Modal Membuka Usaha Jahit - Panduan Lengkap untuk Memulai Bisnis Jahit Anda Sendiri
Cara Memulai Usaha Menjahit di Rumah
Ada bermacam jenis pakaian. Mulai dari yang kasual hingga yang formal. Bagi penjahit pemula ingin membuka usaha jahit, umumnya sudah menguasai tingkat dasar dalam membuat beberapa jenis baju. Seperti kemeja, gamis, rok, blouse sederhana, dan celana panjang.
Kemampuan menjahit tersebut sudah cukup untuk memulai membuka usaha menjahit di rumah. Cara memulai usaha menjahit di rumah cukup mudah. Peralatan yang Anda miliki juga harus memadai. Satu buah mesin jahit sudah cukup bila hanya dikerjakan sendirian.
Ditambah perlengkapan menjahit seperti benang beraneka warna, jarum, gunting kain, meteran, pola jahit, dan lain-lain. Untuk mengobras pakaian, sementara Anda dapat mengerjakan di tempat lain yang menyediakan mesin obras.
Seiring berjalannya waktu, Anda akan memiliki pelanggan tetap. Permintaan pesanan menjahit pun semakin meningkat. Anda dapat menyisihkan sebagian keuntungan untuk membeli mesin obras.
Mengapa Perlu Membuka Usaha Jahit?
Jika penjelasan tentang peluang belum cukup meyakinkan untuk membuka usaha menjahit, berikut ada beberapa alasan yang bisa dijadikan pertimbangan.
1. Modal yang Cukup Terjangkau
Untuk memulai usaha jahit rumahan, kamu tidak perlu mengeluarkan modal yang besar. Cukup membeli satu mesin jahit beserta jarum dan benangnya. Tak perlu langsung yang bagus, yang penting nyaman digunakan.
Jika harga mesin jahit baru dirasa masih cukup mahal, bisa juga membeli mesin jahit bekas. Tapi ingat, tetap cari mesin yang masih bisa berfungsi dengan baik, ya! Nanti jika usaha sudah berjalan lancar, kamu bisa pelan-pelan meng-upgrade-nya ke yang lebih bagus dan berkualitas.
Selain mesin jahit, kamu harus mempersiapkan ruangan yang akan digunakan untuk menjahit. Biasanya, bisa memanfaatkan space kosong yang ada di rumah. Usahakan ruangan tersebut berukuran cukup luas serta memiliki sirkulasi yang baik agar terasa nyaman saat bekerja.
Mungkin mempersiapkan usaha jahit ini cukup memberatkan karena adanya mesin dan perlengkapan yang harus dibeli. Tapi, hal yang perlu dipahami adalah modal awal ini bersifat jangka panjang. Artinya, kamu bisa menggunakannya dalam jangka waktu yang lama dan hanya memperbaiki ketika ada kerusakan.
2. Memiliki Kemampuan Jahit Mendasar
Jika takut memulai usaha ini karena merasa belum pandai menjahit, maka itu salah besar. Membuka usaha menjahit ini cukup hanya dengan menguasai pola atau teknik jahit dasar yang mana hal ini pasti diajarkan di sekolah atau kursus menjahit.
Skill yang perlu kamu kuasai adalah mengukur, memotong, dan membuat pola. Untuk skill yang lain bisa didapat seiring dengan berjalannya waktu dan banyaknya jahitan yang dikerjakan. Semakin berkembangnya usaha, maka kemampuan serta pengetahuan pun juga bisa semakin bertambah.
Perhitungan modal usaha menjahit dan estimasi BEP
Berikut disajikan beberapa perhitungan modal, pendapatan, keuntungan dan estimasi balik modal usaha jahit ini:
Investasi dan modal bisnis menjahit
Yang pertama, Anda perlu menyiapkan:
- Mesin jahit seharga Rp 2.250.000,-.
- Mesin obras seharga Rp 1.000.000,-.
- Gunting kain, benang, kertas seharga Rp 125.000,-.
- Benang jahit berbagai warna dasar seharga Rp 70.000,-.
- Benang obras berbagai warna nasar seharga Rp 50.000,-.
- 1 set jarum, pendedel, kapur, penggaris, dll. seharga Rp 100.000,-.
Investasi di awalnya adalah Rp 3.595.000,-.
Dengan investasi ini, Anda sudah bisa mulai buka usaha jasa menjahit.
Namun sebelum itu, jangan lupa hitung biaya operasional bulanannya berupa listrik, misalnya sebesar Rp 150.000,-. Sehingga total awalnya adalah Rp 3.745.000,-.
Modal awal 3 jutaan ini hampir sama dengan modal usaha ternak kroto yang merupakan salah satu bisnis non jasa dengan omzet puluhan juta.
Pendapatan per bulan
Misalnya, sehari Anda bisa mengerjakan 3 potong baju dengan upah per baju rata-rata Rp 60.000,-. Maka sehari, Anda akan mengumpulkan uang 3 x Rp 60.000,- = Rp 180.000,-.
Artinya, dalam sebulan dengan asumsi libur di hari minggu (4 hari) adalah Rp 180.000,- x 26 = Rp 4.680.000,-.
BEP (break event point)
Dengan pendapatan di bulan pertama ini, berarti modal dan investasi yang dikeluarkan sudah langsung BEP. Bahkan, Anda masih punya sisa dana sebesar:
Rp 4.680.000,- – Rp 3.745.000,- = Rp 935.000,-
Uang ini sudah lebih dari cukup untuk membeli benang atau barang-barang keperluan lainnya seperti kancing, resleting, dll.
Tags: jahit usaha