Pengetahuan Dasar tentang Nama Latin Benang Sari dalam Kerajinan Sulam dan DIY
Bagian Struktur Bunga Lengkap dengan Gambar & Fungsinya
Keindahan yang dihasilkan bunga tidak serumit struktur bunga itu sendiri. Sebagaimana tubuh manusia, terdapat struktur dan fungsi dari setiap jenis bunga. Setiap struktur tersebut memiliki peran dan fungsinya yang penting, terutama bagi perkembangan dan pertumbuhan bunga itu sendiri.
pikiran-rakyat
Struktur bunga pertama adalah kelopak bunga. Pada bagian ini, banyak orang yang keliru antara kelopak dan mahkota bunga. Keduanya merupakan bagian yang berbeda dan junga memiliki fungsi yang jauh berbeda. Kelopak terletak di bagian paling luar bunga, berfungsi untuk melindungi mahkota bunga ketika masih berada dalam keadaan kuncup.
Biasanya, kelopak bunga berwarna hijau daun, dan menutup bagian lainnya ketika bunga belum mekar. Secara morfologi bagian ini merupakan modifikasi langsung dari daun. Sebagaimana yang dapat Sedulur lihat dalam gambar struktur bunga seperti di atas ini.

Bagian-Bagian Bunga
Seperti yang kita ketahui bahwa bagian-bagian pada bunga mempunyai fungsinya masing-masing. Untuk mengetahui lebih jelas bagian-bagian bunga itu apa saja, mari kamu simak penjelasannya di bawah ini.
1. Bagian Steril
Bagian steril pada bunga dibagi menjadi dua, yaitu kelopak bunga dan mahkota bunga. Simak penjelasan kedua bagian tersebut di bawah ini.
a) Kelopak Bunga (calix)
Kelopak bunga atau calix ini adalah bagian terluar dari bunga. Warna dari kelopak bunga biasanya memiliki warna hijau seperti warna daun. Jika dilihat secara sekilas, kelopak bunga ini hampir mirip dengan daun. Kelopak bunga memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan daun.
Lalu fungsi kelopak bunga apa? Fungsi dari kelopak bunga itu sendiri untuk melindungi bunga yang masih muda dan melindungi kuncup ketika bunga sedang berkembang. Jika tidak ada kelopak bunga, besar kemungkinan kalau bunga tidak berkembang secara maksimal.
b) Mahkota Bunga (corolla)
Mahkota selalu identik dengan sesuatu yang indah dan biasanya menarik perhatian. Begitu pun, pada mahkota bunga yang selalu memiliki warna yang cerah untuk menarik perhatian para binatang pemakan nektar. Mahkota bunga umumnya berukuran lebih besar dari kelopak bunga.
Meskipun, umumnya warna mahkota bunga berwarna cerah, tetapi terkadang ada yang berwarna tidak begitu cerah atau mencolok. Bukan hanya itu, pada sebagian bunga, mahkotanya ada yang bergantung dengan angin atau air. Mengapa begitu? Karena dengan angin atau air, maka proses polinasinya bisa menjadi lebih mudah.
Mahkota bunga berfungsi untuk membuat para binatang pemakan nektar tertarik pada bunga tersebut. Proses penyerbukan dapat terjadi salah satunya karena para binatang pemakan nektar mencari makanannya pada bunga.

Fungsi-fungsi Bunga
Berikutnya kami akan menjelaskan mengenai fungsi bunga. Ada banyak sekali orang yang menyukai bunga, tetapi mereka tidak mengetahui tentang fungsi bunga itu sendiri. Ada banyak sekali fungsi bunga salah satunya adalah menjadi tempat perkembangbiakan secara alami yang terjadi melalui proses penyerbukan.
Baca Juga : Ukuran Lapangan Bulu Tangkis dan Bentuknya yang Sesuai StandarFungsi bunga yang lainnya adalah sebagai sebuah daya pikat serangga yang dapat membantu dalam proses penyerbukan. Hal ini dapat kita dasari dengan banyaknya bunga yang memiliki warna dan bentuk yang cerah. Setiap bunga memiliki perbedaan anda dapat membedakannya dengan mencium baunya.
Bukan hanya dapat dibedakan dari baunya saja, tetapi juga dapat dibedakan dari suhu bunga tersebut. Perlu anda ketahui bunga adalah sebuah perpanjangan dari sebuah tunas batang dimana struktur, dan bentuk bunga disesuaikan dengan berdasarkan kepentingan tumbuhan tersebut.
Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa bunga adalah bagian yang paling penting sebuah tanaman. Dengan adanya bunga maka kita bisa mendeskripsikan bagian batang dan ranting dari suatu tanaman. Jika dijelaskan lebih detail, bunga memiliki 2 fungsi yang diantaranya adalah:
Fungsi Biologis
Bunga memiliki sebuah siklus biologis yang saling memberikan kebutuhan yang penting untuk keseluruhan tanaman. Fungsi biologis ada banyak diantaranya adalah:
- Berfungsi sebagai sebuah daya pikat untuk serangga, artinya adalah dengan adanya bunga dalam suatu tanaman maka secara langsung akan membantu proses penyerbukan. Proses ini sering dinamakan dengan perkembangbiakan dengan cara vegetatif.
- Berfungsi sebagai sebuah tempat bertahan disaat kondisi yang kurang baik. Maksudnya adalah ada beberapa tanaman yang tidak dapat berkembang di tanah yang kering, disaat kondisi tersebut tanaman akan berusaha untuk menyesuaikan kondisi tersebut dengan cara membentuk bunga saat mengalami kekeringan.
- Berfungsi untuk membantu tanaman dalam melakukan proses perkawinan dan dalam proses penyebukan melalui bunga tersebut.

