New Delhi, 2005.
Langgie Janu Hirandhi, Bambang Sugiyantoro, Harnoko. Pengaruh Jumlah Kutub Pada Model Motor Induksi Dengan Supply Satu Fase. Jurnal Penelitian Teknik Elektro, Vol. 3 No.4 Desember 2010.
Rahmat Cahyono, Dody Yulianto, Syawaldi. Perancangan Mesin Pengaduk Tepung Tipe Horizontal Dengan Menggunakan Motor Listrik Sebagai Penggerak. Journal Renewable Energy & Mechanics (REM), Vol.01 No.02 2018:48-67, E-ISSN: 2614-8315.
Ryan Rinaldi, 2018, Analisa Sistem Transmisi Pulley Dan V-Belt Terhadap Turbin Pelton Dalam Menghasilkan Listrik Skala Laboratorium Berkapasitas 50 Watt, Skripsi, Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik, Tangerang.
Samhuddin, Muhammad Hasbi, Jamiludin. Perencanaan Sistem Transmisi Alat Peniris Pada Mesin Pengering Helm. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin, Vol. 3, No. 1, Maret 2018, e-ISSN: 2502-8944.
Sri Endah Susilowati. Desain Kopling Untuk Mesin Diesel Daihatsu 6DLM-24. Jurnal Kajian Teknologi, Vol. 10 Nomor 2 Juli 2014.
Tugas Penggulung Benang
Penggulung benang adalah pekerjaan yang memiliki peran penting dalam proses produksi tekstil. Tugas utama penggulung benang adalah menggulung benang hasil produksi menjadi beberapa bola benang yang rapi dan siap untuk digunakan dalam proses selanjutnya.
Dalam melaksanakan tugasnya, penggulung benang perlu memperhatikan beberapa hal penting. Pertama, penggulung benang harus mengawasi dan memastikan benang digulung dengan rapi dan teratur. Kedua, penggulung benang juga harus memeriksa mutu dan kekuatan benang yang digulung agar sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Selain itu, penggulung benang juga bertanggung jawab untuk memastikan kelancaran proses penggulungan benang, melaporkan jika ada kendala atau kerusakan pada benang, dan mengatur jadwal produksi benang. Tugas-tugas ini bertujuan untuk memastikan kelancaran produksi benang serta kualitas benang yang dihasilkan.
Penggulung benang juga perlu memahami penggunaan alat dan mesin penggulung benang, serta menguasai teknik penggulungan yang tepat agar benang tidak kusut atau terjepit. Kemampuan dalam memecahkan masalah yang mungkin terjadi selama proses penggulungan benang juga menjadi tugas yang penting.
Dengan memahami tugas-tugas yang harus dilakukan, penggulung benang dapat melakukan pekerjaannya dengan lebih efisien dan menghasilkan benang dengan kualitas yang baik. Berikut adalah tugas-tugas umum yang dilakukan oleh seorang penggulung benang:
- Menggulung benang menjadi bola-bola benang yang rapi dan teratur
- Memeriksa mutu dan kekuatan benang yang digulung
- Melaporkan kendala atau kerusakan pada benang kepada atasan
- Mengatur jadwal produksi benang
- Mengoperasikan alat dan mesin penggulung benang
- Menguasai teknik penggulungan benang yang tepat
- Memecahkan masalah yang mungkin terjadi selama proses penggulungan benang
Tags: benang mesin