Bagian-bagian Bunga Serta Fungsinya
Bunga memiliki banyak sekali bagian dan masing-masing bagiannya memiliki fungsi yang berbeda-beda. Secara umum bagian-bagian bunga terdiri dari tangkai, daun, kelopak, mahkota, benang sari, dan putik. Berikut penjelasan detail setiap bagian bagian bunga dan fungsinya.
1. Bagian Induk Tangkai Bunga
Yang pertama akan dibahas adalah bagian induk tangkai bunga. Bagian ini memiliki nama latin Rachis Pedunculus. Bagian ini memiliki fungsi sebagai penopang atau penyangga dan juga dapat sebagai penghubung antara sebuah ranting dengan tangkai. Tangkai adalah bagian pertama dari bunga.
2. Bagian Tangkai Bunga
3. Bagian Dasar Bunga
4. Bagian Daun Pelindung
Bagian-bagian bunga yang selanjutnya adalah bagian daun pelindung atau yang memiliki istilah latin brachtea. Bagian ini memiliki fungsi sebagai sebagai tempat tumbuhnya sebuah bunga. Pada bagian ini adalah sebagai pelindung bunga sekaligus sebagai bagian bunga yang paling terakhir dari bunga.
Baca Juga : 7 Kapal Masa Depan yang Sedang Dibangun Umat Manusia5. Bagian Daun Tangkai Bunga
Kemudian bagian selanjutnya adalah tangkai daun bunga atau dengan nama ilmiahnya brachteola. Adapun fungsi dari bagian tangkai bunga yaitu sebagai daun pelindung. Letak tangkai bunga persis di pangkal tangkai bunga.
6. Bagian Kelopak Bunga
Kelopak bunga atau disebut dengan sepal merupakan bagian dari bunga yang berfungsi untuk melindungi dan juga menyelimuti mahkota bunga disaat bunga masih dalam posisi kuncup maupun sudah mekar. Bagian ini merupakan bagian terpenting dari suatu tanaman.
Ketika bunga sudah mulai mekar, maka kelopak bunga akan ikut membuka, dan membiarkan bunga tersebut mekar. Ketika bunga sudah mekar sempurna, kelopak bunga akan membentuk seperti bagian dasar dari sebuah bunga, dengan warna hijau daun.

Pengertian Bunga
Bunga dalam bahasa latin bernama flos. Bunga itu sendiri bisa dikatakan sebagai alat reproduksi seksual yang ada pada tumbuhan yang berbunga. Pada umumnya, bunga itu terdapat di divisi magnoliophyta atau angiospermae. Kedua divisi tersebut memiliki arti tumbuhan berbiji tertutup.
Namun, mayoritas ahli botani mengatakan bahwa bunga adalah sepotong batang atau cabang pendek yang memiliki beberapa kumpulan daun khusus. Dengan kata lain, bunga adalah campuran antara daun dan batang yang berfungsi untuk membantu sistem pembuahan yang tertutup.
Pada dasarnya, tumbuhan sangat membutuhkan bunga untuk perkembangbiakan. Dalam proses perkembangbiakan, bunga membutuhkan binatang-binatang untuk melakukan penyerbukan. Untuk menarik hewan-hewan supaya mau untuk membantu penyerbukan bunga, maka warna-warna bunga sangat cerah.
Di Balik Pena: dr. Andreas Kurniawan Berbagi Tutorial Melalui Duka dan Mencuci Piring
Seperti yang kita ketahui bahwa tumbuhan itu sendiri memiliki akar, batang, dan daun. Dengan demikian, bunga bukanlah bagian dari tumbuhan melainkan penggabungan dari salah satu kombinasi. Hal ini dikarenakan perkembangbiakan yang terjadi pada tumbuhan yang menggunakan biji dinamakan sebagai perkembangbiakan generatif.

Tags: benang nama